cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Tajdida
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
HUBUNGAN POLA ASUH DEMOKRATIS TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK KELOMPOK B DI TK ‘AISYIYAH GONILAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO Fitria Anggraini Syuharyoso, Nurul
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 13, No 2 (2015): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine of democratic parenting relationship between language skills in children TKAisyiyah Gonilan Kartasura Sukoharjo in the academic year 2014/2015. This research is quantitative descriptive. Population of this research are  children in kindergarden Aisyiyah Gonilan Kartasura with a total of 100 children. The samples of population are in this study 30 students group B TK Aisyiyah Gonilan. The sampling used in this study is clusterrandom sampling. Methods of data collection is a questionnaire sheet premises. The data are taken  the primary data for parenting pattern by  parents and secondary data for childern language ability. The analysis technique used is a product moment correlation technique. Results of the data analysis is  rhitung 0682 rtabel0,349   with significant value 0,000 whereas this value is smaller than the significance level of 0.01. Based on the results of  data  study concluded that democratic parenting can improve language skills of kindergarden B TK Aisyiyah Gonilan Kartasura Sukoharjo academic year 2014/2015.
MENUJU TEORISASI PENDIDIKAN BERKEMAJUAN Ali, Mohamad
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 15, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammadiyah dinilai sebagai peletak dasar, sekaligus pelopor pendidikan modern religius di Indonesia. Secara kelembagaan, amal usaha pendidikan masing terus bertahan dan tumbuh di berbagai penjuru tanah air, mulai tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Corak kepeloporan satu abad lalu berupa eksperimentasi institusi pendidikan modern religius, sedangkan agenda mendesak pada abad ini ialah menyusun bangun teori pendidikan. Ada dua arah untuk menyusun bangun atau mengembangakan suatu teori, model teori aksiomatis/deduktif hipotetik dan model teori berpola yang bersifat jalin-menjalin. Penelitian/disertasi penulis bisa dipandang sebagai ikhtiar pengembangan teori dengan “model pola” atau “peta pemikiran”.
KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF PADA ANAK YATIM DI PANTI ASUHAN YATIM MUHAMMADIYAH PURWOREJO Wafa, Zulfa An’nisa
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 14, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Panti Asuhan merupakan tempat pelayanan bagi anak-anak yatim untuk memperoleh pendidikan dan pengasuhan yang baik sebagai suatu alternatif yang baik. Adanya pendidikan dan pengasuhan yang berada di bawah bimbingan asuhan membuat anak yatim wajib tinggal  di panti asuhan agar mendapatkan pengasuhan yang penuh oleh pengurus panti asuhan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami (secara mendalam) dan mendeskripsikan kesejahteraan subjektif anak yatim di panti asuhan yatim Muhammadiyah Purworejo. Penelitian  ini menggunakan  metode  penelitian  fenomenologi  dengan  menggunakan  pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa anak yatim Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Purworejo diukur berdasarkan pemenuhan kebutuhan fisik dan kebuthan kasih sayang anak yatim. Berdasarkan hal ini diketahui bahwa sebagian besar merasa sejahtera dikarenakan kebutuhan fisik telah terpenuhi seperti pendidikan ilmu agama, pola kehidupan kemandirian yang diterapkan di panti. Anak yatim yang belum merasa sejahtera tinggal di panti disebabkan membutuhkan adanya kebutuhan kasih sayang dari keluarga
NEGARA PANCASILA SEBAGAI DARUL ‘AHDI WA AL-SYAHADAH Wawasan dan Kontribusi Muhammadiyah Bagi NKRI Hidayat, Syamsul
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 14, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammadiyah figures contributed greatly to the continuity of the Republic of Indonesia, including in the preparation of the foundations of the State. At the time of the first principle was proposed by Ki Bagus, it asserted that belief in one God means monotheism (tauhidullah) for Muslims. With this principle, Muhammadiyah will keep the deal as long as the deal is still providing benefit for Islam and Muslims, especially in Indonesia. That is Darul Ahdi, this deal is significant and mean Darussalam (peace Nation), Peace Nation between Muslims and non-Muslims, as well as countries that provides peace, freedom and the guarantee for the enforcement of oneness belief and practice the teachings of Islam for its followers. While Pancasila State as Dar al-Shahadah is witness state and proofing that Muslims should play an active role to give meaning to the understanding, appreciation and practicing Pancasila with the Islamic values, which is there is no contradiction between the two.
