cover
Contact Name
Gema
Contact Email
gemarullyana@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaledulib@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edulib
ISSN : 20896549     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Edulib, practitioners in the field of LIS focuses on the main problems in the development of the information science, documentation science, library science, archieve, librarianship, and ICT in Library. It covers the theoretical and general aspects of Institutional management of information, information and libraries, libraries and communities in the 3.0 Era, libraries in all areas of education (formal, informal, informal), entrepreneurship information services, social librarianship, child and youth librarianship, curriculum and learning libraries, information literacy in all aspects of life, information society, and digital archives.
Arjuna Subject : -
Articles 221 Documents
HUBUNGAN PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DENGAN KEMAMPUAN LITERASI MEDIA DI UPT PERPUSTAKAAN ITENAS Kurnia, Neng Dewi; Johan, Riche Cynthia; Rullyana, Gema
Edulib Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v8i1.10208

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya informasi hoax yang tersebar di media sosial  instagram yang menuntut kita untuk dapat menentukan dan memilih informasi yang akurat, serta masih rendahnya kemampuan literasi media yang  dimiliki pemustaka. Masalah yang menjadi kajian dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan antara pemanfaatan media sosial instagram dengan kemampuan literasi media pemustaka UPT Perpustakaan Institut Teknologi Nasional. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pemanfaatan media sosial instagram dengan kemampuan literasi media pemustaka UPT Perpustakaan Institut Teknologi Nasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemustaka  di UPT Perpustakaan Institut Teknologi Nasional dengan  jumlah 9.818 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel 99 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional, dan analisis data  menggunakan korelasi spearman rank. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner tertututp dengan skala empat kategori Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara pemanfaatan media sosial instagram dan kemampuan literasi media. Secara khusus hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pemanfaatan media sosial instagram berada pada kategori sangat baik dan gambaran kemampuan literasi media berada pada kategori sangat baik.
Pengaruh Iklim Organisasi Terhadap Produktivitas Kerja Tenaga Perpustakaan Pada CISRAL Universitas Padjadjaran Hastuti, Dewi Nurma; Dewi, Laksmi; Suhardini, Dini
Edulib Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v6i1.4999

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh iklim organisasi terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran, (2) Pengaruh struktur terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran, (3) Pengaruh standar-standar terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran (4) Pengaruh tanggung jawab terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran. Penelitian ini dilakukan pada 25 orang tenaga perpustakaan CISRAL Universitas Padjadjaran. Metode penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Iklim organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran, (2) Struktur memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran, (3) Standar memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran, dan (4) Tanggung jawab memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja tenaga perpustakaan pada CISRAL Universitas Padjadjaran. Iklim organisasi pada CISRAL Universitas Padjadjaran dikategorikan kondusif, namun sebaiknya perpustakaan dapat menciptakan iklim organisasi yang lebih kondusif dan nyaman agar produktivitas kerja tenaga perpustakaan semakin meningkat. Kata Kunci : Iklim Organisasi, Tenaga Perpustakaan, Produktivitas Kerja Abstract: This study aims to find out (1) The influence of organizational climate on work productivity of librarian at Padjadjaran University, CISRAL (2) The Influences of structure on work productivity of librarian at CISRAL Padjadjaran University (3) The influence of standards on work productivity of librarian at CISRAL University of Padjadjaran (4) The influence of responsibility on work productivity librarian at CISRAL Padjadjaran University. This research was conducted on 25 people CISRAL Padjadjaran University Librarian. This research method using descriptive statistics. Based on the research results show that (1) The climate of the Organization had a significant influence on work productivity of librarian at CISRAL Padjadjaran University (2) Structures have a significant influence on work productivity of librarian at CISRAL Padjadjaran University (3) Standards have a significant influence on work productivity of librarian at CISRAL Padjadjaran University and (4) The responsibility of having a significant influence on  work productivity of librarian at CISRAL Padjadjaran University. Organizational climate at CISRAL Padjadjaran University categorized conducive, but we suggest that library can create organizational climates more conducive and comfortable for work productivity increasing librarian. Keywords: Organizational Climate, Librarian, Work Productivity 
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN Fatmawati, Endang
Edulib Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v7i2.9722

