cover
Contact Name
Hurriah Ali Hasan
Contact Email
pilar@unismuh.ac.id
Phone
+6281241852596
Journal Mail Official
pilar@unismuh.ac.id
Editorial Address
Jl. St. Alauddin, No 259, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pilar
ISSN : 19785119     EISSN : 27763005     DOI : https://doi.org/10.26618/298dtd07
scientific publication journal that aims to support the development of Islamic studies in various fields of science, in the fields of education, economics, law, history by exploiting knowledge and practice for the benefit of humanity. Through this journal, it is hoped that the scientific community can contribute to the development of knowledge related to Islamic studies.
Articles 376 Documents
PENGAJARAN BAHASA DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN Abd Rahim Razaq
PILAR Vol 1, No 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbahasa adalah suatu kegatan yang dilakukan oleh manusia setiap saat sejak bangun dari tidur, bahkan kadang-kadang di waktu tidur atau mimpi. Sehingga berbahasa menjadi sesuatu yang normal dan alamiah. Bahasa-bahasa dunia ini memiliki ragam bentuk yang berbeda, bergantung pada perbedaan kelompok masyarakat pemakainya dalem berkomunikasi Banyaknya kelompok dalam masyarakat dunia menyebabkan munculnya berbagai jenis bahasa yang tersebar di pelosok dunia, termasuk di antaranya adalah Bahar Arab. Bahasa Arab selain memiliki arti agama, juga memiliki arti penting sebagai medium budaya dalam masyarakat muslim. Bahasa Arab dipakai oleh orang-orang yang hidup di Jazirah Arab, yang kemudian berpindah ke berbagai negara termasuk lndonesia. Kedudukan istimewa yang dimiliki oleh bahasa Arab di antara bahasa-bahasa lain di dunia karena ia berfungai sebagai bahasa al-Quran dan Hadis serta kitab-kitab agama Islam lainnya.Kata kunci: Bahasa Arab; Kebudayaan; Bahasa al-Quran
PERBANDINGAN TRANSAKSI PEMBAYARAN SISTEM OVO DAN CASH Ulil Amri; St Walida Mustamin
PILAR Vol 11, No 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan dikomunitas Grab dan pengguna ovo pada grab di kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara sistem pembayaran menggunakan ovo dan sistem pembayaran yang menggunakan cash terhadap grab yang ditinjau dari sisi Hukum Ekonomi Syariah. Dalam penelitian ini terdiri dari 4 variabel di antaranya ovo, cash, grabpay dan hukum ekonomi syariah. Dengan total sampel dalam penelitian ini adalah 60 orang pengumpulan data yang dilakukan dengan cara menyebar kuesioner atau angket dan wawancara. Selanjutnya data yang diperoleh tersebut diolah dengan menggunakan metode Smart PLS 2.0M3 Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel ovo memiliki pengaruh yang sangat signifikan karena nilai thitung lebih besar dari ttabel terhadap variabel cash dan variabel grab berpengaruh signifikan positif dengan nilai thitung lebih kecil dari ttabel terhadap variabel Hukum Ekonomi Syariah.Kata kunci: Transaksi Pembayaran; Ovo; Cash
PERHATIAN ORANG TUA PADA MOTIVASI BELAJAR SISWA St Mutahharah
PILAR Vol 11, No 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020
Publisher : PILAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian untuk menganalisis perhatian orang tua terhadap anaknya dalam motivasi belajar dan hubungan perhatian orang tua dengan motivasi belajar siswa di SDN 59 Garotin kecamatan Anggeraja kabupaten Enrakang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitaif, oleh karena itu teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan angket. Hal ini diperlukan untuk mengetahui ada atau tidak adanya hubungan antara perhatian orang tua dengan motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa hubungan perhatian orang tua berada dalam kategori baik yaitu pada interval 33,75 – 36,25 dengan nilai rata-rata 35,09. Begitu juga dengan motivasi belajar siswa berada dalam kategori baik pada interval 35,1 – 36,9 dengan nilai rata-rata 36,02. Dari hasil uji t, nilai thitung perhatian orang tua sebesar 0,349 lebih kecil dari nilai ttabel yang telah ditetapkan sebesar 2,021. Sedangkan nilai signifikan 0,116 0,05. Selain itu, diketahui persamaan regresi dengan rumus Y = a + bX = 34,614 + 0,040X. Dengan demikian, dapat dinyatakan tidak terdapat hubungan antara perhatian orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Adapun besarnya hubungan perhatian orang tua terhadap motivasi belajar siswa adalah 0,003 atau 3% dan sisanya 97% dipengaruhi oleh faktor lain.
