cover
Contact Name
Arif Eko Wibawanto
Contact Email
arifeko@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
porosteknik@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
POROS TEKNIK
ISSN : 20855761     EISSN : 24427764     DOI : -
Jurnal POROS TEKNIK, with a registered number ISSN 2085-5761(Print), 2442-7764 (Online) is a journal in Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 367 Documents
HANDPHONE SEBAGAI PENGENDALI PERALATAN LISTRIK BERBASIS MIKROKONTROLER -, Sarifudin
POROS TEKNIK Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia teknik kontrol di mata orang awam dianggap sebagai dunia ajaib, canggih, serbaotomatis, yang berkesan mewah, dan mahal. Dunia yang satu ini bukanlah lagi dianggapsebagai sesuatu yang mewah. Hampir semua barang-barang elektronik di rumah tanggatelah dilengkapi dengan suatu sistem yang di dalamnya terdapat suatu chip yang dapat diprogram. Mulai dari telepon, air-conditioner, vcd dan dvd player, televisi, peralatan audio,peralatan lainnya.
SISTEM MANAJEMEN HOTSPOT DI POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN MENGGUNAKAN MIKROTIK ROUTER OS Asyikin, Arifin Noor; Saputera, Noor; Yohanes, Edi
POROS TEKNIK Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini semakin tumbuh dengan pesat. Dengan perkembangan dari teknologi ini kita di tuntut untuk mendapatkan informasi secara cepat. Salah satu ca-ra untuk mendapatkan informasi dengan cepat dan terbaik adalah dengan internet. Di lingkungan perkantoran, sekolah, kampus ataupun tempat hiburan kini banyak membe-rikan fasilitas free Wifi. Berdasarkan analisa dari kebutuhan untuk suatu jaringan yang sederhana, efisien dan aman maka kami membuat hotspot ome-yogi untuk Politeknik Negeri Banjarmasin menggunakan sistem operasi mikrotik dengan menggunakan sistem voucher. User manager digunakan untuk mengatasi user-user yang berada diluar ling-kungan Politeknik Negeri Banjarmasin untuk mengakses internet. Setiap user dapat login menggunakan hotspot ini jika memiliki username dan password yang sudah disediakan oleh pihak kampus. Sehingga hotspot yang telah kami konfigurasi akan lebih aman da-lam penerapannya.
APLIKASI PENILAIAN UJIAN ESSAY OTOMATIS MENGGUNAKAN METODE COSINE SIMILARITY Fitri, Rahimi; Noor Asyikin, Arifin
POROS TEKNIK Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ujian dengan sistem esai merupakan bentuk evaluasi dimana pilihan jawaban tidak disediakan, dan siswa harus menjawab dengan kalimat, sehingga dapat melatih siswa dalam menyampaikan sesuatu informasi secara verbal, selain itu ujian esai juga menuntut pemahaman yang lebih baik akan suatu ilmu dan dapat digunakan untuk mengukur tingkat pemahamam manusia akan suatu ilmu secara lebih mendalam. Ujian dengan system ini tetap menjadi pilihan pengajar untuk mengevaluasi tingkat kemampuan pemahaman siswa walaupun kenyataannya tidak mudah untuk memberikan penilaian yang objektif pada jawaban siswa. Pengajar memerlukan waktu yang banyak untuk memeriksa jawaban essay, semakin banyak jumlah ujian dan banyaknya jumlah pelajar yang mengikuti ujian, maka semakin banyak jumlah ujian yang dikoreksi oleh pengajar. Hal ini menyebabkan kualitas penilaian menurun dan terkadang penilaian tidak bersifat objektif lagi.Beragam metode yang dapat digunakan untuk melakukan penilaian jawaban ujian esai secara otomatis salah satunya yang digunakan adalah metode cosine similarity. Metode Cosine Similarity adalah metode untuk menghitung kesamaan atau kemiripan dari dua buah dokumen, pada penelitian ini digunakan dokumen jawaban ujian siswa dan dokumen kunci jawaban pengajar. Untuk menyamakan frekuensi setiap kata yang terdapat didalam kalimat yang ada digunakan persamaan Tf atau Term Frequency, Term Frequency merupakan suatu faktor yang menentukan bobot kata yang didasarkan pada jumlah frekuensi kata dalam sebuah dokumen.Berdasarkan hasil penelitian bahwa sistem penilaian esai otomatis menggunakan metode cosine similarity telah berjalan dengan baik untuk ujian esai dalam bahasa Inggris Hasil uji coba menunjukkan kesesuaian nilai sistem dengan nilai yang diberikan oleh pengajar adalah rata-rata 89,48%
PENGARUH PERBEDAAN MACHINE MODEL HEAVY EQUEPMENT TERHADAP NILAI MECHANICAL AVAILABILITY (Studi Kasus Pada PT. X Perusahaan Tambang Batubara) Effendi, M. Syafwansyah; Hendrawan, Ahmad; Adawiyah, Rabiatul
