cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 14118033     EISSN : 26140101     DOI : 10.18196/mm
Core Subject : Health,
Jurnal Mutiara Medika Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (MMJKK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community or public health research to integrate researches in all aspects of human health.
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2011)" : 19 Documents clear
Hubungan antara Fungsi Keluarga dengan Kualitas Hidup Lansia di Kelurahan Wirobrajan Yogyakarta Putri, Wilanisa Amilia Rosmita; Permana, Iman
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v11i1.921

Abstract

Peningkatan angka harapan hidup terjadi sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Meningkatnya angka harapan hidup menimbulkan salah satu konsekuensi yaitu meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia. Pada umumnya warga lanjut usia menghadapi kelemahan, keterbatasan dan ketidakmampuan, sehingga kualitas hidup lanjut usia menjadi menurun. Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat, keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam perawatan lanjut usia untuk meningkatkan kualitas hidup lanjut usia, sehingga hubungan antara fungsi keluarga dengan kualitas hidup lansia perlu diketahui. Jenis penelitian ini adalah non eksperimental dengan rancangan observasional analitik menggunakan metode cross sectional, menghubungkan antara fungsi keluarga dengan kualitas hidup pada 84 orang lanjut usia yang tinggal di Kelurahan Wirobrajan Yogyakarta. Data diperoleh dengan cara pemberian kuesioner. Hasil analisis uji Chi Square dan Fisher Exact menunjukkan nilai signifikansi hubungan antara pendidikan dengan fungsi keluarga, pekerjaan pencari nafkah utama dengan fungsi keluarga, dan hubungan antara fungsi keluarga dengan kualitas hidup lanjut usia di Kelurahan Wirobrajan Yogyakarta secara berturut-turut sebesar 0,00; 0,00; 0,00 (p 0,05). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan dengan fungsi keluarga, terdapat hubungan antara pekerjaan pencari nafkah utama dengan fungsi keluarga, dan terdapat hubungan antara fungsi keluarga dengan kualitas hidup lanjut usia di Kelurahan Wirobrajan, Yogyakarta.
Komplikasi Anestesia Regional pada Pasien Sectio Caesaria di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Pramono, Ardi
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v11i1.926

Abstract

Sejak tahun 1960-an sudah banyak berkembang ilmu pengetahuan untuk meningkatkan keamanan dari anestesia spinal dan anestesia epidural pada pasien obstetrik. Angka kematian anestesia regional sekarang tujuh belas kali lebih rendah dibandingkan dengan anestesia umum untuk seksio sesaria. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti komplikasi yang terjadi dengan pemberian anestesia regional pada pasien seksio sesaria di PKU Muhammadiyah Yogyakarta Penelitian ini merupakan studi crosssectional untuk mencari komplikasi yang berhubungan dengan anestesia regional pada pasien seksio sesaria. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data dari rekam medis. Data yang diambil adalah pasien seksio sesaria dengan anestesia regional dan komplikasi yang terjadi. Tempat penelitian di PKU Muhammadiyah Yogyakarta dari tanggal 1 November 2007 – 1 November 2009. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan menggunakan tabel dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara anestesia regional dengan komplikasi yang terjadi ( p 0,05) dan komplikasi anestesia regional tersebut sebesar 32,18% berupa hipotensi 29,31% dan 2,87% masuk ICU
Efikasi Fraksi Etanolik Akar Tempuyung (Sonchus arvensis L.) sebagai Kemoterapi Kanker Kolon Berdasarkan Ekspresi Caspase-9 Rohima, Brilliana Nur; Astuti, Indwiani; Ghufron, Muhammad
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v11i1.931

