cover
Contact Name
Mohammad Rizki
Contact Email
mohammadrizki.md@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.kedokteran.unram@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Jl. Pendidikan No. 37 Mataram, Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kedokteran
Published by Universitas Mataram
ISSN : 23015977     EISSN : 25277154     DOI : -
Core Subject : Health,
The Unram Medical Journal managed by the Medical Faculty of Mataram University is a scientific journal to publish the results of the latest research in the field of medical and health related. This journal promote medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community research to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also case reports.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 3 (2018)" : 6 Documents clear
Perbedaan Hasil Pengukuran Kadar Kolesterol LDL antara Metode Direk dan Indirek dengan Menggunakan Rumus Friedewald pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Rosmala, Ahia Zakira; Asmara, I Gede Yasa; Widiastuti, Ida Ayu Eka
Jurnal Kedokteran Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Metode direk merupakan metode yang akurat dan dapat langsung digunakan untuk pemeriksaan kadar kolesterol LDL. Metode indirek dengan rumus Friedewald merupakan metode yang lebih sering digunakan karena sederhana dan harganya yang lebih murah daripada metode direk. Sering kali dalam suatu penelitian yang menggunakan tikus putih sebagai hewan uji coba. Perlu dibuktikan bahwa perhitungan rumus Friedewald dapat digunakan untuk menghitung kadar kolesterol LDL tikus putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara hasil pengukuran kadar kolesterol LDL antara metode direk dan indirek dengan menggunakan rumus Friedewald pada tikus putih (Rattus norvegicus). Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian belah lintang mempergunakan tikus putih. Sampel darah tikus putih diambil melalui intrakardial. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan hasil pengukuran kadar kolesterol LDL dengan metode direk dan rumus Friedewald. Hasil: Nilai rerata dari hasil pengukuran kolesterol LDL dengan menggunakan metode direk adalah 19,08 ± 6,34 mg/dL dan nilai rerata dengan rumus Friedewald adalah 6,19 ± 3,95 mg/dL. Pada pemeriksaan dengan metode direk didapatkan hasil minimal 10,0 mg/dL dan maksimal 40,0 mg/dL. Adapun hasil minimal dengan rumus Friedewald adalah 1,0 mg/dL dan hasil maksimal 14,0 mg/dL. Terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil pengukuran kadar kolesterol LDL antara metode direk dan indirek dengan menggunakan rumus Friedewald (p=0,000; Uji Wilcoxon). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil pengukuran kadar kolesterol LDL antara metode direk dan indirek dengan menggunakan rumus Friedewald pada tikus putih (Rattus norvegicus).
Hubungan Komunikasi Dokter-Pasien dengan Tingkat Pemahaman Medis Pasien Poliklinik Mata Rumah Sakit Prof. Mulyanto Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat Dewi, Emilia Sartika; Ninstyastuti, Isna Kusuma; Prihatina, Lale Maulin; Nurbaiti, Lina
Jurnal Kedokteran Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Komunikasi kesehatan ditujukan untuk pembangunan kesehatan masyarakat. Keterampilan interpersonal dalam komunikasi dokter-pasien yang baik memiliki potensi untuk membantu mengatur emosi dan merupakan media untuk pemahaman informasi medis. Dalam profesi kedokteran, komunikasi dokter pasien masih sering diabaikan oleh dokter maupun dokter gigi. Rumah Sakit Prof. Mulyanto Universitas Mataram sebagai rumah sakit yang dikembangkan menjadi rumah sakit pendidikan perlu adanya studi untuk mengetahui apakah ada hubungan antara komunikasi dokter pasien dengan tingkat pemahaman pasien poliklinik Mata Rumah Sakit Prof. Mulyanto Universitas Mataram apakah sudah baik dan sesuai dengan yang diharapkan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode pengambilan data secara cross-sectional menggunakan kuesioner. Responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dipilih berdasarkan teknik consecutive sampling. Responden menjawab 18 pertanyaan dalam kuesioner. Analisis statistik menggunakan analisa deskriptif, analisis bivariat menggunakan metode korelasi Spearman. Hasil: Sebanyak 84 responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Pada variabel komunikasi dokter, didapatkan responden menilai komunikasi dokter dengan sangat baik yaitu sebanyak 68 orang (80,95%). Pada variabel tingkat pemahaman pasien, didapatkan responden yang memiliki tingkat pemahaman sangat baik yaitu sebanyak 63 orang (75%). Nilai korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif hubungan yang positif dan kuat antara komunikasi dokter pasien dengan tingkat pemahaman pasien (r = 0,630). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang positif dan kuat antara komunikasi dokter pasien dengan tingkat pemahaman pasien poliklinik Mata Rumah Sakit Prof. Mulyanto Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Pemberian Asam Hialuronat untuk Menurunkan Adesi Epicardium pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus) Pasca Operasi Perikardiotomi Ansyori, Maz Isa; Soebroto, Heroe
