cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 519 Documents
EVALUASI DINAMIKA TITIK BERAT KURSI RODA PADA KEMIRINGAN JALAN 20° BERDASARKAN SIMULASI DAN PERHITUNGAN ANALITIS Usman; Faisal Habib; Hairun Apriadi Ramadhan; Angga Tegar Setiawan
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/mim.v21i2.14195

Abstract

According to data from Indonesia’s Central Statistics Agency (BPS) and the Ministry of Social Affairs [1,2], over 5.3 million individuals with physical disabilities face mobility challenges, particularly when using wheelchairs on sloped terrain. A major issue is the instability of manual wheelchairs on steep inclines, which increases the risk of tipping and requires assistance. This study aims to evaluate the dynamics of center of gravity (COG) shifts in wheelchairs on road slopes up to 20°, using simulation and analytical calculation methods. The methodology includes literature review, wheelchair type surveys, slope condition observations, and system kinematics and force analysis. Results show that the COG remains within a safe zone during slope transitions, with reaction force distribution remaining stable between 87.63 and 93.26 kg. Pressure on the front and rear wheels remains within safety limits, avoiding deformation or loss of traction. The highest power consumption recorded was 144.56 watts during ascent, which significantly decreased on flat or descending terrain. The findings suggest that the proposed wheelchair design is adaptive, safe, and energy-efficient, making it suitable for users with disabilities navigating urban environments with varied topography.
Pengaruh Debit Udara Masukan Terhadap Kecepatan Respon Sistem Pengendalian Suhu pada Mesin Sangrai Kopi Menggunakan Sistem Radiasi Panas dengan Kendali PID Candra Wahyu Sportyawan; Niyar Candra Agustin; Puji Basuki; January Jefry Prasetya; Shintawati Dyah Purwaningrum; Sukaryo
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 22 No 2 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v22i2.12888

Abstract

Mesin sangrai kopi yang banyak digunakan saat ini umumnya memanfaatkan metode pemanasan induksi atau konveksi. Metode induksi sering menghasilkan distribusi panas yang kurang merata, sedangkan metode konveksi membutuhkan konsumsi energi yang relatif tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi debit udara masukan terhadap respon sistem kendali suhu pada mesin sangrai kopi berbasis pemanas radiasi dengan kontrol Proportional–Integral–Derivative (PID) serta menentukan nilai debit udara yang menghasilkan respon suhu paling optimal. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan memberikan variasi debit udara sebesar 0 LPM, 2,5 LPM, 5 LPM, 7,5 LPM, 10 LPM, dan 12,5 LPM. Parameter yang dianalisis meliputi waktu respon sistem, suhu maksimum, suhu minimum, dan elevasi suhu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu respon sistem berada pada rentang 704,5–842,5 detik. Suhu maksimum yang dicapai berkisar antara 150°C–151,5°C, sedangkan suhu minimum berada pada rentang 147°C–148°C dengan elevasi suhu antara 3°C–5°C. Analisis regresi linier menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan parameter suhu seiring bertambahnya debit udara. Namun demikian, hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa variasi debit udara tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter yang diamati. Respon sistem terbaik diperoleh pada kondisi tanpa penambahan debit udara (0 LPM).
Analisis Kerusakan Roller Bearing dengan Metode Shock Pulse Dbm/Dbc di Mesin Kompresor Udara Asep Dharmanto; Wilarso; Rohmat Nur Huda; Asep Saepudin; Mujiarto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 22 No 2 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v22i2.15470

Abstract

Kerusakan roller bearing pada komponen rotor mesin kompresor udara tipe screw mengakibatkan terjadinya vibrasi, mengeluarkan suara noise dan terdapat gram-gram besi. Tujuan dalam penulisan ini yaitu melakukan analisis untuk mengetahui penyebab kerusakan bearing dengan cara pengukuran shock pulse dBm/dBc. Dalam melakukan analisis ini metode yang digunakan yaitu pengukuran shock pulse dengan mengukur denyut kejut pada bearing akibat gaya impact yang terjadi, intensitas denyut kejut itulah yang mengindikasikan besarnya kerusakan pada bearing. Dari hasil analisis terindikasi ada bearing yang mengalami kerusakan dengan pengukuran shock pulse pada titik keempat atau bearing screw D mendapatkan nilai 24 dBm dan bearing screw E mendapat nilai 22 dBm, hasil pembongkaran pada bearing screw D mengalami fracture and cracking dan Pada bearing screw E mengalami abrasive wear. Indikasi kerusakan ini bisa terjadi dari beberapa faktor, seperti faktor pemasangan bearing yang salah dan terjadi misalignment atau faktor lubrikasi bearing yang salah. Maintenance yang dilakukan yaitu penggantian bearing yang rusak dengan yang baru, dan perlu diperhatikan saat pemasangan bearing lebih berhati-hati untuk menghindari indikasi penyebab terjadinya masalah yang terulang kembali
AUTOMATED VISUAL INSPECTION PADA PRODUK CASTING MANUFACTURING MENGGUNAKAN DEEP CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK Imaduddien Ariefa; Sendie Yuliarto Margen; Della Kumalaningrum; Komar Roni; Hawa Rizka
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 22 No 2 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v22i2.15624

