cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 511 Documents
Implementasi Nanofluid Silika–Etilena Glikol (SiO₂–C₂H₆O₂) pada Sistem Pendingin Mesin Mobil: Implementasi Nanofluid Silika–Etilena Glikol (SiO₂–C₂H₆O₂) pada Sistem Pendingin Mesin Mobil ARIF SURONO SURONO; Onery Andy Saputra; Ataula Zalifuna Ramadhan
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20 No 2 (2024): Vol 20, No 2
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i2.12791

Abstract

Perkembangan nanoteknologi telah banyak dikembangkan untuk meningkatkan system pendingin radiator kendaraan. Eksperimen nanofluida dari air, SiO2-C2H6O2 hasilnya dibandingkan dengan penelitian lain pada mesin kendaraan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh laju aliran fluida terhadap efektivitas kinerja radiator dengan menggunakan nanofluida yang terdiri dari campuran air dengan nano silika SiO2-C2H6O2 Penelitian diawali melalui pengujian bahan silika secara marfologi menggunakan SEM untuk mengetahui struktur mikro. Selanjutnya mencampur nano partikel silika SiO2- C2H6O2) 0,5 gram dengan air, di proses menggunakan magnetic stirer selama 8 jam dan di endapkan selama 24 jam. Setelah terpisah dengan endapan, nanofluida tersebut di uji kinerja menggunakan rangkaian alat uji yang terdiri dari radiator, flowmeter, pompa air, instalasi pipa, heater dan tangki reservoir. Pengambilan data dilakukan pada suhu masuk dan keluar untuk mengtahui penurunan suhu. Variasi kecepatan aliran fluida sebesar 1.8, 3, dan 6 LPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penurunan suhu terbaik antara media air murni dan penambahan nano partikel SiO2-C2H6O2 dengan variasi laju aliran fluida yaitu pada media penamban nano partikel SiO2-C2H6O2 dengan rata – rata penurunan suhu sebesar 0,292 oC. Sedangkan untuk media ari murni rata – rata penurunan suhu sebesar 0.208 oC.Dari hasil pengujian yang dilakukan penambahan nano partikel SiO2-C2H6O2 mampu membuang panas ke lingkungan lebih baik di bandingkan dengan air murni.
ANALISA SIFAT MEKANIK PROSES PACK CARBURIZING AISI 4340 DENGAN TEMPERATUR KRISTALISASI 725°C MENGGUNAKAN KARBON TANDAN KELAPA: ANALISA SIFAT MEKANIK PROSES PACK CARBURIZING AISI 4340 DENGAN TEMPERATUR KRISTALISASI 725°C MENGGUNAKAN KARBON TANDAN KELAPA Sheliona Pratiwi; Abdul Khair Junaidi; Weriono Weriono; Ibrahim Ahmad Rambe
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20 No 2 (2024): Vol 20, No 2
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i2.12793

Abstract

Penelitian ini menganalisis sifat mekanik baja AISI 4340 setelah proses pack carburizing  menggunakan karbon dari tandan kelapa pada temperatur kristalisasi 725°C. Metode carburizing yang digunakan dengan menggunakan pack yang terbuat dari stainless steel yang ditutup rapat. Pada pack terdapat karbon tandan kelapa, spesimen uji dan katalis abu kerang sebanyak 10% sebagai katalis. Tujuan utama adalah mengetahui perubahan kekerasan permukaan, kekuatan impact, kekuatan tarik dan struktur mikro setelah karburisasi, serta pengaruh serbuk tandan kelapa sebagai media karbon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum carburizing, baja AISI 4340 memiliki kekerasan permukaan 78.9 HRC, kekuatan impact 129.56 Joule, kekuatan tarik 948.8 MPa dan struktur mikro terdiri dari perlite dan ferrite. Setelah carburizing dengan media karbon tandan kelapa dan katalis abu cangkang kerang 10%, kekerasan permukaan meningkat menjadi 94.5 HRC, kekuatan impact menjadi 175.2 Joule, kekuatan tarik menjadi 1,012.9 MPa, patahan tetap berbentuk cup and cone menunjukkan sifat mekanik ulet dan struktur mikro terbentuk perlite, ferrite serta banit. Kesimpulannya, penggunaan serbuk karbon tandan kelapa dalam proses pack carburizing  meningkatkan sifat mekanik baja AISI 4340.
Aerodinamika AERODINAMIKA PADA KENDARAAN TIPE PROTOTYPE CONCEPT DENGAN SIMULASI CFD ( COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS): Aerodinamika, Desain Kendaraan, Efisiensi Arif DwiYanto; Eko Julianto; Muhammad Iwan; Doddy Irawan
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.12814

