cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2014)" : 11 Documents clear
PRODUKSI BIOMASA MIKROALGA DENGAN NITRIFIKASI LIMBAH BERAMONIAK TINGGI Indro Sumantri; Hadiyanto Hadiyanto; Sumarno Sumarno
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v10i2.1052

Abstract

Biodiesel merupakan salah satu energi alternative yang saat ini memperoleh perhatian yang besar. Hal ini disebabkan oleh banyaknya keuntungan/kelebihan biodiesel, diantaranya sumber yang terbarukan, bersih dan efisien, dan lebih  ramah lingkungan. Mikroalga merupakan mikroorganisme fotosintetik yang mempunyai kandungan minyak sekitar 45-85%, sehingga sangat potensial untuk dijadikan biodiesel. Akan tetapi permasalahan yang dihadapi saat ini yaitu belum maksimalnya produksi mikroalga yang berbiomasa tinggi. Oleh karena itu, diperlukan suatu penelitian untuk mengoptimasi proses kultivasi dalam suatu photobioreaktor yang murah dan efisien untuk dengan menghasilkan mikroalga dengan  biomasa yang maksimum. Dalam penelitian ini akan digunakan photobioreaktor open pond skala kecil (miniPOND) dengan tujuan untuk mempermudah control dan evaluasi serta lebih mudah dan cepat untuk kultivasi mikroalga. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk memproduksi biodiesel dari mikroalga yang mempunyai biomassa tinggi dengan photobioreaktor open pond skala kecil (miniPOND). Kultivasi akan dilakukan dengan menggunakan reaktor kolam (open pond) skala laboratoirum dengan memafaatkan sinar matahari sebagai sumber fotosintesis. Penelitian yang dilakukan optimasi memperoleh data optimum untuk memproduksi mikroalga. Hal ini meliputi : jenis mikroalga yang tahan terhadap kadar amoniak tinggi yaitu Chlamydomonas, percobaan dilakukan secara batch dan kontinyu, percobaan batch digunakan untuk menentukan kondisi yang baik sebagai dasar untuk proses kontinyu. Rasio karbon dan nitrogen yang dilakukan meliputi stoikiometri (5,7 :1), dan antara 0,6 – 1,4. Percobaan dilakukan di reaktor dengan volume 50 L, laju aerasi 25 L/menit, pencahayaan lampu 45 W. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa waktu optimum untuk adalah 2 hari berdasarkan hasil pengamatan densitas optik. Pengaruh rasio C dan N tidak begitu terlihat karena hampir mempunyai nilai densitas optik yang hampir sama, densitas optik yang tinggi diperoleh untuk waktu 2 hari. Sistem kontinyu yang dilakukan terlihat bahwa untuk rasio C dan N 1:1 maka hasil panen mikroalga akan diperoleh terbaik pada waktu dua hari kultivasi. Kata kunci : biodisel, mikroalga, Chlamydomonas, rasio C/N, bioreaktor, densitas optik.
HUBUNGAN KECEPATAN, POSISI GIGI, DAN JENIS BAHAN BAKAR DENGAN KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR Priangkoso, Tabah; Wildana, Aditya; Setyoko, Setyoko
MOMENTUM Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : MOMENTUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harga bahan bakar minyak (bbm) cenderung terus meningkat sehingga memaksa pengguna kendaraan bermotor perlu melakukan penghematan konsumsi bbm. Sepeda motor menjadi jenis kendaraan yang paling banyak digunakan di Indonesia dengan jumlah lebih dari 76 juta unit dan terus meningkat jumlahnya. Pengendara sepeda motor perlu mendapat informasi jumlah konsumsi bbm pada tiap kecepatan, posisi gigi, dan jenis bbm agar dapat beroperasi pada kisaran yang paling efisien. Penelitian ini menguji pengaruh kecepatan, posisi gigi, dan jenis bahan bakar pada sepeda motor, menggunakan Honda Supra X125, Suzuki Shogun 125, dan Yamaha Jupiter MX135 dengan bahan bakar Premium, Pertamax, dan Pertamax Plus. Penggunaan gigi yang lebih tinggi menurunkan konsumsi bbm pada ketiga jenis sepeda motor dan ketiga jenis bahan bakar. Peningkatan kecepatan juga menurunkan konsumsi bahan bakar pada setiap gigi dan untuk ketiga jenis bahan bakar. Perubahan penggunaan Premium ke Pertamax menurunkan konsumsi bahan bakar rata-rata sebesar 7,73% dan perubahan penggunaan Premium ke Pertamax Plus menurunkan konsumsi bahan bakar rata-rata sebesar 17,64%   Kata kunci: konsumsi bbm, kecepatan, posisi gigi, jenis bahan bakar
ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN TITANIUM (Ti) TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN PADA PRODUKSI SEPATU KAMPAS REM DAUR ULANG BERBAHAN ALUMINIUM (Aℓ) SILIKON (Si) DENGAN METODE PENGECORAN SQUEEZE M. N. Habibiy; Helmy Purwanto; Sri Mulyo Bondan Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v10i2.1054

