cover
Contact Name
Rusdin Rauf
Contact Email
rr167@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkesehatan@ums.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19797621     EISSN : 26207761     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is a scientific journal of the Faculty of Health Sciences of Universitas Muhammadiyah Surakarta, which emphasizes on the delivery of scientific research results and literature review in the field of health in general.
Articles 281 Documents
PENGARUH PERBANDINGAN KEDELAI DENGAN WIJEN SANGRAI GILING TERHADAP KADAR KALSIUM SUSU KEDELAI Ambarwani Ambarwani; Pramudya Kurnia; Fitriana Mustikaningrum
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v9i1.3374

Abstract

Analisis Risiko Multifaktorial Terhadap Terjadinya Dementia Pada Populasi Wanita Muslim Pra-Lansia / Lansia Di Kabupaten Sukoharjo Retno Sintowati; Yusuf Alam Ramadhan; Sulistyani Sulistyani
Jurnal Kesehatan Vol 14, No.2 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v14i2.13974

Abstract

Latar belakang: Prevalensi wanita Indonesia untuk mengalami hipertensi dan penyakit jantung lebih besar daripada pria. Wanita Indonesia juga lebih tinggi prevalensi depresi dan gangguan mental emosional dibandingkan pria. Kedua faktor ini merupakan penentu kesehatan pembuluh darah termasuk di dalamnya kesehatan pembuluh darah otak yang berpengaruh terhadap terjadinya dementia. Hingga kini masih sedikit kajian yang lebih komprehensif mengenai faktor risiko terjadinya dementia pada wanita Muslim dengan berbagai risiko yang lebih tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya dementia pada komunitas wanita Muslim Indonesia. Metoda: Populasi penelitian ini 38 wanita Muslim dari peserta posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Kartasura yang dipilih dengan teknik sampling cluster random. Peserta dianalisis usia, pendidikan, usia menarche, status klimakterium, penggunaan kontrasepsi hormonal, indeks masa tubuh, tekanan darah, gula darah puasa, aktivitas fisik, gangguan mental dengan DASS [depression anxiety stress scale], fungsi kognitif mini mental state examination [MMSE], pemahaman bacaan sholat, dan biomarker molekuler kardiovaskuler seperti hs-CRP, ICAM1 dan interferon gamma diukur dengan pemeriksaan ELISA. Analisis statistic menggunakan korelasi. Hasil: Terdapat 38 wanita Muslim pra-lansia/lansia yang mengikuti prosedur penelitian ini. Dari analisis bivariat adanya korelasi antara usia dengan DASS (r= - 0.310 p=0.028), kadar gula darah puasa dengan hs-CRP (r=0.364 p=0.024), bacaan sholat dengan interferon gamma (r= - 0.325 p=0.046). Kesimpulan: Pada wanita, gangguan metabolism glukosa meningkatkan inflamasi sistemik kronik, pembuluh darah yang mengalami inflamasi menurunkan fungsi kognitif otak, spiritualitas Islam yang baik menurunkan tingkat inflamasi sistemik. Kata kunci : biomolekuler, demensia, psikososio-spiritual, wanita Jawa Muslim
Perbedaan Pengetahuan Gizi Prakonsepsi dan Tingkat Konsumsi Energi Protein pada Wanita Usia Subur (WUS) Usia 15-19 Tahun Kurang Energi Kronis (KEK) dan Tidak KEK di SMA Negeri 1 Pasawahan Igna Nur’Arofah Umisah; Dyah Intan Puspitasari
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v10i2.5527

