cover
Contact Name
Arif Eko Wibawanto
Contact Email
arifeko@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
porosteknik@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
POROS TEKNIK
ISSN : 20855761     EISSN : 24427764     DOI : -
Jurnal POROS TEKNIK, with a registered number ISSN 2085-5761(Print), 2442-7764 (Online) is a journal in Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 367 Documents
Rancang Bangun Aplikasi Perhitungan Kompresi Mesin Dan Jenis Oktan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Achmad Gufrans; Wahidin Wahidin; Setia Graha
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.695

Abstract

Rasio kompresi dapat diketahui dengan melakukan perhitungan terhadap volume ruang bakar, volume silinder dan parameter lainnya. Rasio kompresi juga sangat berkaitan dengan jenis bahan bakar yang akan digunakan, khususnya jenis oktan bahan bakar yang sesuai dengan rasio kompresi. Penggunaan jenis bahan bakar yang keliru kadar oktannya akan menyebabkan beberapa masalah diantaranya terjadinya detonasi dan ngelitik pada saat proses pembakaran. Semakin besar rasio kompresi mesin maka akan semakin tinggi nilai oktan bahan bakar yang diperlukan. Penelitian ini merancang suatu aplikasi yang bertujuan untuk menghitung rasio kompresi mesin khususnya mesin sepeda motor, sehingga akan dapat mempermudah siapapun teknisi dan praktisi yang ingin mengetahui rasio kompresi mesin dari berbagai merek kendaraan sepeda motor dan sekaligus membantu mengetahui jenis oktan bahan bakar yang tepat pada mesin dengan rasio kompresi tertentu. Luaran dari penelitian ini adalah teknologi tepat guna berupa rekayasa perangkat lunak yang dapat melakukan perhitungan rasio kompresi dengan cepat dan akurat. Aplikasi yang dibuat nantinya akan dirancang dengan menggunakan compiler Delphi dan didesain dengan tampilan interface yang memudahkan pengguna (User friendly).
Modifikasi Geometri Peledakan Pada Sisi Free Face Di Area Low Wall Tambang Batubara Ahmad Rizani; Sofwan Hadi; Muhammad Aril Asy'ari
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.696

Abstract

Faktor yang mempengaruhi penanganan peledakan pada sisi free face menggunakan modifikasi geometri adalah material hasil peledakan yang terdapat pada sisi free face keras sehingga menyebabkan digging time suatu alat gali tidak optimal dan dapat menimbulkan permasalahan yang dapat menghambat aktivitas peledakan berikutnya. Lokasi studi penelitian terletak di PT Kalimantan Prima Persada Jobsite PT Bhumi Rantau Energi di Desa Bitahan Baru Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan. Data yang diperoleh berupa data digging time alat gali di area free face, geometri peledakan dan powder factor, dimana data diolah menggunakan rumus ICI Explosives (Rule of Tumb) untuk memodifikasi geometri agar sesuai dengan kondisi jenjang di lapangan. Hasil dari geometri peledakan aktual kemudian didapatkan rata-rata digging time alat gali pada sisi free face di area low wall pada tambang batubara. Setelah dilakukan modifikasi geometri, digging time alat gali lebih optimal dari pada sebelumnya. Permasalahan yang sebelumnya menghambat aktivitas peledakan diharapkan dapat lebih mudah diatasi dalam melakukan prepare lokasi peledakan, sehingga dapat diketahui sejauh mana modifikasi geometri peledakan dilakukan sebagai alternatif untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. Berdasarkan geometri peledakan aktual didapatkan rata-rata digging time untuk PC 1250 pada sisi free face PIT Mahoni low wall selama 12,63 detik. Setelah dilakukan modifikasi geometri nilai digging time lebih optimal sebesar 10,60 detik. Prepare lokasi pemboran dan peledakan lebih rapi, rata dan bebas dari bund wall yang lebih banyak serta unit drilling lebih mudah dalam melakukan reposisi pada sisi free face.
Basin Solar Still Dengan Tutup Kaca Berpendingin Untuk Meningkatkan Efisiensi Muhammad Syafwansyah Effendi; Ahmad Hendrawan; Noor Rahman
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.697