Abstract

Untuk mencegah faktor subjektivitas dan potensi human error saat pengecekan kualitas produk casting manufacturing secara manual, penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem Automated Visual Inspection (AVI) berbasis AI. Metode yang digunakan dengan pendekatan Deep learning berbasis Convolutional Neural Network (CNN) dengan membandingkan kinerja antara arsitektur AlexNet dan Development architecture. Proses evaluasi menggunakan 6.633 citra riil hasil preprocessing yang terbagi atas kelas defect dan non-defect untuk data training dan validasi. Hasil eksperimen membuktikan keunggulan architecture AlexNet yang mencatatkan akurasi hingga 99,25% dengan validation loss sebesar 0,02481, sementara architecture pengembangan hanya menghasilkan tingkat akurasi 89,07%. Hasil analisis confusion matrix juga memperlihatkan tingkat kestabilan AlexNet yang sangat tinggi dengan nilai presisi, recall, serta F1-score melebihi 0,99. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa architecture AlexNet memiliki efektivitas yang jauh lebih tinggi dalam mendeteksi cacat pada komponen pengecoran logam, menjadikannya opsi yang sangat relevan untuk diaplikasikan dalam sistem kendali mutu otomatis di industri.
TENSILE STRENGTH OF DISSIMILAR MATERIAL FRICTION STIR WELDING EFFECTS OF PIN DEPTH VARIATION Viktor Naubnome; Firman Baktiar; Iwan Nugraha Gusniar Nugraha Gusniar; Desi Natalia Ratu; Stefanus Neno; Jemssy Ronald Rohi
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 22 No 2 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v22i2.15674

Abstract

Friction Stir Welding (FSW) is a solid-state welding method that utilizes the heat generated from the friction between the rotating pin and the parent material, so that it is able to produce a good connection without involving the metal melting process. This method is considered very suitable to be applied to aluminum material welding, including dissimilar welding between two different types of alloys. This research aims to analyze the effect of pin depth variation on the mechanical properties of FSW dissimilar material AA7075-T6 and AA6061-T6 using a threaded tapered pin with a shoulder angle of 0°. The pin depth variation used is 3.5 mm, 4.5 mm, and 5.5 mm, with the implementation of tensile testing referring to the ASTM E8 standard. The test results showed that the pin depth of 4.5 mm produced the highest tensile strength of 156,197 N/mm² and yield strength of 152,010 N/mm², while the depth of the pin of 5.5 mm produced the highest strain value of 3,927%, which indicates the best level of ductility among the three variations tested.
PENGARUH VARIASI JENIS KAYU, JENIS RESIN DAN FRAKSI VOLUME MATRIK TERHADAP KEAUSAN KAMPAS REM sholahudin_wachid78 wachid; Ira Kusumaningrum; Kadaryono
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 22 No 2 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v22i2.15808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik keausan kampas rem komposit non-asbestos berbahan serbuk kayu mahoni dan serbuk kayu jati dengan variasi resin polyester dan resin epoxy. Variasi fraksi volume matrik yang digunakan adalah 50%, 55%, dan 60%, sedangkan komposisi filler terdiri atas 70% serbuk kayu, 20% serbuk kuningan, dan 10% kalsium karbonat. Spesimen dibuat menggunakan metode cetak tekan dan diuji menggunakan alat uji keausan pada putaran 2800 rpm selama 5 menit dengan tiga kali pengulangan pada setiap spesimen.Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai keausan berbeda pada setiap variasi perlakuan. Nilai keausan terendah diperoleh pada spesimen dengan serbuk kayu mahoni dan resin epoxy 60% sebesar 0,013 gram, sedangkan nilai keausan tertinggi diperoleh pada spesimen dengan serbuk kayu jati dan resin polyester 50% sebesar 0,092 gram. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan resin epoxy dan peningkatan fraksi volume matrik hingga 60% mampu meningkatkan ketahanan aus kampas rem komposit.Analisis varians (ANAVA) faktorial 2 × 2 × 3 pada taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa faktor tunggal jenis kayu, jenis resin, dan fraksi volume matrik tidak berpengaruh signifikan terhadap keausan. Namun, interaksi ketiga faktor tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap karakteristik keausan kampas rem komposit. Komposisi terbaik diperoleh pada kombinasi serbuk kayu mahoni dan resin epoxy 60% yang menghasilkan nilai keausan paling rendah.
A Karakteristik Briket Biomassa Berbahan Arang Kayu dan Arang Kotoran Sapi Menggunakan Perekat Kulit Singkong djoko wahyudi; Muhammad Rohim; Muhammad Fathuddin Noor
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 22 No 2 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v22i2.17136

