cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ISTEK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 162 Documents
PEMUTAKHIRAN KURIKULUM DI PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM A. Rusdiana
JURNAL ISTEK Vol 6, No 1-2 (2012): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Updating curriculum is a strategic and dynamic activity in order to increase the quality of education in all educational institutions, especially at university. The study is focused on updating curriculum at university as it is as a strategic educational institution and determines the preparation for qualified people in society. Besides, there is a right of owning the autonomy in educational organization. Many ways can be done by colleges when they want to update their curriculums, such as by using system approach. If this way is used, the colleges are able to conduct updating curriculum activity in planned and accountable way. It is in line with the spirit of the organization of higher education nowadays, to have clear and transparent planning, and become accountable. The activity of Updating curriculum is entirely done and divided according to the needs of the colleges. However, the activity of updating curriculum is obviously focused on considering of the substance competence formula and syllabus form, implementation, and evaluation system. By taking into account target, the curriculum can meet its function as the main of educational activity at university.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN INFUSUM CACING TANAH (LUMBRICUS RUBELLUS) DENGAN TAMBAHAN KITOSAN UDANG PADA SALMONELLA THYPI Yani Suryani; Listia Wati Sophia; Tri Cahyanto; Ida Kinasih
JURNAL ISTEK Vol 9, No 2 (2015): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan senyawa lumbricin dan bioaktif lainnya dari cacing tanah (Lumbricus rubellus) untuk obat tradisional, memiliki keterbatasan yaitu mudah mengalami kerusakan yang disebabkan oleh pemanasan, pengolahan dan pada saat penyimpanan. Untuk itu diperlukan bahan pendukung agar senyawa bioaktif (lumbricin) yang terkandung dalam cacing tanah (L. rubellus) yaitu dengan menggunakan kitosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tambahan kitosan terhadap aktivitas antibakteri ekstrak cacing tanah pada S. thypi dengan melakukan pengujian antibakteri dilakukan dengan metode sumur (difusi agar), serta juga dilakukan uji antioksidan dengan metode DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil). Hasil penelitian ini yaitu konsentrasi optimum pemberian kitosan pada infusum cacing tanah dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. thypi adalah 1% dengan diameter zona hambat sebesar 1,09 mm. perlakuan kombinasi kitosan dengan infusum cacing tanah memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 antara 31,51 – 93,44 ppm.
STRUKTUR DAN FUNGSI EKSOPOLISAKARIDA DALAM SIMBIOSIS LEGUM-RHIZOBIUM Cecep Hidayat
JURNAL ISTEK Vol 7, No 1 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rhizobia memproduksi eksopolisakarida (EPS) untuk pembentukan nodul pemfiksasi nitrogen pada tipe nodul-legum indeterminate. EPS berperan dalam invasi dan perkembangan nodul, pelepasan bakteri dari benang infeksi, perkembangan bakteroid, dan penekanan terhadap respons pertahanan tanaman dan perlindungan terhadap senyawa anti microbial tanaman. Sintesis dikontrol oleh gen-gen exo, exs, exp, atau pss yang terdapat pada megaplasmid rhizobia atau kromosom Eksopolisakarida rhizobia merupakan polimer heteropolisakarida spesifik spesies yang mengandung gula yang dapat disubstitusi dengan sisa non-karbohidrat dan terdiri dari unit ulangan tujuh sampai sembilan sisa heksosa. Succinoglycan (EPS I) dan galactoglucan (EPS II) merupakan EPS rhizobia yang memiliki struktur dan sintesis berbeda. Succinoglycan tersusun dari unit berulang octasaccharida yang berisi satu galaktosa dan sisa tujuh glukosa dan digabungkan oleh ikatan β-1,3, β-1,4 dan β-1, 6 glycosidic dan . Galactoglucan merupakan polimer unit berulang disakarida dengan ikatan α-1,3 dan β-1,3 glycosidic EPS I disintesis pada kondisi normal, sedangkan EPS II disintesis pada saat kekurangan P atau terjadi mutasi pengatur gen mucR atau expR. EPS I dan II disekresikan kedalam fraksi utama dengan dua sub unit polimerisasi berbeda, yaitu : 1) yang memiliki berat molekul tinggi (HMW) dan 2) yang memiliki berat molekul rendah (LMW). Pada mutan defisien EPS pembengkokan rambut akar dan pembentukan benang infeksi dapat terus berjalan dengan bantuan penambahan LMW EPS dan koinokulasi. Keberhasilan koinokulasi bergantung pada kemampuan strain rhizobia dalam menghasilkan EPS identik dan struktur kimia yang sama, serta memiliki jumlah pasangan EPS- Nod+ dan EPS+Nod- sama.