Abstract

Aerodinamika merupakan salah satu aspek penting dalam desain kendaraan modern, khususnya pada mobil prototipe balap seperti Shark EB Proto 02. Analisis aerodinamika bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, stabilitas, dan performa kendaraan dengan mengurangi hambatan udara (drag) dan meningkatkan gaya angkat (lift). Penelitian ini menggunakan perangkat lunak SolidWorks sebagai alat simulasi untuk menganalisis performa aerodinamika kendaraan Prototype (Sihombing, 2024) . Dalam simulasi ini, model kendaraan diuji dalam kondisi aliran udara dengan berbagai kecepatan untuk mengevaluasi distribusi tekanan, koefisien drag (Cd), dan koefisien lift (Cl). Hasil simulasi menunjukkan bahwa desain mobil ini memiliki karakteristik aerodinamis yang baik, dengan nilai koefisien drag yang rendah dan gaya tekan ke bawah yang cukup untuk menjaga stabilitas pada kecepatan tinggi. Studi ini memberikan wawasan bagi pengembangan lebih lanjut desain mobil balap yang optimal secara aerodinamika dan efisien dalam penggunaan energi (Yunianto,2017).
PENGARUH VARIASI SUDUT INLET DAN RASIO TRANSMISI TERHADAP DAYA DAN EFISIENSI YANG DIHASILKAN TURBIN AIR VORTEX Erlangga Adji Wicaksono; Danar Susilo Wijayanto; Taufik Wisnu Saputra
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.13005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh sudut masuk dan rasio transmisi puli terhadap daya keluaran dan efisiensi porositas udara turbin. Selain itu, penelitian ini berupaya mengidentifikasi kombinasi sudut masuk dan rasio transmisi puli yang menghasilkan daya dan efisiensi tertinggi menggunakan metode eksperimen. Pada bagian turbin yang digunakan cekungan berbentuk kerucut dengan diameter atas 400 mm, diameter bawah 65 mm, dan tinggi 320 mm. Variabel bebasnya adalah sudut masuk (5°, 8°, dan 10°) dan rasio transmisi puli (1:3, 1:4, dan 1:5). Laju aliran air yang digunakan adalah 35,8 l/menit (maksimum) dan 27,8 l/menit (minimum). Variabel yang ada adalah daya keluaran dan efisiensi turbin pendingin udara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio transmisi puli 1:5 menghasilkan daya listrik tertinggi, sedangkan rasio 1:3 menghasilkan efisiensi tertinggi. Efek dari memvariasikan sudut saluran masuk dan rasio transmisi puli menunjukkan bahwa daya dan efisiensi berfluktuasi selama pengujian. Output daya maksimum yang tercatat adalah 4,86 ​​watt, sedangkan minimumnya adalah 0,28 watt. Efisiensi tertinggi yang dicapai adalah 11,10%, dengan yang terendah adalah 2,35%. Output daya terbesar dihasilkan oleh konfigurasi dengan sudut saluran masuk 10° dan rasio transmisi puli 1:5 pada laju aliran udara 35,8 l/menit (4,86 watt). Efisiensi tertinggi dicapai dengan sudut saluran masuk 10° dan rasio transmisi puli 1:3 pada laju aliran udara yang sama (11,10%). Temuan menunjukkan bahwa peningkatan sudut saluran masuk menghasilkan daya listrik dan efisiensi yang lebih tinggi. Penggunaan rasio transmisi puli yang lebih besar meningkatkan output daya, sementara rasio yang lebih kecil meningkatkan efisiensi, karena rasio transmisi terkecil beroperasi secara optimal dalam kondisi beban yang lebih rendah dibandingkan dengan yang lainnya.
Analisis Sistem Instalasi Kelistrikan pada Swiss-Belhotel Makassar dengan Menggunakan Program ETAP Ishak Amar; Imam Ridwan Tanaka; Riyki Apriandi; Usman Haya
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.13294

