cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 511 Documents
ANALISIS VARIASI BASIN TURBIN REAKSI VORTEX ULTRA LOW-HEAD SUDU AKSIAL MENGGUNAKAN METODE CFD Muhamad Shohibun Amin; Kun Suharno; Herru Santosa Budiono; Muhamad Safi’i
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20 No 2 (2024): Vol 20, No 2
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i2.12100

Abstract

Penggunaan energi fosil secara berlebihan menyebabkan berkurangnya sumber daya energi, memicu pemanasan global, efek rumah kaca, dan polusi udara. Oleh karena itu, energi terbarukan menjadi solusi yang penting untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satu pendekatan yang menarik untuk dikembangkan adalah pemanfaatan energi air dengan head yang sangat rendah, seperti di sungai atau saluran irigasi, menggunakan turbin reaksi vortex ultra-low head. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa turbin reaksi vortex ultra-low head melalui optimasi desain basin dengan menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD). Penelitian dilakukan dengan memvariasikan dimensi inlet dan outlet basin. Variasi yang digunakan adalah ukuran inlet 180 mm, 200 mm, dan 220 mm serta outlet 120 mm, 130 mm, dan 140 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa turbin reaksi vortex ultra-low head dengan konfigurasi basin 220-120 mm memberikan performa terbaik pada debit 8,312 L/s, gaya (force) sebesar 74,149 N, turbulensi 6,673 m/s², dan kecepatan aliran 35,100 m/s. Geometri turbin reaksi vortex ultra-low head dengan basin 220-120 mm menjadi desain yang paling ideal dalam penelitian ini. Desain tersebut dapat dijadikan acuan dalam perancangan turbin reaksi vortex ultra-low head dan memungkinkan untuk diterapkan secara langsung di lapangan secara praktis.
ANALISIS GETARAN MEKANIS PADA RANGKA MESIN PENCETAK PELET TIPE VERTIKAL BERBASIS SISTEM PENGGERAK ROLLER Frida Azzizzah; Christian Soolany; Dhimas Oki Permata Aji; Anggi Prananda
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20 No 2 (2024): Vol 20, No 2
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i2.9249

Abstract

Analisis getaran mekanis adalah teknik penting dalam pemantauan kondisi mesin untuk mengidentifikasi kinerja dan mendeteksi kerusakan dini. Mesin pencetak pelet tipe vertikal dengan sistem penggerak roller sering digunakan dalam industri, sehingga pemahaman tentang getaran mekanisnya menjadi krusial. Di bidang pendidikan, penerapan alat peraga berbasis hasil analisis data nyata dalam pembelajaran fisika dapat membantu mahasiswa mengaitkan teori dengan praktik, membantu memberikan pemahaman terhadap konsep-konsep fisika yang kompleks. Penelitian ini bertujuan menerapkan analisis getaran mekanis sebagai alat peraga dalam pembelajaran fisika, dengan fokus pada mesin pencetak pelet tipe vertikal yang menggunakan sistem penggerak roller. Metode yang digunakan yaitu penelitian eksperimen, melibatkan pengumpulan data getaran yang dihasilkan oleh mesin selama operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis getaran mekanis dapat memberikan pemahaman mengenai kinerja mesin dan potensi kerusakan yang mungkin terjadi. Selain itu, penerapan alat peraga ini dalam pembelajaran fisika dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep fisika yang kompleks melalui aplikasi praktis di lapangan. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi terhadap optimasi kinerja mesin pencetak pelet, tetapi juga memperkaya metode pembelajaran fisika di tingkat pendidikan tinggi.
Analisa Pengaruh Variasi Campuran Bahan Bakar Pertamax dan Udara pada Sistem Pembakaran Kendaraan terhadap Gas Buang serta pada Performa Mesin Rifqi Rahman Hidayat; Novel Karaman
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20 No 2 (2024): Vol 20, No 2
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i2.11502

