cover
Contact Name
Rusdin Rauf
Contact Email
rr167@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkesehatan@ums.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19797621     EISSN : 26207761     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is a scientific journal of the Faculty of Health Sciences of Universitas Muhammadiyah Surakarta, which emphasizes on the delivery of scientific research results and literature review in the field of health in general.
Articles 281 Documents
Pengaruh Faktor Pendidikan Remaja dan Ekonomi Keluarga Dengan Sikap Untuk Memutuskan Menikah di Usia Muda di Desa Prapag Kidul Losari Brebes Maemunah Maemunah; Abi Muhlisin
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v6i1.5569

Abstract

Young age marriage may give negative impact if it is happened without age and phsycosocialmaturity. The negative impacts that may be occured were the increase of divorce cases, broken school,the risk of mother mortality rate, risk of cancer cervic, and also the risk of infant mortality rate. Thisresearch was descriptive correlational with retrospective approach. The number of respondents were 50people in Prapag Kidul, Losari, Brebes. Data of economic and educational level and attitude to decidemarriage in young age were obtained using questionarre. The Pearson Product Moment was used todetermine the correlation between those variables. Result of this research showed that young agemarriage was majority happened in teenagers with low level of education, low level of parent’s education,and low level of economic status.
ANALISIS POSTUR KERJA DENGAN METODE REBA DAN GAMBARAN KELUHAN SUBJEKTIF MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) (PADA PEKERJA SENTRA INDUSTRI TAS KENDAL TAHUN 2017) Siti Musyarofah; Ayu Setiorini; Mushidah Mushidah; Baju Widjasena
Jurnal Kesehatan Edisi Khusus No 1, Februari 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v0i1.7669

Abstract

Sentra Indutri Tas Kendal merupakan salah satu paguyuban di daerah Kendal yang memproduksi tas, dimana setiap aktivitas kerjanya, pekerja berisiko untuk menderita terjadinya Musculoskeletal Disorder’s (MSDs) terkait dengan masalah ergonomi. Rapid Entire Body Assessment (REBA) adalah sebuah metode dalam bidang ergonomi yang digunakan secara cepat untuk menilai postur leher, punggung, pergelangan tangan, dan kaki pekerja. Penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran postur kerja dan gambaran keluhan subjektif MSDs pada pekerja bagian pola dan gudang. Desain penelitian adalah Cross Sectional Deskriptif. Penelitian postur kerja menggunakan metode REBA dan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Data dianalisis secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan skor REBA akhir yaitu 10 pada aktifitas pembuatan pola 1 pekerja (25%), dan skor 10 pada aktifitas gudang 1 pekerja (33%). Keluhan subjektif MSDs terbanyak dirasakan pekerja pada bagian pinggang 6 dari 7 pekerja (86%). Gambaran keluhan MSDs berdasarkan masa kerja pada kategori 5 tahun di bagian pinggang sebesar 100% dan kategori masa kerja 5-10 tahun keluhan pada leher bagian atas sebesar 80%. Sehingga, diperlukan tindakan segera dalam melakukan proses kerja, perubahan alat kerja dan desain area kerja untuk mengurangi risiko ergonomi dan keluhan subjektif MSDs.
Analisis Faktor yang mempengaruhi Intensi Pola Hidup Bersih dan Sehat pada Masyarakat di Bantaran Sungai Citarum Ikhsan Fuady; Ditha Prasanti; Sri Seti Indriani
Jurnal Kesehatan Vol 13, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v13i2.10805

Abstract

Permasalahan pola hidup sehat yang buruk memiliki peran yang besar terhadap permasalahan kesehatan pada masyarakat di hulu bantaran Sungai Citarum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor faktor yang mempengaruhi intensi masyarakat dalam berperilaku pola hidup sehat. Metode penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan survey. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Februari 2018 -Juli 2018, di Bantaran Hulu sungai Citarum Desa tarumjaya Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung . Penelitian ini menggunakan kerangka teori Planned behavior. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa intensi perilaku masyarakat dalam perilaku hidup bersih dan sehat terkategori sedang. Adapun faktor faktor yang mempengaruhi intensi perilaku pola hidup sehat adalah faktor sikap masyarakat terhadap kesehatan itu sendiri dan norma subjektif Sikap yang positif pada pola hidup sehat sebagai faktor dominan yang mempengaruhi intensi untuk berperilaku hidup sehat. Norma subjektif yang memiliki peran signifikan terhadap intensi adalah dukungan lingkungan sekitar dan tokoh masyarakat.
HUBUNGAN POLA KONSUMSI PANGAN KELUARGA DI DAERAH PENGHASIL TEMBAKAU TERHADAP KEJADIAN GAKI PADA ANAK SD Kartika Pibrianti; Oktia Woro KH; Intan Zainafree
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v9i1.3408

Abstract

Faktor Personal dan Sikap Teman mengenai Tindakan Pencegahan Dampak Penularan HIV/AIDS dengan Stigma Mahasiswa Terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) Rossida Kusuma Dewi; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Mayang Widya Saputri; Dicha Febriyanti; Sonia Pebrianti
Jurnal Kesehatan Vol 14, No.2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v14i2.15056

