cover
Contact Name
Arif Eko Wibawanto
Contact Email
arifeko@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
porosteknik@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
POROS TEKNIK
ISSN : 20855761     EISSN : 24427764     DOI : -
Jurnal POROS TEKNIK, with a registered number ISSN 2085-5761(Print), 2442-7764 (Online) is a journal in Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 367 Documents
FAULT TOLERAN UNTUK NANOSCALE MEMORY MENGGUNAKAN REED SOLOMON CODE Zaiyan Ahyadi
POROS TEKNIK Vol. 5 No. 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri chip silikon berlomba mengikuti hukum Moore, yang menjadikan ukuran transis-tor tambah mengecil menuju orde nano meter yang disebut dengan nanoelektronik. Pera-latan pertama yang diprediksi bakal menerapkan teknologi nanolektronik adalah memori, karena keteraturan struktur sel memori memnyebabkan memori lebih mudah dibuat da-lam ukuran nanometer, yang disebut dengan nano memori.Ukuran transistor atau peralatan chip silikon lainnya yang sangat kecil menyebabkan fe-nomena fisis pada chip silikon tadi akan berubah. Hal ini berarti juga akan mengubah ka-rakteristik dari memori yang terbuat dari chip silikon. Salah satu fenomena tersebut ada-lah mudahnya nano memori terkena dampak paparan dari partikel kosmis yang menye-babkan error yang tidak permanen, yang disebut sebagai soft error. Tulisan ini mengusulkan suatu teknik fault toleran untuk mitigasi soft error dengan meng-gunakan kode Reed Solomon. Teknik ini mempunyai karakteristik mampu memperbaiki error yang terjadi dalam suatu blok pada suatu kode data
SISTEM MANAJEMEN HOTSPOT DI POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN MENGGUNAKAN MIKROTIK ROUTER OS Arifin Noor Asyikin; Noor Saputera; Edi Yohanes
POROS TEKNIK Vol. 5 No. 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini semakin tumbuh dengan pesat. Dengan perkembangan dari teknologi ini kita di tuntut untuk mendapatkan informasi secara cepat. Salah satu ca-ra untuk mendapatkan informasi dengan cepat dan terbaik adalah dengan internet. Di lingkungan perkantoran, sekolah, kampus ataupun tempat hiburan kini banyak membe-rikan fasilitas free Wifi. Berdasarkan analisa dari kebutuhan untuk suatu jaringan yang sederhana, efisien dan aman maka kami membuat hotspot ome-yogi untuk Politeknik Negeri Banjarmasin menggunakan sistem operasi mikrotik dengan menggunakan sistem voucher. User manager digunakan untuk mengatasi user-user yang berada diluar ling-kungan Politeknik Negeri Banjarmasin untuk mengakses internet. Setiap user dapat login menggunakan hotspot ini jika memiliki username dan password yang sudah disediakan oleh pihak kampus. Sehingga hotspot yang telah kami konfigurasi akan lebih aman da-lam penerapannya.
ANALISIS APLIKASI TURBO CYCLONE, HIDROGEN BOOSTER, DAN WATER INJEKSI TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG MOTOR BENSIN 110 CC M. Firdaus Jauhari; Ricky Harnoko; Untung -
POROS TEKNIK Vol. 5 No. 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beragam cara untuk meningkatkan efisiensi pembakaran pada kendaraan bermotor da-lam upaya mendapatkan penghematan bahan bakar dan mengurangi emisi buang. Da-lam percobaan ini diaplikasikan Turbo Cyclone, Hidrogen Booster, dan Water Injeksi pa-da sistem bahan bakar motor bensin 110 cc yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi ketiganya terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. Pemasangan swiring fan, pemasukan gas hydrogen, air sulingan yang di injeksikan (Water Injeksi) ke dalam system pembakaran ternyata mampu memperbaiki emisi gas buang dan mengu-rangi konsumsi bahan bakar.Di dalam melakukan percobaan ini, metode yang digunakan adalah dengan pengambilan data emisi gas buang pada putaran 1500, 3000, dan 5000 rpm, terhadap gas CO, HC, CO2 dan  dengan melakukan 3 kali pengambilan sampel pada setiap masing-masing pu-taran di atas. Data yang di dapat kemudian dianalisis ke dalam bentuk grafik. Setelah pe-ngujian emisi selesai barulah melakukan pengujian konsumsi bahan bakar pada kecepat-an rata-rata,  jarak tempuh dan volume bahan bakar yang telah ditentukan.Hasil analisa menunjukkan bahwa pada motor yang menggunakan Turbo Cyclone, Hi-drogen Booster, dan Water Injeksi dapat memperbaiki tingkat emisi gas buang CO, HC, dan CO2, sedangkan pada konsumsi bahan bakar didapatkan penghematan 2%  pada percobaan dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam dan jarak tempuh 8 km. Sehingga dapat disimpulkan aplikasi  Turbo Cyclone, Hidrogen Booster, dan Water Injeksi pada sistem bahan bakar motor bensin 110 cc lebih ekonomis dibandingkan dengan kondisi standar.
