cover
Contact Name
Bagus Shandy Narmaditya
Contact Email
bagus.shandy.fe@um.ac.id
Phone
+6282234019099
Journal Mail Official
bagus.shandy.fe@um.ac.id
Editorial Address
Jalan Semarang 5 Malang, 65145 Jawa Timur Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen)
ISSN : 2527905X     EISSN : 24610828     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um003
Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen is a business and management journal with the specialization of education for business and management. The journal seeks reflective papers which bring together pedagody and theories of business and management.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "VOL 2, NO.3, NOVEMBER 2016" : 8 Documents clear
Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar Siswa dengan Penerapan Model Pembelajaran Explicit Intruction Maimunah -
JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) VOL 2, NO.3, NOVEMBER 2016
Publisher : JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.341 KB)

Abstract

On the XI grade students of APK2 at SMK Muh. 5Kepanjen , it is known that they have low achievement. The research finding showed that the Explicit Intruction learning model is able to make students to be active and creative as well as helping students to improve their learning activities and outcomes of make the Document/Stenography. This can be seen based on the value of learning activities that is observed by 3 observers. The average value of student activity before the given action was only lower 70with criterion C (enuogh). Furthermore, the average value of the class in the first cycle after the implementation of Explicit Intruction learning model increased to be above 70 with B (good) criterion. In the first cycle, the average value increased student learning activities for LKS to be 87,2 and 78 for LKR, the average value of formatif test is 86,5 and 77,6 for semester test with B (good) criterion. While students learning activities after the given action for 75% from 38 students  has been active in learning. The students also increased during the study.Abstrak: Siswa di kelas XI APK 2 SMK MUH  5 Kepanjen, diketahui bahwa nilai aktivitas belajar dan hasil belajar siswa rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Explicit Intruction mampu menjadikan siswa aktif dan kreatif serta membantu siswa untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil pelajaran Membuat Dokumen/Stenografi. Hal tersebut terbukti pada nilai aktivitas belajar yang diamati oleh 3 orang pengamat. Nilai rata-rata aktivitas belajar siswa sebelum diberi tindakan di bawah 70 dengan kriteria C (cukup). Selanjutnya nilai rata-rata kelas pada  siklus I setelah adanya penerapan model pembelajaran  Explicit Intruction meningkat menjadi di atas 70 dengan kriteria B (baik). Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi rata-rata untuk LKS 87,2 LKR 78 ,nilai rata-rata ulangan harian 86,5 dan rata-rata nilai ulangan semester 77,6 dengan kriteria B (baik).Sedangkan aktivitas belajar setelah tindakan 75% dari 38 siswa telah aktif dalam pembelajaran. siswa juga mengalami peningkatan selama penelitian.
Meningkatkan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Siswa melalui Pengembangan Modul Administrasi Kepegawaian Berbasis Strategi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Kharisma Swandhana; Madziatul Churiyah; Lohana Juariyah
JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) VOL 2, NO.3, NOVEMBER 2016
Publisher : JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.223 KB)

Abstract

Abstract: This research and development aimed to produce a module of Employee Administration based on Guided Inquiry Learning Strategy for the twelfth grade students of Office Administration program, to determine the feasibility of the module developed through validation, and to know whether there is an improvement towards independent learning and students’ ourcomes before and after using the module This research and development used 4D model. It consisted of 4 stages of development: define, design, develop, and disseminate. It was obtained the average sore of post-test 91.76 in the experimental class, and the results of material and module validation reached 90.66% and 88.30%.  The result of questionnaire distribution of independent learning using the module showed 90%. Thus, from the results of this research showed that the Employee Administration module was applicable and able to improve independent learning and students’ outcomes. It was suggested to use this module as a supporting alternative for learning Employee Administration, specifically on material of discharging employees and pension.ABSTRAK: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa Modul Administrasi Kepegawaian Berbasis Strategi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk siswa SMK kelas XII Program Keahlian Administrasi Perkantoran., mengetahui kelayakan modul yang telah dikembangkan melalui hasil validasi, dan mengetahui apakah terjadi peningkatan kemandirian belajar dan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul. Penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan 4D model. Model ini terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Diperoleh hasil rata rata nilai post test 91,76 pada kelas eksperimen, hasil validasi oleh ahli materi dan ahli modul mencapai hasil 90,66% dan 88,30%, hasil penyebaran angket kemandirian belajar siswa dengan menggunakan modul juga mencapai persentase 90%, dari hasil penenlitian diatas menunjukkan bahwa modul administrasi kepegawaian terbukti layak dan dapat meningkatkan hasil belajar dan kemandirian belajar siswa. Lebih lanjut disarankan untuk menggunakan modul ini sebagai alternative penunjang pembelajaran Administrasi Kepegawaian khususnya pada materi pemberhentian pegawai dan pensiun.
The Analysis of Internship (PPL) Implementation and Students Interest in Becoming a Teacher Tika Muslihah Fauziah
JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) VOL 2, NO.3, NOVEMBER 2016
Publisher : JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.71 KB)