POROS TEKNIK Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pada penelitian-penelitian terdahulu yang berkaitan dengan kajian mechanical availablity lebih banyak pada mesin-mesin industri dan belum banyak yang mengkaji masalah ini yang berhubungan dengan alat berat yang dioperasikan di pertambangan. Sehingga pada permasalahan ini adalah bagaimana pengaruh dari berbagai macam model alat berat terhadap nilai mechanical availability, serta untuk melihat jenis model mana yang mempunyai nilai Mechanical Availablity yang paling besar. Data diambil dari data History Preventive Maintanance pada sebuah perusahaan tambang di Kalimantan Selatan, selama periode 3 tahun. Pengujian data dengan menggunakan uji Posteriori (Post Hoc) untuk melihat model machine mana yang mana dari rata-ratanya nilai mechnalical availability adalah paling kuat berbeda.Berdasarkan hasil pengujian statistik uji ANOVA dengan uji F dan hasil analisis Linier Contrast menunjukkan kesimpulan bahwa rata rata nilai mechanical availability dari kesebelas model unit dalam sama. Sehingga uni Posteriori (Post Hoc) tidak bisa dilaksanakan.
PENGUKURAN TINGKAT KESIAPAN KANTOR PEMERINTAHAN DESA DALAM PENERAPAN MASTERPLAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) PERKANTORAN DESA MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA COBIT 4.1 Noor Asyikin, Arifin; Fitri, Rahimi; S.B.N., Agus
POROS TEKNIK Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa sebagai bagian terkecil dari sistem pemerintahan administratif di Indonesia,dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi dan terus meningkatkan kemampuannya didalam mengelola data administrasi kependudukan desa sebagaimana yang terkandung dalam amanat Inpres No. 3 tahun 2003. Saat ini desa-desa yang berada di Kalimantan selatan, didalam sistem pelayanan administrasi kependudukan desa masih banyak yang bersifat konvensional. Hal tersebut berimbas kepada perangkat desa maupun penduduk desa, dimana sering terjadi human error, serta pemborosan waktu dan biaya. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem yang mengarah ke e-Government untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada. Dalam menerapkan e-Government dan tata kelola TIK di pedesaan diperlukan suatu perencanaan yang matang dan menyeluruh sehingga penerapan TIK bisa berjalan sesuai dengan fungsinya dan dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang muncul pada saat telah diimplementasikan. Penyusunan Master Plan TIK untuk kantor pemerintahan desa diharapkan dapat menjadi pedoman atau acuan pemerintah kota dalam menentukan kebijakan, rencana strategis, program kerja TIK, pengembangan unit pengelola TIK, manajemen pengguna, pengembangan infrastruktur jaringan, Infrastruktur TIK, Panduan pengelolaan Sistem informasi, sehingga kantor pemerintahan desa dapat memberikan layanan public yang cepat, tepat sasaran dan melaksanakan visi pemerintahUntuk mengetahui kondisi terkini kesiapan desa dalam penerapan Master Plan TIK pada kantor pemerintahan desa maka perlu dilakukan pengambilan data dengan metode wawancara, analisis data, observasi dan kuisioner yang disusun berdasarkan kerangka kerja COBIT 4.1 domain proses TI PO1 (pendefinisian rencana strategis TI), PO2 (menentukan arsitektur informasi) dan PO4 (pendefinisian proses TI, organisasi TI dan hubungannya)Hasil perhitungan berdasarkan acuan domain PO 1 kerangka kerja COBIT tentang pendefinisian rencana strategis TI berada pada nilai/level kematangan 0.88, domain PO 2 tentang menentukan arsitektur informasi berada pada nilai/ level kematangan 0.66, dan domain PO4 tentang proses TI, organisasi TI dan hubungannya berada pada nilai/ level kematangan 0,85. Dari ketiga domain proses TI tersebut tingkat kesiapan dari kantor pemerintahan desa bisa dikatagorikan pada level 1 (initial/Ad Hoc)
PENENTUAN NILAI CBR DENGAN VARIASI GRADASI BATAS BAWAH TERHADAP BATAS TENGAH PADA LAPIS PONDASI AGREGAT KELAS A Norhadi, Ahmad; ., Surat; ., Ilhami
POROS TEKNIK Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lapis Pondasi Agregat mempunyai peranan yang sangat penting pada perkerasan jalan.Salah satu tipe material perkerasan jalan adalah Lapis Pondasi Agregat Kelas A yang mempunyai persyaratan spesifikasi yang harus dipenuhi sebelum penghamparan atau pemadatan dilapangan, sebelum dilakukan penghamparan dilapangan material harus diuji Laboratorium untuk memenuhi persyaratan Lapis Pondasi Agregat Kelas A tersebut.Penentuan nilai berat volume kering maksimum (?d maks.) dan kadar air optimum (w opt.) dilakukan pengujian pemadatan di Laboratorium berdasarkan SNI 1743 : 2008 dan selanjutnya untuk mendapatkan nilai CBR dilakukan pengujian CBR Laboratorium berdasarkan SNI 1744 : 2012Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai CBR design untuk gradasi Batas Bawah sebesar 100 %, kepadatan kering maksimum sebesar 2,135 g/cm3dan kadar air optimum 6,5 %, nilai CBR design gradasi Batas Tengah 110 %, kepadatan kering maksimum 2,160 g/cm3 kadar air optimum 7,0%. Lapis Pondasi Agregat Kelas A dengan gradasi Batas Tengah didapat nilai CBR lebih besar dibandingkan gradasi Batas Bawah
Metode Penalaran Sistem Pakar Menggunakan Model Hibrid Fuzzy Dempster Shafer Untuk Identifikasi Hama dan Penyakit Tanaman Jagung Nurmahaludin, Nurmahaludin; Cahyono, Gunawan Rudi
POROS TEKNIK Vol. 9 No. 1 (2017)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v9i1.509