Abstract

Kanker kolon merupakan salah satu kanker banyak dijumpai. Kanker kolon merupakan satu dari 10  kanker primer paling sering di Indonesia pada 1988, 1989, dan 1991. Berdasarkan perkembangan globalisasi di Indonesia diperkirakan insidensi dan prevalensi kanker kolon akan meningkat. Apigenin adalah bioflavonoid subkelas flavone yang memiliki potensi terapeutik yang besar, salah satunya adalah memacu apoptosis. Apigenin terdapat dalam tempuyung (Soncus arvensis L.) . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi fraksi etanolik akar tempuyung (Sonchus arvensis L.)  untuk kemoterapi kanker kolon melalui ekspresi caspase-9 pada cell line kanker kolon WiDr. Penelitian dilakukan dengan cara sampel tanaman dideterminasi. Akar tempuyung difraksinasi dan dilakukan uji sitotoksisitas, kemudian dilakukan uji imunohistokimia pada cell line kanker kolon WiDr dengan ditambahkan fraksi akar tempuyung ½ IC50, IC50, dan 2 IC50. Sebagai kontrol negatif digunakan media kultur dan kontrol positif digunakan fluorouracil dosis 46,56 µg/mL, kemudian dibuat preparat histopatologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinasi spesies sampel adalah Sonchus arvensis L. Hasil uji sitotoksisitas IC50 fraksi etanolik akar tempuyung adalah 2865,5 µg/mL. Pada penelitian ini tidak dilakukan uji imunohistokimia karena IC50 fraksi etanolik akar tempuyung terlalu besar (e”50 µg/mL). Disimpulkan bahwa fraksi etanolik akar tempuyung (Sonchus arvensis L.)  memiliki potensi yang rendah untuk kemoterapi kanker kolon berdasarkan ekspresi caspase-9 pada cell line kanker kolon WiDr
Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Keladi Tikus (Typhonium flagelliforme Lodd.) terhadap Proliferasi Sel Kanker Lidah Manusia (Sp-c1) secara In Vitro Harhari, Keri Pangesti Yudi; Supriatno, Supriatno; Medawati, Ana
Jurnal Mutiara Medika Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keladi tikus (Typhonium flagelliforme Lodd.)  merupakan tanaman yang telah banyak digunakan sebagai obat tradisional oleh masyarakat Indonesia. Keladi tikus memiliki zat aktif antikanker dalam bentuk triterpenoid, alkaloid, polifenol, Ribosome Inactivating Protein (RIP) dan fitol. Penelitian ini bertujuan untuk menguji daya hambat ekstrak etanol daun keladi tikus terhadap proliferasi sel kanker lidah manusia ( SP-C1). Desain penelitian ini adalah eksperimental laboratoris murni. Penelitian ini menggunakan biakan sel kanker lidah (SP-C1) yang diinkubasikan dengan ekstrak etanol daun keladi tikus berbagai konsentrasi (25 , 50, 75, 100, 125 µg/ml) dengan waktu paparan 24 dan 48 jam, sebagai kontrol negatif digunakan biakan sel dalam media Rosswell Park Memorial Institute 1640 (RPMI-1640). Uji aktivitas sitotoksik dilakukan dengan metode MTT assay. Pemberian ekstrak etanol daun keladi tikus cenderung menurunkan jumlah sel kanker lidah (SP-C1). Potensi hambatan proliferasi tertinggi ekstrak etanol daun keladi tikus terjadi pada konsentrasi 125 µg/ml yang menghambat proliferasi sel kanker lidah (SP-C1) sebesar 59% selama waktu 24 jam inkubasi dan sebesar 73% selama 48 jam inkubasi. Disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun keladi tikus dapat menghambat proliferasi sel kanker lidah manusia (SP-C1).
Profesionalisme dan Professional Behavior Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Kusumawati, Wiwik
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v11i1.927

