cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Komunikator
ISSN : 19796765     EISSN : 25499246     DOI : 10.18196/jkm
Jurnal Komunikator terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan November. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan pemikiran konseptual di bidang komunikasi. Penerbit menerima sumbangan tulisan yang belum pernah diterbitkan di media lain. Tulisan dapat langsung di input ke dalam sistem e-journal komunikator pada laman ini dengan cara registrasi terlebih dahulu. Naskah yang masuk akan disunting untuk keseragaman format, istilah dan tata cara lainnya.Jurnal Komunikator diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 314 Documents
Studi Etnografi Virtual Pesan Nonverbal tentang Prinsip Menikah Muda dalam Instagram @nikahasik Agus Setiaman, Siti Jauriah Atwar Bajari
Jurnal Komunikator Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to: Firstly, understand the relationships that occur in the use Instagram @nikahasik account by followers in understanding the concept of young married (early married). Secondly, explaining the verbal and nonverbal language that there were often used by followers @nikahasik in understanding the concept of young married.The research method used in this research was the virtual ethnography research. The data is generated through observation of some Instagram @nikahasik account followers who actively post comments, photos or images related to early marriage and matchmaking. Observations were conducted over a period of two months as well as on-line interviews with informants who were followers of Instagram @nikahasik.The results of the research show firstly, the users of the @nikahasik instagram account learn about various aspects of marriage through the account. Secondly, there are verbal and nonverbal languages used by Instagram @nikahasik followers on marital virtue rather than courtship, ceremony preparation of user account marriage until discussions about mating tips are supported with nonverbal messages to reinforce the impression displayed. The nonverbal messages used were emoticons trying to express a sense of fun, disappointment, sadness, compassion, and love. Keywords: @nikahasik, Instagram, young married, virtual ethnography, emoticons 
Persepsi Antarbudaya sebagai inti Komunikasi Lintas Budaya (Studi Kasus mengenai Mahasiswa Indonesia di India) Vebrynda, Rhafidilla; Vebrynda, Rhafidilla
Komunikator Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar ke luar negeri semakin hari semakin meningkat. Faktanya ketika berada di negara yang berbeda dengan tempat di mana dibesarkan, akan menimbulkan berbagai konflik baik internal maupun eksternal diri. India berada pada kebudayaan yang dekat dengan Indonesia dalam The Lewis Cross-Cultural Communication model, namun berbeda negara pasti juga memiliki banyak perbedaan yang terjadi di dalamnya. India merupakan salah satu tujuan belajar mahasiswa Indonesia untuk belajar di luar negeri. Dalam artikel ini menjelaskan mengenai penelitian yang dilakukan kepada beberapa mahasiswa Indonesia yang belajar di India untuk melihat bagaimana pandangan mereka tentang India serta bagaimana persepsi dari diri mereka untuk kemudian menjalankan komunikasi lintasbudaya sebagai mahasiswa Indonesia di India. 
MEDIA TELEVISI SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN DEMOKRASI ? : Wacana Menuntut Kelengkapan Peran Media dalam Demokrasi
Jurnal Komunikator Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article explains about the presence of commercials televison in indonesia had many dynamic, expecially for politic phenomenon. When news has been much consider to one candidate, its mean media become a partisan of politic organization. This is so due to fact that mass media now depend mostly on controlled by the owner media who have interest in making good images in public eyes to through political choice. Keywords : televison, Journalist,  political media and democratization
Bertahan di Tengah TV “Nasional” : Strategi Manajemen RBTV Melalui TV Jaringan dengan KOMPAS TV Fadhilah, Shabira Dwi; Farahnisa, Nabila; Uyun, Rizki Taslimatul; Hidayati, Nurul Fajri
Jurnal Komunikator Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was held to find out how the local television, which is RBTV, survived from “national” television by its segmentation, targeting, and positioning way. This research is important because the result is expected to be a reference for other local televisions to keep their existence and survive against many other “national” televisions. This research discusses about how RBTV’s strategy as one of local television survived from many other local televisions and “national” televisions. The research method was qualitative descriptive and for the informant was getting by purposive sampling technique. The conclusion of the research is the cooperation between KOMPAS TV and RBTV as a networked television, made mass media (especially television) escaped from media policy and goals changing and also homogenity of news and information as the results from media diversification. Other “national” television station should follow KOMPAS TV ways by networked television with RBTV to create the opportunity for local television, so they can compete with other “national” television all over Indonesia. Other local televisions are hoped to follow RBTV’s strategy through networked television with KOMPAS TV to survive from tight competition among other local television.