Abstract

The prevention program of the impact of HIV / AIDS is a form of handling the existence of the stigma and discrimination of PLWHA. This study aims to analyze the relationship of personal factors consisting of knowledge, perceptions and attitudes of friends about prevention the impact of HIV / AIDS with the stigma of student at the PLWHA, as well as looking for the factors that most influence student stigma against people living with HIV/AIDS. This research is an analytic observational study with a cross sectional approach with a research population of all students of the 2016 and 2017 batches classes of the University in Sukoharjo, totaling 12,457 students with a sample used was 500 students with Proportional Random Sampling. The data collection was using a self administered questionnaire and the data were analyzed using the Chi-Square test in the bivariate test while the logistic regression test was used for multivariate analysis. The results of the bivariate test showed that knowledge (p value = 0,0001), perception (p value = 0,0001), and the attitudes of friends (p value = 0,0001) with stigma of students towards PLWHA with a significant level of a = 0,05. The multivariate test found that the attitude of friends is the most influential factor on student stigma in PLWHA (OR=5,627). It is necessary to provide information to students and the scope of their friendship about HIV/AIDS, as well as HIV prevention programs to reduce stigma in PLWHA.  Keywords : personal factors, friend attitude, HIV/AIDS, stigma, PLWHA
Studi Status Gizi Bayi Usia 6-12 Bulan di Desa Kradenan Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Tahun 2017 Kartika Pibriyanti; Tri Puji Kurniawan
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v10i2.5535

Abstract

Bayi yang menderita penyakit infeksi akan mengalami gangguan nafsu makan dan penyerapan zat-zat gizi sehingga menyebabkan kurang gizi. Kondisi sering terkena infeksi dan gizi kurang akan mengalami gangguan tumbuh kembang yang dapat mempengaruhi tingkat kesehatan, kecerdasan dan produktivitas dimasa dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis status gizi bayi usia 6-12 bulan di Desa Kradenan Kecamatan Trucuk kabupaten Klaten Tahun 2017. Metode Penelitian menggunakan Survey Analitik dengan rancangan survei Cross Sectional. Responden dalam penelitian ini yaitu 38 bayi usia 6-12 bulan dan ibunya. Responden diambil dengan cara purposive sampling. Variabel bebas yaitu kejadian ispa, pneumonia, diare, riwayat BBLR dan waktu pemberian MP-ASI. Variabel terikat yaitu status gizi bayi. Hasil penelitian menggambarkan sejumlah 31 bayi (81,6%) dengan kategori status gizi baik, 27 bayi (71,1%) tidak mengalami ispa, 34 bayi (89,5%) tidak mengalami diare, 36 (94,7%) tidak memiliki riwayat BBLR dan 37 bayi (97,4%), diberi MP-ASI pada usia bayi 6 bulan. Tidak terdapat hubungan signifikan antara diare (p=0,720) dan riwayat BBLR (p=0,237) dengan status gizi bayi. Ada hubungan signifikan antara kejadian ISPA (p=0,000), waktu pemberian MP ASI (p=0,033) dengan status gizi bayi.
KUALITAS HIDUP PASIEN DENGAN PENYAKIT KARDIOVASKULAR DI YOGYAKARTA Jumayanti Jumayanti; Anggi Lukman Wicaksana; Eri Yanuar Akhmad Budi Sunaryo
Jurnal Kesehatan Vol 13, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v13i1.11096

Abstract

Kualitas hidup merupakan indikator utama bagi penyakit kardiovaskular. Penyakit kardiovaskular mendominasi dan menjadi penyakit utama penyebab kematian di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran kualitas hidup pada pasien dengan penyakit kardiovaskular di Mlati, Yogyakarta. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan pada pasien dengan penyakit kardiovaskular yang berada di wilayah Puskesmas Mlati, Sleman, Yogyakarta. Pengambilan sampel menggunakan teknik multistage cluster sampling. Data diambil menggunakan kuesioner Medical Outcome Study 12-Item Short-Form Second-Version (MOS SF-12v2). Analisis data menggunakan tabel distribusi frekuensi terdiri dari rerata, standar deviasi dan frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 107 responden yang berpartisipasi. Jumlah responden per-penyakit, hipertensi (n = 97), stroke (n = 13), gagal jantung (n = 12) dan penyakit jantung koroner (n = 7). Gambaran demografi mayoritas usia ≥ 45 tahun; perempuan (63.6 %), pendidikan terakhir SMP (30.8%), tidak bekerja (66%), pendapatan rendah (78.5%) dan menikah (72.9%). Nilai kualitas hidup pada aspek fisik yaitu 42 ± 9.88 dan 56 ± 9.87 untuk aspek mental. Nilai kualitas hidup pada sub-domain vitality (61.67 ± 10.76) dan general health (35.19 ± 7.31) menduduki nilai tertinggi dan terendah. Skor kualitas hidup lebih tinggi pada domain mental daripada domain fisik.
Peran Ibu dalam Pemberian Makanan Bergizi pada Balita Status Gizi Baik yang Kesulitan Makan Rinda Dian Pratiwi; Ni Ketut Martini; Made Nyandra
Jurnal Kesehatan Vol 14, No.2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v14i2.11759

