cover
Contact Name
Hamid Sakti Wibowo
Contact Email
tawasut@unwahas.ac.id
Phone
+6281225617934
Journal Mail Official
tawasut@unwahas.ac.id
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22, Sampangan, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TAWASUT Indonesian Journal of Moderate Islam
ISSN : 2338042X     EISSN : 27237990     DOI : http://dx.doi.org/10.31942/ta.v7i1.3413
Indonesian Journal of Moderate Islam TAWASUT is a biannual peer-reviewed journal published in May and November by Postgraduate Program Wahid Hasyim University Semarang It is a multi disciplinary publication dedicated to promote Islam as raimatan li’alamin that spreads peace and tolerance. This journal warmly welcomes contribution from all scholars who have same vision.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 71 Documents
ISLAMIC EDUCATION POLICY PROBLEMS IN INDONESIA Ahmad Mohdlori; Muchammad Nuryadi; Nurjihadi .
TAWASUT Vol 10, No 1 (2023): JURNAL TAWASUT
Publisher : Pascasarjana Universitas Wahid hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ta.v10i1.9092

Abstract

AbstractIslamic education is a process of preparing one's future to reach maturitywhich is carried out by pious Muslim adults who deliver and guide their growthand development through Islamic teachings effectively and efficiently. Islamiceducation certainly provides guidance to a person towards his development inthe form of physical and spiritual in order to form a noble personality in himselfbased on Islamic norms. Islamic education in the education system is dividedinto three forms. First, Islamic education as an institution for its existence as anIslamic educational institution explicitly. Second, Islamic Education as aSubject there is religious education as one of the subjects that must be given atthe elementary level to college. Third, Islamic education as a value containsIslamic values in the education system. However, the problems in Islamiceducation, especially the policies implemented in educational institutions inIndonesia, are still very emerging from the past until now in the era ofglobalization and digitalization because it involves human resources which arealways dynamic in each era. Islamic education policies always try to beperfected and provide the best solutions for changes and improvements in theimplementation of Islamic education itself with evidence of revisions to laws orgovernment regulations on education that are always carried out.Keywords: Islamic Education, Problems and Policies
TRANSFORMATION OF THE WASATHIYAH ASWAJA AN-NAHDLIYAH PARADIGM TOWARDS MODERATION OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN INDONESIA Yusuf Hasyim; Supriyono ,; Ustadiyah .
TAWASUT Vol 9, No 2 (2022): JURNAL TAWASUT
Publisher : Pascasarjana Universitas Wahid hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ta.v9i2.9087

Abstract

 Abstrak Peran pendidikan agama menjadi bagian yang sangat urgen dalam kontribusinya untuk memberikan pemahaman keagamaan yang rahmatan lil alamin dan memberikan solusi bagi persoalan-persoalan kebangsaan.  Persoalan-persoalan yang muncul sebagai akibat dari keragaman masyarakatnya hanya dapat diatasi dan diselesaikan melalui proses pendidikan yang memberikan penawaran perubahan paradigmatik dalam proses dan praktek pendidikan, terutama pendidikan agama. Jenis penelitian merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang menggunakan bahan pustaka sebagai sumber utama guna mengetahui bagaimana konsepsi pendidikan wasatiyah dan moderasi beragama. Data penelitian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis) untuk mengungkap paradigma pendidikan wasathiyah sebagai perwujudan dari nilai-nilai ahlussunnah wal jama’ah an-Nahdliyah diangkat sebagai sebuah solusi terhadap persoalan-persoalan diskriminasi, ketidakadilan, dan konflik sosial lainnya. Jika kita menilik pada buku-buku pelajaran PAI yang diajarkan di sekolah atau madrasah, maka terdapat peluang yang sangat besar bagi upaya pengembangan nilai-nilai pendidikan berwawasan moderasi beragama (wasathiyah) di Indonesia yang masyarakatnya multikultural. Kata kunci:Paradigma Wasatiyah, Aswaja An-Nahdliyah, Pendidikan Agama Islam
MODEL OF ISLAMIC EDUCATION AT THE MADRASAH DINIYAH ULYA Supriyono Supriyono
TAWASUT Vol 10, No 1 (2023): JURNAL TAWASUT
Publisher : Pascasarjana Universitas Wahid hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ta.v10i1.9093