Abstract

Abstrak. Buku yang menjadi koleksi perpustakaan merupakan aset, sehingga harus dijaga betul kondisinya agar tidak hilang ataupun rusak. Koleksi rusak diartikan sebagai menurunnya kualitas koleksi sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Pustakawan sangat perlu mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kerusakan koleksi perpustakaan. Faktor-faktor kerusakan disebabkan oleh: 1) Faktor internal yang berasal dari karakteristik kertas (termasuk faktor kimia); dan 2) Faktor eksternal berupa: lingkungan, manusia, bencana alam, maupun biota. Selanjutnya faktor lingkungan yang termasuk faktor fisika seperti halnya cahaya, pencemaran udara, temperatur / suhu, kelembaban udara, serta debu. Perlunya mengidentifikasi faktor kerusakan sedini mungkin, karena agar kerusakan koleksi segera bisa dideteksi lebih awal, penanganan koleksi bisa dilakukan secara hati-hati sesuai jenis koleksi dan tingkat kerusakannya, sehingga koleksi dapat terjaga atau terpelihara dengan baik. Kata kunci: karakteristik kertas, lingkungan, manusia, bencana alam, biota, koleksi  Abstract. Books that become collections of libraries are assets, so it must be kept so that conditions are not lost or damaged. Broken collections are interpreted as decreasing the quality of the collection so they can not be fully utilized. Librarians need to know the factors that affect the damage of library collections. The damaging factors are caused by: 1) Internal factors deriving from paper characteristics (including chemical factors); and 2) External factors such as: environment, humans, natural disasters, and biota. Then environment factor like physical factors, for example: light, air pollution, temperature, humidity, and dust. The need to identify the damaging factors as early as possible, because to the deterioration of the collections there soon can be detected early, collections can be handled carefully according to the type of collection and the extent of the damage, and there fore the collection can be well maintained. Keywords: paper characteristics, environment, human, natural disaster, biota, collection
HUBUNGAN MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DENGAN PENYELENGGARAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH Nurlisma, Lisna; Komarudin, Yooke Tjuparmah
Edulib Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v3i2.4158

Abstract

Abstrak. Masalah yang menjadi kajian dalam penelitian ini adalah penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Inti kajiannya difokuskan pada salah satu faktor yang mempengaruhi penyelenggaraan perpustakaan sekolah yaitu manajemen kepala sekolah.  Berdasarkan hal tersebut, pokok masalah diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimana hubungan manajemen kepala sekolah dengan penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu manajemen kepala sekolah dan penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Manajemen kepala sekolah diukur  melalui indikator leading, planning, organizing dan controlling. Penyelenggaraan perpustakaan sekolah diukur melalui indikator layanan, koleksi dan anggaran. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 10 Bandung, dengan sampel 95 orang yang dihitung berdasarkan rumus Yamane dengan metode simple random sampling. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup dengan skala lima kategori Likert dengan analisis regresi dan korelasi, serta wawancara terstruktur untuk melengkapi data dari angket. Berdasarkan hasil analisis data diketahui manajemen kepala sekolah berpengaruh cukup kuat terhadap penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Secara garis besar manajemen kepala sekolah SMAN 10 Bandung termasuk dalam kategori baik. Hasil pengujian manajemen kepala sekolah terhadap penyelenggaraan perpustakaan sekolah menunjukkan indikator leading dan organizing  berada pada kategori sedang, sementara indikator planning dan controlling berada pada kategori kuat.
PERSEPSI KOMUNITAS SEKOLAH TENTANG LIBRARY APPS TERHADAP PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN Alberto, Achmad Riyadi; Johan, Riche Cynthia; Rullyana, Gema
Edulib Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v7i1.7564

Abstract

Abstract. This research is motivated by the development of information and communication technology (ICT) in the library world so rapidly that allows libraries in the present to develop its services into digital-based services. This study aims to find out the school community’s perception of library apps developed by Riche Cynthia Johan, Hana Silvana, and Holin Sulistyo and its influence on library empowerment at the library of SD Laboratorium Percontohan UPI Bandung. Library apps in this research belong to the context of m-libraries, which is a library that meets the needs of its users by using mobile platforms such as smartphones,computers, and other mobile devices. Empowerment of library is the utilization of all aspects of the implementation of libraries to the best in order to achieve the expected goals. An analysis of the schoolcommunity’s perception of library apps using the Technology Acceptance Model (TAM) includes: ease of use, usefulness, usability, usage trends, and real-use conditions. While the empowerment of the library includes aspects: information empowerment, empowerment of learning resources, empowerment of human resources, empowerment of library facilities, and library promotion. The research method used in this research is descriptive method with quantitative approach. Population and sample in this research is school community at SD Laboratorium Percontohan UPI Bandung. Determination of sample criteria by using disproportionate stratified random sampling with the number of samples of 83 respondents. Data analysis using simple linear regression to measure the influence of school community perception about library apps to library empowerment. The result of data analysis shows that there is influence between school community perception about library apps to library empowerment at library of SD Laboratorium Percontohan UPI Bandung which is proved by library acceptance level and library empowerment improvement.
HUBUNGAN KEMAMPUAN BACA MAHASISWA MELALUI METODE GOOD READING DENGAN KEMAMPUAN MENJAWAB SOAL MULTIPLECHOICE -, Prijana; -, Sukaesih
Edulib Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v6i2.5059