Abstract

Status gizi wanita usia subur (WUS) sering dikaitkan dengan persiapan menghadapi masa konsepsi atau prakonsepsi. Masalah KEK sering dikaitkan dengan pengetahuan gizi prakonsepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan gizi prakonsepsi dan tingkat konsumsi energi protein antara WUS usia 15-19 tahun KEK dan tidak KEK di SMA Negeri 1 Pasawahan. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Jumlah responden penelitian yaitu 37 responden KEK dan 37 tidak KEK, dengan teknik pengambilan sampel Proportional Stratified Random Sampling. Data KEK diambil dengan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA), pengetahuan gizi prakonsepsi diperoleh menggunakan kuesioner dan data tingkat konsumsi energi protein diperoleh dengan formulir Semi Quantitative-Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) 3 bulan terakhir. Uji kenormalan data menggunakan Kolmogorov Smirnov Test dan uji perbedaan menggunakan Independent T-Test dan uji Mann-Whitney. Sebanyak 54% subjek memiliki pengetahuan gizi prakonsepsi yang kurang, tingkat konsumsi energi dengan kategori baik yaitu sebesar 52,7% dan sebesar 56,8% tingkat konsumsi protein kurang. Tidak ada perbedaan pengetahuan gizi prakonsepsi antara responden KEK dan tidak KEK di SMA Negeri 1 Pasawahan (p=0,179), ada perbedaan tingkat konsumsi energi (p=0,001) dan protein (p=0,001) antara responden KEK dan tidak KEK di SMA Negeri 1 Pasawahan.
PERBEDAAN PENGETAHUAN, SIKAP, DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DAN PERILAKU SADARI PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Nidya Sanista Sujadi; Anisa Catur Wijayanti
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v12i2.9767

Abstract

Kanker payudara merupakan kanker yang sering terjadi pada wanita, dan sebanyak 21,4% kematian wanita di Indonesia disebabkan oleh kanker payudara. SADARI merupakan salah satu cara efektif, murah, aman dan sederhana untuk deteksi dini kanker payudara serta dapat membantu menurunkan tingkat kematian (20%) akibat kanker payudara. SADARI baik dilakukan pada usia minimal 20 tahun dimana jaringan payudara sudah terbentuk dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap, dukungan teman sebaya dan perilaku SADARI pada mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan di UMS. Jenis penelitian ini kuantitatif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada empat fakultas kesehatan (Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Farmasi) dan empat fakultas non-kesehatan (Fakultas Ilmu Agama, Fakultas Hukum, Fakultas Geografi, Fakultas Psikologi). Populasi penelitian ini adalah mahasiswa dari delapan fakultas semester IV sebanyak 1.521 mahasiswa. Sampel yang digunakan sebanyak 300 mahasiswa, 150 mahasiswa kesehatan dan 150 mahasiswa non-kesehatan. Teknik pengambilan sampel dengan metode Proportionate Random Sampling. Uji statistik menggunakan Uji mann Whitney, menunjukkan ada perbedaan pengetahuan (p-value=0,000), sikap (p-value=0,000), dukungan teman sebaya (p-value=0,000), dan tidak ada perbedaan perilaku SADARI (p-value=0,055) pada mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan di UMS.
Hubungan Pengetahuan Dan Persepsi Ibu Balita Tentang Pelayanan Kesehatan Balita Selama Pandemi Covid 19 Dengan Pelaksanaan Tele Konsultasi Pelayanan Kesehatan Balita Di Kabupaten Banyumas Sumarni Sumarni; Fitria Prabandari
Jurnal Kesehatan Vol 14, No.1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v14i1.12748

Abstract

Coronavirus is a contagious disease caused by the Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV 2) virus. Health services for infants and toddlers during the Covid-19 period experienced many changes due to the risk of transmission to either infants or toddlers or health workers. Monitoring under five at risk, immunization services, vitamin A, is carried out by appointment / tele consultation / home visit. Health workers provide their telephone numbers or health facility numbers that can be contacted for tele consultations or appointments if the child requires further monitoring or services. This study aims to determine the relationship between knowledge and perceptions of mothers on the implementation of health services for children under five in Banyumas Regency. The research method uses quantitative methods. This type of research is observational with a cross sectional approach. The number of samples in this study were 30 mothers using simple random sampling technique. Data analysis using chi Square test. The results showed that there was a relationship between maternal knowledge and the implementation of telephoto counseling for toddler health services during the Covid-19 period (p = 0.000 α (0.05)) and there was a relationship between maternal perceptions and the implementation of telephoto counseling for toddler health services with the value at Pademic Covid-19 (p = 0.000 α (0.05)) The conclusion in this study is that there is a relationship between maternal knowledge and perceptions with the implementation of telephoto health service consultation for children under five during the Covid-19 pandemic.Keywords: Knowledge, Perception, Tele Consultation 
Perbedaan Latihan Interval, Sirkuit Training, dan Lari Jarak Jauh terhadap Peningkatan Kebugaran Aerobik pada Atlet Bola Basket di MAN 2 Semarang Muhammad Dwi Kurniawan; Maskun Pudjianto
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v10i1.5491