Abstract

Profesionalisme dan professional behavior (PB) merupakan hal penting yang perlu dimiliki oleh seorang dokter dan tercermin dalam praktik sehari-hari ketika berinteraksi dengan pasien dan masyarakat. Hal ini sebagai bentuk pertanggungjawaban profesi dalam rangka untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat atau kontrak sosial. Studi ini dilakukan untuk mengetahui profesionalisme dan professional behavior (PB) mahasiswa tahap sarjana, profesi dan pre internship menurut persepsi dosen program studi pendidikan dokter FKIK UMY. Kuesioner tertutup dengan 4 skala Lickert yang berisi 15 atribut atau nilai profesionalisme dan PB, dibagikan kepada responden dosen tetap (35), dosen pembimbing klinik bagian 4 besar (42) dan dokter pembimbing atau supervisor (16) mahasiswa magang. Para responden (anonim) diminta mengisi performance PB mahasiswa tahap sarjana, profesi dan mahasiswa magang. Hasil studi menunjukkan nilai atau atribut PB yang masih perlu diperbaiki pada mahasiswa FKIK UMY tahap sarjana adalah kejujuran terutama dalam ujian, care terhadap orang lain maupun fasilitas belajar dan berbusana muslim dan muslimah yang baik (appearance); tahap profesi adalah disiplin waktu, kompetensi knowledge dan skills, serta tanggung jawab; tahap pre internship adalah disiplin waktu, appearance. Disarankan, untuk keberhasilan pembelajaran PB perlu adanya role model yang baik, sistem penilaian yang terus menerus dan lingkungan belajar yang kondusif. Perlunya dilakukan faculty development untuk mengoptimalkan peran dosen sebagai role model yang baik.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Ibu Hamil Menyusui secara Eksklusif di Puskesmas Kasihan I Bantul Yogyakarta Suryati, Titiek; Rahmah, Rahmah
Jurnal Mutiara Medika Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dari Departemen Kesehatan didapatkan penurunan pemberian ASI eksklusif dari 42,4% pada tahun 1997 menjadi 39,5% pada tahun 2002. ASI eksklusif adalah pemberian ASI sampai usia 6 bulan tanpa tambahan suplemen makanan pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi ibu hamil dalam pemberian ASI eksklusif. Identifikasi faktornya, antara lain tingkat pendidikan ibu, pekerjaan, pendapatan keluarga, usia, dan jumlah anak. Metode penelitian yang digunakan adalah crosssectional. Data dikumpulkan dengan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di wilayah Puskesmas Kasihan I Bantul. Sampelnya adalah ibu yang datang untuk memeriksakan kehamilannya di Puskesmas tersebut. Pengambilan sample dilakukan dengan Accidental Sampling. Data dianalisis dengan uji bivariat untuk menggolongkan perbedaan dan hubungan antara ASI eksklusif sebagai variabel dependen dengan beberapa variabel independen, dan selanjutnya diidentifikasi menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi motivasi ibu hamil dalam pemberian ASI eksklusif. Penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu, pekerjaan, pendapatan keluarga, usia, dan dan jumlah anak dengan motivasi ibu hamil dalam pemberian ASI Eksklusif (>0,05).
Undergraduate Nurse Student’s Perceptions of Being Health Volunteer during Merapi Mountain Eruption 2010 Rochmawati, Erna
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v11i1.924

Abstract

This current study aimed to investigate undergraduate nurse students’ perceptions and experiences of being health volunteer during Mount Merapi eruption on 2010. A nonexperimental, descriptive design was used. A total sampling of 26 undergraduate nurse students who become health volunteers during Mount. Merapi eruption completed self administered questionnaire. The questionnaire which consisted open and closed ended questions was used to measure students’ self awareness and what they have learnt. Data were aggregated and analyzed using simple descriptive analysis. Result indicated that undergraduate nurse students had internal motivation of being health volunteers during disaster. This study found results of students’ self assessment of their knowledge and skills capability. Findings of this study contributes benefits, future impact of being health volunteers. Students’ perceptions and experiences during disaster underscores the importance factors in the promotion of disaster management competency in nursing education.
Bising Lingkungan Tempat Tinggal Kota Sebagai Faktor Risiko Presbiakusis Widuri, Asti; Kurniawati, Dewi Kartika
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v11i1.929

