cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Tajdida
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
SIKAP SUBJEKTIF CIVITAS AKADEMIKA TERHADAP KETERIMAAN PAHAM MUHAMMADIYAH DI PERGURUAN KOTA TANGERANG Setiawan, Edi; Sumardi, Sumardi; Heriansyah, Daram
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 16, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap subyektif komunitas akademik terhadap penerimaan Muhammadiyah dalam Amal Bisnis Muhammadiyah sebagai upaya menghadapi perbedaan pemahaman dengan masyarakat di Perguruan Tinggi Muhammadiyah Tangerang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian adalah Universitas Muhammadiyah Tangerang. Sumber data penelitian ini adalah guru dan karyawan Sekolah Tinggi Muhammadiyah Tangerang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan regresi linier. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam melaksanakan kegiatan Amal Bisnis Muhammadiyah (AUM) Muhammadiyah guru dan karyawan dapat menerima ideologi Muhammadiyah dan meminimalkan potensi konflik yang disebabkan oleh perbedaan ideologis antar organisasi dalam masyarakat
REVITALISASI IDEOLOGI MUHAMMADIYAH DALAM PENGUATAN KADER PERSYARIKATAN Junaidi, Muhammed; Jannah, Roudlotul
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 16, No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak buruk adanya globalisasi menimbulkan sifat individualisme, pragmatisme, dan hedonisme yang mana hal tersebut tidak sesaui dengan ajaran Al–Qur’an dan As – Sunnah. Muhammadiyah sesuai dengan ideologinya yang tertuang dalam Muqaddimah Anggaran Dasar adalah untuk mewujudkan masyarakat islam yang sebenar –benarnya tentu dituntut untuk mampu mengatasi persoalan tersebut. Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan tajdid dituntut untuk selalu bersikap kritis terhadap masalah sosial yang timbul dimasyarakat. Tantangan Ghazwul Fikr juga menjadi hal yang harus diperhatikan oleh Muhammadiyah, sebab pemikiran suatu masyarakat, tidak bisa lepas dari cara pandang hidupnya. Dengan adanya beragam masalah yang ada baik itu dari segi perbenturan antara kebudayaan barat dan islam ataupun adanya tantangan Ghazwul Fikr bagi Muhammadiyah menimbulkan suatu kebingungan (Confusion) tersendiri pada masyarakat dalam tingkat tertentu. Dalam tingkat perdaban, dapat megakibatkan clash of civilization atau clash of world view, yakni berkaitan tentang cara pandang individu atau masyarakat. Dalam tingkat sosial dapat mengakibatkan pula adanya kekagetan budaya, sebab dalam hal ini pengaruh barat sering tidak sesuai dengan apa yang telah dipelajari dan dipahami oleh masyarakat pada umumnya. Dengan timbulnya bergam masalah di masyarakat, dalam hal ini patut dipertanyakan kembali mengenai ideologi Muhammadiyah yang seolah justru dianggap semakin melemah dan tidak mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Sehingga dalam hal ini diperlukan adanya peneguhan kembali ideologi Muhammadiyah pada warga Muhammadiyah di masa kini. Agar tidak tebawa oleh arus jaman yang tidak sesuai dengan ajaran Al – qur’an dan As – Sunnah
KARAKTER PIMPINAN RANTING IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH KABUPATEN KLATEN SEBAGAI POTENSI KADERISASI MUHAMMADIYAH KLATEN Margono, Margono; Sulistyorini, Tety Bekti
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 16, No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ilmiah ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter yang dimiliki pimpinan ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah kabupaten Klaten dan potensi kaderisasi Muhammadiyah Klaten. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil angket, wawancara, dan pengamatan, sedangkan sumber data sekunder berupa literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga metode, yakni metode observasi, penyebaran angket, dan wawancara. Teknik analisis data adalah teknik deskriptif sistematis. Adapun hasil penelitian ini karakter yang dimiliki pimpinan ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah ialah semangat belajar, cinta musyawarah, religius, peka sosial, berpikir kritis dan kreatif, disiplin waktu, bertanggung jawab,  menjaga komitmen,bijaksana, dan adil. Karakter yang dimiliki pimpinan ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah di kabupaten Klaten berpotensi dalam kaderisasi Muhammadiyah. Potensi yang dimiliki berdasarkan karakter yang ditemukan ialah (1) penanaman ideologi Muhammadiyah, (2) pembinaan karakter kepemimpinan Muhammadiyah, dan (3) aktualisasi kompetensi kader Muhammadiyah