Abstract

Abstract Islamic education is a planned effort in preparing people to recognize, understand, appreciate, and believe in the teachings of Islam accompanied by demands to respect other religions in inter-religious relations to create national unity and integrity. Madrasah Diniyah Ulya is a non-formal Islamic religious education unit that provides Islamic religious education as a complement for high school/vocational/MA/equivalent students or children of the same educational age who have not attended formal education. This level is taken in 2 (two) years with a minimum study time of 18 students a week with a duration of 45 minutes per lesson hour. The purpose of Madrasah Diniyah Ulya is to develop, expand and deepen the Islamic religious education obtained for students to develop their lives, fostering students to have experience, knowledge, worship skills, commendable traits, attitudes and behaviors that are useful for personal development, fostering students to have the ability to carry out their life duties in society and to be devoted to Allah SWT in order to achieve happiness in the world and the hereafter, and prepare students for can attend Islamic religious education at higher educational institutions. Islamic Education Materials at Madrasah Diniyah Ulya consist of moral formation which is carried out with knowledge (understanding), charity (habituation) and exemplary (uswatun hasanah). The books that are often used as references or handbooks in madrasah diniyah, are almost entirely in Arabic or Arabic books combined with regional languages, such as Javanese (kitab beard).The Ulya Madrasah Diniyah Education Model can be developed from several components including: institutions, management, teachers and education staff, students, funding, infrastructure, curriculum, learning, learning evaluation, and supervision, monitoring, evaluation and reporting as well as maintaining the existence of madrasah diniyah. Key Words: Model, Islamic Education and Madrasah Diniyah Ulya
INTERNALISASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI BERBASIS OUTING CLASS Warno .
TAWASUT Vol 9, No 2 (2022): JURNAL TAWASUT
Publisher : Pascasarjana Universitas Wahid hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ta.v9i2.9089

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi karena peserta didik saat ini belum mampu memahami nilai-nilai Pancasila dan belum mampu menginternalisi nilai-nilai profil pelajar pancasila dalam kehidupan sehari-hari.Tujuan penelitian ini antara lain : 1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis mengapa internalisasi profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti perlu dilakukan dengan outing class; 2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis outing class; dan 3) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor  penghambat dan pendukung proses internalisasi profil pelajar pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis outing class dan upaya untuk mengatasinyaPenelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan  metode pengamatan, wawancara mendalam dan dokumentasi.Hasil penelitian menenjukkan 1) Alasan mengapa internalisasi profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti perlu dilakukan dengan outing class yakni untuk memberikan pembelajaran yang lebih kongkrit, kontekstual dan bermakna dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi peserta didik; 2) Pelaksanaan implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis outing class dapat dilakukan di dalam dan di luar kelas. Proses internalisasi di luar kelas terjadi melalui interaksi antara guru dan peserta didik di luar ruang kelas; dan 3) Faktor pendukung antara lain : banyak materi yang dapat proses internalisasi profil pelajar Pancasila dapat dilakukan dengan outing class dan adanya budaya-budaya positif yang sudah terbiasa dilakukan di sekolah yang mencerminkan nilai-nilai profil pelajar Pancasila. Sedangkan faktor penghambat antara lain : perlu ditingkatkannya sumber daya manusia. Upaya untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengikutkan guru dalam kegiatan workshop, seminar, diklat, pelatihan maupun mendorong guru untuk meningkatkan kapasitasnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang jauh lebih tinggi. Kemudian faktor terbatasnya sarana prasarana. Upaya mengatasinya adalah dengan menyusun program tahunan sekolah dan terdanai, selain itu melibatkan peserta didik untuk diajak menabung dan mencarikan pos pembiayaan kegiatan dari sumber sah lainnya. Kata Kunci : Profil Pelajar Pancasila, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Outing class 
ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION (PAI) MODEL AT JUNIOR HIGH SCHOOL (SMP) MUHAMMADIYAH 1 ALTERNATIVE MAGELANG CITY (MUTUAL) Abdurrosyid Abdurrosyid
TAWASUT Vol 10, No 1 (2023): JURNAL TAWASUT
Publisher : Pascasarjana Universitas Wahid hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ta.v10i1.9094

Abstract

AbstractThis paper discusses the model of Islamic Religious Education in Junior High School (SMP). The researcher raised the Muhammaiyah 1 Alternative Junior High School in Magelang City (MUTUAL) as the model under study. By using the approach of observation, interviews, and analysis, the authors attempt to describe and explain the SMP MUTUAL model and the Islamic Religious Education (PAI) model that it organizes. The research is directed at the historical conditions of SMP MUTUAL, the pattern of Islamic Religious Education (PAI), the implications of the applied PAI pattern, and its development. This study obtained the main conclusion that the PAI model in SMP MUTUAL is not only a complement to the educational curriculum, but that the implementation of PAI becomes a unified curriculum, becomes the basis for strengthening the curriculum character and school character, as well as being a model or pattern characteristic of SMP MUTUAL that distinguishes it from other institutions. another education.Keywords:, Implementation, Islamic Religious Education, Model, Development, Junior High School, Mutual. 
HISTORICITY OF NUSANTARA ISLAMIC EDUCATION Khotimatus Sholikhah
TAWASUT Vol 9, No 2 (2022): JURNAL TAWASUT
Publisher : Pascasarjana Universitas Wahid hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ta.v9i2.9090

