cover
Contact Name
Andi Alim Syahri
Contact Email
andialims@unismuh.ac.id
Phone
+6285255384303
Journal Mail Official
sigma@unismuh.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Jln. Sultan Alauddin No. 259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28053610     EISSN : 27467503     DOI : https://doi.org/10.26618/sigma
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 2: Desember 2024" : 30 Documents clear
ANALISIS KESALAHAN NUMERASI SISWA SMA BERDASARKAN TAHAPAN KESALAHAN NEWMAN Muharam, Diah Rahma; Rahayu, Ilmiyati
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15011

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa SMA kelas X saat mengerjaan soal numerasi berdasarkan tahapan kesalahan Newman. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.2 MAN 1 Kota Cilegon yang berjumlah 34 siswa dan dipilih 4 siswa sebagai subjek. Subjek tersebut dipilih dari siswa dengan kemampuan numerasi rendah dikarenakan kemampuan numerasi rendah membuat siswa banyak melakukan kesalahan. Pengumpulan data dan analisis penelitian ini berupa tes numerasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, ditemukan berbagai kesalahan yang dilakukan siswa pada masing-masing soal. Pada soal nomor 1, sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam numerasi, terutama dalam melakukan perhitungan yang akurat dan menyelesaikan proses perhitungan secara tepat. pada soal nomor 2a, kesalahan yang umum terjadi adalah dalam memahami soal dengan lengkap dan dalam mentransformasikan informasi dari tabel ke model matematis. Sedangkan pada soal nomor 2b, masalah utama adalah dalam menganalisis informasi dan mengambil kesimpulan dari hasil analisis. Pada soal nomor 3, siswa mengalami kesalahan yang serupa dengan soal nomor 1, terutama dalam memecahkan masalah praktis dan menulis jawaban akhir yang sesuai dengan konteks soal. Kesalahan numerasi yang dilakukan oleh siswa juga memiliki keterkaitan dengan kesalahan Newman, dimana pada kesalahan numerasi tidak mampu memecahkan masalah praktis dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari berkaitan dengan kesalahan Newman pada tahapan kesalahan keterampilan proses dan penulisan jawaban akhir. Kesalahan numerasi tidak mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk seperti tabel, gambar, diagram, dan lain sebagainya berkaitan dengan kesalahan Newman pada tahapan kesalahan memahami dan kesalahan transformasi. Kesalahan numerasi tidak mampu menafsirkan, memprediksi, dan mengambil kesimpulan dari hasil analisis berkaitan dengan kesalahan Newman pada tahapan kesalahan memahami, kesalahan transformasi, dan kesalahan keterampilan proses.
IMPLEMENTASI PBL DAN RME PADA MATERI STATISTIKA: DAMPAKNYA TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA Puteri, Alycia Rahmah Kamilah; Priatna, Nanang
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan representasi matematis siswa pada materi statistika di Indonesia. Kemampuan representasi matematis dianggap sebagai keterampilan esensial yang memungkinkan siswa untuk mengkomunikasikan dan memodelkan gagasan matematis dengan cara-cara yang beragam, termasuk verbal, visual, dan simbolik. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan 30 siswa kelas VIII sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara, yang kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL dan RME berdampak positif terhadap kemampuan representasi matematis siswa. Siswa yang terlibat dalam pembelajaran berbasis masalah mampu menghasilkan representasi visual, simbolik, dan verbal dengan baik. Meskipun demikian, beberapa siswa masih mengalami kesulitan dalam beberapa aspek, seperti kesalahan dalam proses pembulatan nilai atau kesulitan dalam memberikan kesimpulan yang tepat. Penerapan Model Pembelajaran PBL dan Pendekatan RME dapat dianggap efektif dalam meningkatkan literasi matematis siswa. Rekomendasi dari penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan PBL dan RME ke dalam kurikulum matematika sekolah sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa secara menyeluruh.
PERSEPSI GURU TERHADAP PENGGUNAAN ASESMEN FORMATIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI SPLDV DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Januar, Linda Ramadhanty; Muzekki, Sahrul
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru terhadap penggunaan asesmen formatif dalam pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Asesmen formatif dianggap sebagai alat penting yang memungkinkan guru memantau kemajuan belajar siswa, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan menyesuaikan strategi pengajaran sesuai kebutuhan siswa. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari wawancara semi terstruktur dengan tiga guru matematika dari tiga SMP di Sampang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang baik mengenai konsep asesmen formatif dan menggunakan berbagai metode untuk implementasinya, meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan beban kerja yang tinggi. Para guru melaporkan bahwa asesmen formatif memiliki pengaruh positif terhadap partisipasi dan pemahaman siswa. Penelitian ini menggarisbawahi perlunya dukungan tambahan dan pelatihan bagi guru untuk meningkatkan efektivitas asesmen formatif dalam pembelajaran matematika, dengan tujuan akhir meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Mahardhika, Ghiffaari; Nurjanah, Nurjanah
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran PBL berbantuan Geogebra dalam menyelesaikan masalah, khususnya terkait dengan materi hubungan garis dan sudut. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Persis Lembang Kabupaten Bandung Barat tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi-eksperimental) dengan design penelitian adalah Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 42 siswa yang terbagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok kelas eksperimen dan kelompok kelas kontrol. Instrument penelitian yang digunkan adalah tes objektif berupa soal essay. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pembelajaran model PBL berbantuan GeoGebra dengan pembelajaran langsung untuk meningkatakan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII MTs Persis 50 Lembang. Hal ini tampak dari hasil uji Mann Whitney dengan nilai sig.=0,000<0,05 yang menunjukan bahwa terdapat perbedaan secara siginifikan antara rata-rata n-gain kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran yang menerapan PBL berbatuan GeoGebra berdampak baik terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII MTs Persis Lembang.
PENERAPAN PENDEKATAN PMRI BERBASIS KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD Khaq, Sinkha Arza; Hilyana, F. Shoufika; Ermawati, Diana
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15230