FAKTA-FAKTA ILMIAH TENTANG HEWAN SERANGGA DALAM AL-QUR’AN DAN IBRAHNYA BAGI KEHIDUPAN Azis Masang
PILAR Vol 11, No 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memadukan Islam dengan sains adalah satu pemikiran yang didasarkan pada asumsi bahwa pengembangan sains dalam konteks ke-Islam- an merupakan suatu keharusan bagi kelanjutan peradaban umat manusia yang harmonis di masa depan. Dengan ilmu pengetahuan, manusia akan lebih bijaksana untuk menentukan pilihan-pilihan hidup. Sehingga penting untuk dilakukan pengkajian fenomena alam dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan alam dalam konteks mempertebal iman, takwa, dan sikap rohaniyah kepada Tuhan dengan berpijak pada sejarah bagaimana kejayaan Islam dalam penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan sejak zaman pertengahan hingga sekarang adalah merupakan kesinambungan dan perubahan. Al-Qurán sebagai suatu ayat qauliyah telah dengan sempurna memberitakan kepada manusia seluruh perihal kehidupan baik masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang, perihal makhluk yang di langit sampai yang di bumi, dari makhluk yang besar sampai yang kecil seperti serangga dengan segala karakteristiknya. Dalam Al-Qur’an membahas seputar serangga, meski tidak begitu banyakm yaitu tidak lebih dari sebelas ayat. Namun, hal itu bukan berarti serangga tidak mempunyai peran yang penting sehingga Allah hanya menyebutkannya dalam jumlah yang sedikit. Kajian ini membahas mengenai peran penting serangga yang disebutkan dalam Alquran.Kata Kunci: Serangga, peran penting serangga, Al Quran
KEDUDUKAN FILSAFAT DALAM ISLAM Azis Masang
PILAR Vol 11, No 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020
Publisher : PILAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedudukan filsafat dalam Islam mengalami pasang surut pemuliaan dan kecaman, yang merupakan sebuah keniscayaan ketika didiskusikan. Persoalan seputar harmonisasi filsafat dan Islam, mengalami diskursus harmonisasi dalam perdebatan yang panjang. Sebagian ulama dan ilmuwan berpendapat bahwa Islam dan filsafat berbeda secara diametral, di mana Islam dan filsafat mempunyai domain yang tidak bisa disatukan. Namun tidak sedikit pula mencoba mengharmoniskan dan mensintesakan keduanya, dimulai oleh Al-Kindi, diteruskan oleh Al-Farabi, dan disempurnakan Ibnu Sina dan Ibnu Rushd. Al-Kindi menganggap bahwa tujuan filsafat ialah menemukan hakekat sejati benda-benda melalui penjelasan-penjelasan kausal. Al-Kindi mempertemukan agama (Islam) dengan filsafat, dengan menyebutkan bahwa filsafat adalah ilmu tentang kebenaran dan agama juga adalah ilmu tentang kebenaran pula. Sementara Al-Farabi berhasil menyelaraskan filsafat politik Yunani klasik dengan Islam, yang dimengerti di dalam konteks agama-agama wahyu. Ibnu Sina berargumen bahwa Allah menciptakan dunia melalui emanasi. Berdasarkan pendapat para filsuf tersebut, kajian ini menjelaskan bahwa filsafat dan agama (Islam) memiliki keterkaitan yang erat yang saling berselaras sebagai bagian dari Ilmu pengetahuan.
