cover
Contact Name
Mohammad Rizki
Contact Email
mohammadrizki.md@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.kedokteran.unram@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Jl. Pendidikan No. 37 Mataram, Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kedokteran
Published by Universitas Mataram
ISSN : 23015977     EISSN : 25277154     DOI : -
Core Subject : Health,
The Unram Medical Journal managed by the Medical Faculty of Mataram University is a scientific journal to publish the results of the latest research in the field of medical and health related. This journal promote medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community research to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also case reports.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 4 (2014)" : 9 Documents clear
TINGKAT KEPUASAN PASIEN JAMKESMAS TERHADAP PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Kirtiasih, Ida Ayu; Syamsun, Arfi; Affarah, Wahyu Sulistya
Jurnal Kedokteran Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Jamkesmas is a health insurance which is used since 2008-2013 for the poor of Indonesian. The last implementation of Jamkesmas insurance is still facing problems for instance membership, finance and services. The patients satisfaction is one of an evaluation of the services have been done, so it can be used as a benchmark to continue the new health insurance program which is called JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) especially for the government provincial west nusa tenggara barat (RSUP NTB) hospital. Methods: The type of research is a descriptive study categorical with cross-sectional design. Statistical analysis used univariate analysis. Results: Respondents of female showed more satisfied compared of men.The most satisfied through the ward unit services showed by group of age over 50. Every ward needs to fix of services based on reability variable. The most satisfaction showed by assurance variable and the lowest is reliabillity variable . Conclusion: The satisfaction level of patients Jamkesmas through ward unit services at government provincial West Nusa Tenggara hospital reached 74% base on average 5 variables. Keywords: Satisfaction, Services, Patients, Jamkesmas, Hospitalization, Hospital.
ANALISIS KADAR TIMBAL (Pb) DALAM DARAH AKIBAT PAPARAN KRONIS PADA SOPIR KENDARAAN UMUM DI KOTA MATARAM Fardila, Vini; Syamsun, Arfi; Fathana, Prima Belia
Jurnal Kedokteran Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Kemajuan bidang transportasi memiliki dampak positif dan negatif. Salah satu dampak negatif yang timbul adalah tingginya tingkat polusi udara. Sebagian besar penyebab polutan adalah cemaran hasil emisi gas buang kendaraan bermotor. Timbal atau Plumbum (Pb) adalah salah satu dari hasil emisi berbahaya tersebut. Salah satu pekerja yang memiliki resiko tinggi terpapar timbal adalah Sopir di Kota Mataram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar timbal (Pb) pada darah sopir akibat paparan kronis di Kota Mataram. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif analitik. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sopir kendaraan umum di Kota Mataram yang telah bekerja selama 24 bulan dan tidak berhenti lebih dari 25 hari dengan besar sampel sebanyak 60 orang. Hasil: Hasil penelitian diperoleh bahwa kadar timbal darah pada sopir (25 µg/dl) sebanyak 13 orang. Simpulan: Kadar timbal darah Sopir di Kota Mataram menunjukkan nilai rata-rata mencapai 21,56 µg/dL. 21,7% kadar timbal darah subyek dikategorikan tinggi, 70% sedang, dan 8,3% rendah. Kata Kunci: Kadar Pb, darah, Sopir
ANALISIS KADAR TIMBAL DALAM DARAH AKIBAT PAPARAN KRONIS PADA POLISI LALU LINTAS DI KOTA MATARAM Priyatni, Yuvita Dewi; Syamsun, Arfi; Cenderadewi, Muthia
Jurnal Kedokteran Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Salah satu akibat dari pembangunan di bidang transportasi adalah penambahan jumlah kendaraan bermotor yang sangat pesat yang menimbulkan peningkatan pencemaran. Salah satu bahan pencemar udara yang paling berbahaya adalah timbal. Salah satu kelompok risiko yang sering berada di jalan raya dan terpapar oleh asap kendaraan secara langsung adalah polisi lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar timbal dalam darah akibat paparan kronis pada polisi lalu lintas di kota Mataram. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Subyek penelitian ini adalah 60 orang polisi lalu lintas di Kota Mataram yang dipilih melalui metode purposive sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara, kadar timbal darah diperiksa dengan FAAS (Flame Emission Atomic Absorption Spectrophotometer). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar timbal dalam darah polisi lalu lintas adalah 14,1 µg/dL. Sejumlah 1,67 % responden menunjukkan kadar timbal tinggi, 83,33 % sedang dan 15 % rendah. Simpulan: Kadar timbal dalam darah polisi lalu lintas akibat paparan kronis di Kota Mataram masih dalam kadar yang diperbolehkan WHO yaitu dibawah 25 µg/dL dengan nilai rata-rata 14,1 µg/dL. Kata Kunci: kadar timbal, darah, polisi lalu lintas.