Abstract

AbstrakPendidikan Islam sampai di nusantara tentunya membutuhkan waktu yang panjang. Pendidikan Islam di Indonesia telah mengalami perjalanan panjang sejak masa kerajaan, pesantren atau pondok, hingga berkembang menjadi madrasah ketiganya mendapat akulturasi perkembangan pendidikan Islam dari pengaruh Timur Tengah, Eropa, dan Jepang. Sebab, pendidikan Islam di Indonesia tidak bisa lepas dari pengaruh penjajahan yang dialami Indonesia. Sejarah pendidikan Islam, memberikan pengetahuan bahwa perkembangan pendidikan Islam di Indonesia bukan tanpa hambatan tetapi penuh dengan halangan dan rintangan dari penguasa. Maka sebab itu, dalam penulisan ini peneliti menggunakan kajian library research untuk mengungkap sejarah pendidikan Islam di Nusantara. Hasil penelitian yang di dapat adalah bukti penyebaran agama Islam adalah dengan salah satunya adalah pendidikan, ditandai dengan keberadaan lembaga pendidikan tradisional yaitu pesanntren. Pesantren merupakan lembaga pendidikan berciri khas tradisional tujuannya mengajarkan peserta didik ajaran agama Islam.Kata kunci : Pendidikan, Islam, Nusantara
(دراسة تحليلية للكتاب إحياء علوم الدين) معاملة المالية القرآنية المنظورة للغزالي Abdullah, Faisal; Syaifuddin, Muh.; Farokh, Ida Maziyyatul
TAWASUT Vol 10, No 2 (2023): JURNAL TAWASUT
Publisher : Pascasarjana Universitas Wahid hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ta.v10i2.8652

Abstract

Abstrak  Hukum Mu’amalah maaliyah merupakan salah satu bagian penting (dharuri) dalam ajaran Islam. Hukum Mu’amalah dianggap sangat penting karena perannya dalam mengatur hukum antara individu dan masyarakat. Dalam konteks ini, syari’ah ilahiyah hadir melalui Al-qur’an untuk mengatur muamalah di antara manusia dalam rangka mewujudkan tujuan syari’ah dan menjelaskan hukumnya kepada manusia.Mu’amalah maaliyah al-Ghazali yang terdapat dalam kitab Ihya’ ‘Ulum al-Din, dalam istinbat hukumnya, selain bermadzhab syafi’i juga mengandung prinsip-prinsip yang berbeda dari fiqih pada umumnya, yang hanya disandarkan pada prinsip (تراض ) sama-sama rela, artinya cukup adil dari kedua belah pihak, dengan istilah lain habl min an-Nas (sesama manusia) saja. Al-Ghazali menawarkan konsep lengkap dari transaksi mu’amalah maaliyah tersebut dengan tiga prinsip yang ditulis dalam tiga sub-bab terakhir bab Adab al-Kasbi wa al-Ma’asyi : 74-89, yaitu : Al-‘Adl wa Ijtinab al-Dhulm (adil dan menjauhi kedhaliman), Ihsan (kebaikan) dan Syafaqah al-Tajir ‘ala Diinih (loyalitas pengusaha terhadap agamanya). Tiga prinsip ini yang membedakan konsep fiqh mu’amalah al-Ghazali dengan fiqh-fiqh mu’amalah maaliyah yang lain, sehingga para peneliti menyebutnya dengan istilah fiqih tasawuf. Penelitian ini menjelaskan, karakteristik Fiqih muamalah maliyah al-Ghazali dan relevansinya pada perekonomian modern. Kata Kunci: Mu’amalah Maaliyah Qur’ani, al-Ghazali, Ihya’ ‘Ulum al-Din  الخلاصةفقه المعاملة هو جزء ضرورِي في التعاليم الإسلامية. علم فقه المعاملة هام جدا لضروره في تنظيم الاحكام بين الافراد والاجتماعية. في هذا السياق ، توجد الشريعة الإلهية من خلال القرآن لتنظيم المعاملة بين البشر من أجل تحقيق مقاصد الشريعة وشرح احكامها للإنسان.                                                               المعاملة المالية الغزالي الواردة في كتاب إحياء علم الدين في استنباطه الشرعي ، بالإضافة إلى وجود المذهب الشافعي ، فهو يحتوي أيضًا على قواعد مختلفة عن الفقه بشكل العام، وهو مبني فقط على القاعد (ان تراض بين بائع و مشتري) كلاهما متساوٍ في الرغبة ، بمعنى عادل بين الجانبين، بعبارات أخرى ''حبل من الناس '' فقط، يقدم الغزالي مفهوماً كاملاً لمعاملة المعاملية بثلاثة مبادئ مكتوبة في الفصول الثلاثة الأخيرة من الفصل أدب الكسبي والمعاشي : ٧٤-٨٩ ص ، وهي: العدل واجتناب الظلم وإحسان وشفقة التاجر على دينه.                                                                                                                                                            تميز هذه القواعد الثلاثة مفهوم فقه معملة الغزالي عن الفقه معاملتي آخر ، لذلك يسميه المحققون بالاصطلاح الفقه التصوفي. توضح هذه الدراسة خصائص الفقه المعاملة الماليه للغزالي وصلته بالاقتصاد العصري.                                                                                                                       الكليمات المفاتحية : المعامل المالية القراني, الغزالي, إحياء علوم الدين.  
نموذج التدريس للتربية الاسلامية لدى المدرسة الاعدادية الاهلية في اندونيسيا ( البحث عن المدرسة الاعدادية روضة العلوم الاسلامية غوينجان ترانجكيل فاطي ) Muzakki, Abdullah
TAWASUT Vol 11, No 1 (2024): JURNAL TAWASUT
Publisher : Pascasarjana Universitas Wahid hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ta.v11i1.6881