Abstract

Penggunaan pendekatan pembelajaran Matematika yang tidak sesuai dan tidak menarik bagi siswa menyebabkan siswa kurang mampu menganalisis, merumuskan masalah, dan menyimpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah. Akibatnya, kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SD 1 Kaliwungu Kudus berbeda sebelum dan sesudah diadakannya pembelajaran Matematika dengan penerapan Pendekatan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) pada materi piktogram dan diagram batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental dan desain One Group Pretest-Posttest. Penelitian diadakan di kelas IV SD 1 Kaliwungu tepatnya di Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Dalam penelitian ini, 24 siswa kelas IV digunakan sebagai sampel dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan datanya menggunakan teknik tes, untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Siswa diberi instrumen tes yang terdiri dari lima soal yang ditulis dalam bentuk uraian. Data dianalisis menggunakan uji N-Gain berbantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang cukup efektif dengan presentase nilai N-Gain sebesar 58% dalam kategori sedang.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI TINGKAT KECEMASAN MATEMATIS PADA SISWA KELAS VII SMP Kurniawati, Nia; Liana, Metta; Fera, Mirta
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15290

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari tingkatan kecemasan matematisnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024 di SMP Negeri 10 Tanjungpinang. Subjek penelitian terdiri dari 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis rendah, 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis sedang, dan 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis tinggi. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan wawancara. Instrumen yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu peneliti sebagai instrumen utama dan didukung dengan instrumen angket kecemasan matematis, soal tes komunikasi matematis, dan pedoman wawancara. Data dianalisis menggunakan metode analisis Miles & Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat kecemasan matematis rendah mampu memenuhi 3 indikator komunikasi matematis. Hal ini dikarenakan respon positifnya dalam mengelola kecemasan yang ada dalam dirinya, di mana siswa pada level kecemasan rendah mampu bersikap tenang, rileks, dan nyaman saat mengerjakan soal matematika, memiliki kesadaran dan ketelitian yang tinggi, serta kepercayaan diri dan kemampuan untuk belajar yang baik. Sedangkan siswa dengan tingkat kecemasan matematis sedang hanya mampu memenuhi 2 indikator komunikasi matematis. Siswa pada kecemasan ini lebih mudah terganggu dan menurun kemampuan konsentrasinya ketika dihadapkan dengan persoalan matematika, sehingga siswa tidak bisa berpikir jernih dan kemampuan belajarnya menjadi tidak optimal. Selanjutnya siswa dengan tingkat kecemasan matematis tinggi hanya mampu memenuhi 1 indikator komunikasi matematis. Siswa ini tidak melakukan penyelesaian pada soal yang diberikan karena mengalami gejala gugup yang berlebihan, merasa gelisah dan tidak nyaman, serta kebingungan saat menjelaskan jawaban. Siswa ini juga mudah frustasi, putus asa dan menyerah, menganggap diri tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk menyelesaikan soal matematika, sehingga tidak mau berusaha untuk menyelesaikan soal secara optimal.
ANALISIS KESALAHAN SISWA BERDASARKAN TEORI NOLTING DALAM MENYELESAIKAN SOAL LITERASI MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOLB Luna, Stefani; Liana, Metta; Azmi, Roma Doni
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan penyebab kesalahan siswa berdasarkan Teori Nolting dalam menyelesaikan soal literasi matematika, serta untuk meninjau perbedaan kesalahan antara siswa Gaya Belajar Kolb Tipe Konvergen dan Akomodasi. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif deskriptif dengan subjek yang terdiri dari siswa 28 orang siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data penelitian meliputi penggunaan angket Gaya Belajar Kolb, tes literasi matematika, dan wawancara. Secara umum, teknik analisis data yang digunakan mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan terbanyak yang dilakukan oleh siswa dengan gaya belajar konvergen dan akomodasi adalah kesalahan konsep (Co) dan kesalahan menerapkan (Ap). Diketahui faktor penyebab kesalahan siswa di antaranya tidak memperhatikan informasi soal dengan baik, kurang teliti dalam menentukan jawaban, lupa menuliskan rumus/konsep, tidak mampu menerapkan rumus/konsep, tidak memahami langkah penyelesaian soal, terburu-buru, tidak menyelesaikan penyelesaian secara keseluruhan, dan tidak mengetahui kesimpulan jawaban. Temuan utama penelitian adalah siswa gaya belajar konvergen cenderung melakukan sedikit kesalahan, sedangkan siswa akomodasi cenderung paling banyak melakukan kesalahan Nolting.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN LITERASI NUMERASI PADA MATERI STATISTIKA UNTUK TINGKAT SMA Dahlia, Dini; Nindiasari, Hepsi