FOREX TRADING MENURUT HUKUM ISLAM Ulil Amri; Hurriah Ali Hasan
PILAR Vol 12, No 1 (2021): JURNAL PILAR, JUNI 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Forex adalah pasar paling likuid dan terbesar di dunia yang beroperasi 24 jam, bergerak dari satu zona ke zona lainnya di berbagai pusat keuangan dunia. Perputaran uang di pasar Forex adalah sekitar 3,8 triliun USD per hari. Pada umumnya banyak masyarakat muslim di dunia dan di Indonesia khususnya yang memperdagangkan valuta asing secara online. Gambaran Umum Hukum Islam Pada Bisnis Perdagangan Valas Dengan Sistem Kontrak Online Perdagangan valuta asing, yang termasuk dalam kegiatan perdagangan valuta asing antar negara di dunia , saat ini menjadi perbincangan hangat karena belum mendapatkan status hukumnya dalam pandangan Islam. Jadi ekonomi Islam sebagai salah satu instrumen ekonomi yang merupakan sistem ekonomi berdasarkan hukum Islam, yaitu Al-Qur'an dan Sunnah sebagai pedoman yang harus dapat memberikan jawaban tentang status perdagangan valas dalam pandangan hukum ekonomi Islam. penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data tertulis dari pelaku usaha perdagangan valas dan platform aplikasi transaksi valas online. Tulisan ini mencoba menganalisis praktik perdagangan atau penjualan mata uang asing secara online untuk mengetahui bagaimana operasi perdagangan valas online sesuai dengan prinsip-prinsip Sharf. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa transaksi online majelis akad telah memenuhi unsur-unsurnya yaitu pertemuan dua pihak dalam satu wadah atau fasilitas on-line sebagai sarana penyampaian pesan dalam transaksi. Walaupun dalam hal ini kedua belah pihak tidak bertemu secara fisik, namun yang terpenting maksud dan tujuan mereka dalam bertransaksi tersampaikan dengan jelas dan tepat sehingga dapat melakukan transaksi secara tunai dan memenuhi ukuran yang sama jika kedua barang tersebut adalah barang jenis yang sama..Kata kunci: Forex, Hukum Islam, Transaksi
DAKWAH INSTAGRAMIYAH HIMPUNAN MAHASISWA PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM UNISMUH MAKASSAR Sudir Koadhi
PILAR Vol 12, No 1 (2021): JURNAL PILAR, JUNI 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media dakwah secara spesifik merupakan alat-alat fisik maupun alat-alat virtual yang dapat digunakan menyampaikan pesan dakwah, sekaligus dapat berfungsi menjelaskan isi pesan dakwah tersebut seperti buku, film, video, kaset,slide,dan sebagainya.  Penggunaan teknologi Web 2.0 platform dasar media sosial memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content. Teknologi Web 2.0 menjadikan  media sosial hadir dalam berbagai bentuk yang berbeda, termasuk socialnetwork, forum internet, weblogs, social blogs, micro blogging, wikis, podcasts,gambar, video, rating, dan bookmark sosial.Instagram yang dikembangkan oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger merupakan sebuah aplikasi gratis yang fungsi utamanya sebagai tempat untuk mengupload foto dan video melalui gadget seperti smartphone, kemudian berkembang fungsinya sehingga dapat menyunting foto yang memiliki enam belas efek, dan dapat diunggah pada jejaring sosial.Instagram menjadi salah satu media penyampai pesan dakwah yang banyak digunakan oleh para dai. Hal ini disebabkan oleh jumlah pengguna aktif instagram yang cukup banyak di Indonesia. Melalui akun instagram, dai dapat menyampaikan dakwahnya dalam bentuk foto dan video pendek yang disertai dengan caption atau keterangan dari foto dan video tersebut.Berdakwah melalui instagram saat ini merupakan salah satu metode dakwah yang cukup banyak peminatnya selain karena istagram merupakan media sosial yang sedang tren, juga penggunaan media audio visual sebagai bentuk konten dakwah.