PENERAPAN METODE DAN TEKNOLOGI PELAKSANAAN KONSTRUKSI JEMBATAN PILE SLAB (STUDI KASUS PROYEK JALAN SUNGAI CUKA – SEBAMBAN, KALIMANTAN SELATAN) Yuslan Irianie
POROS TEKNIK Vol. 5 No. 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prasarana jalan berperan besar dalam mendorong perkembangan suatu wilayah, dimana pembangunan Jembatan Sungai Cuka di Kalimantan Selatan untuk menjaga kondisi ja-lan dalam keadaan mantap.Teknologi konstruksi pileslab merupakan suatu bentuk alternatif struktur konstruksi yang berkembang pada saat ini didunia konstruksi pembangunan jalan dan lainnya di In-donesia dengan penerapan teknologi precast beton pada item pileslab dan halfslab lantai jembatan.Pekerjaan jembatan pileslab pada ruas jalan Sungai Cuka – Sebamban dimulai dari sta 0+250 sampai 0+400 dengan lebar 9,0 m dan mutu beton K-350 yang terdiri dari 6 seg-ment dan persegment 25,0 m dengan tiap segement terdiri 2 U shell sebagai balok pe-numpu dan 4 V shell sebagai balok penopang tengah.Metode pelaksanaan jembatan pileslab ini dimulai dari pembersihan lapangan/lokasi pile-slab – persiapan mobilisasi dan setup peralatan – penentuan titik pancang – pemancang-an tiang pancang elevasi + 50 Cm diatas permukaan tanah – pemotongan ujung tiang bagian atas dengan concrete cutter – pemasangan balok V shell dan U shell – pengisian beton diatas balok V shell – pembesian pada V shell dan U shell – Install haifslab dan pe-masangan plat lantai halfslab panjang 3,80 m dan lebar 1,0 m menumpu pada balok – pemasangan besi dan bekesting top slab – pengecoran plat lantai atas / top slab – Final Result.
ANALISIS PEMILIHAN MATERIAL BETON DAN MATERIAL BAJA SEBAGAI ALTERNATIF MATERIAL PENGGANTI KAYU ULIN UNTUK KOLOM/TIANG Retna Hapsari Kartadipura
POROS TEKNIK Vol. 4 No. 1 (2012)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelangkaan kayu ulin saat ini dihadapi oleh industri konstruksi khususnya untuk pekerja-an yang menggunakan konstruksi kayu. Kendala yang dihadapi saat ini selain langka ka-yu ulin harganya pun kian hari mengalami kenaikan yang cukup tinggi akibat kelangka-annya.Permasalahan ini membuat kita harus mencari alternatif material lain yang tentunya da-pat berfungsi sesuai spesifikasi teknis yang diinginkan.Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis faktor-faktor menggunakan Meto-de Zero-one. Pemilihan variabel dikemukakan untuk menentukan alternatif pemilihan ma-terial beton dan baja. Masing-masing faktor memiliki variabel yang spesifik berkaitan dengan material beton dan baja.Penilaian faktor sebagai dasar pengukuran untuk menentukan alternatif penilaian menun-jukan bahwa untuk faktor pengadaan beton dan baja sama sama memiliki nilai 139.70, untuk faktor teknis bahan beton memiliki nilai 360.29 dan baja memiliki nilai 485.29. Se-dangkan untuk faktor finansial/ekonomi beton memiliki nilai 175 dan baja memiliki nilai 125.
