Jurnal Varidika
The Jurnal Varidika is an open access and peer-reviewed scholarly international journal published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta, and publishes twice a year (June and December). The journal focuses on publishing research article in the scope of digital technology in education, distance learning, character and culture-based education, STEAM-based education, and HOTS-based education. Before submission, the author(s) must adhere to the author guidelines.
Articles
18 Documents
Search results for
, issue
"Volume 30, No. 2., Tahun 2018"
:
18 Documents
clear
Peningkatan Sikap Jujur dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Materi Procedure Text Melalui Model Project Based Learning Berbantuan Media Powerpoint Bagi Siswa Kelas IXB SMP Negeri 1 Boyolali
Bardi, B.
Jurnal VARIDIKA Volume 30, No. 2., Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (386.56 KB)
|
DOI: 10.23917/varidika.v30i2.7575
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas dan hasil belajar Bahasa Inggris materi Procedure text melalui penggunaan model Project Based Learning berbantuan media Powerpoint bagi siswa kelas IXB SMP Negeri 1 Boyolali pada semester1 tahun 2018/2019. Penelitian ini dilakukan kepada siswa kelas IXB SMP Negeri 1 Boyolali pada Semester 1 tahun 2018/2019. Jumlah siswa dalam kelas ini adalah 28 siswa yang terdiri atas 6 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Siswa diberikan perlakuan pembelajaran dengan menggunakan model Project Based learning berbantuan media Powerpoint dan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Proses pembelajaran pada siklus I dilakukan dalam kelompok besar yang terdiri atas 7 siswa, sedangkan proses pembelajaran pada siklus II dilakukan dalam kelompok kecil yang terdiri atas 4 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitianadalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pengumpulan data melalui observasi danstudi dokumentasi. Untuk validasi data, observasi tidak dilakukan oleh peneliti sendiri, tetapi juga berkolaborasi dengan siswa dan teman sejawat, serta dengan menggunakan teknik tes. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif komparatif yang dilanjutkan dengan refleksi. Hasil penelitian menyatakan bahwa melalui penggunaan model Project Based Learning berbantuan Media Powerpoint dapat meningkatkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas dan hasil belajar Bahasa Inggris materi Procedure text bagi siswa kelas IXB SMP Negeri 1 Boyolali pada Semester1 tahun 2018/2019. Dari kondisi awal sikap jujur dalam mengerjakan tugas rendah ke kondisi akhir menjadi tinggi dan hasil belajar Bahasa Inggris materi Procedure text dari kondisi awal rata-rata nilai 77 ke kondisi akhir rata-rata menjadi 86 naik 9 poin atau 11.68%.
Kolegialitas Kepemimpinan Guru dalam Pembelajaran Matematika SMK
Fuadi, Djalal;
Rubiyanto, Eko;
Fathoni, A.
Jurnal VARIDIKA Volume 30, No. 2., Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (290.305 KB)
|
DOI: 10.23917/varidika.v30i2.7570
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kolegialitas kepemimpinanguru dalam pembelajaran matematika kelas XI SMK Negeri 2 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penerima tindakan adalah siswa kelas XI SMK Negeri 2 Surakarta 3 kelas, yaitu XI TPM D, XI TKBB, XI TKR A yang berjumlah 90 siswa dan subjek pelaksana tindakan adalah peneliti dibantu dengan guru matematika. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan model alur yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha Collegiality dari guru matematika dalam pembelajaran dengan mendekati siswa secara pribadi, mengajak siswa berdialog tentang masa depan dan impian yang diinginkan,mengenali latar belakang keluarga dan lingkungan tempat tinggalnya, mengajaksiswa untuk memperbaiki diri melalui iman dan taqwa yang bersinergi dengan ilmupengetahuan dan memberikan wadah komunikasi online yang berupa grup media sosial agar siswa baik di dalam maupun di luar sekolah bisa komunikasi produktif agar siswa berhasil dalam pendidikan dan kesuksesan masa depan.