Abstract

The main focus of this study is to describe the implementation of Internship (PPL), the students’ interest in becoming a teacher, and whether the implementation of PPL program can increase of the interest of students to be a teacher. The research approach in this study is qualitative descriptive approach with the subjects of the research is the supervisor of the PPL program, counselor teacher, head of curriculum and students of Office Administration Education in the academic year of 2012 who have conducted PPL program. The research finding showed that: (1) PPL program has already performing quite well, it is due to the fact that it can provide benefits for students before becoming a teacher. However, there are still some obstacles and things that should be evaluated to ensure that PPL program can be ran effectively and efficiently, (2) the interest of students to become a teacher is influenced by various factors, internal and external, and (3) based on the interview result, the implementation of PPL program can increase of the interest of students to become a teacher.
Pengaruh Penerapan Presensi Sidik Jari (Fingerprint) terhadap Kinerja Guru Melalui Motivasi Kerja di SMA Negeri 5 Malang Lia Sepda Kristin; I Nyoman Suputra; Sarbini -
JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) VOL 2, NO.3, NOVEMBER 2016
Publisher : JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.814 KB)

Abstract

Abstract: The research finding shows that: (1) the implementation of fingerprint is in the excellent category, working motivation for teachers is in the high category, and the teachers’ performance is good as well; (2) there is a direct positive significant effect between the application of fingerprint on working motivation of teachers; (3) there is a significant direct positive effect between motivation and teachers’ working performance; and (4) there is no direct significant effect between the application of fingerprint on teacher performance through motivation.Lastly, the recommended advices are: (1) in improving teachers’ motivation and performance at SMAN 5 Malang, the institution should always monitor, review and improve the implementation of fingerprints that has already existed. It can also reduce the attitude of the teachers who are less motivated by the presence of fingerprint systems which has been used; (2) SMAN 5 Malang should conduct a study of motivation and performance on a regular basis with the hope to know what are the things that can affect the motivation and performance of teachers, as well as identifying the problems that might arise so that it can be resolved soon. In addition, SMAN 5 Malang needs to examine other factors that may affect the motivation and performance of teachers at SMAN 5 Malang apart from the implementation of fingerprint; these factors could be working environment, interpersonal relationships, and others.Abstrak: Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Penerapan presensi sidik jari (fingerprint) termasuk dalam kategori sangat baik, motivasi kerja guru termasuk dalam kategori tinggi, dan kinerja guru termasuk dalam kategori baik. (2) Terdapat pengaruh secara langsung yang signifikan dan positif antara penerapan presensi sidik jari terhadap motivasi kerja guru. (3) Terdapat pengaruh secara langsung yang signifikan dan positif antara motivasi kerja terhadap kinerja guru. (4) Terdapat pengaruh secara tidak langsung yang signifikan dan positif antara penerapan presensi sidik jari terhadap kinerja guru melalui motivasi kerja.Saran yang direkomendasikan sehubungan dengan hasil penelitian adalah: (1) Untuk meningkatkan motivasi kerja dan kinerja guru di SMA Negeri 5 Malang, hendaknya lembaga pendidikan tersebut selalu memantau, meninjau, dan memperbaiki pelaksanaan presensi sidik jari (fingerprint) yang sudah ada. Hal ini juga dapat mengurangi sikap para guru yang tidak terlalu termotivasi dengan sistem presensi sidik jari (fingerprint) yang sudah berjalan selama ini. (2)Lembaga pendidikan di SMA Negeri 5 Malang hendaknya melakukan kajian motivasi dan kinerja secara berkala dengan harapan dapat mengetahui hal-hal apa saja yang dapat mempengaruhi motivasi kerja dan kinerja para guru, sekaligus mengidentifikasi masalah-masalah yang mungkin saja timbul sehingga masalah tersebut dapat segera teratasi. Selain itu lembaga pendidikan di SMA Negeri 5 Malang perlu mengkaji faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi motivasi kerja dan kinerja guru di SMA Negeri 5 Malang selain penerapan presensi sidik jari (fingerprint), faktor-faktor tersebut bisa saja mengenai lingkungan kerja atau iklm kerja, hubungan interpersonal, dan  lain-lain.
PENERAPAN SIMASET PADA MATERI LAPORAN PENERIMAAN DAN PENDISTRIBUSIAN SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XII ADMINISTRASI PERKANTORAN SMKN 1 MALANG Novi Damayanti; Heny Kusdiyanti; Sopiah -
JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) VOL 2, NO.3, NOVEMBER 2016
Publisher : JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.726 KB)