Abstract

 Abstrak. Nilai akademik sering dikaitkan dengan upaya belajar. Upaya belajar sering dikaitkan dengan aktivitas baca. Seseorang dikatakan belajar, maka dipastikan membaca. Tujuan membaca adalah sama, yakni memahami teks, yang berbeda adalah kemampuan memahami teks. Mahasiswa memiliki cara membaca teks yang berbeda-beda, dan hasilnya juga berbeda-beda. Rekayasa baca penting dilakukan untuk memperoleh hasil optimal, yakni melalui metode baca good reading. Tujuan penelitian: menguji metode baca good reading yang dikaitkan dengan kemampuan menjawab soal multiplechoice. Metode penelitian: kelompok eksperimen (N=34) dan kelompok kontrol (N=40). Hasil penelitian: Jika α = 0.10 ; dk = 4 maka kemampuan menjawab soal multiplechoice memiliki hubungan signifikan dengan kemampuan membaca, melalui metode baca good reading. Kesimpulan: dengan derajat kepercayaan 90% metode baca good reading dapat membantu secara optimal kemampuan baca mahasiswa. Kata kunci: Kebiasaan baca, Kemampuan baca, Metode baca good reading, Teks Ilmu pengetahuan.  Abstract. Academic values often associated with learning efforts. Efforts to learn is often associated with the activity of reading. Someone said to learn, then certainly reading. The purpose of reading is the same, namely to understand the text, that is different is the ability to understand the text. Students have to read different texts, and the results are also different. Read engineering is important to obtain optimum results, through the method of reading good reading. Objective: to test methods of reading good reading that is associated with the ability to answer the questions multiplechoice. Methods: experimental group (N = 34) and control group (N = 40). Result: If α = 0:10; dk = 4. The ability to answer questions multiplechoice has a significant relationship with the ability to read, through the method of reading good reading. Conclusion: with a 90% confidence level, the method of reading good reading, can help optimally student reading skills. Keywords: The habit of reading, reading ability, Method 'good reading', Text Science. 
PENGARUH KINERJA TERHADAP LAYANAN PRIMA DI CENTER OF INFORMATION SCIENTIFIC RESOURCES AND LIBRARY (CISRAL) UNIVERSITAS PADJAJARAN Hamdayani, Masitoh; Wahyudin, Dinn
Edulib Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v3i1.4146

Abstract

Masalah yang menjadi kajian dalam penelitian adalah mengenai layanan prima. Inti kajiannya difokuskan pada salah satu faktor yang dapat mempengaruhi layanan prima yaitu kinerja pustakawan. berdasarkan hal tersebut, pokok masalah yang diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimana pengauh kinerja pustakawan terhadap layanan prima. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu kinerja pustakawan (X) dan layanan prima (Y). kinerja pustakawan diukur melalui indikator karakteristik tingkah laku (behavioral characteristics), pengetahuan (knowledge), dan kemampuan dalam memberikan layanan referensi (reference skill). Layanan prima diukur melalui indikator bukti nyata (tangibles), reliabilitas (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup dengan skala lima kategori Likert dan menggunakan analisis data korelasi dan regresi.Populasi pada penelitian ini adalah pemustaka di bagian layanan referensi CISRAL UNPAD yaitu berjumlah 121 orang. Sampel yang diambil adalah berjumlah 55 orang berdasarkan rumus Slovin dengan metode penarikan sampel yaitu sampling insidental. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kinerja pustakawan mempunyai tingkat hubungan yang kuat dan berpengaruh signifikan terhadap layanan prima, dengan besarnya pengaruh sebesar .
PENGALAMAN PUSTAKAWAN DALAM UPAYA MELESTARIKAN NASKAH KUNO BABAD SUMEDANG Lies Siti Khadijah, Ute; Winoto, Yunus; Rizal, Edwin; Zulfan, Ipit
Edulib Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v8i1.11183