DAYA GUNA PARASETAMOL DIBANDINGKAN PLASEBO DALAM MENGATASI NYERI Maulana, Akhada; Singodimedjo, Prawito
Jurnal Kedokteran Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian: Mengetahui daya guna parasetamol dalam mengatasi nyeri saat dilakukan penglepasan kateter uretra pada pasien yang terpasang kateter dibandingkan dengan plasebo. Bahan dan Cara: Penelitian ini adalah uji klinis secara acak terkontrol tersamar ganda pada 26 orang pasien pria terpasang kateter uretra, yang dibagi dalam dua kelompok. Kelompok 1 terdiri dari 13 orang diberikan parasetamol tablet 500 mg dan kelompok 2 terdiri dari 13 orang diberikan plasebo. Pasien akan dinilai persepsi nyerinya dengan Visual Analog Scale saat dilepas kateternya, kemudian dianalisa statistik dengan menggunakan independent T-Test. Hasil Penelitian: Umur pasien pada kedua kelompok tidak berbeda bermakna. Persepsi nyeri pada kedua kelompok adalah ringan. Tidak terdapat perbedaan bermakna persepsi nyeri pada kedua kelompok saat dilakukan penglepasan kateter uretra (p = 0,759). Simpulan: Pemberian parasetamol tidak mengurangi nyeri secara bermakna diandingkan plasebo saat dilakukan penglepasan kateter uretra. Kata Kunci: Penglepasan kateter uretra, nyeri, visual analog scale, parasetamol, placebo.
EFUSI PERIKARDIUM Ermawan, Romi
Jurnal Kedokteran Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efusi perikardium adalah suatu penyakit yang sering dijumpai para klinisi dalam praktek sehari-hari. Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai penyebab, dimana uremia dan tuberkulosis merupakan penyebab yang tersering. Jika efusi berkembang semakin besar dapat mengganggu hemodinamik, yang berakibat terjadinya syok kardiogenik yang dikenal sebagai tamponade jantung. Sangat penting mengatasi efusi perikardium dengan tepat melalui pemeriksaan fisik yang baik, pemeriksaan ekhokardiografi yang adekuat serta analisis cairan eprikardium yang akurat. Keywords: Efusi Perikardium - Tamponade Jantung
RAPID RESOLUTION OF ACUTE EPIDURAL HEMATOMA Rohadi, Rohadi; Wahyuhadi, Joni
Jurnal Kedokteran Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Epidural hematoma akut merupakan suatu keadaan yang urgent dan serius. Tata laksana standar berupa diagnosa dini dan pembedahan untuk evakuasi secara cepat. Disisi lain, kasus ini memiliki risiko deteriorisasi yang cepat dan kematian. Hanya sedikit pasien epidural hematoma bersifat asimptomatis yang dapat diterapi konservatif dengan close observation. Kami melaporkan satu kasus epidural hematoma frontalis sinistra traumatik. Kasus ini merupakan kasus jarang yang secara cepat resolusi spontan dari epidural hematom dalam rentang 3 hari. Beberapa variasi mekanisme yang mungkin terjadi sebagai mekanisme resolusi tersebut yang kita dibahas dalam literatur pada terapi epidural hematoma secara konservatif. Indikasi dilakukan operasi boorhole drainase pada pasien ini adalah nyeri kepala yang menetap. Kata Kunci: Resolusi dini, Epidural Hematoma, Boorhole Drainase
GANGGUAN PSIKIATRI PASKA STROKE Hunaifi, Ilsa
Jurnal Kedokteran Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan penyebab kecacatan utama di Indonesia. Berbagai kelainan paska stroke dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita. Gangguan psikiatri paska stroke mencapai 30% dan sering diabaikan sehingga memberikan tantangan untuk mengatasinya. Gangguan psikiatri paska stroke yang sering terjadi adalah depresi, kecemasan, fatigue dan apatis sedangkan yang jarang terjadi adalah psikosis, mania, dan perubahan kepribadian. Penyebab gangguan psikiatri paska stroke belum diketahui dan hubungannya dengan letak lesi tidak jelas. Diperlukan penelitian untuk mengidentifikasi penyebab dan uji klinis untuk pencegahan dan pengobatan gangguan tersebut Kata Kunci: Paska Stroke, Gangguan Psikiatrik
STUDI KEBIJAKAN LINGKUNGAN UNIVERSITAS MATARAM SEBAGAI KAWASAN BEBAS ASAP ROKOK Nurhidayati, Nurhidayati; Syamsun, Arfi; Lestari, Rina; Arrohman, Puji