Abstract

 XII APK 1 class at SMKN 1 Malang have a problem on their learning motivation that showed by their attitude at the time of learning. The student’s motivation is relatively low. It is because the material, which is the report of facilities and infrastructure reception and distribution, requires a high concentration, therefore they need SIMAset as learning media that can help them to reach the goal of learning. The purpose of this research is to increase student’s motivation. This research is Classroom Action Research (CAR) that was conducted in two cycles in which each cycle consist of planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques in this study was done by using observation, interview, test, documentation, and questionnaire. This research using qualitative interactive techniques data analysis. The result of this study showed that SIMAset can increase student motivation.Abstrak: Kelas XII APK 1 SMKN 1 Malang memiliki permasalahan pada motivasi belajar yang ditunjukkan oleh sikap siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung. Motivasi belajar siswa kelas XII APK 1 SMKN 1 Malang relatif rendah. Hal tersebut disebabkan karena materi yang dipelajari yaitu laporan penerimaan dan pendistribusian sarana dan prasarana membutuhkan konsentrasi yang tinggi, sehingga dibutuhkan media pembelajaran SIMAset yang dapat membantu siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes, dokumentasi, dan angket. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMAset dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
Pengelolaan Arsip Digital Sambas Ali Muhidin; Hendri Winata; Budi Santoso
JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) VOL 2, NO.3, NOVEMBER 2016
Publisher : JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.523 KB)

Abstract

In a paper-based records management practices, many problems faced, so as to provide space in the electronic media as an alternative in the management of archives. In the terminology of archival, electronic media is classified as a new media archive. One new form of archive storage media is digital media. Digital media typically requires tools such as computers, because it can not be read directly. Archives are stored in digital form can include images, sound, video, text or any other that can be used as a data in binary form (binary), can be processed in a computer program and stored in a digital data storage media.Abstrak : Dalam praktik pengelolaan arsip berbasis kertas, banyak permasalahan yang dihadapi, sehingga memberikan ruang pada media elektronik sebagai alternatif dalam pengelolaan arsip. Dalam terminologi kearsipan, media elektronik dikelompokan sebagai arsip media baru. Salah satu bentuk penyimpanan arsip media baru adalah media digital. Media digital biasanya memerlukan alat bantu berupa komputer, karena tidak dapat dibaca secara langsung. Arsip yang disimpan dalam bentuk digital dapat berupa gambar, suara, video, tulisan atau lainnya yang dapat dijadikan sebuah data dalam bentuk biner (binary), dapat diolah dalam program komputer dan disimpan dalam media penyimpanan data digital.
Pengembangan Modul Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Karakter Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan di SMK Cendika Bangsa Kepanjen Dwi Rahayu; Heri Pratikto; Wening Patmi Rahayu
JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) VOL 2, NO.3, NOVEMBER 2016
Publisher : JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.188 KB)