Pedagogical Content Knowledge (PCK) Calon Guru SD Melalui Mata Kuliah Pengembangan dan Praktik Pembelajaran Bahasa dan Sastra SD
Saifudin, M. Fakhrur;
Sukma, Hanum Hanifa
Jurnal VARIDIKA Volume 30, No. 2., Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.768 KB)
|
DOI: 10.23917/varidika.v30i2.7576
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan konsep Pedagogical ContentKnowledge (PCK) pada mata kuliah P3 Bahasa dan Sastra SD bagi calon guru SD; (2) Mendeskripsikan kajian aspek Pedagogical Content Knowledge (PCK) dalam mata kuliah P3 Bahasa dan Sastra SD. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa calon guru SD penempuh mata kuliah P3 Bahasa dan Sastra Indonesia. Sumber data penelitian berasal dari aktivitas dan tindakan selama proses pembelajaran dimulai dengan perencanaan, implementasi, dan penilaian dengan mengintegrasikan kosep PCK. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket sebagai dasar untuk menentukan sejauh mana kajian PCK dalam pembelajaran pada mata kuliah P3 Bahasa dan Sastra Indonesia.Teknik keabsahan data menggunakan tringaulasi sumber data. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dimulai dari sajian data, reduksi data, verifikasi data, dan penarikan simpulan. Hasil penetian ini mendeskripsikan tentang muatan PCK dalam makul P3 bahasa dan Sastra SD. Wujud muatan tersebut diintegrasikan dalam beberapa proyek yang telahdilakukan mahasiswa antara lain: penyusunan RPP, modul, media, dan penilaian.Berdasarkan temuan data bahwa mahasiswa telah mengintegrasikan muatan (content) berupa kemampuan berbahasa dan bersastra yang dituangkan dalam bentuk kerja mandiri siswa. Selanjutnya, muatan pedagogi diintegrasikan dalam teks yang dibangun dalam sebuah jalinan tema-tema. Kajian aspek PCK yang ditemukan bahwa mahasiswa telah memenuhi muatan content dan pedagogi dalam penyusunan perangkat bahan ajar yang telah dibuat. Sehingga mahasiswa mampu mengembangkan bahan ajar tematik SD sesuai dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar yang telah ditentukan. Dalam praktiknya, mahasiswa mengaitkan materi-materi yang lain sebagai wujud pembelajaran tematik dalam kerangka PCK
Revealing Problems on Teaching English for Young Learners at Al – Azhar 55 Islamic Primary School Yogyakarta and How to Solve Them
Widodo, Anang;
Dewi, Septi Riana
Jurnal VARIDIKA Volume 30, No. 2., Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.507 KB)
|
DOI: 10.23917/varidika.v30i2.7571
The present paper aims to reveal the problems faced by teachers when teaching English for second – grade students at Al – Azhar 55 Islamic Primary Schoolin Yogyakarta. This bilingual school is considered as a pilot project which began theprogram in July 2016. There are only 2 classes which are the first and second grade.However, this study involved 21 second-grade students, 2 homeroom teachers, and 1native speaker. Qualitative method was applied in this study by combining documentanalysis, observation, and interview both students and the teachers. The results showsome problems occurred during teaching and learning process and how the teachersovercome them. The problems were (1) students’ lack of discipline during teaching andlearning process (2) the variety of students’ English ability, (3) difficulty in creating habit to use English as daily language, and (4) less support from parents. While, the solutions were (1) applying Class Dojo application, (2) providing the preparation class, (3) support and assistance from teachers and friends, and (4) hands – on learning.
Parent Perspective Based on Salary Level of Intrapersonal Intelligence Child Through Sleeping Companions
Tanjung, Salsabila Hasiana;
Suparno, S.;
Kamtini, K.
Jurnal VARIDIKA Volume 30, No. 2., Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.419 KB)
|
DOI: 10.23917/varidika.v30i2.7577
Education with affection will shape the intrapersonal intelligence of the child the better also. Personality of children in adulthood in general is the formation ofpersonality and education obtained by children through the people around him, especially the family.Activities of storytelling is done before bed can also be said hypnoparenting which is education done at the time of the child before bed. At that time, the child will easily receive an education packed with stories containing advice. Education by way of telling stories to advise on children has been done by parents of ancient times.This study was conducted by giving a questionnaire and conducting simple interviews to randomly selected parents regardless of the background of their lives except the amount of salary they earn each month.This research uses quantitative descriptive method by interviewing selected fifty randomly selected parents. That parents who earn salary at point A or with income Rp 500,000 - Rp 2,000,000 more often accompany child sleep and assume it is important for children with the reason his son still want to be accompanied sleep and feel like accompany the child to sleep because it has been working all day outside.
