cover
Contact Name
Aaz Azamudin Tifani
Contact Email
atifani@gmail.com
Phone
+6285315002217
Journal Mail Official
atifani@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Pertanian Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner)
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 23546190     EISSN : 25416154     DOI : -
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), with registered number p-ISSN: 2354-6190, e-ISSN: 2541-615X, is a scientific journal published by Faculty of Agricultural, Universitas Majalengka. The purpose of this journal publication is to disseminate new theories and research results that have been achieved in the field of Agricultural and Animal Sciences : Agribusiness, Agrotechnology, Animal Production, Ecosocio Livestock, and Livestock Product. Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) published by twice a year, July and December.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017)" : 12 Documents clear
PENGARUH HERBISIDA ATRAZINE + NICOSULFURON TERHADAP PENGENDALIAN GULMA DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) Yayan Sumekar; Dani Riswandi; Dedi Hidayat
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran herbisida Atrazin  + Nicosulfuron  terhadap  gulma di pertanaman jagung (Zea mays L.). Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon mulai bulan April  sampai dengan Juni 2017. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan yang diulang 4 kali, yaitu  : Atrazine + Nicosulfuron dengan level dosis 1.5 l/ha, 2.0 l/ha, 2.5 l/ha, 3.0 l/ha, penyiangan manual dan tanpa pengendalian. Campuran herbisida Atrazin  + Nicosulfuron dosis 1.5 – 3.0 l/ha efektif mengendalikan gulma daun lebar seperti Richardia brasiliensis dan Synedrella nodiflora, gulma rumput seperti Brachiaria mutica serta gulma teki seperti Cyperus rotundus. Campuran herbisida Atrazin  + Nicosulfuron dosis 1.5 – 3.0 l/ha tidak memperlihatkan gejala keracunan pada tanaman jagung. Campuran herbisida Atrazin  + Nicosulfuron dengan dosis 2.0 l/ha mampu memberikan hasil tanaman jagung tertinggi. Kata Kunci : Herbisida Atrazin  + Nicosulfuron, gulma, fitotoksisitas, Jagung
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETANI MELAKUKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L.) (Suatu Kasus di Blok Pancurendang Tonggoh Kelurahan Babakan Jawa Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka) Gilang Ginanjar; Sri Ayu Andayani; Dinar Dinar
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengambilan keputusan petani, pendapatan petani dan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani melakukan usahatani komoditas jagung hibrida. Hasil observasi dan wawancara dianalisis menggunakan skala likert, analisis pendapatan, dan regresi logistik biner dengan alat bantu komputer SPSS 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Tahap pengenalan kategori sedang, persuasi kategori tinggi, keputusan kategori sedang, konfirmasi kategori sedang; (2) R/C ratio usahatani jagung hibrida di blok Pancurendang Tonggoh sebesar 2,7, artinya layak untuk diusahakan; (3) Secara simultan umur, pendidikan, luas lahan, pendapatan, lama berusahatani, kompleksitas, dan pemasaran hasil berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan petani melakukan usahatani jagung hibrida. Sedangkan secara parsial lama berusaha tani berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan petani melakukan usahatani jagung hibrida. Kata Kunci : Pengambilan Keputusan, Jagung Hibrida
MODEL PRODUKSI TOMAT DI SENTRA PRODUKSI KABUPATEN GARUT Ida Marina; Dety Sukmawati
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi memiliki peran penting dalam keberlangsungan manusia untuk memperbaiki proses produksi, juga tidak dapat dipisahkan dari ilmu pengetahuan yang terus berkembang dan meluas. Dimana ilmu pengetahuan telah ditunjang oleh berbagai perangkat tenologi yang memungkinkan daya cipta dan kreativitas ide manusia dapat dieksplorasi tanpa batas. Supply chain manajemen (SCM) merupakan salah satu bukti pemanfaatan teknologi, khususnya teknologi komunikasi dan informasi, untuk menggali kemungkinan-kemungkinan yang lebih luas dalam manajemen produksi. Berdasarkan hasil tinjauan literatur mengenai manajemen rantai pasok untuk produk pertanian segar, permasalahannya di bedakan berdasarkan : isu strategis, isu teknis, dan isu operasional. Namun dalam penelitian ini lebih di fokuskan pada masalah operasional yaitu manajemen produksi tomat. Selanjutnya masalah masalah manajemen produksi tomat dikaji untuk menemukan penyebab utama dan kualitas produk pertanian yang memerlukan penangan khusus dalam kegitaan produksi terkait petersediaan produk dalam upaya memenuhi permintaan. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Garut sebagai sentra produksi sayuran di Jawa Barat. Manajemen produksi pada tomat dikembangkan dengan dinamika sistem yaitu dengan menggunakan model berpikir sistem (system thinking), dimana setiap permasalahan manajemen dan operasional dipandang sebagai sebuah sistem, yaitu keseluruhan interaksi antar unsur dari sebuah objek dalam batas lingkungan tertentu yang bekerja untuk melihat dan membicarakan suatu realitas yang bisa membantu memahami fenomena.Kata Kunci : Model, Manajemen, Produksi, Tomat.
PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK TEH HIJAU (Camellia sinensis) TERHADAP KUALITAS INTERIOR TELUR AYAM RAS Lilis Sulistina; Oki Imanudin; Aaf Falahudin
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

mempertahankan kualitas interior telur ayam ras dan konsentrasi ekstrak teh hijau terbaik dalam mempertahankan kualitas interior telur ayam ras. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Panyingkiran Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka, mulai 08 Mei sampai 23 Mei 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan lima ulangan. Perlakuan terdiri atas P0= 0%, P1= 10%, P2= 20% P3=30% ekstrak teh hijau. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh perlakuan dilanjutkan dengan uji Jarak Ganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman ekstrak teh hijau terhadap kualitas interior telur ayam ras berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap Haugh Unit, Indeks Putih Telur dan Indeks Kuning Telur. Hasil Rata-rata Haugh Unit antara 49,00 – 36,00 terjadi penurunan grade dari AA menjadi B. Hasil rata-rata indeks putih telur dan indeks kuning telur masing-masing 0,03 - 0,02 dan 0,27 - 0,21. Kata Kunci : Telur Ayam Ras, Teh hijau (Camellia sinensis), Kualitas Interior. 
ANALISIS EFISIENSI FAKTOR PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DENGAN SISTEM BAGI HASIL (Suatu Kasus di Desa Kirisik Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang) Delis Hadiana
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan di Desa Kirisik Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang  mulai bulan Oktober – Desember 2017. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor produksi secara serempak dan mandiri, efisiensi faktor produksi, kondisi  return to scale penggunaan faktor produksi dalam proses produksi dan pendapatan usahatani padi sawah dengan sistem bagi hasil. Metode penelitian yang digunakan adalah suatu kasus. Unit analisis adalah petani penyakap yang melakukan usahatani padi sawah dengan sistem bagi hasil. Teknik penentuan responden  purposive dengan  jumlah responden sebanyak 25 orang. Teknik analisis yang digunakan yaitu model fungsi produksi Cobb-Douglas dan analisis efisiensi ekonomi. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa : Faktor produksi benih, pupuk urea, pupuk phonska, pestisida, tenaga kerja laki-laki dan wanita secara serempak berpengaruh terhadap proses produksi tetapi secara parsial  tidak berpengaruh. Penggunaan faktor produksi benih, pupuk phonska, pestisida, dan tenaga kerja laki-laki belum efisiens, sedangkan untuk faktor produksi pupuk urea dan tenaga kerja wanita tidak mencapai efisien. Usahatani padi sawah dengan sistem bagi hasil  di Desa Kirisik berada pada skala kondisi increasing return to scale.  Besar pendapatan petani penyakap  pada  usahatani padi sawah dengan sistem bagi hasil selama setahun adalah lebih kecil apabila dibandingkan dengan pendapatan pemilik lahan (Petani penyakap Rp. 867.704,- /0,19 hektar atau Rp. 4.662.044,-/hektar sedangkan pemilik lahan Rp. 3.184.495,-/0,19 hektar atau Rp. 16.579.695,-/hektar), atau kalau diprosentasekan pendapatan pemilik lahan sebesar 79 % sedangkan petani penyakap hanya 21% dari total pendapatan seluruhnya.   Kata Kunci : Efisiensi Faktor Produksi, Pendapatan, Usahatani Padi Sawah dengan Sistem Bagi Hasil.