Jurnal Kedokteran Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Setiap operasi ulang pada pasien yang telah menjalani prosedur operasi jantung terbuka maka risiko operasi menjadi lebih berat. Hal ini paling disebabkan oleh proses adhesi yang terjadi di rongga mediastinum. Tujuan penelitian ini membuktikan asam hialuronat dapat mengurangi terjadinya adhesi eperikardium paska perikardiotomi. Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan pendekatan Posttest-Only Control Group Design. Sampel terbagi menjadi dua kelompok. Sebanyak 8 ekor kelinci mendapat perlakuan pemberian asam hialuronat pada jaringan epicardium setelah dilakukan sternotomi, sedangkan delapan ekor tidak mendapat perlakuan. Dilakukan pengamatan selama 8 minggu kemudian jaringan epicardium dari kelinci diperiksa secara makroskopis (skor adhesi) dan secara histopatologi pada setiap masing-masing kelompok. Hasil: Rerata Adhesion Tenacity Score pada kelompok kontrol (2,25±0,77) lebih besar dibanding dengan kelompok perlakuan (1,25±0,46) dan perbedaan secara statistik bermakna (p<0,05). Pada uji rerata Adhesion Tissue Thickness pada kelompok perlakuan lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol yaitu 88,98 ± 30,64 µm dibandingkan dengan 40,24 ± 17,5 µm dan perbedaan secara statistik bermakna (p<0,05). Kesimpulan: Pemberian anti adhesi berupa asam hialuronat dapat dipertimbangkan pada kasus operasi Pericardiotomy sebagai terapi utama akan memberikan efek anti adhesi sehingga dapat menurunkan morbiditas dan mortalitas pada saat dilakukan reoperasi. Katakunci pericardialadhesion,AdhesionTenacityScore,AdhesionTissueThickness,Pericardiotomy,Hyaluronic Acid, anti-adhesion substance
Uji Tuberkulin pada Anak yang Memiliki Kontak Serumah dengan Penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Gunungsari Setyorini, Rika Hastuti; Triani, Eva; Syari, Mayuarsih Kartika; Primayanti, Ika
Jurnal Kedokteran Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) masih merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak di dunia, namun kurang mendapat prioritas dalam penanggulangannya. Dari 9 juta kasus baru TB di seluruh dunia, 1 juta kasus adalah anak usia<15 tahun. Dari seluruh kasus anak dengan TB, 75% didapatkan di 22 negara dengan beban TB tinggi (high burden countries), Indonesia sekarang berada pada ranking kedua negara dengan beban TB tertinggi di dunia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah anak usia 0-14 tahun yang memiliki riwayat kontak dengan penderita TB dewasa yang sedang menjalani terapi OAT baik fase awal maupun fase lanjutan yang terdaftar di Puskesmas Gunungsari sampai pada bulan September 2016. Populasi penelitian akan dijadikan sampel penelitian. Hasil Penelitian: Penelitian dilakukan pada 6 Desa di Kecamatan Gunungsari, yaitu Desa Sesela, Jatisela, Kekait, Midang, Tamansari, Gunungsari. Dari hasil penelitian didapatkan kontak penderita TB aktif sejumlah 29 orang dengan hasil BTA positif dan pengobatan OAT Kategori 1 pada semua kontak. Terdapat 6 orang anak terinfeksi Tuberculosis, 12 orang tidak terinfeksi Tuberculosis dan 2 orang anak tidak dapat dievaluasi. Kesimpulan: Dari penelitian di dapatkan 6 orang anak terinfeksi Tuberculosis, 12 orang tidak terinfeksi Tuberculosis dan 2 orang anak tidak dapat dievaluasi.
Proptosis Bilateral e causa Rhabdomyosarcoma pada Leukemia Limfoblastik Akut Andari, Marie Yuni
Jurnal Kedokteran Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leukemia Limfoblastik Akut (Acute Lymphoblastic Leukemia/ALL) merupakan salah satu penyakit keganasan (kanker) yang sering diderita anak-anak berusia ≤ 15 tahun, dan merupakan 25% dari seluruh penyakit keganasan. Rhabdomyosarcoma merupakan sarcoma jaringan ikat yang sering pula terjadi pada anak-anak dengan lokasi pada daerah kepala dan leher. Kasus ini merupakan kasus pada seorang anak perempuan berusia 4 tahun dengan keluhan utama kedua bola mata tampak menonjol sejak 2 bulan sebelum ke Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (RSUDP NTB), dan disertai dengan kelemahan pada kedua tungkai. Pada pemeriksaan oftalmologi didapatkan tajampenglihatan mata kanan persepsi negatif terhadap cahaya, mata kiri positif terhadap cahaya, bola mata proptosis dengan kornea mata kanan tampak keruh, terdapat jaringan nekrosis dan mata kiri terdapat exposure keratopathy. Pada pemeriksaan funduskopi didapatkan perdarahan retina dan papiledema. Pemeriksaan laboratorium mendukung suatu ALL. Dari pemeriksaan CT Scan kepala didapatkan rhabdomyosarcoma retrobulbar bilateral. Rhabdomyosarcoma retrobulbar yang terjadi pada LAA merupakan keganasan dengan progresivitas cepat dengan prognosis buruk pada tajam penglihatan.
Kelebihan Cairan (Fluid Overload) dan Hubungannya dengan Kejadian Acute Kidney Injury (Aki) Kresnoadi, Erwin
Jurnal Kedokteran Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mempertahankan keseimbangan cairan merupakan tujuan utama untuk pasien ICU. Pasien dengan kelebihan cairan akan mengalami peningkatan kebutuhan ventilasi serta pemanjangan waktu perawatan di ICU dan akan terjadi penurunan indeks oksigenasi. Hubungan akumulasi cairan berlebihan dan Acute Kidney Injury (AKI) sangat kompleks. Kelebihan cairan meningkatkan tekanan intra abdomen yang selanjutnya menyebabkan kongesti vena ginjal serta penurunan laju filtrasi glomerulus. Akibatnya, kelebihan cairan menjadi salah satu penanda tingkat keparahan AKI.

Page 1 of 1 | Total Record : 6