Abstract

Pengecoran squeeze adalah pengecoran yang dilakukan dengan memberikan pengaruh tekanan kedalam rongga cetakan pada saat pembekuan logam cair. Salah satu bahan yang sering digunakan dalam proses pengecoran adalah material aluminium (Aℓ). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan unsur titanium (Ti) terhadap struktur mikro dan kekerasan hasil pengecoran squeeze (squeeze casting) pada aluminium (Aℓ) daur ulang sepatu kampas rem. Paduan tanpa penambahan unsur titanium (Ti), paduan dengan penambahan Ti 0,02%, 0,05% dan 0,07% dilebur pada tungku peleburan dan dituang dengan temperatur 700°C, pada cetakan yang telah dipanaskan pada temperatur 300⁰C serta diberi tekanan hidrolis sebesar 194 MPa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan unsur Ti 0,07% memiliki porositas paling sedikit, yaitu 3,678%, harga SDAS yang paling halus, yaitu 7,30µm dan memiliki harga kekerasan paling tinggi, yaitu 51,93 HRB. Pengecoran squeeze dan penambahan unsur Ti mampu mengurangi cacat porositas, menghaluskan SDAS, serta meningkatkan kekerasan. Kata kunci: squeeze casting, SDAS, variasi penambahan unsur Titanium.
PENINGKATAN DAYA TUTUP CAT TEMBOK EMULSI YANG MEMENUHI STANDAR SNI KARENA KELUHAN KONSUMEN DI PT. XXX Masyhad Masyhad; Widayat Widayat; Indah Riwayati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v10i2.1055

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk meningkatkan daya tutup cat tembok yang mendapat keluhan dari pelanggan di PT. XXX sehingga kualitasnya memenuhi standar mutu SNI. Pada penelitian pada basis 1 ditambahkan TiO2 dengan variasi kadar yaitu 4%, 6%, 8%, 10% dan 12% dan basis 2 ditambahkan Kaolin dengan variasi kadar 7%, 9%, 11%, 13% dan 15%. Masing-masing varian dilakukan proses pembuatan cat tembok. Setelah selesai, lalu dilakukan uji menurut SNI yang meliputi uji kualitatif yaitu keadaan dalam kemasan, sifat pengulasan, kestabilan dalam penyimpanan dan sifat lapisan kering, ketahanan terhadap alkali, dan uji kuantitatif yaitu daya tutup, density, kehalusan, waktu pengeringan, padatan total, kekentalan, pH, logam berat, ketahanan terhadap cuaca. Hasil penelitian menunjukkan beberapa varian memberikan daya tutup memenuhi SNI, yaitu varian TiO2 8% : 8,93 m2/L (warna cerah) dan 15,15 m2/L (warna gelap), TiO2 10% : 10,20 m2/L (warna cerah) dan 17,25  m2/L (warna gelap), TiO2 12% : 10,99 m2/L (warna cerah)  dan 19,23 m2/L (warna gelap) dan varian dengan Kaolin 15% : 8,40 m2/L (warna cerah) dan 15,63 m2/L (warna gelap), sedang hasil uji yang lain juga  sudah memenuhi SNI. Kata kunci : cat, daya tutup, emulsi
HIDROLISA ENZIMATIK PATI TAPIOKA DENGAN KOMBINASI PEMANAS MICROWAVE-WATER BATH PADA PEMBUATAN DEKSTRIN Herry Santosa; Noer Abyor Handayani
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v10i2.1056

