cover
Contact Name
Syahril Furqany
Contact Email
jurnal.albayan@ar-raniry.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.albayan@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Jl. Syeikh Abdul Rauf Kopelma Darussalam Banda Aceh, Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
The focus of Al Bayan Media Kajian dan Pengembangan Dakwah is Dawah and Social Sciences Editor of Al Bayan Journal accepts scientific articles related to the development of Islam in terms of various aspects so the scope of this journal (Islamic Communication (Tabligh) Islamic Counselling (Irsyad) Dawah Manajemen (Tadbir) Islamic Community Development (Tamkin) that can be correlated with the latest issues of dawah
Articles 150 Documents
SISTEM PENYIARAN DI ACEH DARI ERA KOLONIAL BELANDA HINGGA ORDE BARU: SATU PERSPEKTIF SEJARAH Hamdani M. Syam
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 21, No 2 (2015): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v21i32.426

Abstract

Tulisan ini menelusuri mengenai sistem penyiaran di Aceh dari era kolonial Belanda hingga Orde Baru. Untuk mendapatkan jawaban terhadap persoalan yang akan dibahas dalam tulisan ini, maka penulis menggunakan perspektif sejarah melalui 4 langkah analisis yaitu heuristik, verifikasi interpretasi dan historiografi. Hasil analisis mendapati bahwa sejarah pembangunan sistem penyiaran di Aceh dari era kolonial Belanda hingga era Orde Baru memperlihatkan bahwa telah berlaku beberapa perubahan sistem penyiaran pada masing-masing era tersebut. Perubahan itu dilandasi untuk kepentingan masing-masing penguasa yang berkuasa pada masing-masing era itu. Dari hasil analisis juga mendapati bahwa faktor politik merupakan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi sistem penyiaran di Aceh pada masa itu. Walaupun faktor sosial budaya juga memberikan pengaruh, tetapi tidak mendapatkan hasil yang begitu kuat. Kata Kunci: Sejarah Penyiaran, Kolonial Belanda, Orde Baru, Aceh.
APLIKASI HIPNOSIS (TINJUAN KOMUNIKASI DAKWAH) Meisil B Wulur
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 24, No 2 (2018): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v24i2.4600

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang Aplikasi Hipnos, yang ditinjau melalui komunikasi Dakwah. Hipnosis merupakan metode komunikasi dengan menggunakan pendekatan komunikasi efektif, yang memiliki peran dalam memengaruhi klien dalam proses hipnosis. Sehingga pesan-pesan dakwah yang di sampaikan dalam aplikasi hipnosis dapat di sampaikan, dan diterima oleh klien selaku mad’u, dan komunikan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apa bentuk komunikasi dalam aplikasi hipnosis.Keyword: Hipnosis, Komunikasi, dakwah
PROFILE OF FAMILY FUNCTIONING AMONG EARTHQUAKE SURVIVORS IN PIDIE JAYA REGENCY Julianto Julianto; Fatmawati Fatmawati
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 25, No 2 (2019): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v25i2.6679

Abstract

One of the important aspects of a healthy family is the apparent division of roles or functions in which the function is embedded in a harmonious hierarchical structure, and there is also a commitment to the implementation of the function. However, effective family functioning can be shaken by a number of factors, including environmental changes, such as natural disasters. Therefore, this study aimed to see the description of family functioning among earthquake survivors in Pidie Jaya Regency. The subjects taken were 30 couples (60 people), consisting of 30 husbands and 30 wives. Data collection technique was done by using Family Functioning Scale developed by Maryam (2007) by referring to Rice’s theory (1986). The results showed that most of the family members had instrumental and expressive function with medium category, with amount of 53.3% and 91.7%, respectively. This meant, family functions can run well in complete family typology.Keywords: earthquake disaster, family functioning, instrumental function, expressive function
KONSEP FITNAH MENURUT AL-QUR’AN umar Latif
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 21, No 1 (2015): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v21i31.149