KOMITMEN MUHAMMADIYAH DALAM KONTEKS KEBANGSAAN DAN GOOD GOVERNANCE Bahtiar, Asep Purnama
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 15, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengangkat tentang peran Muhammadiyah dalam good governance. Menurut penuis bahwa kualitas bangsa dengan integritas kepribadian  yang selalu tanggap, waspada dan peduli seperti itu akan menjadi modal sosio-kultural yang berharga untuk hidup secara merdeka, berdaulat, dan berwibawa. Modal dasar yang bertumpu pada kualitas sumberdaya dan integritas kepribadian bangsa seperti itulah yang akan menjadi daya hidup bangsa ini di era globalisasi. Inilah, antara lain, komitmen Muhammadiyah dalam konteks kebangsaan dan good governance di Indonesia
PERCIKAN PEMIKIRAN PENDIDIKAN MOHAMMAD DJAZMAN: Kajian Konsep “Muslim Intelektual” dan “Ethos Kerja Islam” Ali, Mohamad; Rush, Dartim Ibnu
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 15, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mohammad Djazman (1938-2000) seorang aktivis dakwah, praktisi pendidikan, penggerak angkatan muda, dan seorang pemikir ulung yang melampaui disiplin-disiplin keilmuan konvensional. Jejak-jejak amalnya dapat diketahui dengan cepat, misal kepeloporannya dalam perintisan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Namun, ketika sesorang ingin mengetahui bagaimana buah pemikirannya, akan menemui sejumlah kendala. Oleh karena itu, dibutuhkan energi intelektual untuk menggali horizon pemikirannya, sehingga generasi yang lebih kemudian tidak mengalami kesulitan untuk membaca dan memahami pemikiran tokoh-tokoh inspiratif, termasuk Mohammad Djazman. Tulisan ini berupaya menggali percikan pemikiran pendidikan beliau dengan menelusuri konsep-konsep kunci yang dipakainya dalam berbagai tulisan. Konsep “Intelektual Muslim” atau “Muslim Intelektual” dan “ethos kerja Islam” dua konsep yang sering digunakan Mohammad Djazman. Secara filosofis, pemikiran pendidikannya dapat dikategorikan sebagai pendidikan bercorak progresif religius
KOMPARASI PENDIDIKAN ISLAM K.H. AHMAD DAHLAN DAN MUHAMMAD FETHULLAH GÜLEN Ali, Mohamad
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 14, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic education is considered only oriented to the hereafter alone, teach rituals and develop a defensive posture and formisme paradigm. On the other hand, Islamic education is faced with the phenomenon of discontinuity which marked the waning value of respect for the basic values and ethics, such as honesty, discipline, tolerance. This Problem is what ignited K.H. Ahmad Dahlan (1868-1923) and Muhammad Fethullah Gülen (1838 - ...) strengthening Islamic education. This study aims to understand the concepts, practices, and comparative Islamic education K.H. Ahmad Dahlan and Muhammad Fethullah Gülen. This type of research is the study of literature with historical and philosophical approach.The results show: first, the concept of Islamic education K.H. Ahmad Dahlan stressed intregration of religious sciences and the modern sciences, tolerance, open to modernity and perfection of mind (intellect); for Fethullah Gülen education is a manifestation of Allah, which emphasizes ethics, science, and theology. Secondly, the common the sharing concept between the two are at: ideas, foundation, educational goals and teaching methods. Third, while the point of difference lies in the educational materials, dormitory educational models (boarding school) and implementing a system of moving class.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN SPIRITUAL DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MUHAMMADIYAH 2 CEPU BLORA TAHUN 2015 Hadi Rakhmanto, Nur Fatoni; Shobron, Sudarno
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 13, No 2 (2015): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammadiyah sering dikritik bahwa salah satu kelemahannya adalah aspek spiritualitas warga Muhammadiyah, karena dinggap tidak mengajarkan dzikir dan ibadah sunnah. Kritik tersebut tidak memiliki dasar, sekolah-sekolah Muhammadiyah justu memberikan pelajaran dan pengamalan ajaran Islam secara komprehensif, salah satunya di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 2 Cepu Blora Jawa Tengah.Penelitian lapangan ini akan menjawab rumusan masalah yakni bagaimana implementasi pendidikan spiritual di SMK Muhammadiyah 2 Cepu Blora. Data berupa uraian mengenai kegiatan atau perilaku subyek dan dokumen-dokumen lain yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan implementasi kurikulum terdapat pendidikan spiritual yang meliputi kedisiplinan, ketaatan, ketertiban, tanggung jawab, kesucian diri, kebersamaan, toleransi, kejujuran,  uswatun hasanah,  kebersihan, keindahan, kenyamanan, kesabaran, kerapian, kesopanan, sosial, penghormatan, kasih sayang. Sikap-sikap tersebut merupakan perwujudan dari akar dimensi spiritual yakni taqwa, khusyu’, tawa>dhu’, khauf, raja’, muraqabah, istiqamah
PERKEMBANGAN ORGANISASI MUHAMMADIYAH DI SUKABUMI SEJAK 1935-2015 Idharoel Haq, Andri Moewashi
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 15, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai organisasi islam yang besar Muhammadiyah telah tumbuh dan berkembang dengan pesat di beberapa daerah di seluruh Indonesia termasuk di Sukabumi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri perkembangan organisasi Muhammadiyah di Sukabumi terutama mengenai kepengurusan dan periode Pimpinan Daerah Muhammadiyah, serta Perkembangan Muhammadiyah pada aspek perluasan wilayah dan amal usaha. Metode penelitian yang digunakandeskriptif  kualitatif dengan pendekatan historis. Metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan adalah data dan informasi mengenai gambaran berkembangnya organisasi Muhammadiyah dalam hal kepengurusan, periode, perluasan wilayah dan amal usaha
Analisis Kelayakan Buku Ajar Al Islam dan Kemuhammadiyahan Berwawasan HAM Untuk SMA/MA/SMK Terbitan Maarif Intitute dan Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah (Tinjauan dari Segi Materi dan Metodologi Pembelajaran) Estetika, Rio
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 14, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku Ajar Al-Islam dan Kemuhammadiyahan berwawasan HAM untuk SMA/MA/SMK merupakan salah satu bentuk upaya pendidikan agama di Muhammadiyah untuk mengembangkan buku teks pengajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan agar dapat lebih dinamis, up to date, kontekstual, dan mengakomodasi aspek-aspek sosio-kultural sebagai bentuk respon terhadap permasalahan kemanusiaan. Penelitian ini merupakan penelitian analisis isi dengan menggunakan dokumen sebagai objeknya. Dari hasil kesimpulan disarankan untuk menggunakan buku ajar tersebut sebagai penunjang buku pokok yang sudah diteritkan Majelis Dikdasemen dalam mengajarkan materi hak asasi manusia. Kemudian, dalam penyusunan buku AIK dapat mengadopsi konsep penyusunan buku AIK berwawasan HAM yang lebih up to date dan bervariasi dalam metode pembelajarannya.

Page 5 of 19 | Total Record : 189