Jurnal Kedokteran Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pemerintah Republik Indonesia menetapkan Peraturan Pemerintah RI Nomor 109 Tahun 2012 pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan. Khusus pada pasal 50 dinyatakan dengan jelas bahwa tempat proses belajar mengajar; tempat kerja; tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan merupakan bagian dari kawasan bebas rokok. Sampai saat ini, Universitas Mataram (Unram) sebagai salah satu tempat proses belajar dan mengajar, dan tempat kerja, belum menyatakan diri sebagai kawasan bebas. Kondisi ini dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan sivitas akademika Unram. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data-data, berupa gambaran perilaku merokok, pengetahuan peraturan kawasan bebas asap rokok, dan sikap sivitas akademika Unram terhadap penerapan peraturan Unram sebagai kawasan bebas rokok. Metode penelitian: Jenis penelitian survey dengan rancangan cross-sectional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh sivitas akademika Unram. Sampel penelitian ini terdiri atas unsur pimpinan Universitas dan Fakultas/ Program studi, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. Besar sampel penelitian 10 % dari setiap unsur dengan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuisioner. Analisa data dilakukan secara deksriptif. Hasil Penelitian: Jumlah total responden penelitian mencapai 1.097 reponden, sebagian besar adalah laki-laki. Jumlah reponden yang perokok aktif mencapai 19,4 %, dan mantan perokok mencapai 18,7 %. Tingkat pengetahuan responden tentang peraturan kawasan tanpa asap rokok kurang, lebih dari 50% menyatakan tidak tahu dan menjawab tidak tepat. Namun, sikap dari responden, sebagian besar (>70 %) mendukung penerapan peraturan ini. Kesimpulan: Pengetahuan responden tentang kawasan bebas asap rokok > 50 % dalam kategori kurang dan tidak tahu dan > 70 % responden mendukung penerapan peraturan kawasan bebas asap rokok di lingkungan Unram. Kata Kunci: kawasan bebas asap rokok, pengetahuan, sikap
STUDI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIKAPASIEN RAWAT INAP DI RSUP NTB Wardoyo, Eustachius Hagni; Suryani, Dewi; Sabrina, Yunita
Jurnal Kedokteran Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kualitas penggunaan antibiotika yang baik merupakan bagian dari kampanye pengendalian resistensi antibiotika. Penggunaan antibiotika yang baik memiliki ciri-ciri penggunaan antibiotika spectrum sempit sesuai dengan indikasi, dosis adekuat dan lama penggunaan sesuai kebutuhan. Resistensi antibiotika merupakan isu dunia yang berkembang sejak beberapa dekade terakhir. Pada negara-negara berkembang, sekitar 44% sampai 97% pasien di RS diresepkan antibiotika, seringkali tidak perlu atau tidak tepat indikasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas penggunaan antibiotika pasien rawat inap RSUP NTB. Metodologi: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode potong lintang menggunakan data rekam medis dalam kurun 2004-2014. Kualitas penggunaan antibiotika yang dipergunakan adalah berdasarkan kriteria Gyssens. Hasil: Sebanyak 120 kasus memenuhi kriteria inklusi memiliki diagnosis/ diagnosis kerja yang beragam. Dari 120 kasus tersebut diberikan peresepan 360 antibiotika dengan rerata 3 kombinasi antibiotika. Didapatkan tingkat ingkat konsumsi antibiotika per 100 hari rawat (bed days) adalah ceftriaxone (28.9%); metronidazole (24.2%), levofloxacin (17.3%), ciprofloxacin (15.7%), cefotaxim (8.8%), meropenem (2.1%), amoxicillin dan gentamicin (0.7%), fosfomycin (0.3%) dan chloramphenicol (0.1%).Hasil yang diperoleh berdasarkan analisa kualitatif penggunaan antibiotik adalah sebagai berikut: pemberian empiris (58.6%), disusul tidak diketahui (22.5%), definitif (13.9%) dan profilaksis (5%). Untuk tipe terapi profilaksis 100% menggunakan ceftriaxon. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini terdapat penggunaan ceftriaxone yang berlebihan dan tidak rasional. Kualitas peresepan tertinggi adalah meropenem disusul ampisilin, levofloxacin, fosfomycin, amoxicillin, metronidazole, cefotaxim dan ceftriaxone. Adapun kriterianGyssens yang mendominasi pada studi ini adalah tidak adanya indikasi penggunaan antibiotika. Dengan demikian maka perlu (1) dibuat panduan penggunaan antibiotika RSUP dan (2) Pembatasan penggunaan ceftriaxone dan cephalosporin generasi ketiga. Kata Kunci: rasionalisasi, antibiotika, rawat inap.

Page 1 of 1 | Total Record : 9