Abstract

Penafsiran yang ada selama ini terhadap fitnah sering hanya terbatas pada apa yang di-maksud dengan fitnah dan belum mengarah pada tujuan dari makna tersebut. Al-Qur’an di samping bersifat deskriptif, pada makna yang sesungguhnya adalah bersifat preskriptif (memberikan ketentuan-ketentuan dan aturan-aturan) dan selalu bertujuan demi perbaikan kemanusiaan, sehingga perlu untuk mengetahui dan memahami ter-hadap apa yang dimaksud dengan fitnah yang berupa ujian atau cobaan yang berasal dari Allah. Dengan demikian, makna fitnah tidak hanya terbatas pada makna secara ba-hasa, melainkan menunjuk kepada makna fitnah sebagai siksaan, atau azab, kufur, kesesatan atau penyimpangan dari kebenaran.
Teori Komunikasi Massa (Analisis Kontemporer terhadap Teori Information Gaps) Yusri Yusri
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 19, No 1 (2013): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v19i27.98

Abstract

Tidak Ada Abstrak
STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH MELALUI BANTUAN KEMANUSIAN AKSI CEPAT TANGGAP (ACT) ACEH DALAM MENARIK MINAT DONASI (STUDI PADA KASUS KONFLIK ROHINGYA) Syahril Furqany
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 24, No 2 (2018): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v24i2.3680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi dakwah melalui bantuan kemanusian yang dilakukan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam menarik minat para pendonor khsususnya pada kasus konflik Rohingya. Sesuai dengan namanya bahwa aksi cepat, maka aksi cepat seperti apa yang bisa mereka kerjakan dalam membantu umat muslim yang sedang terkena musibah. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif. Di mana data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan informan penelitian yang dipilih sesuai dengan kategori dan mampu menjawab permasalahan dengan baik dan benar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksi cepat yang dilakukan adalah dengan cepat membentuk tim untuk turun ke lapangan melihat kondisi real pengungsi Rohingya. Kemudian mengidentifikasi apa saja yang mereka butuhkan. Meskipun pada saat itu belum ada kantor perwakilan ACT di Aceh akan tetapi memanfaatkan relawan yang tergabung baik dari Aceh maupun dari luar Aceh. Sehingga mereka ini dapat bekerja langsung untuk membantu pengungsi. Beberapa strategi komunikasi yang dilakukan, pertama adanya webiste khusus ACT dengan halaman khusus Rohingya. Terdapat tim khsusus yang bertugas untuk menyebarkan informasi. Khusus untuk Rohinya karena membutuhkan bantuan yang segera maka diberikan tanda darurat Shympaty of Solidarity (SOS). Kedua, Sosial media seperti Instagram, Facebook, Twiiter, Youtube, mengikuti perkembangan zaman seiring banyaknya pengakses informasi melalui sosial media. Ketiga, Media Luar Ruang seperti Baliho dan Spanduk yang dipasang ditempat-tampat yang strategis untuk menarik minat pendonor. Keempat, mencari mitra kerja atau relasi dengan media massa dalam upaya pengiriman release kepada media untuk disebarkan ke media-media yang ada di Aceh. Keenam, kerja sama dengan masyarakat atau relawan yang terbaung dari berbagai kalangan baik LSM resmi maupun relawan pada momen-momen tertentu. Semua proses desain komunikasi untuk menjaga keseragaman program beberapa program nasional di desain di tingkat pusat, sedang program lokal bisa meminta bantuan dengan mengirimkan konten untuk didesain pesan komunikasi yang menarik.Kata Kunci: Komunikasi Dakwah, Strategi Komunikasi, Bantuan Kemanusian, Rohingya.
STRATEGI PUBLIC RELATIONS MEMBANGUN CITRA POSITIF DALAM FILM “HANCOCK” (Studi Terhadap Nilai-Nilai Dakwah Islam) Azman Azman
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 22, No 2 (2016): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v22i34.876