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen literasi numerasi pada materi statistika bagi siswa SMA dengan menggunakan konteks budaya dan personal yang relevan. Metode penelitian ini melibatkan beberapa tahap, yaitu analisis kebutuhan, pengembangan instrumen, validasi oleh ahli, serta uji coba pada siswa. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, form validasi ahli, angket keterbacaan, dan tes literasi numerasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa sebagian besar instrumen yang dikembangkan memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Penggunaan konteks yang familiar bagi siswa, seperti budaya Banten dan pengalaman kehidupan sehari-hari, terbukti efektif dalam membantu siswa memahami dan mengaplikasikan konsep statistika dalam situasi nyata. Hasil implementasi di kelas menunjukkan bahwa instrumen ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi statistika, tetapi juga menarik minat mereka dalam pembelajaran matematika. Dengan demikian, penelitian ini menyarankan agar pengembangan instrumen literasi numerasi terus dilakukan dengan mempertimbangkan konteks yang relevan untuk siswa serta pelatihan bagi guru dalam mengimplementasikan instrumen ini.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DITINJAU DARI PENYELESAIAN SOAL LITERASI NUMERASI Pratiwi, Ulpha Mega; Novaliyosi, Novaliyosi; Pujiastuti, Heni
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15353

Abstract

Penelitian ini mencari tahu bagaimana keterkaitan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal literasi numerasi. Melihat seperti apa kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal literasi numerasi apakah ada faktor-faktor yang berpengaruh terhadap hubungan berpikir kritis dengan soal literasi numerasi. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), teknik pengumpulan data diawali dengan mengumpulkan artikel terkait di Google Scholar, Sinta dengan kata kunci berpikir kritis, matematika dan literasi numerasi. Hasil dari penelitian ini yaitu kemampuan berpikir kritis siswa sangat berpengaruh ketika mengerjakan soal-soal literasi numerasi beberapa artikel menunjukan peningkatan kemampuan berpikir kritis saat siswa menyelesaikan soal-soal literasi numerasi, ada banyak faktor yang menentukan siswa mampu berpikir kritis seperti kurangnya minat membaca siswa dan motivasi siswa untuk memahami soal dengan baik seperti soal yang berbentuk text panjang. Faktor lain yang dapat mempengaruhi berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal literasi nuemrasi yaitu model pembelajaran yang guru berikan dikelas.
PENGARUH KECEMASAN MATEMATIS, MOTIVASI BERPRESTASI, DAN MINAT BELAJAR YANG DIMODERASI OLEH EFIKASI DIRI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Wahyuni, Lenny; Azmi, Roma Doni; Susanti, Susanti
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15364

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara efikasi diri, kecemasan matematis, motivasi berprestasi, dan minat belajar, terhadap pemahaman konsep matematika. Penelitian 65 siswa kelas VII di SMP Negeri 12 Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif asosiatif Pengambilan data menggunakan teknik pemberian soal tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh kecemasan matematis terhadap pemahaman konsep matematika; terdapat pengaruh motivasi berprestasi terhadap pemahaman konsep matematika; terdapat pengaruh minat belajar terhadap pemahaman konsep matematika; tidak terdapat pengaruh kecemasan matematis terhadap pemahaman konsep matematika melalui efikasi diri sebagai moderating; terdapat pengaruh motivasi berprestasi terhadap pemahaman konsep matematika melalui efikasi diri sebagai moderating; dan terdapat pengaruh minat belajar terhadap pemahaman konsep matematika melalui efikasi diri sebagai moderating.

Page 1 of 3 | Total Record : 30