Media, Islamic religious authority and the imagination of ummat in Indonesia Rahman, Taufiqur
Komunikator Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article investigates the history of Islamic religious authority in Indonesiaand the role of the media in the development of religious authority and the imagination of Islamic community. The old traditional authority of local imam or Islamic clerics is now being challenged by transnational interpreters of Islam with the availability of direct connection with Islamic clerics and religious learning resources from the Middle East, the United States, the United Kingdom or anywhere else in the world facilitated by the internet. The article argues that the media play a significant role in the current understanding of ummat and Islamic religious authority in the global and local contexts. By employing the method of discourse analysis the article also argues that the contestation of Islamic religious authority has contributed to the process of re-imagination and re-conceptualisation of the concept of global Muslim ummat by Muslim groups in Indonesia. 
SUBJEKTIVITAS ORANG TUA PASIEN DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA DOKTER ANAK DENGAN ORANG TUA PASIEN Umi Satiti, Nur Latifah
Komunikator Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menjelaskan bentuk subjektivitas pada orang tua pasien melalui pengalamannya berinteraksi dengan dokter anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah orang tua yang pernah berkunjung ke dokter anak serta memiliki latar belakang pendidikan sarjana (S1) dan magister (S2). Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara secara mendalam. Teknik validitas yang digunakan adalah triangulasi peneliti. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis konten kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan menyatakan resisten. Informan menyatakan subjektivitas mereka melalui cara yang berbeda, yaitu dengan tidak mengikuti saran dokter, menyatakan penolakan secara langsung (memberikan argumen), dan beralih ke dokter yang lain. Meskipun sebagian besar informan menyatakan resisten, namun sebagian informan justru menunjukkan bahwa mereka tidak resisten, dan cenderung untuk menerima perlakuan yang diberikan oleh dokter.Kata Kunci: Dokter anak, orang tua pasien, power, subjektivitas
MEDIA BARU SEBAGAI INFORMASI BUDAYA GLOBAL -Membudayakan Literasi Media Internet pada Anak dan Remaja- MS, Darwadi
Jurnal Komunikator Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media dengan perkembangan teknologi menjadikan kehidupan anak dan remaja menyatu dengan media sosial dan digital dalam internet. Anak dan remaja yang masih dalam pertumbuhan, selalu tertarik untuk mencoba informasi atau sesuatu yang baru dan tidak begitu tahu apa akibatnya. Anak dan remaja diarahkan untuk memanfaatkan internet sebagai sumber infromasi yang bermanfaat dalam belajar dan bukan hanya memilih informasi yang diinginkan dan menyenangkan saja. Setiap hari anak dan remaja selalu dekat dan mengkonsumsi produk media. Mereka lebih banyak belajar dari media dibandingkan  belajar dari orangtua. Realitas selanjutnya masyarakat tidak banyak mengharapkan pendidikan dari media, padahal media itu berfungsi sebagai media informasi, pendidikan dan hiburan. Media Internet adalah  alat penting untuk membantu belajar dan dalam mencapai kualitas hidup yang diinginkan. Dalam hal ini diperlukan literasi media bagi anak dan remaja dalam menginterpretasikan informasi yang diterima melalui media massa dan internet. Hal ini dapat dilakukan oleh lingkungan keluarga, sekolah dan pada level pemerintahan bekerjasama dengan mitra dan dinas terkait.   Pendidikan literasi media harus dilakukan tidak hanya untuk anak-anak dan remaja namun seluruh lapisan yang masyarakat (orang tua, guru, LSM, Ormas, Orsos, dan sebagainya) agar secara berantai dan berkesinambungan dapat mengembangkannya pada diri, keluarga dan lingkungannya mengenai betapa pentingnya pendidikan literasi media tersebut, selain itu juga media massa baru pada dasarnya menghasilkan produk yang terencana. Media tidak begitu saja menjadi cermin realitas, semua pesan dan isi serta tayangan media adalah hasil konstruksi. Kata kuci  : literasi media,media baru, budaya , internet
Narrative Analysis of Maluku Conflict in The Film “Cahaya dari Timur: Beta Maluku” Triyono, Agus; Tri L, Nunik Fajar; Satiti, Nur Latifa Umi