KARAKTERISTIK ENDAPAN EMAS OROGENIK SEBAGAI SUMBER EMAS PLACER DI DAERAH WUMBUBANGKA, BOMBANA, SULAWESI TENGGARA Fadlin -; Muhammad Amril Asy’ari
POROS TEKNIK Vol. 4 No. 1 (2012)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penemuan endapan emas placer di Sungai Tahi Ite, Bombana (Harian Kompas, 18 Sep-tember 2008) cukup unik, karena di Indonesia tidak umum cebakan emas ditemukan pa-da batuan metamorf. Endapan ini diduga merupakan endapan emas orogenik karena daerah tersebut dikontrol oleh struktur yang sangat kuat dengan batuan samping berupa metamorf. Tujuan dari penelitian ini untuk memahami zona-zona ubahan, serta lebih lan-jut mengenai mineralisasi dan karakteristik endapan emas orogenik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pemetaan permukaan dan penggabungan hasil analisa petro-grafi, mineragrafi, XRD, AAS (fire assay) serta inklusi fluida. Terdapat 4 (empat) tipe alte-rasi di lokasi penelitian yaitu (1) silisifikasi, (2) argilik (clay± silica), (3) klorit-karbonat dan (4) karbonisasi. Dari hasil AAS (fire assay) nilai emas tertinggi diperlihatkan pada sampel WB-02-C1 :2,52 ppm, WB-02-C2 : 1,06 ppm, WB-03: 0,94 ppm dan WB-04 : 1,31 ppm. Terdapat 3 generasi urat yang ada di lokasi penelitian di mana generasi pertama adalah urat yang sejajar foliasi, urat tipe ini terbentuk pada temperatur yaitu 221,9 oC. dengan nilai salinitas yaitu 7,17 wt,%NaCl ekuivalen. Sedangkan urat generasi kedua adalah urat kuarsa yang memotong foliasi, memiliki kandungan mineral sulfida yang cukup dominan serta memiliki kadar emas yang cukup potensi dibandingkan dengan urat generasi perta-ma, urat ini terbentuk pada temperatur 188,4 oC dengan salinitas antara 3,87 wt,%NaCl ekuivalen. Urat generasi ke tiga yaitu urat kalsit-kuarsa, merupakan fase akhir dari en-dapan emas orogenik yang ada di lokasi penelitian, terbentuk pada temperatur 138,2 oC. dan salinitas 1,91 wt.%NaCl ekuivalen. Urat kuarsa tersebut memiliki karakterisistik yang khas secara fisik yaitu masif, kadang kadang tersegmentasi dan sigmoidal. Endapan emas orogenik pada daerah penelitian ini berada pada zona transisi antara epizonal – mesozonal pada kedalaman kurang lebih 5-6 kilometer pada fasies green schist.
PEMBUATAN MODEL TIGA DIMENSI (3D) SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK VISUALISASI WILAYAH KOTA Yastin David Batara
POROS TEKNIK Vol. 4 No. 1 (2012)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visualisasi informasi geospasial 3D untuk wilayah kota di Indonesia masih jarang dan bahkan di beberapa tempat tidak ada. Informasi geospasial 3D biasanya hanya terdapat pada kota-kota besar yang memilki bangunan bertingkat. Informasi visualisasi data geo-spasial 3D dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan terkait keber-langsungan perencanaan, pembangunan dan operasional infrastruktur wilayah kota. Salah satu metode untuk visualisasi obyek 3D di wilayah kota adalah 3D CGIS (3D City GIS). Model 3D CGIS dapat diartikan sebagai representasi digital dari permukaan (ter-rain) dan obyek yang terdapat di wilayah kota. Model 3D CGIS memiliki tingkat detail informasi yang beragam tergantung kepada jenis informasi dan detail obyek yang di-sampaikan. Tingkat detail model 3D CGIS ini terdiri atas LD0, LD1, LD2, LD3 dan LD4.Hasil penelitian ini adalah model 3D CGIS dari wilayah Kota Kupang berbasiskan desk-top. Model 3D CGIS ini memiliki tingkat detail LD02 dengan jenis informasi yang terdiri atas permukaan, obyek bangunan dan infrastruktur serta vegetasi. Informasi permukaan diperoleh dari data DTM, informasi bangunan dan infrastruktur serta vegetasi diperoleh dari data foto udara.Tiap obyek bangunan dan infrastruktur memiliki informasi non-spa-sial yang dinyatakan dengan
KESERASIAN ALAT MUAT DAN ANGKUT UNTUK KECAPAIAN TARGET PRODUKSI PENGUPASAN BATUAN PENUTUP PADA PT. ADARO INDONESIA KALIMANTAN SELATAN Rezky Anisari
POROS TEKNIK Vol. 4 No. 1 (2012)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan penambangan di PT Adaro Indonesia menggunakan peralatan mekanis berupa kombinasi dari alat gali muat excavator Hitachi PC 2500 alat angkut HD Komatsu (Hau-ling Dump) 785 untuk melakukan pembongkaran tanah penutup maupun pengambilan bahan galian. Di gunakan juga beberapa peralatan mekanis lain sebagai pendukung ke-lancaran kegiatan produksi maupun untuk memaksimalakan hasil target produksi seperti motor greder, bulldozer, water truk dan feul truk.Dari Hasil perhitungan dan pembahasan uraian materi yang dijelaskan pada bab-bab se-belumnya, maka dapat diambil suatu kesimpulan sebagai berikut :             Waktu siklus Alat gali muat excavator Hitachi 2500 adalah 0.52 menit, Waktu siklus Alat angkut HD Komatsu 785 mempunyai waktu siklus rata-rata sebesar 10.6 menit, Faktor keserasian excavator Hitachi 2500 dan 4 unit HD Komatsu 785 didapat 0.78 dimana (MF < 1) berarti belum se-rasi masih ada waktu tunggu excavator, agar serasi di ambil nilai terkecil dari waktu ma-nuver, waktu isi, waktu dumping dan di dapatkan hasil perhitungan waktu angkutnya se-besar 7.57 menit dan setelah di hitung dengan rumus MF (Match Factor) maka waktu angkut tersebut adalah serasi dengan alat muat yaitu 1.09 = 1.