Abstract

 Kurikulum 2013 dikenal sebagai pendidikan karakter dimana pembelajaran yang dikembangkan menggunakan pendekatan scientific. Untuk menunjang pembelajaran  dengan menggunakan pendekatan scientific salah satunya dapat menggunakan modul. Modul adalah sarana pembelajaran dalam bentuk tertulis atau cetak yang berisi materi pembelajaran, metode, tujuan pembelajaran, petunjuk kegiatan belajar, dan latihan yang disusun secara sistematis dan menarik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan dan dapat digunakan secara mandiri.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa modul pembelajaran kontekstual bermuatan karakter pada mata pelajaran kewirausahaan dengan mataeri produk kerajinan dari bahan lunak dan pengemasannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan didukung data kuantitatif. Model pengembangan produk modul ini menggunakan modifikasi Brog & Gall yang terdiri dari: 1) analisis kebutuhan, 2) perencanaan, 3) pengembangan produk, 4) validasi ahli, 5) uji coba kelompok kecil, 6) revisi, 7) produk akhir. Produk divalidasi oleh 1 orang ahli modul dan 1 orang ahli materi, kemudian dilakukan uji kelompok kecil sebanyak 25 siswa. Data dikumpulkan dengan pedoman wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan termasuk dalam kriteria valid dan layak, ditinjau dari hasil validasi ahli materi, ahli modul dan pada uji coba kelompok kecil sebesar sehingga modul pembelajaran kontekstual bermuatan karakter valid dan layak digunakan sebagai bahan ajar. Abstract: 2013 curriculum known as character education where learning developed used the scientific .To support learning by adopting scientific one of which may be use module .Module is a means learning in the form of written or a print contains material learning , method , the purpose of learning , guidance learning activities , and in whose exercise arranged systematically and compelling to reach competence expected and can be used independently.This study attempts to yield the product of learning module contextual charged character on the subjects of entrepreneurship with mataeri products the craft of soft material and pengemasannya .This study adopted qualitative approaches by the support quantitative data .Model product development this module use modification a brog & amp; gall consisting of: 1 analysis needs , 2 planning , 3 ) product development , 4 ) validation the people of , 5 ) pilot small group , 6 ) revision , 7 ) the final product .Products validated by 1 experts modules and 1 experts matter , then undergone a small group 25 students .Data collected by guidelines , and chief .The research results show that module developed including on the criteria valid and worthy of , in terms of the results of validation the matter , the modules and on trial group fraction of so learning module contextual charged character valid and being used as teaching materials.
Peningkatan Hasil Belajar Kompetensi Dasar Mengklasifikasikan Jenis Bisnis Ritel melalui Model Discovery Learning dengan Media Mind Mapping Sri Lestari
JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) VOL 2, NO.3, NOVEMBER 2016
Publisher : JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.555 KB)

Abstract

This research aimed to determine how is the implementation of discovery learning model with mind mapping media on the basic comptences of clasify kinds of retail business and whether the implementation of the discovery learning model with mind mapping media can increase learning outcomes of student. This research conducted using qualitative approach and quantitative in the planning of class action research by two cycles with research time for every cycle 2 meeting @ 3x45 minute. The result showed that by using discovery learning model with mind mapping media learning outcomes of student was good in the aspect of knowledge, skill, and the attitude have increased.Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model discovery learning dengan menggunakan media mind mapping pada kompetensi dasar mengklasifikasikan jenis bisnis ritel dan apakah penerapan model discovery learning dengan menggunakan media mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam rancangan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus dengan waktu penelitian untuk masing-masing siklus 2 pertemuan @ 3 x 45 menit.  yang hasilnya menunjukkan bahwa melalui penggunaan model discovery learning dengan media mind mapping hasil belajar siswa baik dalam ranah pengetahuan, ketrampilan, maupun sikap mengalami peningkatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8