Abstract

Usaha untuk mengkonversi pati tapioka menjadi dekstrin cukup prospektif. Banyaknya industri pengguna dekstrin, meningkatnya volume impor dekstrin, dipenuhinya ketersedian bahan baku tapioka dan tingginya nilai ekonomi dekstrin, merupakan pertimbangan awal untuk melakukan penelitian ini. Hidrolisa enzimatik dengan α amylase (termamyl) sebagai biokatalis dikenakan terhadap pati tapioka untuk membuat dekstrin. Penelitian dilakukan melalui 4 tahapan (1) Tahap persiapan yang meliputi karakterisasi pati tapioka dan karakterisasi microwave, (2) Tahap gelatinisasi, (3) Tahap likuifaksi, dan (4) Tahap uji hasil. Gelatinisasi dilakukan dalam microwave pada power P10 – desfrose D2 dan tahap likuifaksi dilakukan dalam waterbath pada suhu 93-95°C. Percobaan dilakukan pada kondisi terkendali (1) pH 6- 6,5, (2) kadar Ca2+ 40 ppm, (3) Dosis enzim 0,5-0,6 kg tiap ton pati kering, sedangkan konsentrasi pati dan waktu likuifaksi divariasi. Disetiap akhir percobaan dilakukan uji hasil terhadap dextrose equivqlent (DE) dan viskositas. Dari hasil percobaan diperoleh data bahwa dekstrin dengan DE dibawah 20 dihasilkan dari hidrolisa ini, pada kondisi terkendali, DE produk dekstrin dari hasil hidrolisa konsentrasi pati rendah (pada waktu yang sama) lebih tinggi dibanding DE konsentrasi pati tinggi, DE larutan dekstrin menjadi semakin tinggi dengan bertambahnya waktu, Tingginya nilai DE dapat diketahui dari turunnya viskositas produk hasil hidrolisa Kata kunci: hidrolisa enzimatik, pati tapioka, dekstrin, microwave.
ANALISIS MOMEN LENTUR MATERIAL ALUMINIUM DENGAN VARIASI MOMEN INERSIA DAN BEBAN TEKAN Darmanto Darmanto; Dwi Agung Wijaya; Imam Syafa’at
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v10i2.1057

Abstract

Pemakaian aluminium diperkirakan pada masa mendatang masih terbuka luas baik sebagai material utama maupun material pendukung dengan ketersediaan biji aluminium di bumi yang melimpah, sifatnya yang ringan, massa jenis kecil, tahan terhadap korosi dan daya hantar listrik yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui defleksi pada bahan aluminium dan untuk mengukur besaran modulus elastisitas (E) suatu bahan dari aluminium. Modulus elastisitas (E) merupakan pengukuran kemampuan material untuk menahan perubahan bentuk atau lentur yang terjadi sampai dengan batas elastisnya. Semakin besar bebannya, semakin tinggi tegangan yang timbul dan semakin besar pula perubahan bentuk yang terjadi sampai batas elastisnya yang sesuai dengan hukum hooke. Metode analisis defleksi dan modulus elastisitas (E) material aluminum ini menggunakan cara pengujian momen lentur dengan variasi tekanan 3 kg/cm2, 4 kg/cm2, dan 5 kg/cm2 serta munggunakan variasi perbedaan momen inersianya dengan ukuran spesimen persegi 1/2”, diameter5/8” dan diameter 3/4”. Hasil penelitian menunjukkan nilai dari modulus elastisitas (E) yang terjadi pada spesimen bahan uji aluminium terjadi antara 75,45 GPa s/d 78,20 GPa. Kata kunci: defleksi, modulus elastisitas, momen lentur, momen inersia
PENGARUH SUHU DAN WAKTU ADSORPSI TERHADAP SIFAT KIMIA-FISIKA MINYAK GORENG BEKAS HASIL PEMURNIAN MENGGUNAKAN ADSORBEN AMPAS PATI AREN DAN BENTONIT Lucia Hermawati Rahayu; Sari Purnavita
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v10i2.1058