Jurnal Komunikator Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UN (United Nation) notes that 75% of major conflicts in the world are caused by cultural diversity. As multicultural country, Indonesia has high potential for cultural conflict. One of the biggest conflicts that ever occurred in Indonesia is Maluku conflict. This conflict had been retold in the film “Cahaya dari Timur: Beta Maluku”. The research question is “How is the Maluku conflict narrated in the film Cahaya dari Timur: beta Maluku?”. To answer the question, the researcher chooses the narrative analysis from Tzvetan Todorov.  He argues that narrative is not flat. It consists of certain levels (equilibrium, disruption, recognizing the disruption, an attempt to the damage, and equilibrium). By dividing film narrative into five levels, this research finds the different condition in equilibrium level. Oftentimes, equilibrium is started by balance condition, but this film is started by conflict. Besides that, Maluku conflict is positioned as the background story. 
AKSES INFORMASI KESEHATAN REPRODUKSI (STUDI KASUS PENGGUNAAN MEDIA OLEH MAHASISWA DI YOGYAKARTA)
Jurnal Komunikator Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media dan informasi Kesehatan Reproduksi yang dibutuhkan oleh mahasiswa di Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan pendekatan kuantitatif, yang dilakukan dengan metode penelitian Survey dan Expose Facto. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menggunakan internet untuk mengakses informasi kesehatan reproduksi, karena internet sudah menjadi kebutuhan utama bagi mahasiswa dalam mencari berbagai informasi. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa bahaya penggunaan narkoba dan seks bebas, merupakan informasi kesehatan reproduksi yang dibutuhkan oleh responden. Penelitian ini memberikan masukan kebijakan bahwa informasi kesehatan reproduksi sebaiknya disampaikan secara intensif, melalui internet khusunya media sosial.Kata Kunci: Akses, informasi, media, kesehatan reproduksi, mahasiswa
LITERASI MEDIA DIGITAL MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU (Survei Tingkat Literasi Media Digital pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu Ditinjau dari Aspek Individual Competence) kurniawati, juliana
Jurnal Komunikator Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survei mengenai Literasi Media Digital Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu  (Survei Tingkat Literasi Media Digital pada Mahasiswa  Universitas Muhammadiyah Bengkulu Ditinjau dari Aspek Individual Competence) ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pemahaman mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu mengenai media digital,  dan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat individual competence mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam meliterasi media digital, serta untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi tingkat individual competence terkait literasi media digital. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei deskriptif dan mempergunakan teknik analisis data statistik deskriptif untuk menganalisis data penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan mahasiswa program sarjana S1 Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang terdaftar berstatus aktif pada tahun ajaran 2015-2016. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik quota sampling dan insidental sampling, kemudian data dijaring dengan menggunakan kuesioner atau angket. Dalam proses pemilihan sampel, menggunakan teknik two-step sampling. Pada tahap pertama yang dilakukan adalah memilih secara purposive mahasiswa yang akan dijadikan sampel. Individual Competence Framework yang ditetapkan oleh European Commission Directorate General Information Society and Media; Media Literacy Unit digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur tingkat literasi media. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan tahap-tahap pengumpulan data, reduksi data dengan menyusun tabel frekuensi, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini nantinya akan dapat dipergunakan sebagai informasi mengenai tingkat literasi media digital mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu untuk dasar pemangku kebijakan membentuk kelompok mahasiswa yang literat. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1). Pemahaman mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu mengenai media digital berada pada kategori sedang, 2). Tingkat individual competence mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam meliterasi media digital berada dalam level basic, 3). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat individual competence terkait literasi media digital terutama adalah faktor lingkungan keluarga.

Page 6 of 32 | Total Record : 314