SINKRONISASI CHAOS SIRKUIT LORENZ SERTA APLIKASINYA DALAM SISTEM KEAMANAN KOMUNIKASI Mada Sanjaya WS; Siti Nurlaela
JURNAL ISTEK Vol 5, No 1-2 (2011): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lorenz circuit is an autonomos three-dimensional system and a simple nonlinear circuits that can generate chaotic dynamics including the presence of variations in phase diagrams and attractors. In this paper, has been built the circuit design and numerical simulation based on the basic circuit Lorenz. The result of numerical simulations and electronic circuits are used to show the accuracy of the theoretical design and implementation of the circuit are made. Matlab program and Multisim is used to simulate the numerical implementation of the Lorenz circuit and shows the presence of chaos. In this paper, we have developed an application of chaotic signal as a signal modulator that can be used for secure communication systems.
PENGARUH CASED-BASE REASONING (CBR) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA (PENERAPAN PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA) Undang Saripudin; Yana Aditia Gerhana; Cepy Slamet
JURNAL ISTEK Vol 9, No 2 (2015): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang pengaruh Case-based Reasoning (CBR) terhadap kemampuan siswa untuk mengidentifikasi jenis-jenis frasa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah kuasi eksperimen dengan objek penelitian adalah siswa SMA di salah satu kabupaten di Jawa Barat, dimana pembelajaran yang digunakan oleh kelas kontrol adalah Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa dalam mengidentifikasi jenis-jenis frasa menggunakan model pembelajaran CBR sebesar 44% dalam interpretasi tinggi dan sebesar 56% dalam interpretasi sedang, dengan nilai taraf kepercayaan (signifikansi) diperoleh sebesar 0.000, sedangkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran PBL sebesar 28% dalam interpretasi tinggi, sebesar 56 % dalam interpretasi sedang dan 16 % dalam interpretasi rendah. Sementara uji hipotesis diperoleh nilai zhitung = -3.089 lebih kecil dari ztabel = -1.64. Kedua hasil pengujian ini menunjukan bahwa Ho ditolak atau Ha diterima.
NILAI TOTAL KETAKTERATURAN TOTAL DARI DUA COPY GRAF BINTANG Rismawati Ramdani
JURNAL ISTEK Vol 8, No 2 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Misalkan graf dan adalah suatu bilangan bulat positif. Pelabelan- total pada G adalah suatu pemetaan . Bobot sisi di bawah pemetaan , dinotasikan dengan dan didefinisikan sebagai . Bobot titik di bawah pemetaan , dinotasikan dengan dan didefinisikan sebagai Suatu pelabelan- total pada dikatakan tak teratur sisi atau tak teratur titik, berturut-turut, jika bobot setiap sisi berbeda atau bobot setiap titik berbeda. Nilai total ketakteraturan sisi dari , dinotasikan dengan , adalah nilai terkecil sehingga suatu graf G memiliki pelabelan- total tak teratur sisi. Nilai total ketakteraturan titik dari , dinotasikan dengan , adalah nilai terkecil sehingga suatu graf G memiliki pelabelan- total tak teratur titik. Dua pelabelan tersebut diperkenalkan oleh Ba a, Jendro , Miller, dan Ryan pada tahun 2007. Selanjutnya, Marzuki, Salman, dan Miller mengkombinasikan kedua pelabelan di atas ke dalam suatu pelabelan baru yang dinamai pelabelan- total tak teratur total. Suatu pelabelan- total pada dikatakan tak teratur total, jika bobot setiap sisi berbeda dan bobot setiap titik berbeda. Nilai total ketakteraturan total dari , dinotasikan dengan , adalah nilai terkecil sehingga memiliki pelabelan- total tak teratur total. Pada makalah ini, ditentukan nilai total ketakteraturan total dari dua copy graf bintang.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE MODEM FREQUENCY SHIFT KEYING (FSK) DENGAN ADAPTASI EXTERNAL RESISTOR & CAPASITOR UNTUK POWER LINE COMMUNICATION Nanang Ismail; R Muhammad Ginanjar; Ian Yosef ME