PERAN GURU AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN (AIK) DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA (STUDI DI MTS MUHAMMADIYAH WARU BAKI TAHUN PELAJARAN 2017/2018) Aritaningsih, Rima
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 16, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran guru dalam pendidikan tidak hanya merancang kegiatan pembelajaran, guru juga memiliki peran sebagai pembimbing, motivator, fasilitator, dan evaluator. Peran guru diharapkan  tidak hanya dalam proses pembelajaran di kelas tetapi juga diperlukan dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dan mendeskripsikan bagaimana peran guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam membentuk karakter religius siswa di MTs Muhammadiyah Waru Baki. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Dalam hal ini subjek penelitian ini guru Al-Islam dan KeMuhammadiyahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis deduktif, dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru yang dimiliki oleh guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di MTs Muhammadiyah Waru Baki meliputi guru sebagai motivator, informator, mediator, demonstrator dan evaluator. Peran guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam membentuk karakter religius siswa sebagai motivator, memotivasi siswa melalui teman yang berprestasi, menyemangati siswa untuk beribadah. Sebagai informator guru memberikan penjelasan lebih rinci dan memberi informasi terbaru. Sebagai mediator guru menyediakan media pembelajaran. Sebagai demonstrator guru memberikan contoh yang baik melalui sholat dhuhur berjamaah.Sebagai evaluator guru menilai perilaku siswa, menegur bila siswa melanggar peraturan
DIALEKTIKA HUKUM ISLAM DAN PERUBAHAN SOSIAL DI INDONESIA: TELAAH FATWA-FATWA TARJIH MUHAMMADIYAH Rosyadi, Imron
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 12, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To avoid divisions Muhammadiyah members in practicing the teachings of Islam, Muhammadiyah established the Legal Affairs Committee (Tarjih). This assembly is tasked to examine issues related to fiqh and other religious issues. This paper examines about fatwas of Tarjih Muhammadiyah in responding to social change in Indonesia, concluded on dialectics Fatwa Tarjih with social change in Indonesia with all its dynamics in the following description. With reference to the dialectic model of Islamic law and social change, then the Fatwa Tarjih there are three models of dialectics (response), namely tahmil, taghyir, and Tahrim.
PERAN RANTING ‘AISYIYAH MAKAM HAJI KARTASURO SUKOHARJO PERIODE 2010-2015 DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN ISLAM DI MASYARAKAT MAKAMHAJI TAHUN 2012/2013” Ammah, Aisyah Fitrotul
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 12, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This is field research with a focus on the role of 'Aisyiyah branch in Makamhaji Kartasuro Sukoharjo in improving Islamic education in public community, which are conclusions that: Role of Aisyiyah branch Makamhaji in improving Islamic education in society namely: (a) formal Islamic education, founded and built kindergarten school ABA Makamhaji 1, 2 and Free School Intan Permata. (B) non-formal Islamic education, founded ECD (Early Childhood Education) .. Early Childhood Education that existed at the Branch 'Aisyiyah Makamhaji is TPAB Intan Permata, TPQ Intan Permata and Play Group Intan Permata. Informal Islam education. (C)  Informal Islamic Education Branch 'Aisyiyah Makamhaji established a charity to foster harmonious family and Islamic sermon on  9th of each month and islamic sermon held in each branch Aisyiyah Makamhaji.
PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH YANG BERKEMAJUAN BERBASIS KESANTUNAN BERBAHASA (Studi Perkembangan Amaliah Syariah Islam di Desa Karang Puluhan) Ngalim, Abdul
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 13, No 1 (2015): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to describe the development of Islamic Shari'a charity in Karang Puluhan, Jatinom District, Klaten regency. Especially with regard to improvement of Muhammadiyah education, both informal and formal Muhammadiyah. Descriptive qualitative method. Data Obtained by experience seeing facts (empiric), observations, and the phenomenon of life in society Generally, and in particular Muhammadiyah members. Technique analysis, interpretation and interaction. There are three things as a result of research. (1) The process of improvement stems from Muhammadiyah education looked Efforts to change the system and improving the quality of life of human resources is still limited level of education, low economic situation, as well as Islamic law combines running with superstition, heresy , and  superstition (TBC) Became feasible level of education, and the economy, as well as running the Islamic Shari'a, without confounding with tuberculosis. (2) The process of education to produce graduates who are godly, Lotty character, intelligent, skilled and responsible, Among the which requires effective communication concepts (Appropriate) and efficient (maximum effort and prayer, the result is optimal). (3) The effective communication, Including the selection of politeness language, and can be studied in Islamic socio-pragmatics.
KH. AHMAD AZHAR BASYIR, MA.: PROTOTIPE ULAMA-INTELEKTUAL MUHAMMADIYAH Jinan, Mutohharun
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 12, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kyai Haji Bashir Ahmad Azhar, MA is known as a scholar-intellectual who once owned Muhammadiyah. He grew up in communities that hold on religious values, in Kauman. Throughout his life was spent in education and da?wah. Educated in boarding schools and formal education at home and abroad. His intelectual career showed through his profession as a lecturer and leader of Muhammadiyah organisation. His thoughts a reference to address the various problems of the people. His thinking is outlined in a number of books, including the field of jurisprudence, philosophy of Islamic law and Islamic economics. His position as chairman of Muhammadiyah  marks the transition process from the clerical leadership to intellectual models.
KESESUAIAN ANTARA CITA-CITA DAN PEMILIHAN PROGRAM STUDI MAHASISWA FAKULTAS AGAMA ISLAM ANGKATAN 2013/1014 Shobahiya, Mahasri; Lestari, Risma Marno
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 12, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The success of one's learning is influenced by the ideals to be achieved. This study answered about compatibility  of dream and selection courses year 2013/2014. By using a quantitative approach  this field research leads to the conclusion that, variety of dream year 2013/2014 is to be a teacher IS (36%), lecturers IS (7%), psychologists (2%), enterpreuner (9%) , bank employees (6%), the judge / prosecutor (1%), director (2%), undergraduate (1%), and others (36%). Students of Islamic studies-Tarbiyah  that match with mission and objectives of major is quite large (62%), which aspires to be a teacher and lecturer of IS. Students of Islamic law (Sharia) in accordance with the ideals and objectives of faculty mission are very small (3%), which aspires to be a judge year 2013/2014, to be a teacher of IS (36%), lecturers of IS (7%), psychologists (2%), enterpreuner (9 %), bank clerks (6%), the judge / prosecutor (1%), director (2%), undergraduate (1%), and others (36%). Students Prodi PAI-Tarbiyah The dreams that match with its mission and objectives of faculty are quite large ( 62 % ) , who aspires to be a teacher and lecturer of IS. Students of Islamic law ( Sharia) that match with the ideals and objectives of the faculty is very small ( 3 % ) , which aspires to be a judge / prosecutor .
PENGANGGURAN SEBAGAI PERHATIAN UTAMA EKONOMI MUHAMMADIYAH Setiaji, Bambang
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 13, No 1 (2015): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic teachings emphasize the reduction of unemployment in religious terminology is called the needy, the people who do not posses income. The indigent are entitled to charity or public funds from the government.Reduction of unemployment caused or inclusive of other economic targets such as the flow of revenue to the public and simultaneously reduce poverty, and reduce social problems. It is a concern of the Qur'an and is expressed in many verses. Alleviation of poverty in Islam, not based on charity, but based on the work (full employment).The complex problem of unemployment in this country should be a priority in religious movements, particularly Muhammadiyah. Because without getting a job and eventually dignity of one's faith itself would be problematic. It can directly reproduce the movement of employers or improve competence, quality, and skills of learners. 

Page 7 of 19 | Total Record : 189