IDENTIFIKASI CITRA BILANGAN DESIMAL 0 - 9 BERBASIS LEARNING VECTOR QUANTIZATION SECARA REAL TIME Gunawan Rudi Cahyono
POROS TEKNIK Vol. 4 No. 1 (2012)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan pola angka menggunakan komputer secara realtime dituntut untuk terus di-lakukan perbaikan akurasinya guna memaksimalkan penggunaannya pada berbagai ma-cam aplikasi. Karenanya diperlukan penelitian yang menunjukkan kemampuan suatu me-tode dalam mengenali citra angka dengan menggunakan device, serta alternative peng-gunaan simplepreprocessing dengan tetap memperhatikan biaya komputasi, dan target akurasi identifikasi yang maksimal. Penelitian ini dilakukan secara real time dengan se-buah WebCam yang digunakan untuk mengambil data citra pelatihan maupun pengujian. Sedangkan tujuannya untuk melakukan pengenalan angka terhadap data yang diambil dari device webcam dan data uji yang digunakan akan diuji dengan metode LVQ untuk diketahui tingkat akurasi pengenalan angka tersebutData citra angka yang digunakan diambil menggunakan webcam 2 Megapixel. Webcam tersebut diatur nilai resolusinya sehingga mempunyai ukuran resolusi 120 x 160 MP. Setiap data dari citra akan melalui tahapan proses konversi ruang warna citra menjadi grayscale, melakukan threshold sehingga data citra berada pada ruang warna hitam putih. Dan Learning Vector Quantizationdigunakan untuk melakukan identifikasi angka. Proses identifikasi untuk mengenali citra angka angka yang tidak pernah dilatih sebe-lumnya dalam sistem. Dalam penelitian ini terdapat 150 data training, 50 data pengujian dengan 20 variasi setiap angka dan diuji secara real time menggunakan webcam. Hasil penelitian me-nunjukkan tingkat akurasi identifikasi dengan benar menggunakan tahapan pada pe-nelitian ini terhadap citra data angka adalah 70%.
BEDAH PAPER: MEMETAKAN LAHAN TERIRIGASI PADA SKALA 250-M DENGAN MENGGABUNGKAN DATA MODIS DAN STATISTIK AGRIKULTUR NASIONAL Yoenie Indrasary
POROS TEKNIK Vol. 4 No. 1 (2012)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaturan irigasi yang buruk dapat memberikan dampak besar pada produksi pertanian dan lingkungan, paper ini bergantung pada tiga hipotesis yang akan didiskusikan lebih lanjut : sementara pengaturan yang baik dapat mengurangi limbah tanah dan air dan membantu petani memaksimumkan keuntungannya. Dalam paper ini dipaparkan model geospasial yang robust namun sederhana dan mudah untuk membuat peta areal teririga-si, yang kemudian disebut sebagai MODIS Irrigated Agriculture Dataset for United States (MirAD-US). Metode ini menggunakan tiga input data utama:a.   Statistik area irigasi pada level kota milik USDA untuk 2002b.   Puncak tahunan MODIS Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) (sebuah pendekatan untuk pertumbuhan maksimum vegetasi [2])c.   Mask land cover untuk lahan agrikultur yang diperoleh dari NLCD 2001