JURNAL ISTEK Vol 7, No 2 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem komunikasi data melalui jala-jala listrik atau lebih dikenal dengan Power Line Communication (PLC) merupakan sistem komunikasi antara pengirim dan penerima dengan jala-jala listrik sebagai media pengiriman datanya. Sistem ini sudah dikenal dan masih terus menjadi bahan penelitian. PLC dapat menggunakan berbagai macam metode pengiriman, berbagai metode yang berbeda itu ditujukan untuk mengatasi noise pada jala-jala listrik dan peningkatan baud rate pengiriman data. Metode yang digunakan termasuk konvensional dan dengan baud rate yang rendah. Makalah ini merupakan resume penelitian yang telah dilakukan. Penelitian yang dilakukan menggunakan rangkaian Modem Frequency Shift Keying (FSK) sebagai interface alat pengirim dan penerima, juga menggunakan rangkaian kopling transformator dan rangkaian bandpass filter. Penelitian ini menggunakan komponen utama Modem yaitu Integrated Circuit (IC) XR2206 sebagai Modulator dan IC XR2211 sebagai Demodulator, serta menggunakan filter pasif yang berfungsi untuk meloloskan frekuensi yang telah ditentukan yaitu 75 KHz – 90 KHz. Nilai output yang ditargetkan dicapai dengan melakukan adaptasi perhitungan nilai Kapasitor dan resistor external. Hasil perhitungan pada tahap perancangan modulator, dengan nilai C=10nF diperoleh nilai R1=1333Ω, R2= 1111 Ω. Modem FSK diujicoba menggunakan aplikasi Hyper Terminal. Hasil dari pengujian, Modulator dapat mengirimkan sinyal data melalui kabel listrik dengan panjang kabel listrik maksimal 17 meter ke Demodulator dengan hasil baik pada kecepatan 110 dan 300 baud. Dikatakan baik karena tidak terdapat teks yang cacat/terbaca oleh Personal Computer (PC) penerima.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENYELEKSI CALON SISWA MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) Adam Faroqi; Agung Wahana; Isep Muktar
JURNAL ISTEK Vol 6, No 1-2 (2012): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam penyeleksian calon siswa menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP). Model pengembangan sistem yang digunakan adalah Model Sekuensial Linear oleh Roger S Pressman. Hasil penelitian ini adalah sistem yang mampu memberikan dukungan keputusan dalam menyeleksi calon siswa berdasarkan Haisl UAS, Nilai UN, Keahlian, Wawancara, Psikotest dan Tes Phisik.
MODEL ANTRIAN MULTI SERVER (M^([x])/M/C;C-1/FCFS) DENGAN GANGGUAN PELAYANAN DENGAN POLA KEDATANGAN BERKELOMPOK Elis Ratna Wulan; Neng Sri Wahyuni
JURNAL ISTEK Vol 9, No 1 (2015): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses antrian sering sekali terjadi gangguan pelayanan, misalnya gangguan karena kerusakan salah satu server, penjadwalan atau karena salah satu server yang meninggalkan sistem sementara. Pola kedatangan berkelompok (batch arrival) adalah kedatangan sekelompok orang pada suatu waktu secara bersamaan. Model antrian multi server dengan kedatangan berkelompok pada persoalan gangguan pelayanan dinotasikan dengan (M^([x])/M/C;C-1/FCFS). Penyelesaian masalah antrian dapat dilakukan dengan metode analitik atau teori antrian yang telah memiliki formula yang telah ditetapkan. Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana mengatasi persoalan gangguan pelayanan jika salah satu servernya mengalami kerusakan dengan menghitung karakteristiknya yaitu peluang kesibukan server atau traffic intensity, rata-rata banyak pelanggan dalam antrian dan sistem, dan menentukan rata-rata waktu tunggu pelanggan dalam antrian dan sistem. Pengujian distribusinya yaitu menggunakan Chi-kuadrat. Pada paper ini penelitiannya mengambil studi kasus pada antrian waroeng steak jatinangor. Dilihat dari hasil analisis, sistem antrian pada waroeng steak jatinangor pada persoalan gangguan pelayanan dengan rata-rata ukuran kelompoknya k=3 adalah (M^3⁄(M⁄15)):(FCFS⁄(~⁄~)), ρ=0.072, L_q=-0.484, L_s=0.596, W_q=0, W_s=0.02. Kata Kunci: Model Antrian Multi-Server, Kedatangan Berkelompok (batch Arrival), Gangguan Pelayanan, Chi-Kuadrat, Probability Generating Function (PGF).
Penentuan Rute Terpendek Menuju Kampus Menggunakan Algoritma Dynamic Programming Jumadi Jumadi Jumadi
JURNAL ISTEK Vol 8, No 1 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepadatan kendaraan bermotor, dapat dirasakan pada jalan-jalan di Kota Bandung, terutama di daerah dan jam-jam tertentu. Hal ini, yang mendorong perlu dilakukan penelitian untuk menentukan lintasan terpendek dari daerah Sukamukti Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung, menuju ke Kampus UIN di daerah Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Seperti yang telah diketahui, bahwa jalan-jalan di Kota Bandung terdapat banyak alternatif jalan dengan karakter masing-masing jalan yang berbeda. Karakter jalan yang ada, diantaranya adalah kepadatan, kondisi fisik jalan dan ukuran lebar jalan. Dengan karakter jalan yang ada, maka dapat diasumsikan bahwa setiap jalan memiliki lama tempuh rata-rata. Nilai rata-rata ini, dijadikan sebagai biaya tempuh jalan tersebut. Dengan menggunakan algoritma Dynamic Programming, dapat diketahui rute terbaik dari Tempat Tinggal menuju Kampus UIN Bandung.

Page 7 of 17 | Total Record : 162