Abstract

Salah satu teknologi penyuling adalah basin solar still yang hanya menggunakan bagian bawah kaca penutup sebagai media kondensasi dan sumber energinya yaitu radiasi panas matahari. Masalah mendasar dari semua pengembangan basin solar still adalah bagaimana meningkatkan kinerjanya dalam hal peningkatan efisiensi dari tipe solar still. Salah satu model prototipe yang telah dikembangkan yaitu melengkapi distillator dengan pemanas awal dan pipa kondensat sehingga berhasil meningkatkan kinerjanya. Hipotesis efisiensi yang muncul ini masih dapat ditingkatkan dengan satu cara meningkatkan perbedaan panas di basin dengan bagian luar penutup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji seberapa besar efisiensi dengan membuat kaca atas didinginkan dengan cairan yang mengalir. Ini bertujuan untuk membuat perbedaan panas yang besar antara kaca penutup atas dan panas di basin. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan menguji prototipe yang dimodifikasi ini dibadingkan dengan data sebelumnya tanpa pendinginan pada kaca penutup atas. Variabel data yang diuji dengan statistik diukur suhu di bawah penyerap panas yang kemudian diproses dengan uji statistik t-Test Paired Sample for Means. Variabel data yang diuji dengan statistik diukur suhu di bawah penyerap panas yang kemudian diproses oleh uji statistik t-Test Paired Sample for Means. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dari uji t-Test Paired Sample for Means ada perbedaan yang signifikan dari kedua prototipe. Efisiensi yang diperoleh dengan penutup kaca berpendingin adalah 48,8374% sedangkan non-pendingin adalah 36,6704%, maka ada peningkatan efisiensi sebanyak 12,47% lebih baik dalam mendasarkan dengan menggunakan tutup kaca didinginkan
Perkembangan Teknologi Jaringan GSM Dalam Komunikasi Seluler Ivan Maududy; Zaiyan Ahyadi
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.698

Abstract

Teknologi komunikasi seluler berkembang dari generasi pertama sistem analog yang sederhana untuk aplikasi bisnis, ke generasi kedua sistem digital dengan keistimewaan yang lebih banyak dan aplikasinya untuk lingkungan perumahan dan bisnis, kemudian ke generasi ketiga yang membawa perubahan secara revolusioner pada para pengguna mobile phone, dari telpon portable yang berbasis suara menjadi video phone, internet browser, atau alat informasi yang dapat menampilkan informasi dan aplikasi menarik lainnya. GSM (Global System for Mobile Communication) adalah standar global baru dengan kapasitas handling data yang tinggi. Pada saat ini telepon GSM (Global System for Mobile Communication) dapat beroperasi pada daerah frekuensi 900 MHz dikembangkan terutama untuk komunikasi suara dan handling data pada kecepatan 9600 bps. Perkembangan teknologi komunikasi seluler wireless ini sangat pesat, kepesatan ini baik dari segi kuantitas maupun kualitas dan ragam layanan. Dalam rencana menuju wireless generasi ketiga dikembangkan standar – standar teknologi yang baik dari Eropa, Amerika maupun Asia. Perkembangan teknologi informasi kini telah mengalami peningkatan yang cukup pesat, mulai dari pengumpulan informasi, kemudian mengolah informasi sampai dengan mendistribusikan informasi itu sendiri kepada pelanggan. Teknologi ini muncul sebagai jawaban atas keinginan manusia mendapatkan berbagai informasi yang bukan saja cepat, tetapi tepat dan akurat di tengah derasnya arus informasi. Layanan jasa telekomunikasi sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyelenggara komunikasi data dengan wilayah kerja yang luas memerlukan infrastruktur penunjang yang memudahkan setiap kantor dalam wilayah kerjanya dapat saling bertukar data dan informasi berguna.
Pengaruh Penggunaan Penyimpan Panas Terhadap Efisiensi dan Temperatur Puncak Pemanas Matahari Muhammad Rizali
POROS TEKNIK Vol. 11 No. 1 (2019)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v11i1.704

Abstract

Performa pemanas dengan sumber energi matahari mempunyai kelemahan, yaitu sangat tergantung pada kondisi kecerahan cuaca, sehingga kestabilan temperatur kurang terjaga. Pada penelitian ini diteliti tentang penambahan penyimpan panas tambahan di dalam sistem pemanas matahari, dengan tujuan untuk menjaga kestabilan temperatur. Penelitian dilakukan dengan 2 buah pemanas matahari bertipe kotak, digunakan untuk memanaskan air sebanyak 1 kg. Salah satu kotak pemanas ditambahi penyimpan panas berupa batu dengan berat 2 kg. Hasil yang didapatkan adalah dalam pemanas dengan penyimpan panas mempunyai temperatur udara lebih stabil, akan tetapi tidak terjadi perbedaan temperatur air yang signifikan antara kedua perlakuan.
Optimalisasi Kinerja Sistem Informasi Perijinan Angkutan Darat Kota Banjarmasin Berbasis Framework YII Kun Nursyaiful Priyo Pamungkas; Reza Fauzan
POROS TEKNIK Vol. 11 No. 1 (2019)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v11i1.735