Abstract

Pentingnya latihan aerobik pada atlet adalah untuk meningkatkan stamina atlet, sehingga pada saat pertandingan atlet tidak mudah merasa lelah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan latihan interval, sirkuit training, dan lari jarak jauh terhadap peningkatan kebugaran aerobik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan latihan interval, sirkuit training, dan lari jarak jauh terhadap peningkatan kebugaran aerobik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu atau Quasi experiment. Penelitian menggunakan three group pre-test and post-testdesign untuk mengetahui manfaat program latihan aerobik yang terencana selama 4 minggu. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling yang dipilih dari populasi serta memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Uji normalitas data dilakukan dengan uji Sapiro-Wilk. Selanjutnya data diuji menggunakan Paired Simple T Test dan Mean Deference. Hasil penelitian ini adalah nilai t hitung dari latihan interval = -4.341 dengan sig. 0.007, sirkuit training = -2.907 dengan sig. 0.034 dan lari jarak jauh = -7.225 dengan sig.0.001. Ketiga jenis program latihan yang diberikan memiliki nilai sig. 0.05, artinya bahwa latihan interval, sirkuit training, dan lari jarak jauh dapat mempengaruhi kebugaran aerobik. Secara statistik, ada perbedaan latihan interval, sirkuit training, dan lari jarak jauh terhadap peningkatan kebugaran aerobik.
Aplikasi Health Belief Model pada Perilaku Mahasiswi Kesehatan Masyarakat dalam Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Nurlainiyah Kartika Sari
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v11i2.7595

Abstract

Jumlah kasus kanker payudara di Surakarta masih menjadi perhatian. SADARI perlu dilakukan pada wanita usia 20 tahun atau lebih (termasuk mahasiswi) untuk mendeteksi kanker payudara secara dini.  Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan persepsi keseriusan, kerentanan, manfaat, hambatan, self efficacy, dan isyarat bertindak dengan perilaku SADARI pada mahasiswi kesehatan masyarakat di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jenis penelitian adalah observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah 106 mahasiswi kesehatan masyarakat yang diambil dengan proportional random sampling. Hasil penelitian ini didapat bahwa ada hubungan antara persepsi manfaat (p value = 0,002), persepsi hambatan (p value = 0,003), dan self efficacy (p value = 0,000) dengan perilaku SADARI namun tidak ada hubungan persepsi keseriusan (p value =0,565),  persepsi kerentanan (p value = 0,148), dan isyarat bertindak (p value = 0,108) dengan perilaku SADARI. Mahasiswi kesehatan masyarakat akan melakukan SADARI jika merasa bahwa SADARI memiliki manfaat yang lebih dari hambatan serta memiliki rasa mampu untuk melakukan SADARI.Kata kunci : health belief model, persepsi, self efficacy, isyarat bertindak, Perilaku SADARI ABSTRACT The number of cases of breast cancer in Surakarta is still a concern. Breast Self Exam (BSE) needs to be done in women aged 20 years or older (including co-ed)  to detect breast cancer early.  The purpose of this research was to analyze the relationship of perception of the seriousness, the vulnerability, the benefits, barriers, self efficacy, and cues act with BSE on public health student at Muhammadiyah University of Surakarta. This type of research was observational cross sectional design. The research sample were 106 student public health were taken with proportional random sampling. The results of this research were obtained that there were relationship between the perception of benefits (p value = 0.002), barriers (p value = 0.003), and self efficacy (p value = 0.000) and BSE but no relationship perceptions of seriousness (p value = 0.565),  vulnerability (p value = 0.148), and cues Act (p value = 0.108) with BSE. Student public health will do BSE if it feels that it is aware of the benefits of having more than the barriers and have a sense of being able to do BSE.Keywords: health belief model, perception, self efficacy, cues to act, breast self exam
PROGRAM PERAWATAN MULTIDISIPLIN DAN TERINTEGRASI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PERAWATAN PASIEN DENGAN CHRONIC KIDNEY DISEASE Ratna W Rosyida; M.G.A Putra; Sa'bani N.A
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v12i1.8938