Abstract

Pada variasi campuran udara dan bahan bakar ini dilakukan sedikit perubahan rasio campuran antara udara dan bahan bakar untuk mengetahui apakah ada perbedaaan nilai emisi gas buang,performa mesin dan konsumsi bahan bakar. Untuk mrnghindari kerusakan fatal yang terjadi dalam proses penelitian maka akan dilakukan sedikit saja variasi campurannya yaitu AFR (Air Flow Ratio) 13,5 : 1 dan 15,5 : 1. AFR ini biasanya sering digunakan oleh masyarakat untuk menghemat dan menaikkan performa mesin. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang mengungkap dampak yang terjadi dari perubahan rasio campuran udara dan bahan bakar. Dari hasil penelitian didapat nilai emisi gas buang CO dan HC mengalami peningkatan saat dirubah variasinya dari nilai standar. Konsumsi bahan bakar berdasar nilai lambda juga mengalami perubahan. Perubahan yang paling terasa adalah pada performa mesin yaitu pada AFR 13,5 udara yang masuk kedalam ruang bakar lebih sedikit sehingga proses pembakaran bahan bakar menjadi lebih tidak stabil dan mengakibatkan suara ketukan didalam mesin. Konsumsi bahan bakar juga menjadi lebih boros dari biasanya karena proses pembakarannya tidak sempurna. Sedangkan pada AFR 15,5 performa mesin meningkat karena udara yang masuk kedalam ruang bakar lebih banyak dari standar. Akan tetapi karena udara yang masuk lebih banyak maka dibutuhkan bahan bakar yang lebih banyak juga dalam proses pembakarannya. Dampak pada mesin adalah mudah panas,konsumsi bahan bakar meningkat dan juga emisi gas buang meningkat cukup signifikan.
PENGARUH VARIASI JUMLAH BLADE IMPELLER PADA WATERJET THRUSTER TERHADAP GAYA DORONG Hasdiansah Hasdiansah; Mario Oktavianto; Thala Viniolita; Marcellino Stevanus Seva; M. Ahlan Maulidiansyah; Wassi Ahadiatullah; Zaldy Sirwansyah Suzen
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20 No 2 (2024): Vol 20, No 2
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i2.10923

Abstract

Waterjet thruster merupakan sistem penggerak sebuah perahu yang menghasilkan daya dorong sebagai pengganti baling-baling yang konvensional. Waterjet thruster memiliki impeller sebagai pendorong utama untuk menggerakakan perahu diperairan, Dalam penelitian ini akan dilakukan pengujian prototype waterjet thruster dengan diameter 1 inch dengan variasi jumlah blade impeller, variasi 3 blade, 4 blade dan 5 blade, masing-masing 1. Sedangkan inlet dan outlet dengan variasi 9 blade, filament yang digunakan yaitu filamen ST-PLA berdiameter 1,75 untuk mencetak prototype outlet, inlet dan impeller, didapatkan gaya dorong dengan variasi jumlah blade yang berbeda. Sehingga variasi jumlah blade impeller berpengaruh terhadap gaya dorong yang dihasilkan. Variasi jumlah blade impeller dengan gaya dorong tertinggi dihasilkan oleh variasi 3 blade 14960255 N, dan hasil gaya dorong terendah pada variasi 6 blade 0.613125 N. Artinya semakin sedikit blade impeller yang digunakan , maka gesekan yang terjadi antara blade dengan fluida semakin sedikut sehingga daya dorng yang dihasilkan dapat maksimal.
Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Festo Fluidsim Pada Mata Pelajaran Teknologi Dasar Otomotif Siswa Sigit Purnomo; Pius Idwin Susu; S Suparmin; Radinal Fadli; Muhammad Hakiki; Syarief Fajaruddin
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20 No 2 (2024): Vol 20, No 2
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i2.12251