Abstract

Abstrak: John Hancock dalam film Hancock adalah superhero yang dalam beraksi melawan kejahatan selalu berbuat salah sehingga bukan mendapatkan penghargaan malah mendapatkan cacian dan marahan dari berbagai pihak. Kemudian Ray seorang PR Officer membantu Hancock memperbaiki hubungan dan citranya di masyarakat. Karya tulis ini akan membahas bagaimana strategi Ray seorang PR officer membangun citra postif Hancock. Untuk mengkaji film Hancock tersebut penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan konten analisis. Hasil kajian menunjukkan strategi membangun citra yang dilakukan oleh Ray kepada Hancock meliputi beberapa tahapan diantaranya; dengan mempengaruhi dan meyakinkan Hancock, evaluasi diri, pengharapan bentuk perubahan, pengakuan dosa dan patuh aturan, slogan dan pelatihan cara berhubungan dengan masyarakat, penampilan dan pembuktian citra. Dilihat dari alur ceritanya, strategi membangun citra yang dilakukan oleh Hancock dimulai dari membenah internal sendiri kemudian mempersiapkan diri untuk memiliki kemampuan melakukan pekerjaan sesuai dengan standar membangun hubungan yang baik dan dinamis dengan taat pada hukum yang berlaku walaupun sebuah seseorang/instansi memiliki kekuasaan. Dalam film Hancock juga mengandung nilai-nilai dakwah universal dalam hal saling tolong menolong, memperbaiki keadaan yang tidak baik menjadi lebih baik dan membimbing Hancock untuk memiliki kepribadian lebih baik. Kata kunci; Strategi Public Relations Citra Hancock Abstract: John Hancock in Hancock film is superhero who taking action to against the crime, always do many mistakes until doesn’t get awards but he get ruction and angry from another side. Ray is a pr officer who help hancock to repair the relationship and his imagery in community. This papers will discuss how Ray’s strategy as a PR officer to build a positive repair. To review Hancock film, the writers use descriptive of qualitative research method by using content analysis. Study result are show the strategy to build imagery that do by Ray to the hancock, self-evaluation, hope form change, confession of sin and obedient rules, slogan and how to relate with community, appearance and image verification. Seen from the story, the strategy to build of imagery that doing by Hancock start from tidy up the international alone and then preparing self to have an ability to work with standard of the good relationship and dynamic by obey the law that applicable although an instance/someone who has power. In hancock film containing universal dakwah values and mutual help, fix the conditions bad to be well and guide hancock to has good personality. Kay Word: Strategy Public Relations Image Hancock
KEPEMIMPINAN DI DALAM MANAJEMEN DAKWAH Raihan Raihan
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 20, No 2 (2014): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v20i30.122

Abstract

Kepemimpinan manajemen dakwah merupakan bagian integral dari kepemimpinan Islam dan dakwah. kepemimpinan merupakan inti dari manajemen dakwah Dalam rangka pencapaian tujua serta memajukan organisasi dakwah, urgensi kepemimpinan manajemen dakwah merupakan suatu keniscayaan. Pengaruh kepemimpinan manajemen dakwah merupakan suatu keniscayaan. Pengaruh kepemimpinan manajemen dakwah sangat tergantung pada profil seorang da‘I yang berfungsi sekaligus sebagai manajer dakwahnya. Pencapaian tujuan dalam kepemimpinan manajemen dakwah dapat ditempuh melalui pemanfaatan sumber daya dan sarana serta kerjasama sejumlah da‘i sebagai pelaksana. Dengan motivasi yang tinggi manajer dakwah dapat mengerahkan sumber daya ummat dengan kapasitas penuh untuk mencapai hasil maksimal yang diinginkan.Oleh sebab itu, berkenaan dengan pentingnya kepemimpinan manajemen dakwah sebagaimana yang telah disebutkan di atas, tulisan ini berupaya untuk memaparkan tentang kepemimpinan manajerial dakwah yang meliputi pengertian, teori, karakteristik manajer dakwah serta pola kepemimpinan manajemen dakwah pada masa Rasulullah SAW dan sahabat. Kata Kunci: Kepemimpinan, Manajer Dakwah
EKSISTENSI AKTIVIS PEREMPUAN DALAM MEWUJUDKAN PERDAMAIAN DI ACEH Ismiati Ismiati
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 22, No 1 (2016): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v22i33.643