Abstract

Dempster Shafer merupakan metode yang banyak digunakan dalam penalaran sistempakar. Penarikan kesimpulan atas suatu permasalahan dalam metode tersebut didasarkan padapenggabungan dua buah evidence (fakta) yang ada, dimana masing-masing fakta mempunyaiukuran kepercayaan yang dinyatakan dalam nilai densitas m1 dan m2.Penelitian ini akan menentukan nilai densitas (m) dengan menggunakan logika fuzzy. Inputfuzzy adalah tingkat kemunculan gejala dan tingkat keunikan gejala, sedangkan output fuzzyadalah nilai crisp dari probabilitas densitas. Derajat kepastian dari jawaban pakar berdasarkangejala yang diberikan kemudian dihitung menggunakan aturan kombinasi Dempster.Implementasi dalam penelitian ini adalah sistem pakar untuk identifikasi hama dan penyakittanaman jagung. Aplikasi ini dipilih agar masyarakat tani mampu memanfaatkan sistem pakartersebut dalam rangka memberikan pengetahuan kepakaran mengenai hama penyakit dan carapemberantasannya.Sistem pakar yang dirancang dapat memberikan hasil identifikasi berdasar pada gejalayang diinputkan. Penentuan jenis hama atau penyakit yang menyerang didasarkan pada prosespencarian nilai kepercayaan terhadap suatu diagnosa. Semakin besar nilai kepercayaansemakin besar pula potensi hama/penyakit yang menyerang, begitu pula sebaliknyaPenelitianini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beda media pendingin pada proses hardening padakekerasan pegas daun. Proses penelitian adalah dengan jalan memanasan pegas daun sampaisuhu didaerah atau diatas daerah kritis disusul dengan pendinginan yang cepat. Bila kadarkarbon diketahui, suhu pemanasannya dapat dibaca dari diagram fasa besi-carbida . Akan tetapibila komposisi baja tidak diketahui, perlu diadakan percobaan untuk mengetahui daerahpemanasannya. Cara yang terbaik ialah memanaskan dan mencelup beberapa potongan bajapada suhu tertentu disusul dengan pengujian kekerasan. Bila suhu yang tepat telah diperolehakan terjadi perubahan dalam kekerasan dan sifat lainnya.
EVALUASI PERKIRAAN DAYA DUKUNG TEORITIS TIANG BERDASARKAN DATA SONDIR (CPT) DAN DIAL PRESSURE LOAD (STUDI : PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT BANJARMASIN) Marzuki, Ahmad; Firdaus, Muhammad; ., Ilhami; Sutiasno, Sidik
POROS TEKNIK Vol. 4 No. 2 (2012)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geokimia Batubara Untuk Beberapa Industri Lestari S, Dessy; Asy’ari, M. Amril; Hidayatullah, Rachmat
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i1.381