Joyful Learning: Alternative Learning Models to Improving Student’s Happiness
Bhakti, Caraka Putra;
Ghiffari, Muhammad Alfarizqi Nizamuddin;
Salsabil, Khansa
Jurnal VARIDIKA Volume 30, No. 2., Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.578 KB)
|
DOI: 10.23917/varidika.v30i2.7572
The purpose of this paper to explain the happiness learning model indeveloping student’s potential. Every human being has the potential in their self. the potential of the human being developed through an optimal education. Currently, the applied education focuses more on student learning or student center. Implementation of student center learning will right facilitate students in learning. This is because the student center learning in accordance with the needs of students and focuses on the students themselves. However, in the learning process of the student is not just learning ordinary or just formality, but need psychological attention from the students themselves. During the learning process, students also need to feel excited and happy to learn something. Happiness learning is learning to build a mentally healthy, pleasant surroundings and so forth. Thus, students are not only focused on the subject matter but also enjoy and interpret the lessons learned. Appropriate learning model will be able to realize a happiness learning. We recommend Joyful learning, which is an alternative learning that is not just learning in general, but also focusing on the student, and able tocreate meaning in learning. Joyful learning was doing with several stages, starting from creating a pleasant environment until mean in learning. In joyful learning, the teacher is important to create a positive environment, which is supported by effective learning media in the form of pictures or videos that applied learning more fun. From happiness learning model will be able to enhance human potential optimally.
Konsekuensi Tanggung Jawab dalam Pembelajaran Matematika SMA
Hastuti, Desi Dwi;
Sutopo, Anam;
Narimo, Sabar
Jurnal VARIDIKA Volume 30, No. 2., Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.072 KB)
|
DOI: 10.23917/varidika.v30i2.7568
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsekuensi tanggung jawabsiswa dalam pembelajaran matematika di SMA. Penelitian ini merupakan penelitiankualitatif dengan desain etnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis model interaktif. Hasil penelitian ini: 1) siswa dapat membantu dirinya sendiri yaitu tidak pantang menyerah dalam mengerjakan tugas yang banyak dan sulit. Siswa yang sudah melengkapi tugas dipastikan mempunyai nilai yang baik di raport sehingga akan membantu dirinya mendaftar di Perguruan Tinggi Negeri lewat jalur SNMPTN. Catatan siswa yang rapi membantu dirinya sendiri dalam belajar baik itu mengulang materi atau mengerjakan tugas. 2) siswa efisien membantu orang lain yaitu mengerjakan tugas sendiri tanpa bantuan orang lain. Artinya jika siswa tidak mengganggu temannya maka temannya bisa mengerjakan atau belajar tanpa ada yang mengganggu sehingga dapat meningkatkan prestasinya. 3) siswa dapat dipercaya mengerjakan tugas dan amanah yang dibebankan dengan baik. Dalam catatan guru Bimbingan Konseling ada siswa yang merasa tidak dapat dipercaya sehingga perlu penanganan khusus sampai dipanggilkan psikiater. Dengan bantuan guru BK, Wakasek Kesiswaan, dan Wali Kelas masalah tersebut bisa teratasi. Siswa yang beri amanah sebagai ketua kelas atau ketua organisasi harus dapat melaksanakan tugasnya dengan tanggung jawab agar dapat dipercaya.