Abstract

Penelitian pengembangan ini memiliki tujuan (1) Mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan aplikasi Festo Fluidsim. (2) Mengetahui Kelayakan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Aplikasi Festo Fluidsim (3) Untuk mengetahui bagaimana respon siswa di SMK Muhammadiyah Berbah terhadap penggunaan aplikasi Festo Fluidsim sebagai media pembelajaran. Penelitian dan pengembangan (Research and Development) ini mengembangkan media pembelajaran berupa video pembelajaran dan model video tutorial yang digunakan yaitu menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu Analysis (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), Evaluation (evaluasi). Subjek dalam penelitian terdiri dari Ahli Media, Ahli Materi dan siswa SMK. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa angket. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yang layak berdasarkan uji kelayakan oleh ahli media yang mendapatkan skor 80% dan rata-rata skor 4. 0, ahli materi mendapatkan skor 84,25% dan rata-rata skor 4,2, dan respons siswa yang diperoleh dari 2 kelompok kecil dan besar yaitu, Respons siswa kelompok kecil mendapatkan skor 81,67% dan rata-rata skor 4,1, respons siswa kelompok besar mendapatkan skor 83,84% dan rata-rata skor 4,2. Dari data hasil skor tersebut maka media video pembelajaran layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
Pengaruh Temperatur Lingkungan Terhadap Kinerja AC Split 1 PK dengan Refrigerant R32 dan Brezon edi pujianto; Selamet Saefudin; Purnomo; Muhammad Ragil Febryan; Rizka Noor Miftakhul Ulum
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/mim.v21i2.14372

Abstract

Air conditioners (AC) are among the most widely used appliances in tropical countries such as Indonesia. However, high energy consumption and the use of refrigerants with high Global Warming Potential (GWP) pose major challenges to energy and environmental sustainability. This study aims to analyze and compare the thermodynamic performance of two types of refrigerants, namely R-32 and Breezon MC32 (R-1270), in a vapor-compression refrigeration system. Performance tests were conducted under varying ambient temperatures (28 °C, 31 °C, and 34 °C) and evaporator loads (19 °C, 22 °C, 25 °C, 28 °C). The main parameters analyzed include power consumption, compression work, mass flow rate, compressor power, heat rejection, refrigeration effect, cooling capacity, and Coefficient of Performance (COP). The results show that Breezon MC32 with a 90% charge mass achieves a higher COP and lower power consumption compared to R-32 with a 100% charge, particularly under high ambient temperature conditions. This demonstrates the potential of Breezon MC32 as a more environmentally friendly and energy-efficient alternative refrigerant. Keywords: cooling capacity, power consumption, COP, R-32, Breezon
ANALISIS KINERJA PLTU BARRU POMU UNIT 2: EVALUASI NET PLANT HEAT RATE DAN SPECIFIC FUEL CONSUMPTION PADA BERBAGAI VARIASI BEBAN Hairun Apriadi Ramadhan S; Nasrun Nasrun
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/mim.v21i2.14569

Abstract

This research aims to evaluate the performance of the Barru POMU Steam Power Plant (PLTU) Unit 2 through testing of Net Plant Heat Rate (NPHR), Specific Fuel Consumption (SFC), and Net Capability (Daya Mampu Netto - DMN). The tests were conducted at four variations of operating load, namely 75%, 85%, 92%, and 100%, using the input-output method and the heat loss method in accordance with the ASME PTC 4 standard. The test results show a Net Capability (DMN) of 44.64 MW. The lowest NPHR value was obtained at 100% load, which was 3,794.04 kcal/kWh with a Net SFC of 0.96 kg/kWh, while the highest NPHR was at 75% load, which was 4,166.23 kcal/kWh with a Net SFC of 1.02 kg/kWh. Boiler efficiency using the heat loss method ranged from 81.60% to 83.02%, increasing with the increase in load. The analysis indicates that operation at full load provides optimal efficiency with the lowest specific fuel consumption. This research provides baseline data for operational optimization and power purchase agreements in the context of PLN's generation consolidation into the Subholding Generation Company.
The Effect of Working Hours of The Ship's Main Engine on The Temperature of The Fresh Water Cylinder Cooling System In Diesel Engines lilik budiyanto; Natalino Fonseca Da Silva Guterres; Aprilina
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/mim.v21i2.14549

