cover
Contact Name
Andi Alim Syahri
Contact Email
andialims@unismuh.ac.id
Phone
+6285255384303
Journal Mail Official
sigma@unismuh.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Jln. Sultan Alauddin No. 259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28053610     EISSN : 27467503     DOI : https://doi.org/10.26618/sigma
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 366 Documents
MERANCANG MODEL MATEMATIKA DARI MASALAH PROGRAM LINEAR MELALUI POLA LATIHAN TERBIMBING Fadli Amin; Erni Ekafitria Bahar
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 2: Desember 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.85 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v6i2.7247

Abstract

Pola latihan terbimbing merupakan pola latihan dimana guru memberi latihan kepada peserta didik berupa soal yang permasalahannya mirip dengan contoh yang diberikan atau soal dengan permasalahan yang berbeda. Dalam pelaksanaan latihan tersebut, guru memberi bimbingan dan arahan cara merancang model matematika dengan mengikuti langkah-langkah pemecahan masalah yaitu: (i) memahami masalah, (ii) merencanakan penyelesaian, (iii) melaksanakan rencana penyelesaian (merancang model matematika), (iv) melakukan pengecekan kembali terhadap semua langkah yang telah dikerjakan dalam menghasilkan suatu model matematika.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS HOTS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMAN 8 MAKASSAR Ilhamuddin Ilhamuddin
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 2: Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.997 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i2.3521

Abstract

Tujuan penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar matematika berbasis Higher Order Thinking bagi siswa SMA Negeri 9 Makassar. Bahan ajar yang di maksud berupa bahan ajar berbasis Higher Order Thinking serta soal evaluasi untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan prosedur ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah meningkatnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah diterapkan bahan ajar matematika berbasis Higher Order Thinking. Selain itu melalui bahan ajar ini, siswa menjadi terbiasa berpikir tingkat tinggi sehingga mampu menyelesaikan setiap permasalahan matematika yang diberikan. Dari penelitian ini diperoleh peningkatan rata-rata ke mampuan pemecahan masalah matematis siswa dari 57,50 menjadi 87,90. Dengan demikian pengembangan bahan ajar matematika berbasis HOTS dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa
PROFIL BERPIKIR KRITIS SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GENDER Andi Mulawakkan Firdaus
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 1: Juni 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.641 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v6i1.7238

Abstract

Profil berpikir kritis dalam memecahkan masalah matematika adalah gambaran yang diungkapkan dengan deskripsi kata-kata berdasarkan kriteria FRISCO dalam memecahkan masalah matematika.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil berpikir kritis siswa laki-laki dan perempuan dalam memecahkan masalah matematika.Subjek penelitian yang dipilih adalah dua siswa kelas VIII SMP Baitussalam Surabaya yaitu satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan. Dalam penelitian kualitatif ini, pengumpulan data menggunakandua tugas pemecahan masalah dan wawancara. Data yang diperoleh diuji validitasnya melalui triangulasi waktu. Selanjutnya, data tersebut dianalisis berdasarkan kriteria berpikir kritis FRISCO.Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan teori profil berpikir kritisdapat disimpulkan bahwakedua subjek menentukan pokok permasalahan, memutuskan strategi yang akan digunakan dalam memecahkan masalah, serta memberikan alasan logis dalam proses penarikan kesimpulan, mengetahui situasi pada soal sehingga menggunakan informasi-informasi yang sesuai dengan permasalahan, menjelaskan istilah-istilah pada masalah dengan baik, serta mengecek kembali jawaban yang ditemukan. Namun dalam mengecek kembali subjek laki-laki hanya mengecek hasil akhir saja sedangkan subjek perempuan mengecek jawaban pada setiap langkah yang ditemukan sampai dengan hasil akhir.
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR IPA Andi Marliah Bakri
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 2: Desember 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.742 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v7i2.7217