EFISIENSI PUPUK UREA DENGAN PENAMBAHAN PUPUK KANDANG AYAM PADA TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) VARIETAS BADAK Hanny Hidayati Nafi'ah; Putri Endah Vitalaya
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui efisiensi substitusi pupuk urea dengan penambahan pupuk kandang ayam pada tanaman kacang tanah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai September 2017 di Kp. Cijeleran Desa Mekarsari Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan  Rancangan Acak Kelompok  9 perlakuan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan antara lain P0 = Tanpa pupuk, P1= Pupuk Urea 50 kg/ha, P2 = Pupuk Urea 100 kg/ha,  P3 = Pupuk Kandang Ayam 6 t/ha, P4 = Pupuk Kandang Ayam 12 t/ha, P5 = Pupuk Urea 50 kg/ha+Pupuk Kandang Ayam 6t/ha, P6 = Pupuk Urea 50 kg/ha+Pupuk Kandang Ayam 12t/ha, P7 = Pupuk Urea 100 kg/ha+Pupuk Kandang Ayam 6t/ha, P8 = Pupuk Urea 100 kg/ha+Pupuk Kandang Ayam 12t/ha. Parameter pengamatan terdiri atas Tinggi Tanaman, Luas Daun, Bobot Kering, Bobot Polong per Tanaman, Hasil Polong per Plot, Bobot 100 biji, dan Efisiensi Substitusi Relatif (ESR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P8 berbeda nyata dengan perlakuan lainnya pada semua parameter pengamatan dan nilai ESR menunjukkan perlakuan tersebut efektif dalam mensubtitusi pupuk urea pada tanaman kacang tanah. Kata Kunci : Substitusi Pupuk, Nitrogen, Efisiensi Substitusi Relatif
PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK TEH HIJAU (CAMELLIA SINENSIS) TERHADAP NILAI SUSUT BOBOT DAN SIFAT ORGANOLEPTIK TELUR AYAM RAS Tia Sutiasih; Lili Adam Yuliandri; Aaf Falahudin
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Panyingkiran Kabupaten Majalengka mulai tanggal 08 Mei sampai 23 Mei 2017. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman ekstrak teh hijau terhadap nilai susut bobot dan sifat organoleptik telur ayam ras dan mengetahui konsentrasi ekstrak teh hijau yang terbaik dalam mempertahankan susut bobot telur tanpa mempengaruhi sifat organoleptik telur ayam ras. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan uji Hedonik apabila terdapat perbedaan antar perlakuan dilanjutkan dengan uji wilayah Ganda Duncan. Terdapat  empat jenis perlakuan (P0= 0%, P1= 10%, P2 = 20%, P3= 30% ekstrak teh hijau) dengan lima ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak teh hijau tidak berpengaruh nyata (P>0,5) terhadap nilai susut bobot dan aroma telur ayam ras akan tetapi berpengaruh nyata (P<0,5) terhadap rasa, warna, dan tekstur. Penggunaan ekstrak teh hijau 10% paling efektif dalam mempertahankan susut bobot telur sebesar 1,81% dan sedikit mempengaruhi rasa, warna, dan tekstur telur ayam ras. KataKunci     : Telur ayam ras, ekstrak teh hijau, nilai susut bobot, sifat organoleptik. 