Abstract

Main propulsion engines on commercial ships are generally of the diesel type, necessitating precise and stable thermal conditions for efficient operation. To ensure this thermal stability, the engine's cylinders are equipped with a dedicated freshwater cooling system. The primary objective of this study was to ascertain the correlation between fluctuating operating hours and temperature variations within the engine's cylinder cooling system. The resulting data will inform the establishment of a robust maintenance protocol to preserve the main engine's peak performance. The research was executed over a 48-hour period onboard an inter-island container vessel traversing the Makassar Strait, where the ambient seawater temperature was consistently measured at . The findings revealed that the cylinder outlet temperature of the freshwater coolant maintained a satisfactory stable level during the initial period (00:00 to 16:00). Subsequently, a temperature increase was observed from 16:00 to 20:00, followed by a decline in engine temperature between 20:00 and 24:00. A particular finding was the persistently elevated temperature recorded in Cylinder No. 7. Consequently, immediate and thorough inspection and maintenance are recommended for Cylinder No. 7 to mitigate the risk of severe or progressive damage.
Studi Perencanaan Sistem Kelistrikan pada Gedung Data Center Mmr 4 Deltamas Cikarang Pusat Ishak Amar; I Wayan Wawan Mariki; Riyki Apriandi; Usman Haya
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/mim.v21i2.14841

Abstract

Studi ini menata ulang sistem perencanaan kelistrikan gedung Pusat Data MMR 4 Deltamas Cikarang, dengan fokus pada keselamatan dan kenyamanan operasional sesuai SNI, PUIL, dan peraturan kelistrikan. Penelitian diawali dengan wawancara dengan konsultan perencana untuk mendapatkan dimensi bangunan (panjang, lebar, tinggi) serta kebutuhan daya server dan sistem pendingin, dilanjutkan dengan penyesuaian desain instalasi pencahayaan dan kelistrikan. Peralatan pencahayaan terdiri dari berbagai jenis lampu downlight (5 W, 6 W, 10 W, 12 W, 18 W, 20 W) dan lampu TL (2x18 W dan 1x18 W), serta 7 titik stopkontak. Sistem pendingin meliputi unit AC ½ HP, ¾ HP, dan 2 HP. Perangkat daya besar meliputi PAC 5,5 kW, UPS 30 kVA, ATS 150 A, dan COS bermotor. Kabel yang digunakan adalah NYY (1,5–10 mm²), NYA (1,5–2,5 mm²), dan NYGBY (50 mm²); proteksi disediakan oleh MCB (2–10 A) dan MCCB (16–125 A). Total kebutuhan daya mencapai sekitar 72,1 kW. Sumber daya utama adalah PLN 82,5 kVA (dua saluran), dengan dua generator cadangan masing-masing 100 kVA yang siap menggantikan jika terjadi pemadaman listrik. Kata kunci: Pusat Data, Sistem Tenaga, UPS, peralatan listrik.
PENGENALAN DAN PELATIHAN DASAR AUTODESK INVENTOR UNTUK PENGUATAN KOMPETENSI GAMBAR TEKNIK PADA SISWA SMK MUHAMMADIYAH 1 KUBU RAYA JURUSAN OTOMOTIF Muhammad iwan; Mursalin; Muhammad Bhisma Putra Anugrah
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/mim.v21i2.14985

Abstract

Pemanfaatan energi alternatif penting untuk mengurangi ketergantungan pada fosil. Panas dari kompor oli bekas dapat dikonversi menjadi listrik melalui Thermoelectric Generator (TEG). Namun, suhu berlebih pada sisi panas TEG menurunkan efisiensi dan mempercepat kerusakan modul. Karena itu, diperlukan sistem pengendalian suhu agar kinerja dan umur pakai TEG tetap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pengendalian suhu otomatis pada modul TEG berbasis mikrokontroler. Sistem ini menggunakan motor stepper sebagai actuator utama untuk menggerakkan rangkaian TEG mendekat atau menjauh dari sumber panas berdasarkan suhu yang terdeteksi oleh sensor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup perancangan perangkat keras dan lunak sistem kendali suhu otomatis, integrasi sensor suhu dan motor stepper, serta pengujian eksperimental dengan menggunakan kompor oli bekas sebagai sumber panas. Hasil yang di peroleh sistem berfungsi dengan baik terlihat pada grafik yang fluktuasi secara konstan karena pergerakan sistem kendali menempatkan sistem pembangkit pada rentang suhu yang aman yaitu 145-150 Co. Luaran listrik menunjukkan tegangan listrik maximal dengan beban lampu 5-watt yaitu 9.53 V, Arus listrik maximal 0,19 A dan daya 1,43 w. Kesimpulannya, sistem kendali suhu otomatis berbasis mikrokontroler mampu menjaga stabilitas termal TEG sehingga meningkatkan efisiensi konversi energi dan memperpanjang umur pakai modul.