Abstract

Seperti organ-organ yang lain, telinga pun mengalami kemunduran pada usia lanjut dari derajat yang ringan sampai dengan yang berat yang akan menimbulkan banyak masalah bagi penderita dengan orang-orang sekitarnya. Ketulian pada usia lanjut (presbiakusis) disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah bising tempat tinggal. Untuk lebih mengetahui efek faktor lingkungan tempat tinggal kota terhadap terjadinya presbiakusis perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Desain penelitian adalah cross sectional. Penelitian dimulai dengan mengidentifikasi data dari rekam medis pasien yang positif menderita presbiakusis dengan pasien yang negatif. Kemudian diteliti ada atau tidaknya faktor risiko tempat tinggal dari pasien. Dalam penelitian ini digunakan 94 sampel yang dibagi dalam 47 sampel terdiagnosis presbiakusis dan 47 lainnya terdiagnosis non-presbiakusis. Selanjutnya digunakan uji analisis chi-square terhadap variabel diagnosis dengan variabel lainnya. Hasil pada penelitian ini didapatkan terdapat perbedaan yang bermakna antara diagnosis dengan tempat tinggal sampel di lingkungan kota dan desa dengan nilai p=0,023 (p 0,05). Disimpulkan bahwa didapatkan perbedaan yang bermakna antara kejadian presbiakusis dengan lingkungan tempat tinggal sampel, yang berarti bahwa bising lingkungan tempat tinggal berpengaruh terhadap kejadian presbiakusis.
Pengaruh Senam Kebugaran Jasmani terhadap Fleksibilitas Sendi pada Wanita Usia 45-50 Tahun Noor, Zulkhah; Huda, Asep Nurul
Jurnal Mutiara Medika Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fleksibilitas sendi adalah kemampuan untuk bergerak bebas tanpa rasa sakit. Latihan fisik merupakan upaya untuk melatih tubuh dalam menjaga fleksibilitas sendi. Wanita berisiko menderita osteoporosis dan kehilangan fleksibilitas sendi mereka. Hal ini berakibat mudahnya cidera dan terbatasnya rentang gerak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan fleksibilitas sendi wanita usia 45-50 tahun yang melakukan latihan fisik dan tidak. Desain penelitian adalah cross sectional. Subyek adalah 20 orang wanita usia 45-50 tahun yang melakukan latihan fisik dan tidak. Data diperoleh dari kuesioner dan mengukur fleksibilitas sendi secara langsung menggunakan metode sit and reach. Fleksibilitas sendi mempunyai nilai e” 10 cm adalah baik, -10 cm hingga 10 cm adalah moderat dan d” 10  cm lebih buruk. Perbedaan nilai fleksibilitas sendi dianalisis dengan Mann Whitney Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai fleksibilitas sendi tertinggi wanita usia 45-50 tahun yang melakukan latihan fisik adalah 18 cm, terendah adalah 11 cm, rata-rata adalah 14,3±4.25 cm dan 100% masuk ke kategori baik. Fleksibilitas sendi nilai tertinggi wanita usia 45-50 tahun yang tidak melakukan latihan fisik adalah 2  cm, terendah adalah -17 cm, rata-rata -10 ± 7,63 cm, 25% masuk ke moderat kategori dan 75% masuk ke kategori buruk. Disimpulkan bahwa nilai fleksibilitas sendi wanita yang melakukan latihan fisik lebih baik secara bermakna daripada wanita yang tidak melakukan latihan fisik (p = 0,0001).
Uji Potensi Antibakteri Sodium Ascorbyl Phosphate terhadap Propionibacterium acnes In Vitro Sulistiyowati, Yuli; Siswati, Agnes Sri
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v11i1.930