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan balita adalah periode yang dikenal sebagai masa emas karena terjadi pertumbuhan yang sangat cepat, dan pembentukan kecerdasan balita. Hal ini terkait dengan asupan zat gizi yang diperoleh, apabila tidak terpenuhi bisa mengakibatkan gizi kurang Menurut Riskesdas 2013 Prevalensi status gizi balita sebesar 19,6% kasus malnutrisi. Peran orang tua, khususnya Ibu yang berperan dalam pemenuhan gizi pada balita sebab di usia tersebut anak sulit makan yang dapat mengakibatkan kurang gizi (Underweight). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Ibu dalam pemberian makanan bergizi pada balita status gizi baik yang kesulitan makan di Banjar Bhuana Merta Desa Tegal Harum Denpasar Barat. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif, dan menggunakan consecutive sampling. Sampel adalah 10 Ibu balita yang sesuai dengan kriteria. Analisis menggunakan triangulasi teknik dan waktu. Hasil Penelitian adalah seluruh Ibu telah berperan dalam pemilihan jenis bahan makanan bergizi pada balitanya, namun belum memberikan makanan yang bervariasi. Mayoritas Ibu belum menyajikan hidangan yang menarik untuk balita dari segi warna, rasa, cara pengolahan, bentuk makanan, serta alat makan belum menggunakan khusus balita. Mayoritas Ibu memberikan makan sesuai dengan keinginan balita, yaitu makan sambil bermain. Kesimpulan penelitian ini adalah peran pemilihan dan menciptakan situasi makan telah dilakukan Ibu balita, hanya peran penyajian yang belum dilakukan.
Hubungan Asupan Makanan Indeks Glikemik Tinggi dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe Ii Rawat Jalan di RSUD Karanganyar Hernie Mayawati; Farida Nur Isnaeni
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v10i1.5495

Abstract

Asupan makanan dengan indeks glikemik tinggi merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan tingginya kadar glukosa darah. Selain itu aktivitas fisik juga dapat mengubah glukosa menjadi energi, sehingga ringan atau beratnya aktivitas fisik dapat berpengaruh pada kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan makanan indeks glikemik tinggi dan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe II rawat jalan di RSUD Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian yang digunakan adalah 52 pasien DM Tipe II yang berusia 40-65 tahun. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data asupan makanan indeks glikemik tinggi diperoleh melalui teknik Semi Quantitatif Food Frequency Quesionnare (SQFFQ). Data aktivitas fisik menggunakan Form Recall 24 jam untuk mengetahui nilai PAL. Data kadar glukosa darah diperoleh dari catatan rekam medis RSUD Karanganyar. Uji statistik yang digunakan adalah Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mamiliki asupan makanan indeks glikemik tinggi yang rendah (65,4%), aktivitas fisik yang ringan (78,8%), dan kadar glukosa darah yang tinggi (69,2%). Responden dengan asupan indeks glikemik tinggi yang rendah cenderung memiliki kadar glukosa darah tinggi 64,7% (p= 0,276). Responden dengan aktivitas fisik ringan cenderung memiliki kadar glukosa darah tinggi 78%   (p= 0,127). Tidak ada hubungan antara asupan makanan indeks glikemik tinggi dan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe II rawat jalan di RSUD Karanganyar.
Analisis Kepuasan Pasien Rawat Inap Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang Nanda Arnindiah; Dian Safriantini
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v11i2.7580

Abstract

Latar Belakang: Indikator keberhasilan Jaminan Kesehatan Nasional adalah kepuasan masyarakat yang dinilai dari pelayanan rumah sakit, tetapi beberapa tahun terakhir kepuasan peserta cenderung rendah. Studi Pendahuluan di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang menyatakan bahwa pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional merasa belum puas terhadap pelayanan yang diberikan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat inap peserta Jaminan Kesehatan Nasional berdasarkan 5 dimensi kualitas pelayanan  kesehatan.Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 73 pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional yang dipilih dengan metode proportional sampling. Dianalisis menggunakan ­Chi Square.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (54,8%) merasakan puas dengan pelayanan yang diberikan. Sedangkan hasil uji Chi Square  menunjukkan nilai p value antara tangible (0,003), reliability (0,000), responsiveness (0,000), assurance (0,000), empathy (0,000), dimana terdapat hubungan yang signifikan antara kelima dimensi mutu dengan kepuasan pasien. Dari komponen pada kelima dimensi mutu terdapat beberapa hal yang masih belum berjalan maksimal diantaranya adalah  fasilitas yang belum maksimal seperti WC, estimasi waktu tunggu yang belum konsisten, komunikasi mengenai iformasi kesehatan antara petugas kesehatan dan pasien yang belum baik, dan kurangnya waktu untuk berkonsultasi dengan dokter.Kesimpulan: Untuk mempertahankan kualitas pelayanan diharapkan Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang dapat melakukan perbaikan, peningkatan dan pengembangan sarana fisik. Bagi tenaga medis dan non-medis untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan baik dari segi kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance) dan perhatian (empathy).