Abstract

Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Banjarmasin. Sebagai penyelenggara urusan pemerintahan di bidang perhubungan, Dinas Perhubungan memiliki misi antara lain menyelenggarakan sistem informasi manajemen perizinan angkutan yang dapat mendukung pelayanan menjadi lebih baik. Namun di dalam prakteknya, sistem informasi belum diterapkan di dalam pelayanan perizinan. Padahal sistem informasi memiliki korelasi yang tinggi terhadap kepuasan pengguna pelayanan transportasi public. Ada dua variable dalam sistem informasi yang menentukan keberhasilan sistem informasi untuk mencapai kepuasan pengguna, yaitu kualitas sistem dan kualitas informasi. Oleh karena itu, Optimalisasi Kinerja Sistem Informasi Perizinan Angkutan Darat Kota Banjarmasin Berbasis Framework YII diusulkan pada penelitian ini. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem informasi yang dikembangkan berdasarkan framework yii memilki keunggulan dalam performance grade, load time, first byte, start render, dan fully loaded dibandingkan dengan aplikasi web yang dibangun dan dikembangkan secara native.
Avines (Automatic Vinegar System) Guna Memudahkan Petani Karet Pada Proses Pencukaan Getah Zaiyan Ahyadi; Syarif Firdaus; Rakhmad Hidayat; Wisnu Adji Prasetya; Aisyu Kirami
POROS TEKNIK Vol. 11 No. 1 (2019)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v11i1.789

Abstract

Pencukaan getah karet pada kelompok tani jaro masih dilakukan secara manual. Pencukaan getah dilakukan dengan cara memberikan Pupuk TSP pada setiap wadah getah yang berguna untuk mengeraskan getah karet. Pencukaan merupakan tahapan penting untung membuat getah karet menjadi mengeras dan bagus hasilnya. Akan tetapi proses pencukaan getah ini masih dilakukan secara manual, setiap harinya petani harus melakukan pencukaan pada setiap pohon karet mulai dari 100 pohon karet hingga 500 pohon karet. Hal ini tentunya kurang efektif dan efesien terutama dari segi waktu dan tenaga yang mengharuskan petani melakukan kegiatan tersebut setiap menyadap karet. AVINES yang menggunakan metode komunikasi sms gateway dan arduino sebagai controller serta pompa elektrik sebagai komponen yang akan dikontrol untuk melakukan pencukaan getah karet akan memudahkan petani dalam proses pencukaan getah. Petani tidak perlu lagi pergi ke kebun karet untuk melakukan pencukaan getah dengan menggunakan AVINES petani cukup mengirimkan perintah melalui ponsel maka AVINES akan bekerja. Sim card yang digunakan pada modul sms gateway adalah Telkomsel. Alasan penggunakan sim card dengan provider telkomsel dikarenakan di desa Jaro sudah terjangkau jaringan telkomsel dengan cukup baik selain itu hampir semua petani karet sudah mempunyai ponsel untuk dapat menggunakan alat AVINES.
Penyajian Peta Kualitas Udara Kota Banjarmasin (SO2 dan NO2) Nurul Inayah; Henyningtyas Suhel; Maya Andriani
POROS TEKNIK Vol. 11 No. 1 (2019)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v11i1.799