Abstract

Swiss-Belhotel Makassar as a five-star hotel requires a reliable electrical installation system to support operations and customer comfort. Electrical system evaluation is important to ensure that system performance remains optimal, safe, and meets standards. This study aims to analyze and evaluate the existing condition of the electrical installation at Swiss-Belhotel Makassar using the Electrical Transient Analyzer Program (ETAP) software. The methods used include primary and secondary data collection, single line diagram system modeling, and short circuit current simulation and load analysis. The evaluation results show that there are several system components that are approaching their maximum capacity limits, as well as load imbalances between phases that need to be corrected to avoid potential disruptions and low energy efficiency. By using ETAP simulation, technical recommendations are prepared such as protection adjustments, load balancing, and system configuration improvements. This evaluation provides an important overview in efforts to improve the reliability and safety of the hotel's electrical system as a whole.  
DESIGN OF ERGONOMIC BREADFRUIT CUTTING MACHINE BASED ON ERGONOMIC RISK ANALYSIS AND MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) Anisha Dian Iswahyuni; Aji Kusumastuti Hendrawan; Shalahudin Fathin Fi’Ilm
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.13545

Abstract

Proses pemotongan sukun di UMKM Mastif di Kelurahan Gunung Simping, Kabupaten Cilacap, masih dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan dan alat sederhana. Praktik ini dapat menyebabkan timbulnya keluhan gangguan muskuloskeletal seperti nyeri punggung, nyeri leher, dan kelelahan tubuh lainnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi keluhan muskuloskeletal yang terkait dengan postur kerja saat melakukan pemotongan sukun, menganalisis, serta mengevaluasi postur kerja saat menggunakan alat pemotong sukun yang telah direkayasa. Metode penelitian ini menggabungkan penggunaan Rapid Upper Limb Assessment (RULA) bersama dengan Nordic Body Map (NBM), serta memanfaatkan data antropometri dalam merancang Kembali alat pemotong sukun. Antropometri digunakan untuk menentukan dimensi tubuh pekerja, yang nantinya akan menjadi masukan dalam merancang dimensi alat pemotong sukun yang direvisi. Sementara itu, RULA diterapkan melalui perangkat lunak Computer Aided Three-Dimensional Interactive Application (CATIA) untuk melakukan simulasi pemotong sukun dengan menggunakan manekin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan skor NBM pada penggunaan alat pemotong sukun hasil rancang bangun dibandingkan dengan alat existing. Hasil analisis RULA menyimpulkan bahwa terjadi penurunan skor RULA dari 7 pada kondisi alat existing yang menunjukkan tingkat risiko sangat tinggi, menjadi skor 2 yang menunjukkan tingkat risiko yang lebih rendah namun tetap memerlukan peninjauan lebih lanjut. Hal ini menunjukkan bahwa alat pemotong sukun yang telah direkayasa untuk para pekerja di UMKM Mastif di Kelurahan Gunung Simping, Kabupaten Cilacap, telah berhasil mengurangi risiko terjadinya keluhan muskuloskeletal
STUDI EKSPERIMENTAL UNJUK KERJA AC SPLIT MENGGUNAKAN R22, PROPANA 99,5% dan PROPANA 95.5% imam ridwan tanaka; Ishak Amar; Fisal Yuliansyah; Agung Nugroho
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.13773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan unjuk kerja sistem pendingin udara (AC split) yang menggunakan tiga jenis refrigeran berbeda, yaitu R22 (refrigeran konvensional), propana dengan kemurnian 99,5%, dan propana dengan kemurnian 95,5%. Studi ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan sistem AC split kapasitas 1 PK dalam kondisi operasi standar. Parameter utama yang dianalisis meliputi tekanan kerja, temperatur kondensor dan evaporator, daya listrik yang dikonsumsi, koefisien performa (COP), serta efisiensi energi sistem secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa propana 99,5% memberikan performa termal yang mendekati R22 dan memiliki efisiensi energi yang lebih baik, disertai dengan penurunan konsumsi daya sebesar ±10%. Sementara itu, propana 95,5% menunjukkan performa yang relatif lebih rendah dibandingkan propana 99,5%, meskipun tetap berada dalam batas operasional yang aman. COP Propana 99.5% dengan pengisian 50% paling tinggi, namun pada Propana 99.5% dengan massa 40% paling stabil dan memiliki nilai yang tinggi, kemudian disusul oleh Propana 95% dengan Massa 60%. Sedangkan Propana 95% dengan pengisian 30%, 40% dan 50% mempunyai COP yang lebih rendah. Penggunaan propana sebagai alternatif refrigeran ramah lingkungan menunjukkan potensi besar dalam mengurangi dampak pemanasan global akibat refrigeran konvensional. Dengan demikian, propana terutama dengan kemurnian tinggi dapat dipertimbangkan sebagai alternatif pengganti R22 dalam sistem pendingin AC split, dengan catatan perlunya pengujian lanjutan terhadap aspek keselamatan dan kompatibilitas material.
Desain dan Pengembangan Sistem Aktuator "Soft-Robotic" Berbiaya Rendah untuk Rehabilitasi Tangan: Prototipe "E-Glove" Aldo Dwi Putra Pasaribu; Wahyu Dwi Lestari
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.13835