Abstract

This study aims to identify and understand the existence and traces of female activists humanitarian trip in building peace in Aceh. This research arena is Acehnese women activists involved in various humanitarian missions. How their existence from the time of the conflict until peacetime in order to establish peace in Aceh as a heroic sacrifice of humanity . This study uses a qualitative approach . Information was obtained from informants to interview and FGD (focus group discussion). The results showed that gait women activists can be seen from the various activities in social, political, both in situations of conflict and in peace. Women fought and played a strategic role to defend themselves, their families and communities, both at the community level as well as socio-political level. They are active in capacity building, empowerment and contribute to development
EVALUASI PEMBELAJARAN PADA KELAS INTERNASIONAL FAKULTAS DAKWAH IAIN AR-RANIRY Fajri Chairawati
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 20, No 1 (2014): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v20i29.113

Abstract

Program kelas Internasional pada Fakultas Dakwah adalah suatu program baru dalam proses perkuliahan di IAIN Ar-Raniry di mana dalam pemberian materi kuliah bahasa yang digunakan oleh dosen adalah bahasa Arab dan bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran yang diterapkan oleh dosen dengan menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris dan pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah yang diajarkan dengan menggunakan dua bahasa tersebut. Penelitian ini dilakukan terhadap 33 mahasiswa yang terbagi ke dalam dua kelas yaitu 12 mahasiswa kelas bahasa Arab dan 21 mahasiswa kelas bahasa Inggris yang berasal dari berbagai jurusan yang terdapat di fakultas Dakwah ditambah dengan wawancara terhadap dosen yang mengajar di kelas Internasional. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui metode pembelajaran yang diterapkan oleh dosen adalah wawancara. Sedangkan instrumen untuk mengetahui pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah adalah dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang digunakan oleh dosen ketika memberikan materi kuliah adalah metode campuran dalam artian bahwa dosen tidak hanya terpaku pada satu metode saja tetapi menggunakan beberapa metode seperti metode pemberian tugas, metode diskusi, mengarahkan dan lain sebagainya. Sedangkan pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah yang diajarkan dengan menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris dapat dilihat dari jawaban angket yang berkategori banyak. Hal ini disebabkan masih variatifnya bahasa yang digunakan oleh dosen ketika mengajar materi kuliah dengan kata lain bahwa di dalam proses pembelajaran di kelas penggunaan bahasa Arab dan Inggris belum sepenuhnya diterapkan. Key words : Evaluasi Pembelajaran

Page 2 of 15 | Total Record : 150


Filter by Year

2013 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 28, No 1 (2022): JURNAL AL-BAYAN: MEDIA KAJIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU DAKWAH Vol 27, No 2 (2021): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 27, No 1 (2021): JURNAL AL-BAYAN: MEDIA KAJIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU DAKWAH Vol 26, No 2 (2020): JURNAL AL-BAYAN: MEDIA KAJIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU DAKWAH Vol 26, No 1 (2020): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 25, No 2 (2019): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 25, No 1 (2019): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 24, No 2 (2018): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 24, No 1 (2018): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 23, No 2 (2017): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 23, No 1 (2017): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 22, No 2 (2016): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 22, No 1 (2016): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 21, No 2 (2015): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 21, No 1 (2015): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 20, No 2 (2014): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 20, No 1 (2014): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 19, No 2 (2013): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 19, No 1 (2013): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah More Issue