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar Hubungan Antara Minat Belajar dan Hasil Belajar IPA. Penelitian dilaksanakan di SDN 122 Pangbuluran Desa Salukanan Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang, dengan memilih 34 orang siswa sebagai sampel yang terdiri dari 3 kelas, sedangkan pengumpulan data menggunakan teknik kuisioner, dokumentasi, dan wawancara. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hubungan antara minat belajar (X), berpengaruh signifikan tehadap hasil belajar IPA (Y) yang ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 2,74. Sedangkan untuk uji signifikan uji r diperoleh bahwa rhitung yang diperoleh adalah lebih besar dari rtabel  (2,74 0,329).
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP XAVERIUS 1 PALEMBANG Kurniawan Salim; Pitriani Pitriani
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.699 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v13i1.5229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Desain penelitian eksperimen ini adalah One Group Pretest – Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Xaverius 1 Palembang yang terdiri dari 10 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan melakukan Random Sampling pada kelompok anggota populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah Kelas VII. A SMP Xaverius 1 Palembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis dalam bentuk 3 soal uraian. Setelah data diperoleh terlebih dahulu diuji normalitas dan homogenitasnya. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Paired-Sample-T-Test. Data yang diperoleh berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil penelitian, terlihat bahwa perlakuan PBL memiliki rata-rata 76,11 yaitu lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata sebelum diberi perlakuan yaitu 43,61. Perbedaan ini juga diperkuat dengan hasil Uji Paired-Sample-T-Test menggunakan program SPSS yang menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan PBL terhadap kemampuan koneksi matematis siswa di SMP Xaverius 1 Palembang.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING SETTING KOOPERATIF Syafaruddin Syafaruddin
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 1: Juni 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.772 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v7i1.7208

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperimen Semu (Quasi Eksperiment Design) yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika dengan pendekatan Student Facilitator and Explaining pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Galesong Selatan Kabupaten Takalar. Masalah utama dari penelitian ini yaitu apakah pendekatan Student Facilitator and Explaining efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Galesong Selata Kabupaten Takalar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika melalui pendekatan Student Facilitator and Explaining pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Galesong Selatan Kabupaten Takalar. Kriteria keefektifan pembelajaran dilihat dari ketuntasan hasil belajar siswa yang meningkat dan telah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal 15≥ " 80%, aktivitas siswa dalam pembelajaran telah mencapai ≥ 70% dan dan respons siswa terhadap pembelajaran mencapai ≥ 75%. Desain penelitian yang digunakan adalah The One Group Pretest-Posttest Design, yaitu sebuah penelitian yang dilaksanakan dengan adanya tes awal dan tes akhir dan tanpa adanya kelas pembanding. Penelitian penelitian ini dilaksanakan 8 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar untuk mengukur hasil belajar sebelum dan setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Student Facilitator and Explaining, lembar observasi aktivitas siswa untuk mengamati aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung, dan angket respons siswa untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan Student Facilitator and Explaining. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ketuntasan pretest matematika siswa seluruhnya tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal, (2) Ketuntasan posttest matematika siswa dikategorikan “meningkat dan “tuntas” secara klasikal, (3) Aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika dikategorikan “aktif”, (4) Respons siswa terhadap pembelajaran matematika dikategorikan “positif”. Berdasarkan hasil penelitian tersebut yang telah memenuhi kriteria kefektifan pembelajaran matematika, maka dapat disimpulkan pembelajaran matematika dapat efektif apabila diterapkan pendekatan Student Facilitator and Explaining pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Galesong Selatan Kabupaten Takalar.
PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Agusman Agusman; Sitti Mania; Fitriani Nur; Andi Dian Angriani
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.56 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v13i1.4617

Abstract

This study aims to find out if the application of PBL learning model is effective to students' math learning results, which involved 40 students at SMAN 17 Gowa in Gowa district. This type of research is Quasi Experimental Design with Nonequivalent Control Group Design design. The research instruments used are tests, analyzed using descriptive statistics and inferential statistics with t-tests. The results of this study showed that there are differences in average math learning outcomes of students who do not use the learning model and who use the PBL model. Implementation of PBL learning model effectively on students' math learning outcomes.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS VIIIA SMPN 4 BISSAPPU KABUPATEN BANTAENG Saharuddin Saharuddin
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1: Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.159 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v11i1.3079