Abstract

Meningkatnya kebutuhan energi dan semakin terbatasnya cadangan bahan bakar fosil mendorong pengembangan sumber energi terbarukan, salah satunya briket biomassa. Pemanfaatan arang kayu (AK), arang kotoran sapi (AKS), dan perekat kulit singkong (PKS) merupakan alternatif yang berpotensi menghasilkan bahan bakar padat ramah lingkungan dengan karakteristik pembakaran yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi komposisi AK, AKS, dan PKS terhadap karakteristik fisik dan kualitas briket. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan tiga variasi komposisi, yaitu 8:1:1, 7:2:1, dan 6:3:1, masing-masing diuji sebanyak dua kali. Parameter yang dianalisis meliputi kadar air, kadar abu, nilai kalor, laju pembakaran, densitas, dan densitas kamba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi AKS menurunkan kadar air dari 9,7% menjadi 6,6% dan kadar abu dari 9,3% menjadi 6,7%, serta meningkatkan nilai kalor dari 4155 kal/g menjadi 5928 kal/g, laju pembakaran dari 0,242 g/menit menjadi 0,292 g/menit, dan densitas kamba dari 0,903 g/cm³ menjadi 0,952 g/cm³, sedangkan densitas menurun dari 0,693 g/cm³ menjadi 0,596 g/cm³. Komposisi AK/AKS/PKS = 6:3:1 menghasilkan karakteristik terbaik dan memenuhi persyaratan nilai kalor minimum menurut SNI 01-6235-2000, sehingga direkomendasikan sebagai komposisi optimum dalam pembuatan briket biomassa.
PENGARUH INFILL PATTERN, INFILL DENSITY, DAN PRINTING SPEED TERHADAP AKURASI DIMENSI MENGGUNAKAN FILAMEN ASA (ACRYLONITRILE STYRENE ACRYLATE) Nabilah Cinta Dewi; Pristiansyah Pristiansyah; Luthfy Nabila; Idiar Idiar; Zamzam Islamy Islamy
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 22 No 2 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v22i2.17384

Abstract

Fused Deposition Modeling (FDM) is one of the additive manufacturing technologies whose geometric quality is influenced by the selection of process parameters. This study aims to evaluate the effects of infill pattern, infill density, and printing speed on the dimensional accuracy of specimens fabricated from Acrylonitrile Styrene Acrylate (ASA). The experiments were designed using a Taguchi L9 orthogonal array with three levels for each factor, namely grid, linear, and rectilinear infill patterns; infill densities of 40%, 50%, and 60%; and printing speeds of 30, 40, and 50 mm/s. The X, Y, Z, and diameter dimensions were measured three times and subsequently analyzed using the signal-to-noise (S/N) ratio, main effects plots, and analysis of variance (ANOVA). Descriptively, infill density exhibited the largest change in the S/N ratio, with a delta value of 0.012, followed by printing speed with 0.010 and infill pattern with 0.003. The combination of a rectilinear infill pattern, 50% infill density, and a printing speed of 40 mm/s produced the best predicted response. However, all p-values were greater than 0.05, indicating that there was insufficient statistical evidence to conclude that the main effects were significant. The confirmation test resulted in a maximum dimensional deviation of 0.02 mm, demonstrating good dimensional consistency for the selected parameter combination.
Reliability Improvement of IOT-Based Security Monitoring Devices Through Integrated Fault Tree Analysis and Failure Mode and Effect Analysis Franka Hendra; Muhammad Ardiansa; Surasa Surasa
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 22 No 2 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v22i2.17395

Abstract

The increasing implementation of Internet of Things (IoT)-based security monitoring systems requires high communication reliability to ensure continuous and accurate data transmission. However, connectivity failures caused by electronic component degradation, communication instability, and device design limitations remain significant challenges that can reduce system performance. This study aims to analyze the root causes of connectivity failures and develop reliability improvement strategies for IoT-based security monitoring devices using an integrated Fault Tree Analysis (FTA) and Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) approach. The research was conducted on the Alarm Node-PR22 device at PT Eyro Digital Teknologi using failure data collected from October 2024 to March 2025. A total of 66 failures were identified from 500 installed devices, consisting of 3.3V Power IC failure, internal antenna failure, total device failure, and SIM800 module overheating. The FTA method was applied to identify failure pathways and determine basic causes, while FMEA was used to evaluate risk priorities based on severity, occurrence, and detection parameters. The results showed that 3.3V Power IC failure was the dominant failure mode with a total Risk Priority Number (RPN) of 1390, followed by total device failure (1328), SIM800 overheating (1198), and internal antenna failure (902). The highest individual risk factors were permanent IC silicon layer damage and PCB short circuit caused by solder bridging, both with an RPN value of 648. Based on these findings, improvement strategies were proposed, including component replacement, maintenance improvement, ESD protection implementation, casing redesign, and PCB layout optimization. The integration of FTA and FMEA provides an effective reliability analysis framework for identifying failure mechanisms and improving the operational reliability of IoT-based security monitoring devices.