ANALISIS SISTEM BAGI HASIL ANTARA PEMILIK MODAL DAN PENGGARAP LAHAN PERTANIAN DI KECAMATAN TOMBOLO PAO KABUPATEN GOWA St Walida Mustamin; Musdalifah Musdalifah; Saidin Mansyur
PILAR Vol 12, No 2 (2021): JURNAL PILAR, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui apakan Sistem Bagi Hasil Pertanian di Kecamatan Tombolo Pao sudah sesuai dengan tinjauan hukum Islam. Penelitian ini di laksakan di Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa yang berlangsung selama 2 bulan mulai dari Februari sampai April 2020. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melakukan wawancara secara langsung kepada informan yaitu pemilik lahan sekaligus pemilik modal, petani penggarap dan pemilik lahan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem bagi Hasil yang dilakukan masyarakat di Kecamatan tombolo Pao di dasarkan pada perjanjian yang telah disepakati oleh kedua belah pihak, dan perjanjian tersebut dilakukan secara lisan tanpa ada bukti di atas kertas yang memperkuat perjanjian tersebut. Adapun faktor yang menyebabkan masyarakat melakukan kerja sama yaitu karena adanya petani yang tidak memiliki lahan untuk di garap dan ada juga pemilik lahan yang kewalahan jika harus mengolah sendiri lahannya. Sistem bagi hasilnya ditentukan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak, sebagaimana jawaban dari salah satu pemilik lahan mengatakan bahwa apabila semua biaya dikeluarkan oleh pemilik lahan maka pemilik lahan mendapatkan 2/3 bagian sementara petani penggarap hanya mendapat 1/3 bagian saja. Kerja sama ini dilakukan untuk saling membantu antara petani yang sama sekali tidak memiliki lahan untuk digarap dan pemilik lahan yang memiliki banyak lahan sehinggaa kewalahan jika harus mengolah lahannya sendiri. Perjanjian ini dilakukan atas dasar suka rela tanpa ada paksaan dari pihak lain. Ditinjau dari hukum Islam maka kerja sama ini sudah sesuai dengan hukum Islam sebagaimana yang dijelaskan dalan Q.S An-Nisa ayat 29 dan Q.S At-Tabuah ayat 7 yang menjelaskan bahwa suatu transaksi yang halal adalah transaksi yang dilakukan secara suka rela diantara kedua belah pihak. Kata Kunci: Sistem Bagi Hasil, Pemilik Modal dan Penggarap Lahan Pertanian
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PETANI PENGGARAP DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Saidin Mansyur; Aenun Pratiwi; Ulil Amri
PILAR Vol 12, No 2 (2021): JURNAL PILAR, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum bagi petani penggarap dalam menjalankan kerjasama dengan pemilik lahan di bidang pertanian, ditinjau dari sudut pandang hukum Islam. Hal tersebut didasari bahwa di Indonesia, dalam kerja sama antara petani penggarap dan pemilik lahan, biasanya akad terjadi secara lisan bukan tertulis. Kerja sama lebih banyak mengandalkan saling mempercayai satu sama lain. Sistem kerjasama tersebut berisiko bagi kedua belah pihak, bila ada salah satu pihak yang melanggar perjanjian. Sementara risiko dan potensi kerugian terbesar ada pada pihak petani penggarap. Untuk hal tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan informasi yang mendalam dari berbagai pihak terkait potensi risiko dan akibat-akibatnya. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Gowa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama pertanian di Kabupaten Gowa yang menggunakan akad Mukhabarah, yaitu benih dan modal lainnya disediakan oleh petani penggarap, sedangkan pemilik lahan hanya menyediakan lahan. Keuntungan diperoleh kedua belah pihak dari bagi hasil secara sama rata, setelah mengeluarkan biaya modal. Bentuk perlindungan hukum bagi petani masih berpegang kepada prinsip adat yang masih dipegang kuat oleh masyarakat petani di Kabupaten Gowa. Secara hukum Islam, prinsip adat tersebut termaktub dalam kaidah Al-Adatun Muhakkamah, yaitu adat kebiasaan yang dijadikan hukum, sehingga tidak menimbulkan perselisihan karena saling ridho, dan praktek bagi hasil yang saling menguntungkan antara petani penggarap dengan pemilik lahan yang dilandari oleh azas tolong menolong.Kata Kunci: Kerjasama Pertanian, Mukhabarah, Perlindungan Hukum
STRATEGI LITERASI INFORMASI DALAM PENCARIAN REFERENSI ILMU KEISLAMAN Himayah Himayah