Abstract

Penggunaan minyak goreng berulangkali pada temperatur tinggi akan menyebabkan mutu dan nilai gizi makanan yang digoreng menurun sehingga dapat berdampak buruk bagi kesehatan konsumen. Pemurnian minyak goreng bekas perlu dilakukan guna meningkatkan kualitasnya sehingga bisa digunakan kembali secara aman untuk mengolah makanan. Pemurnian minyak goreng bekas secara adsorbsi menggunakan bioadsorben ampas pati aren (APA) dan bentonit (B) pada berbagai variasi suhu dan waktu kontak telah dipelajari. Proses adsorpsi dilakukan dengan mengkontakkkan minyak goreng bekas dan campuran bioadsorben APA-Bentonit dengan rasio 1:1 pada variasi suhu 40°C , 70°C, 100°C, 150°C masing-masing selama 20, 40, 60, 80, dan 100 menit. Minyak setelah adsorbsi kemudian diamati perubahan bilangan asam (BA), bilangan peroksida (PV), dan kejernihan warnanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan BA, PV, dan intensitas warna minyak goreng bekas akibat perlakuan adsorbsi menggunakan bioadsorben ampas pati aren dan bentonit pada rasio 1:1 sangat nyata dipengaruhi oleh suhu dan waktu adsorbsi. Kondisi terbaik untuk menurunkan BA dan PV minyak goreng bekas adalah pada suhu 100°C selama 100 menit, yang mampu menurunkan BA sebesar 49,39 % dan PV sebesar75,76%. Sedangkan kondisi terbaik untuk menurunkan intensitas warna adalah pada suhu 150°C dengan waktu kontak 60 menit dengan besar penurunan intensitas warna mencapai 71,15%. Kata kunci : adsorbsi, ampas pati aren, bentonit, minyak goreng bekas
ANALISIS KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN ALTERNATIVE PENGGANTI SERAT KACA UNTUK PEMBUATAN DASHBOARD Irwanto Irwanto; Sri Mulyo Bondan Respati; Helmy Purwanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v10i2.1059

Abstract

Inovasi dalam bidang material komposit menuntut terciptanya material yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya yaitu dengan pemanfaatan serat alam sebagai alternative pengganti serat kaca. Dalam penelitian ini variasi yang dilakukan adalah serat kelapa, serat pisang, dan serat padi. Proses pembuatan komposit dilakukan dengan sebelumnya proses alkalisasi dengan NAOH 5%, dengan metode hand lay up, fraksi volume dengan perbandingan 80% serat dan 20% polimer, cetakan menggunakan standart ASTM D 638. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian tarik dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tarik tertinggi komposit serat alam didapat dari serat kelapa sebesar 60,18 kg/cm2, serat pelepah pisang sebesar 50,07 kg/cm2, dan serat sekam padi sebesar 34,91 kg/cm2. Sedangkan untuk komposit fiber glass yang diambil dari dashboard adalah 69,87 kg/cm2.NIlai regangan berbanding lurus dengan tegangan. Modulus elastisitas tertingggi didapat pada komposit serat padi dengan nilai 3,4 x 103 kg/cm2 Dari variasi komposit serat alam yang dapat dijadikan alternatif pengganti serat kaca adalah komposit serat kelapa dengan nilai kekuatan tarik tertinggi sebesar 60,18 kg/cm2. Kata Kunci: Komposit, Serat Alam, Pengujian Tarik
ANALISIS PROSES TEMPERING PADA BAJA DENGAN KANDUNGAN KARBON 0,46% HASILSPRAY QUENCH Sumidi Sumidi; Helmy Purwanto; Sri Mulyo Bondan Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v10i2.1060