Abstract

Naskah kuno merupakan jenis koleksi langka yang biasanya hanya disimpan di tempat-tempat tertentu saja seperti musium dan perpustakaan. Dengan tersedianya naskah kuno di perpustakaan maupun musium diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi bagi masyarakat luas, tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh generasi sekarang, tapi juga oleh generasi yang akan datang. Dalam upaya mempertahankan informasi yang terkandung dalam naskah kuno bukanlah hal yang mudah, apalagi usia naskah kuno yang mencapai ratusan tahun. Selain itu, bahan naskah kuno pada umumnya berasal dari bahan kertas yang sangat rentan terhadap kerusakan serta penggunaan yang terus menerus oleh pengunjung perpustakaan akan mempercepat kerusakan dari naskah kuno tersebut. Maka perlu adanya upaya untuk melestarikan naskah kuno. Salah satu perpustakaan yang memiliki naskah kuno adalah Perpustakaan Yayasan Pangeran Sumedang. Di perpustakaan tersebut terdapat berbagai koleksi yang salah satu diantaranya yaitu naskah kuno “Babad Sumedang”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman pustakawan dalam melakukan pelestarian naskah kuno “Babad Sumedang”. Metode yang dipergunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan jenis pendekatan penelitian fenomenologi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa memiliki pengalaman dalam melakukan kegiatan pelestarian naskah kuno “Babad Sumedang” baik yang bersifat preventif maupun pelestarian yang berupa kuratif.
PEMETAAN KONDISI PERPUSTAKAAN POLITEKNIK NEGERI BANDUNG BERDASARKAN PEDOMAN STANDAR AKREDITASI PERPUSTAKAAN NASIONAL Purwanti, Helmi; Gemalia, Idayu
Edulib Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v8i1.10483

Abstract

Library as one of the supporting units in college must provide good services to its customers. Therefore, a library must comply with the laws, regulations, and standards that have been made. Three institutions creating the standards of college libraries for improving the services are Standar Nasional Indonesia (SNI), Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI), and Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI). Among those three institutions, PNRI should be as a reference since its assessment has the most details. Politeknik Negeri Bandung (Polban) as higher education that has been established for more than 20 years should meet PNRI standard. This study used the descriptive method to describe the condition of the library associated with   the   nine   components   in   the   accreditation guidelines which are Service, Cooperation, Collection, Organization of Library Material, Human Resources, Infrastructure Building/Room, Budget, Library Management, and Library Collection Care. The   data   was   obtained   through interviews, observation based on nine components of PNRI standard, and document analysis with the solutions. The results from this research show that Polban Library has met the two components of the nine components that are Organization of Library Material and Library Collection Care. This is because the library has implemented its activities in accordance with the guidance of the University Library Accreditation Standard set by National Library of Indonesia (SNI). Meanwhile, the other seven components have not been met yet by Polban. They need to be fixed and adjusted to the prevailing standards.
POTENSI YOUTUBE SEBAGAI MEDIA EDUKASI BAGI ANAK MUDA Rahmawan, Detta; Mahameruaji, Jimi Narotama; Janitra, Preciosa Alnashava
Edulib Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v8i1.11267

Abstract

Penetrasi Internet di Indonesia tiap tahun mengalami peningkatan. Meskipun demikian, tingginya tingkat penggunaan internet masih belum memberikan dampak yang optimal terkait pemberdayaan masyarakat, khususnya anak muda. Rendahnya tingkat literasi digital, serta kurangnya pengetahuan akan konten yang positif di Internet membuat sebagian anak muda di Indonesia belum dapat memanfaatkan peran teknologi dan media digital secara optimal dalam kehidupan mereka sehari-hari, terutama terkait dengan peran teknologi tersebut sebagai sumber informasi mengenai pengetahuan dan pendidikan. Banyaknya konten-konten negatif menimbulkan beragam permasalahan seperti hoax, cyberbullying, cybercrime, pornografi, hingga politisasi isu SARA. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif untuk memetakan beragam konten positif dengan tema pendidikan pada media sosial YouTube. Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa kreator konten di YouTube yang khusus membahas tema pendidikan masih sangat terbatas. Beberapa akun YouTube yang menjalankan fungsi media edukasi bagi anak muda terutama adalah “Kok Bisa” yang mengemas kontennya dengan menggunakan animasi, bahasa yang sederhana, dan penjelasan yang tidak begitu rumit, serta beberapa akun milik perusahaan rintisan di bidang jasa layanan pendidikan seperti Quipper, Zenius, dan Ruang Guru yang memiliki kanal berisikan pembelajaran elektronik, tutorial dan tips pembelajajaran. Media edukasi di YouTube masih memerlukan kontrbusi banyak pihak karena kami melihat misalnya masih belum banyak konten edukasi dengan genre vlog, dan masih belum banyak konten-konten kreatif lain yang juga bertemakan pendidikan. Hal ini tentunya menjadi sebuah permasalahan sekaligus potensi untuk dikembangkan.

Page 11 of 23 | Total Record : 221