Abstract

Dewasa ini perkembangan batubara sebagai sumber energi alternatif mampu bersaing dengan sumber daya utama yaitu minyak dan gas bumi. Banyak kerugian dan kerusakan yang terjadi akibat tidak diketahuinya karakteristik batubara. Batubara yang tidak memenuhi persyaratan dapat menghasilkan produktivitas yang rendah. Agar produktifitas industri yang memakai batubara tetap terjaga efesiensi dan efektifitasnya maka karakteristik geokimia batubara dari suatu daerah penambangan harus diketahui terlebih dahulu.Untuk mengetahui karakteristik geokimia dilakukan dengan cara analisa proksimat yaitu menentukan kandungan air, kandungan zat terbang, kandungan abu dan kandungan karbon tetap, dan analisa ultimat untuk menentukan kandungan karbon, kandungan sulfur, kandungan hidrogen dan kandungan oksigen. Selain kedua analisa tersebut juga terdapat sifat-sifat penting batubara untuk industri yaitu coal size High Heating Value (HHV), Hardgrove Grindability Index (HGI), ash funshion characteristic, nilai kalor (calorific value) serta sifat caking dan coking.Karakteristik geokimia batubara dalam bidang industri terutama Untuk PLTU diperlukan spesifikasi batubara dengan rata-rata adalah HHV 5242 kcl/kg, moisture 23 %, volatile matter 30,3 %, kandungan abu 7,8 %, kandungan sulfur 0,4 %, dan HGI-nya adalah 61,8. Indusri semen adalah nilai kalor cukup tinggi > 6000 cl/gr, volatile matter medium maksimum 36-42 %, moisture maksimum 12 %, kadar abu maksimum 6 %, kadar sulfur maksimum 0,8 %, kadar alkali dalam abu maksimum 2 % dan variasi kualitas tidak lebih dari 10 % . Untuk industri pengolahan logam, persyaratan batubaranya adalah nilai kalori tinggi > 6000 cl/gr, kandungan C dan H dominan, volatile matter harus mengandung CO / C, kandungan abu maksimal 6 %, sulfur kurang dari 0,0025 %, moisture dan fosfor rendah.
Penggunaan Heat Pipe Persegi dan Sirip Untuk Meningkatkan Performance Pada Flat Plate Solar Collector Adawiyah, Rabiatul; Arifin, M. Khafidz
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 2 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i2.372

Abstract

Based on the review of references from journals, and review of the literature supportingthis research, state of art the underlying issue of solar collectors in particular types of flatplate solar collector how to improve performance such as efficiency the collector can beincreased maximum. In improving this performance history researchers perform a variety ofways, that is modification, add fixtures, test material used etc. From the results of researchrelated to the problem of the increase in performance use of hosepipes connected with theuse of heat pipe absorber all round. This raises a hypothesis in which the surface directlyexposed to hot sun or in contact with the absorber a little part of the arch so that the surfacearea too small conduction, if used pipes square shape is expected to occur heat absorptionis better because of surface conduction wider and coupled with a fin heat sink.Based on the above, the underlying issue is the increase in performance generated inthe form of heating efficiency, is to examine how they affect the use of heat pipe square andadded a fin on the top to the increased performance of the solar collector.The results of this study found that the performance of solar collector that uses squarepipe equipped with fins better than solar collector with a round pipe

Page 6 of 37 | Total Record : 367