KEANEKARAGAMAN GULMA DOMINAN PADA PERTANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) DI KABUPATEN GARUT Yayan Sumekar; Uum Umiyati; Kusumiyati Kusumiyati; Yussi Rabani
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemetaan gulma-gulma pada pertanaman tomat di Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, melalui metode survey. Setiap komoditas pertanaman diteliti pada 4 areal yang menyebar di berbagai kondisi lingkungan yang berbeda dengan umur tanaman berkisar 25 sampai 40 hari. Setelah didapatkan jumlah petak-contoh yang diperlukan maka dilakukan analisis vegetasi. Setiap analisis vegetasi ditentukan: spesies gulma, kerapatan gulma, frekuensi gulma, dominasi gulma, SDR, koefisien komunitas, bobot kering gulma. Kuesioner diberikan kepada petani untuk mengetahui sejarah daerah penelitian, seperti varietas tanam yang digunakan, pola tanam yang digunakan, jenis pupuk yang digunakan, teknik pengendalian gulma, dan usia tanaman. Hasil penelitian menunjukkan gulma dominan yang ditemukan di areal tanaman tomat 16 spesies gulma. Tercatat 11 spesies gulma daun lebar, yaitu: Alteranthera sessilis, Oxalis latifolia, Portulaca oleraceae, Erechtites valerianifolia, Drymaria villosa, Amaranthus spinonsus, Galinsoga parviflora, Erigeron sumatrensis, Oxalis corniculata, Ageratum conyzoides, dan Richardia brasiliensis. Tercatat 4 spesies gulma rumput, yaitu: Digitaria cilaris, Eulesine indica, Cynodone dactilone, dan Leptochloa chinensis. Terdapat 1 spesies gulma teki, yaitu: Cyperus rotundus. Kata Kunci : Keanekaragaman, Gulma, Tomat
PRODUKTIVITAS DAN UJI ORGANOLEPTIK ITIK JANTAN YANG DIBERI RANSUM MENGANDUNG TEPUNG LIMBAH IKAN LELE (Clarias sp) SEBAGAI PENGGANTI TEPUNG IKAN Dini Widianingrum
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung daging limbah ikan lele sebagi pengganti tepung ikan dalam ransum terhadap produktivitas dan uji organoleptic itik jantan lokal telah dilaksanakan di Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Majalengka dari tanggal 1 September sampai dengan 25 Oktober 2017. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan ternak percobaan sebanyak 125 ekor itik jantan lokal yang dibagi secara acak ke dalam lima perlakuan ransum, yaitu R0 (ransum mengandung tepung limbah ikan lele 0%), R1 (ransum mengandung tepung limbah ikan lele 5%), R2 (ransum mengandung tepung limbah ikan lele 10%), R3 (ransum mengandung tepung limbah ikan lele 15%), dan R4  (ransum mengandung tepung limbah ikan lele 20%), setiap perlakuan diulang sebanyak lima kali. Peubah yang diamati meliputi produktivitas (bobot potong, persentase karkas, persentase  daging) dan nilai uji organoleptik (bau dan rasa daging). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian tepung daging limbah ikan lele sepenuhnya dapat menggantikan tepung ikan tanpa mempengaruhi bobot potong, namun pemberian tepung daging limbah ikan lele yang dikombinasikan dengan tepung ikan menghasilkan bobot potong yang sangat nyata lebih tinggi daripada ransum yang hanya mengandung tepung limbah ikan lele saja dan sama dengan ransum kontrol yang sepenuhnya menggunakan tepung ikan. Peubah lainnya tidak dipengaruhi oleh perlakuan ransum. Kata Kunci : tepung limbah ikan lele, produktivitas, uji organoleptic, itikk jantan lokal
HUBUNGAN ANTARA INDEK TOLERANSI DAN HASIL PADA SEMBILAN KULTIVAR KEDELAI (Glycine max L. MERRILL) DI LAHAN JENUH AIR Miftah Dieni Sukmasari; Umar Dani; Acep Atma Wijaya
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

air serta korelasi indek toleransi dengan hasil tanaman kedelai. Penelitian dilakukan di lahan petani Desa Cikalong, Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok sembilan varietas kedelai sebagai faktor tunggal antara lain Grobogan, anjasmoro, argomulyo, Mutiara 2, Dega 1, Dering, Detam 1, Gema dan Mitani dan diulang sebanyak tiga kali.Variabel yang diamati pada percobaan ini meliputi indek toleransi dan hasil Sembilan kultivar kedelai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sembilan kultivar kedelai menunjukkan indek toleransi yang berbeda-beda dalam kondisi jenuh air. Kultivar dering menunjukkan respon paling toleran ketika ditanam pada kondisi jenuh air dibandingkan kultivar lainnya, serta terdapat korelasi antara indek toleransi terhadap hasil tanaman kedelai tersebut.Kata Kunci : Kedelai, Lahan Jenuh Air, Index Toleransi

Page 1 of 2 | Total Record : 12