PILAR Vol 12, No 2 (2021): JURNAL PILAR, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kemudahan mendapatkan informasi. Hal tersebut menyebabkan tantangan akademis saat ini bukan lagi untuk menemukan informasi, tetapi bagaimana memilih, mengatur, dan mengevaluasi validitas dan reliabilitas informasi yang tersedia, khususnya dalam kegiatan mencari referensi ilmu pengetahuan. Dalam pengetahuan keislaman, sumber referensi utama merujuk kepada dalil-dalil yang diakui validitas kesahihannya, serta referensi penafsirannya yang semakin beragam dan luas. Digitalisasi informasi telah memudahkan pencarian informasi yang dibutuhkan, sehingga diperlukan literasi informasi untuk memastikan validitas dan reliabilitas informasi-informasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur strategi literasi informasi yang tepat dalam mencari referensi ilmu keagamaan Islam. Pengukuran dilakukan dengan menilai kompetensi literasi informasi yang dimiliki oleh mahasiswa saat membutuhkan referensi keislaman dalam proses pembelajaran dan penelitian, berdasarkan pada tingkat pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 210 mahasiswa bidang studi keislaman untuk mengukur tingkat pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menerapkan literasi informasi untuk menemukan referensi-pengetahuan keagamaan Islam. Uji variabel dilakukan untuk mengetahui nilai persentase, frekuensi dan nilai rata-rata dari tingkat pegetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan literasi informasi untuk mendapatkan referensi ilmu pengetahuan keislaman. Kajian deskriptif menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki keterampilan literasi informasi yang baik pada indikator pemahaman akan kebutuhan informasi dan bagaimana menemukan informasi, namun memiliki nilai yang rendah pada indikator evaluasi informasi dan penggunaan informasi secara tepat. Sementara pada variabel keterampilan literasi informasi yang dimiliki mahasiswa rata-rata masih rendah, diukur berdasarkan indikator kemampuan menggunakan teknologi informasi (tool literacy), memahami cara mendapatkan sumber informasi (resource literacy) dan kemampuan menyusun tugas ilmiah dengan memanfaatkan alat teknologi informasi (publishing literacy). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan keterampilan literasi informasi di kalangan mahasiswa masih sangat terbatas. Banyak mahasiswa yang belum melakukan penyaringan dan validasi terhadap sumber-sumber referensi yang mereka temukan di internet. Kata Kunci: Ilmu Pengetahuan; Keagamaan Islam; Literasi Informasi

Page 5 of 38 | Total Record : 376


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL PILAR, DESEMBER 2025 Vol 16, No 1 (2025): JURNAL PILAR, JUNI 2025 Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL PILAR, JUNI 2025 Vol 15, No 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024 Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024 Vol 15, No 1 (2024): JURNAL PILAR: JUNI 2024 Vol. 15 No. 1 (2024): JURNAL PILAR: JUNI 2024 Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL PILAR: DESEMBER 2023 Vol 14, No 2 (2023): JURNAL PILAR: DESEMBER 2023 Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL PILAR, JUNI 2023 Vol 14, No 1 (2023): JURNAL PILAR, JUNI 2023 Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL PILAR, DESEMBER 2022 Vol 13, No 2 (2022): JURNAL PILAR, DESEMBER 2022 Vol 13, No 1 (2022): JURNAL PILAR, JUNI 2022 Vol. 13 No. 1 (2022): JURNAL PILAR, JUNI 2022 Vol. 12 No. 2 (2021): JURNAL PILAR, DESEMBER 2021 Vol 12, No 2 (2021): JURNAL PILAR, DESEMBER 2021 Vol. 12 No. 1 (2021): JURNAL PILAR, JUNI 2021 Vol 12, No 1 (2021): JURNAL PILAR, JUNI 2021 Vol 11, No 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020 Vol. 11 No. 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020 Vol. 11 No. 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020 Vol 11, No 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020 Vol 10, No 2 (2019): JURNAL PILAR, DESEMBER 2019 Vol. 10 No. 2 (2019): JURNAL PILAR, DESEMBER 2019 Vol 9, No 2 (2018): JURNAL PILAR, Desember 2018 Vol. 9 No. 2 (2018): JURNAL PILAR, Desember 2018 Vol 9, No 1 (2018): JURNAL PILAR, JUNI 2018 Vol. 9 No. 1 (2018): JURNAL PILAR, JUNI 2018 Vol 5, No 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014 Vol. 5 No. 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014 Vol. 4 No. 2 (2013): JURNAL PILAR, DESEMBER 2013 Vol 4, No 2 (2013): JURNAL PILAR, DESEMBER 2013 Vol 3, No 2 (2012): JURNAL PILAR, DESEMBER 2012 Vol. 3 No. 2 (2012): JURNAL PILAR, DESEMBER 2012 Vol. 3 No. 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012 Vol 3, No 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012 Vol. 2 No. 1 (2011): JURNAL PILAR, JUNI 2011 Vol 2, No 1 (2011): JURNAL PILAR, JUNI 2011 Vol 1, No 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010 Vol. 1 No. 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010 More Issue