Abstract

Education is an important issue in one’s life. It’s has many advantages for people. In modern era education is more done in the schools than in homes. So the education which is taught in the schools today is the modern education. School is the main place where people take his formally education. It has the medium that give them the skills, techniques, information and knowledge to know. To be like that school must have some strategy and device in accordance. Strategic management and planning provide the proper ground for defining the roadmap of any educational complex to develop success in schools. In general the most important strategic management success factor in any educational complex is its human resources which make it possible to achieve a successful school. Added Strategic learning that focused on students as active self- determined individuals who process information and construct knowledge
THE DYNAMICS OF THE EDUCATIONAL MODEL OF PESANTREN IN THE NATIONAL EDUCATION SYSTEM Hasyim, Yusuf
TAWASUT Vol 10, No 2 (2023): JURNAL TAWASUT
Publisher : Pascasarjana Universitas Wahid hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ta.v10i2.4719

Abstract

Historically, pesantren education has undergone several changes, both related to the model, curriculum, objectives, and management system. The renewal was carried out so that pesantren education as an Indonesian Islamic educational institution was able to answer the challenges and demands of changing times. This paper aims to describe the Islamic education model of pesantren and its dynamics in the national education system, because until now pesantren still seems to be in two dilemma choices: whether pesantren will continue to maintain its tradition by maintaining its unique values or follow the times with all its dynamics. library research method with a descriptive analysis approach, the authors found that there are several models of Islamic boarding schools that are legally recognized in Law no. 18 of 2019 concerning Islamic Boarding Schools. that is; a. Islamic boarding schools that organize education in the form of the study of the Yellow Book; b. Islamic Boarding Schools that provide education in the form of Islamic Dirasah with Muallimin Education Patterns; or c. Islamic boarding schools that provide education in other forms that are integrated with general education. Keywords: model, pesantren education, national education
CHARACTERISTICS OF THE NUSANTARA ISLAMIC EDUCATION MODEL yahya, hafidh hafidh
TAWASUT Vol 11, No 1 (2024): JURNAL TAWASUT
Publisher : Pascasarjana Universitas Wahid hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ta.v11i1.6903

Abstract

AbstractLooking at history, Islamic education in the Nusantara cannot be dated in origin based on the process of spreading Islam in the Nusantara. Islamic education in the archipelago cannot be separated from the dynamics of the development of Islam in the Nusantara. Since Islam was present in the archipelago, Islamic education has actually shown its form although it is still very simple. Of course, there are shifts, changes, and discoveries in it which are still ongoing. What is examined in the writing above is an effort to bring together as well as formulate Islamic education in the archipelago using Islamic and archipelagic characters. By emphasizing the orientation and style of education, at least it can describe how the concept of Islamic education is in the frame of Islam Nusantara.Keywords: Nusantara Islamic Education, Characteristics, Orientation and Style of Education.