Abstract

Prevalensi penyakit ginjal kronis atau Chronic Kidney Disease (CKD) terus meningkat sepanjang tahun. Diperlukan suatu perawatan multidisiplin dan terintegrasi untuk meningkatkan outcome kesehatan pada pasien CKD. Studi ini bertujuan untuk mencari berbagai bukti terkait manfaat perawatan multidisiplin dan terintegrasi terhadap kualitas perawatan pada pasien pada pasien CKD. Pencarian literatur mengikuti flowchart PRISMA dan menggunakan 3 database yaitu Sciencedirect, Pubmed, dan SAGE. Artikel dipilih sesuai dengan kriteria inklusi yang sudah ditentukan dan eligibilitas artikel dianalisis menggunakan JBI Critical Appraisal Tools. Didapatkan sebanyak 5 artikel yang membahas mengenai perawatan multidisiplin atau perawatan terintegrasi pada pasien dengan CKD. Dari hasil studi didapatan kesimpulan bahwa perawatan secara multidisiplin dan terintegrasi meningkatkan outcome kesehatan berupa penurunan progresivitas CKD, penurunan RRT, cost effectiveness, penurunan kadar HbA1c, hospitalisasi, meningkatkan kesiapan dialisis dan survival pasien, namun tidak memberikan manfaat besar terhadap kontrol metabolik mineral pada pasien
HUBUNGAN ASUPAN LEMAK DAN RASIO LINGKAR PINGGANG PANGGUL (RLPP) DENGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN (LDL) PADA WANITA MENOPAUSE DI POSYANDU NGUDI WALUYO SURAKARTA Nesti Rahmawati; Setyaningrum Rahmawaty; Elida Soviana
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v9i2.4593

Abstract

Disamping faktor hormonal tingginya asupan lemak dan rasio lingkar pinggang panggul (RLPP) diakui sebagai faktor pencetus peningkatan kadar LDL pada wanita menopause. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan lemak dan RLPP dengan kadar LDL pada wanita menopause. Penelitian ini termasuk studi crossectional yang melibatkan  33 wanita menopause usia 45-65 tahun dengan teknik simple random sampling di Posyandu Ngudi Waluyo Surakarta. Asupan lemak dihitung dari rata-rata food recall 24 jam selama 3 hari dengan menggunakan Nutrisurvey. Rasio lingkar pinggang panggul diukur menggunakan metlin dan dilakukan sebanyak 2 kali. Kadar LDL diukur dengan pengambilan darah vena menggunakan metode Enzimatik. Tujuh belas (51,5%) responden memiliki asupan lemak tergolong tinggi, 26 (78,8%) responden memiliki RLPP tergolong tinggi (≥0,85 cm) dan 15 (45,5%) responden memilik kadar LDL tergolong tinggi (≥150 mg/dL). Hasil uji korelasi antara tingkat asupan lemak dengan kadar LDL menunjukkan nilai p=0,261 sedangkan untuk rasio lingkar pinggang panggul dengan kadar LDL menunjukkan nilai p=0,67. Baik asupan lemak maupun RLPP tidak berhubungan dengan kadar LDL pada wanita menopause di Posyandu Ngudi Waluyo Surakarta.
Pengaruh Penambahan Electrical Muscle Stimulation (EMS) Peningkatan Tonus Otot Pada Penderita DD Agus Widodo; BJ. Zia Yucca Praditya
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v6i1.5570

Abstract

Delayed Development (DD) is the classification of characteristics of children which is showeda significant delay in one or more domains of cognitive development, emotional or physical. The problemsthat arise in the DD are hypotonus of the muscles that cause delays in functional abilities ofchildren.The purpose of this study was to determine the influence of Electrical Muscle Stimulation(EMS)to increase muscle tone of DD patients. Quasi-experimental research method using two pre andpost-testgroup design. Sample of this research was 12 children 1-3 years of age. Measurement ofmuscletone using a sphygmomanometer before and after treatment for 4 weeks. The effect measuredusing Wilcoxon tes and the different effect measured using Mann Whitney test. Wilcoxon test resultshowedthat the effect of electrical muscle stimulation on muscle tone was seen from the right quadricepsp value (p = 0.026), the left quadriceps (p = 0.024), right tibialis anterior (p = 0.024) and left tibialisanterior(p = 0.024). It can be concluded that there is an effect of Electrical Muscle stimulation onincreasingthe muscle tone in people with DD.