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika melalui pendekatan kontekstual. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan selama dua siklus. Subjek penelitian ini yaitu  siswa kelas VIIIA SMPN 4 Bissappu Kabupaten Bantaeng sebanyak 31 orang dengan komposisi 16 orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan. Peningkatan kualitas pembelajaran matematika ini meliputi kualitas proses dan kualitas hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Siklus I skor rata-rata siswa yaitu 70,96 dari skor ideal 100 dengan  simpangan baku 11,28. Siswa yang tuntas belajar secara individu di siklus ini sebanyak 14 orang dengan ketuntasan klasikal 45% (2) Siklus II skor rata-rata siswa yaitu 88,70 dari skor ideal 100 dengan simpangan baku 9,65. Siswa yang tuntas belajar secara individu di siklus ini 30 orang dengan ketuntasan klasikal 96%  (3) Untuk aktivitas proses dilihat dari tiga indikator yaitu: a) keaktifan fisik berupa kehadiran siswa, perhatian siswa terhadap materi yang diberikan, dan keaktifan siswa dalam kegiatan kelompok. b) keaktifan mental yaitu siswa yang mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, siswa yang mengerjakan soal di papan tulis, siswa yang mempresentasikan hasil diskusi, siswa yang memberikan tanggapan terhadap presentasi kelompok, serta siswa yang masih membutuhkan bimbingan dalam pembelajaran kelompok. dan c) keaktifan sosial yaitu kerjasama siswa dalam kegiatan kelompok. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, baik keaktifan fisik, mental maupun sosial semakin baik dan meningkat dari Siklus I ke Siklus II.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK Pantja Nurwahidin; Palmuri Palmuri
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 1: Juni 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.541 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v4i1.7224

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui pendekatan matematika realistik pada murid kelas IV SD Negeri Borongkaramasa Kabupaten Gowa. Subjek penelitian ini adalah seluruh murid kelas IV SD Negeri Borongkaramasa Kabupaten Gowa pada semester ganjil tahun pelajaran 2011/2012 dengan jumlah murid adalah 27 orang. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri atas komponen perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar dan lembar observasi. Hasil yang diperoleh dari tes hasil belajar dianalisis secara kuantitatif dan lembar observasi dianalisis secara kualitatif pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh berada pada kategori sedang dengan rata-rata 67.41. Pada siklus II nilai rata-rata 83.52 dan berada pada kategori tinggi. Ketuntasan belajar murid meningkat setelah diberikan pembelajaran dengan menerapkan pendekatan matematika realistik pada setiap pertemuan pada siklus I dan II. Hal ini terlihat pada siklus I besarnya persentase peningkatan hasil belajar murid berdasarkan kriteria ketuntasan (KKM) belajarnya yaitu 16 murid yang tuntas dari jumlah keseluruhan murid sedangka 11 belum tuntas dan pada siklus II menjadi tuntas pada siklus II yang hadir pada saat itu. Semangat dan antusias murid dalam mengikuti proses belajar mengajar sangat tinggi, hal ini ditunjukkan semakin minimnya murid yang melakukan aktivitas lain yang dapat mengggangu kegiatan pembelajaran, sehingga berimplikasi pada keaktifan murid dalam proses belajar mengajar. Dari hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan pendekatan matematika realistik dapat meningkatkan hasil belajar Matematika murid kelas IV SD Negeri Borongkaramasa Kabupaten Gowa.
TEORI BELAJAR PERMAINAN DIENES DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Muh Rusli; Syamsuddi Syamsuddin; Lasarus Lasarus
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 1: Desember 2011
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.149 KB) | DOI: 10.26618/sigma.v3i1.7199

Abstract

Perkembangan kognitif setiap individu yang berkembang secara kronologi tidak terlepas dari faktor usia, pola berpikir anak-anak tidak sama dengan pola berfikir orang dewasa, semakin ia dewasa makin meningkat pula kemampuan berpikirnya. Jadi, dalam memandang anak keliru jika kemampuan anak dengan kemampuan orang dewasa sama, sebab anak bukan miniatur orang dewasa. Selain daripada itu, perkembangan kognitif seorang individu dipengaruhi oleh lingkungan dan transmisi sosial. Jadi, karena efektivitas hubungan antara setiap individu dengan lingkunganya dan kehidupan sosialnya berbeda satu sama lain. Maka tahap perkembangan kognitif yang dicapai oleh setiap individu berbeda pula. Oleh karena itu agar perkembangan kognitif seorang anak berjalan secara maksimal diperkaya dengan pengalaman edukatif.

Page 2 of 37 | Total Record : 366