Abstract

Perlakuan panas merupakan kombinasi operasi pemanasan dan pendinginan yang terkontrol dalam keadaan padat untuk mendapatkan sifat-sifat tertentu pada baja/logam atau paduan. Salah satu metode perlakuan panas tersebut adalah dengan proses quenching dan tempering. Proses tempering dilakukan pada baja dengan kandungan 0,46% yang telah dilakukan proses spray quench pada suhu 9000C selama 90 menit dengan pendinginan pada suhu kamar  pada variasi holding time 30 menit, 60 menit, dan 90 menit. Hasil Analisa menunjukkan ukuran butir spesimen yang di tempering menjadi lebih besar dan semakin besar seiring dengan penambahan waktu holding time. Kekerasan baja karbon sedang mengalami peningkatan setelah perlakuan pemanasan uji spray quenching, benda uji yang terkena panas langsung (sisi depan) kekerasannya lebih tinggi dibandingkan permukaan yang tidak terkena panas secara langsung (sisi belakang). Sedangkan setelah mengalami perlakuan pemanasan uji tempering nilai kekerasannya akan turun. Untuk mendapatkan nilai kekerasan baja yang optimal perlu diperhatikan temperature pemanasan dan holding time. Dimana semakin lama holding time pada uji tempering akan mengakibatkan temper martensit lebih seragam dan merata. Kata Kunci: Tempering, baja karbon sedang, holding time, struktur mikro, dan kekerasan
ANALISA PENGARUH VARIASI TEMPERATUR CETAKAN PADA SEPATU KAMPAS REM BERBAHAN PADUAN ALUMINIUM SILIKON (Al-Si) DAUR ULANG DENGAN PENAMBAHAN UNSUR TITANIUM (Ti) 0,059% Artisa Endar Kurniawan; Helmy Purwanto; Sri Mulyo Bondan Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v10i2.1061

Abstract

Pegecoran squeeze adalah pengecoran dengan pengaruh tekanan pada saat pembekuan logam cair dan merupakan pengabungan antara pengecoran dan penempaan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh temperatur cetakan terhadap struktur mikro dan kekerasan serta kapasitas atau kecepatan produksi hasil pengecoran squeeze (squeeze casting) pada aluminium daur ulang sepatu kampas rem. Paduan dengan penambahan unsur titanium (Ti) 0.059% dilebur pada tungku peleburan pada temperatur 700°C, dan dituang dengan variasi temperatur cetakan (cetakan tanpa pemanasan, 200⁰C, 300⁰C, 400⁰C) dan dengan tekanan squeeze 194 MPa. Hasil pengujian menunjukkan pengecoran squeeze dengan variasi temperatur cetakan bahwa semakin tinggi temperatur cetakan jumlah porositas semakin rendah yaitu pada temperatur cetakan 400⁰C bagian tepi spesimen jumlah porositas rata-rata sebesar 1,39% dan bagian tengah spesimen sebesar 1,58%. Temperatur cetakan semakin tinggi yaitu pada temperatur 400⁰C jumlah dendrit sedikit dan SDAS semakin halus. Temperatur cetakan melebihi dari temperatur 400⁰C maka kekerasan semakin menurun dan waktu pendinginan sepatu kampas rem semakin lama saat pelepasan coran. Kata kunci: coran, dendrit, pengecoran squeeze, SDAS, spesimen.

Page 1 of 2 | Total Record : 11