School Curriculum And Parents’ Support on Kindergarten Students’ Caring Attitude
Puspitasari, Dewi Natalia;
Mardila, Dini;
Kirana, Kartika
Jurnal VARIDIKA Volume 30, No. 2., Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.507 KB)
|
DOI: 10.23917/varidika.v30i2.7574
Being care is an important attitude that children learn. Nowadays, it becomes more important when children grow in the environment with working parents, gadgets,television, and individual society. Therefore, Experimental Mangunan Kindergarten hasfour values, and one of the values is ‘being care’. This research was held to find how school curriculum and parents support students’ caring attitude. This is a qualitative research with grounded theory method, which is held in Experimental Mangunan Kindergarten in Yogyakarta. There are two students’ cases in this research. The respondents of the interview were taken purposively. They were the school principal, two teachers, and the students’ parents. Data collections were held by observation, interview, and reading teachers’ journals. The result was that the two students who have not yet caring to others when first entered Mangunan School, were grow to have caring attitude after eight months. These findings show that school curriculum, teachers’ and parents’ relation toward kindergarten students are important part to grow students’ caring attitude.
Kemandirian dalam Pembelajaran Matematika di Madrasah Tsanawiyah
Sutama, S.;
Hartini, Sri;
Novitasari, Meggy
Jurnal VARIDIKA Volume 30, No. 2., Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (276.608 KB)
|
DOI: 10.23917/varidika.v30i2.7569
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemandirian dalam pembelajaran matematika MTs. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan desain penelitian holistik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini adalah: Perencanaan kemandirian dalam pembelajaran matematika disusun oleh kepala madrasah bersama dewan guru pada waktu rapat pembagian tugas, penyusunan rencana kegiatan dan anggaran tahunan atau RKAT dengan memperhatikan kondisi siswa dan lingkungan sekitarnya. Pelaksanaan kemandirian dalam pembelajaran matematika di MTs dengan mengintegrasikannyapada struktur dan muatan kurikulum, program kesiswaan. Pengintegrasian kemandirian belajar dalam pembelajaran matematika terlihat dalam kegiatan membuka dan menutup pelajaran dengan membaca doa dengan artinya yang dipimpin ketua kelas.
Pedagogical Content Knowledge (PCK) Calon Guru SD Melalui Mata Kuliah Pengembangan dan Praktik Pembelajaran Bahasa dan Sastra SD
M. Fakhrur Saifudin;
Hanum Hanifa Sukma
Jurnal VARIDIKA Volume 30, No. 2., Tahun 2018
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.768 KB)
|
DOI: 10.23917/varidika.v30i2.7576
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan konsep Pedagogical ContentKnowledge (PCK) pada mata kuliah P3 Bahasa dan Sastra SD bagi calon guru SD; (2) Mendeskripsikan kajian aspek Pedagogical Content Knowledge (PCK) dalam mata kuliah P3 Bahasa dan Sastra SD. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa calon guru SD penempuh mata kuliah P3 Bahasa dan Sastra Indonesia. Sumber data penelitian berasal dari aktivitas dan tindakan selama proses pembelajaran dimulai dengan perencanaan, implementasi, dan penilaian dengan mengintegrasikan kosep PCK. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket sebagai dasar untuk menentukan sejauh mana kajian PCK dalam pembelajaran pada mata kuliah P3 Bahasa dan Sastra Indonesia.Teknik keabsahan data menggunakan tringaulasi sumber data. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dimulai dari sajian data, reduksi data, verifikasi data, dan penarikan simpulan. Hasil penetian ini mendeskripsikan tentang muatan PCK dalam makul P3 bahasa dan Sastra SD. Wujud muatan tersebut diintegrasikan dalam beberapa proyek yang telahdilakukan mahasiswa antara lain: penyusunan RPP, modul, media, dan penilaian.Berdasarkan temuan data bahwa mahasiswa telah mengintegrasikan muatan (content) berupa kemampuan berbahasa dan bersastra yang dituangkan dalam bentuk kerja mandiri siswa. Selanjutnya, muatan pedagogi diintegrasikan dalam teks yang dibangun dalam sebuah jalinan tema-tema. Kajian aspek PCK yang ditemukan bahwa mahasiswa telah memenuhi muatan content dan pedagogi dalam penyusunan perangkat bahan ajar yang telah dibuat. Sehingga mahasiswa mampu mengembangkan bahan ajar tematik SD sesuai dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar yang telah ditentukan. Dalam praktiknya, mahasiswa mengaitkan materi-materi yang lain sebagai wujud pembelajaran tematik dalam kerangka PCK