Abstract

Stroke and traumatic brain injury often lead to hand motor impairments that limit independence and quality of life.This study presents a portable, low-cost actuator system for the E‑Glove: a soft robotic glove designed to deliver continuous passive motion (CPM) for hand rehabilitation. The actuator design was envisioned to be capable of producing sufficient torque to overcome severe stiffness (resistive force ≥8 N), user-friendly control, and portability. The actuator module consists of two TowerPro MG996R servo motors controlled by an Arduino Nano, with capacitive touch sensors allowing three discrete speed settings (35.7, 45.5, and 50.0 degrees/s) and RGB LED feedback. Biomechanical analysis determined a lever arm of 0.07 m and calculated a maximum resistive torque of 12.28 N-m, resulting in a safety factor >1 for severe flexure. Prototype testing confirmed reliable operation at all speed levels and safe disengagement upon power‑off. The detachable actuator housing, powered via USB‑C, supports home‑based therapy and remote monitoring. This work addresses critical barriers to accessibility, promoting high‑frequency rehabilitation outside clinical settings.
Studi Eksperimental Pembakaran Droplet Biodiesel Minyak Jelantah Blending Etanol yang Dipengaruhi Medan Magnet Ferdinand Bagas Pratama; Khrisna Bayu Pratama; Muhammad Nur Sifa'udin; Dony Perdana
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.13918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi campuran 5%, 10%, 15% etanol pada biodiesel minyak jelantah terhadap evolusi api, emisi gas CO2, CO, HC, dan suhu api. Kecepatan kamera yang digunakan sebesar 120 fps yang diletakkan di depan droplet. Dilakukan penelitian secara eksperimental dengan menempatkan sebuah tetesan campuran 5%, 10%, 15% etanol pada thermocouple type K dengan diameter tetesan 0.3 mm dengan menambahkan medan magnet tarik N-S dan tolak S-S. Hasil penelitian menemukan bahwa campuran 15% etanol pada magnet tarik N-S menghasilkan waktu nyala api paling singkat yaitu 1408 milidetik. Campuran 5% etanol pada magnet tarik N-S menghasilkan emisi gas HC terendah yaitu 160 ppm. Campuran 10% etanol pada magnet tolak N-S menghasilkan emisi gas CO2 terbesar yaitu 167 ppm. Campuran 15% etanol pada magnet tolak S-S menghasilkan emisi gas CO terendah yaitu 104 ppm, dan campuran 5% etanol yang diberi medan magnet tolak S-S menghasilkan temperatur tertinggi yaitu 890,5 oC. Hal ini terjadi karena etanol memiliki titik nyala yang rendah dan kandungan oksigen yang besar, sehingga reaksi pembakaran berlangsung cepat. Daya tarik medan magnet N-S berperan dalam menarik oksigen di sekitar nyala api untuk masuk ke dalam reaksi pembakaran, sedangkan hasil pembakaran H2O keluar dari nyala api.
ANALISIS PERPINDAHAN PANAS KIT TAMBAL BAN PORTABLE TERHADAP VARIASI WAKTU PENAMBALAN Usman; Sentiyaki Sentiyaki; Dwi Nurhudaeni Abdullah
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.14152

Abstract

Motorcycles are the primary mode of transportation in Indonesia, with a total of 125,305,332 units recorded in 2022 according to the Central Bureau of Statistics. One of the common problems faced by riders is tire leakage, which can disrupt travel. This study aims to design a portable tire patching tool based on a heating element, utilizing a piston pump mechanism and powered by a motorcycle battery, compactly assembled to fit within the motorcycle’s luggage compartment. The research method employed is experimental, using a thermal imaging device to determine the optimal temperature range for melting the tire patch rubber. The results show that 2 minutes of heating produces a bonding strength of 45.7 Psi. Starting from an ambient temperature of 30 °C, the heating plate reached 139.5 °C, while the tire surface reached 118.3 °C. The total heat transfer energy generated was 3,845,356.8 Joules. The resulting patch adhesion effectiveness reached 70.4%. This tool is considered effective for use in areas with limited access to tire repair services and can be operated directly by riders to reduce the risk of unexpected expenses during travel.