Abstract

Kota Banjarmasin sebagai ibu kota Kalimantan Selatan saat ini mengalami pertumbuhan kendaraan bermotor yang cukup tinggi sehingga menyebabkan kemacetan oleh kegiatan transportasi yang mengakibatkan pencemaran udara. Indeks Kualitas Udara dapat dipergunakan untuk menjembatani pemberian informasi tentang kualitas udara suatu perkotaan kepada komunitas masyarakat yang tidak mengenal betul tentang polusi udara dan merupakan salah satu metode tidak langsung yang digunakan untuk menginformasikan kondisi kualitas udara suatu perkotaan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Indeks Pencemaran Udara (IPU) Kota Banjarmasin dengan Parameter SO2 (Belerang Dioksida)dan NO2 (Nitrogen Dioksida) Berdasarkan rentang Indeks Kualitas Udara (IKU). Titik Pantau Udara terdiri dari 5 kawasan yaitu di Jalan Lambung Mangkurat, Jalan S. Parman, Perumahan Kayu Tangi, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan A. Yani Km.6 Kualitas udara Kota Banjarmasin dari hasil perhitungan dalam kategori sedang berdasarkan rentang indeks kualitas udara (51 – 100). Dengan nilai IPU yaitu : Jalan Lambung Mangkurat 97,469 ; Jalan S. Parman 97,674 ; Perumahan Kayu Tangi 98,013 ; Jalan Yos Sudarso 97,264 ; Jalan A. Yani Km.6 97,790.
Mobile SIG Dalam Visualisasi Peta Rencana Detail Tata Ruang Kota Dengan Pemotretan Udara Tanpa Awak Silvester Sari Sai; Hery Purwanto; Yastin David Batara; Maria P.M. Manek
POROS TEKNIK Vol. 11 No. 1 (2019)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v11i1.800

Abstract

Dokumen dan Informasi penataan ruang wilayah termasuk dalam klasifikasi informasi yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala kepada masyarakat Untuk itu Bidang Penataan Ruang perlu mengembangkan sistem informasi yang memuat data dan informasi terkait penataan ruang. Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, hampir semua sistem informasi telah mengalihkan oreantasi visualisasi dari sistem kertas menjadi sistem digital. Mobile SIG merupakan metode untuk meyampaikan informasi peta dalam bentuk digital yang memungkinkan pengguna dapat secara real time melihat posisi dan informasi dari sebuah obyek diatas permukaan bumi. Dalam pelaksanaan kegiatan ini data spasial yang digunakan adalah Citra Satelit Resolusi Tinggi World View-2 tahun akusisi 2015 yang telah melalui proses ortorektifikasi level-3 Skala 1 : 5.000. Pembaharuan data dilakukan menggunakan data ortofoto yang diperoleh dari foto UAV tahun Akusisi 2017. Dari kedua sumber data tersebut selanjutnya dapat diperoleh peta dasar dan peta tematik Rencana Detail Tata Ruang Kota Kelurahan Lowokwaru. Dengan perangkat lunak mobile SIG Carrymap V.3.5. peta dasar dan tematik digital Kelurahan Lowokwaru dapat divisualisasikan secara real time. Peta digital tersebut juga dapat dilakukan proses pencarian dan pembaharuan data secara real time baik data spasial dan atribut. Informasi yang ditampikan dari unit data spasial juga dilengkapi dengan foto sebagai tambahan informasi
Perbandingan Daya Dukung Ultimit Tiang Pancang Secara Teoritis Pada Abutmen Hasil Calendering Muhamad Yuda Afdhau
POROS TEKNIK Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v11i2.812

Abstract

Jembatan Sungai Muara Tabirai CS, kabupaten. Tapin dan HSS Provinsi Kalimnatan Selatan Jembatan yang menghubungkan jalan Provinsi dengan kontruksi beton bertulang, dan pondasi tiang pancang beton bertulang sampai kedalaman antara 50 – 60 m di bawah permukaan tanah. Tujuan dari penelitian dalam tugas alih ini adalah untuk mengetahui nilai daya dukung pondasi tiang pancang berdasarkan teoritis dan aktual.Metode dalam penelitian menggunakan cara perhitungan secara teoritis menggunakan data hasil SPT, dan di bandingkan dari hasil kalendering, kemudian di simpulkan dari hasil kedua cara tersebut. Dari hasil perhitungan dan pembahasan di peroleh sebagai berikut, untuk daya dukung berdasarkan SPT, pada titik BH-1 = 9.006,2 kN/m2 , BH-2 = 7.927,22 kN/m2 untuk kalendering hasilnya, tiang 1 = 167658,6 kg, tiang 2 = 168555,9 kg, tiang 3 = 165488,3 kg, tiang 4 = 186.060,8 kN, tiang 5 = 185.467,4 kN, tiang 6 = 170.777 kN, tiang 7 = 196.531,6 kN, tiang 8 = 159.713,4 kN, tiang 9 = 164.648,2 kN. Berdasarkan hasil tersebut maka nilai daya dukung kalendering lebih besar dari daya dukung SPT