Abstract

Akne vulgaris adalah gangguan pada unit pilosebaseus yang sering terjadi pada dewasa muda. Propionibacterium acnes adalah bakteri anaerob yang merupakan flora folikel dan berperan penting dalam patogenesis akne. Sodium Ascorbyl Phosphate (SAP) merupakan bentuk phosphate ester ascorbic acid yang mudah diserap oleh kulit, sehingga sering digunakan dalam produk kosmetik baik sebagai senyawa tunggal maupun campuran. Apabila senyawa ini terbukti mempunyai pengaruh terhadap jumlah koloni P. acnes, maka SAP dapat digunakan sebagai salah satu obat alternatif antiakne. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kadar minimal SAP yang dapat menghambat pertumbuhan P. acnes invitro. Penelitian dilakukan secara eksperimental lab dengan bahan uji SAP yang dibuat dalam konsentrasi 0,5%, 1%, 1,5%, 2%, 2,5 %, 3%, 3,5%, 4%, 4,5 % kadar hambat minimal SAP terhadap P. acnes dengan metode dilusi cair. Penelitian ini dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. P. acnes cair di dapatkan dari Laboratorium Mikrobiologi FK UGM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar hambat minimal SAP terhadap Propionibacterium acnes adalah 2,5 % b/v. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa SAP memiliki potensi antibakteri terhadap Propionibacterium acnes.

Page 1 of 2 | Total Record : 19


Filter by Year

2011 2011


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 1 (2025): January Vol 24, No 2 (2024): July Vol 24, No 1 (2024): January Vol 23, No 2 (2023): July Vol 23, No 1 (2023): January Vol 22, No 2 (2022): July Vol 22, No 1 (2022): January Vol 21, No 2 (2021): July Vol 21, No 1 (2021): January Vol 21, No 1: January 2021 Vol 20, No 2 (2020): July Vol 20, No 2: July 2020 Vol 20, No 1: January 2020 Vol 20 No 1: January 2020 Vol 20, No 1 (2020): January Vol 19 No 2: July 2019 Vol 19, No 2: July 2019 Vol 19, No 2 (2019): July Vol 19 No 1: January 2019 Vol 19, No 1 (2019): January Vol 19, No 1: January 2019 Vol 18, No 2 (2018): July Vol 18 No 2: July 2018 Vol 18, No 2: July 2018 Vol 18, No 1: January 2018 Vol 18 No 1: January 2018 Vol 18, No 1 (2018): January Vol 17 No 2: July 2017 Vol 17, No 2: July 2017 Vol 17, No 2 (2017): July Vol 17, No 1 (2017): January Vol 17, No 1: January 2017 Vol 17 No 1: January 2017 Vol 16 No 2: July 2016 Vol 16, No 2: July 2016 Vol 16, No 2 (2016): July Vol 16, No 1: January 2016 Vol 16, No 1 (2016): January Vol 16 No 1: January 2016 Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 2 (2015): July Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol 15, No 1 (2015): January Vol 14, No 2 (2014) Vol 14, No 2 (2014): July Vol 14, No 1 (2014) Vol 14, No 1 (2014): January Vol 14, No 1 (2014) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 12, No 3 (2012) Vol 12, No 3 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 11, No 3 (2011) Vol 11, No 3 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 9, No 2 (2009) Vol 9, No 2 (2009) Vol 9, No 2 (s) (2009) Vol 9, No 2 (s) (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 9, No 1 (s) (2009) Vol 9, No 1 (s) (2009) Vol 8, No 2 (s) (2008): Juli Vol 8, No 2 (2008) Vol 8, No 2 (2008) Vol 8, No 2 (s) (2008): Oktober Vol 8, No 2 (s) (2008) Vol 8, No 1 (2008) Vol 8, No 1 (S) (2008): Januari Vol 8, No 1 (s) (2008): April Vol 8, No 1 (s) (2008) Vol 8, No 1(s) (2008): April Vol 8, No 1 (2008) Vol 7, No 2 (s) (2007): Oktober Vol 7, No 2 (s) (2007) Vol 7, No 2 (s) (2007): Juli Vol 7, No 2 (2007) Vol 7, No 2 (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol 7, No 1 (s) (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol 7, No 1 (s) (2007) Vol 6, No 2 (2006) Vol 6, No 2 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 5, No 2 (2005) Vol 5, No 2 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol 3, No 2 (2003) Vol 3, No 2 (2003) Vol 3, No 1 (2003) Vol 3, No 1 (2003) Vol 2, No 2 (2002) Vol 2, No 2 (2002) Vol 2, No 1 (2002) Vol 2, No 1 (2002) Vol 1, No 2 (2001) Vol 1, No 2 (2001) More Issue