cover
Contact Name
Syahril Furqany
Contact Email
jurnal.albayan@ar-raniry.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.albayan@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Jl. Syeikh Abdul Rauf Kopelma Darussalam Banda Aceh, Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
The focus of Al Bayan Media Kajian dan Pengembangan Dakwah is Dawah and Social Sciences Editor of Al Bayan Journal accepts scientific articles related to the development of Islam in terms of various aspects so the scope of this journal (Islamic Communication (Tabligh) Islamic Counselling (Irsyad) Dawah Manajemen (Tadbir) Islamic Community Development (Tamkin) that can be correlated with the latest issues of dawah
Articles 150 Documents
Analisis Strategi Komunikasi Partai Politik Baru Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Pemilih Pemula (Studi kasus DPD Partai Solidaritas Indonesia Kota Parepare) Aditya Aditya
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 26, No 1 (2020): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v26i1.5773

Abstract

Partisipasi politik pemilih pemula di Indonesia, khususnya di Kota Parepare, terbilang rendah. Hal ini menjadi perhatian ketika memasuki pemilu serentak pada tahun 2019 yang merupakan pemilu pertama di Indonesia dimana pemilihan legislatif dan eksekutif dilaksanakan secara bersamaan. Oleh karena itu, partai politik baru, utamanya partai politik yang khusus menyasar segmen pemilih pemula seperti Partai Solidaritas Indonesia perlu memiliki strategi komunikasi politik yang inovatif dan kreatif untuk menarik minat para pemilih pemula.Hasil analisis penelitian kemudian mengidentifikasi strategi komunikasi politik  yang digunakan oleh Partai Solidaritas Indonesia kota Parepare, Sulawesi Selatan, dalam meningkatkan partisipasi politik pemilih pemula sekaligus meningkatkan perolehan suara, baik pada tataran komunikator, pesan, saluran, komunikan, serta efek dan feedback.Secara umum, usaha Partai Solidaritas Indonesia kota Parepare untuk meraih suara pada pemilu serentak tahun 2019 terbilang gagal, akibat hambatan yang dihadapi partai tersebut, baik yang berasal dari dalam (internal) maupun yang berasal dari luar (eksternal). Namun secara khusus, kehadiran partai ini telah ikut meningkatkan partisipasi politik kelompok muda dan pemilih pemula di kota Parepare.
KEILMUAN MUBALLIGH DI KOTA BANDA ACEH Fajri Chairawati; Chairul Muluk
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 23, No 2 (2017): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v23i2.2557

Abstract

Penelitian ini berjudul “Keilmuan Muballigh di Kota Banda Aceh”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi yang menunjukkan adanya berbagai macam corak pemikiran para muballigh dalam menyampaikan pesan dakwahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keilmuan muballigh di Kota Banda Aceh khususnya di mesjid-mesjid Kopelma Darussalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan jumlah responden sembilan orang. Lokasi penelitian di Kopelma Darussalam yaitu di mesjid Jami’ Darussalam, mesjid Tgk. Chik di Lamnyong, mesjid Fathun Qarib, dan mesjid Baitul Muttaqin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi keilmuan muballigh di Kota Banda Aceh ada dua tingkatan yaitu kompetensi muballigh tingkat sangat memuaskan dan kompetensi muballigh tingkat memuaskan. Penyajian materinya meliputi perkataan yang disukai Rasul dalam menyampaikan rukun khutbah. Tiga nasehat dari Rasulullah kepada seorang laki-laki yang bertanya kepadanya. Pandangan Islam terhadap musibah. Strategi menghadapi perang pemikiran (Al-Ghazwul Fikri), proses dialog. Hamba yang disayang Allah, proses dialog. Jangan mudah percaya kepada orang kafir. Perbedaan sunah dan bid’ah. Mencintai Rasulullah dengan baik dan benar. Memperingati maulid Nabi penekanannya terhadap kecintaan kepada Rasulullah SAW. Sedangkan referensi yang di pedomani oleh para muballigh di Kota Banda Aceh khususnya di mesjid-mesjid Kopelma Darussalam diantaranya adalah Al-Qur’an, hadits Rasulullah (Bukhari, Muslim, Abu Daud, Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah). Kitab tafsir meliputi tafsir Quraish Shihab, tafsir Al- Wasith, tafsir Mafatihul Ghaib, tafsir Al-Kabir, tafsir Bahrul Madid fi Tabsiral-Qur’an Al-Majid, tafsir Qurtubi, tafsir Al-Qasimi. Selain itu kitab Ulumul Qur’an meliputi kitab Al-Itqan fi ‘Ulum Al-Qur’an. Syarah hadist di antara kitab Syarah Nawawi, Fathul Bari, Riyadhus Shalihin, dan software Maktabah Syamilah. Pembahasan sejarah meliputi kitab Nabawiyah, sedangkan pembahasan ibadah berupa kitab Al-Umm. Buku 100 tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah, majalah Tarbawi, situs internet berupa Islam.com dan IslamWeb.net, serta bahan ceramah orang lain, baik waktu ceramah berlangsung maupun lewat youtube. Kata Kunci: Keilmuan, muballigh
Dakwah dan Kekuasaan (Perspektif Historis) Zalikha Zalikha
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 19, No 2 (2013): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v19i28.103

Abstract

ABSTRACT Actualization amar nahi ma’ruf evil can only be accomplished perfectly when the Muslims have the power. The Prophet’s Da’wah in Medina period of time in 10 years, but the result was more successful than in the Mecca period that lasted 13 years. Therefore it can be to note that one factor was there were elements of strength and power during the mission period of Medina, that the missionary approach in the period was not limited. ABSTRAK aktualisasi amar ma’ruf nahi mungkar hanya dapat terlaksana dengan sempurna apabila kaum muslimin mempunyai kekuasaan. Dakwah Nabi saw pada periode Madinah yang masanya 10 tahun ternyata hasilnya lebih gemilang dari pada masa periode Makkah yang berlangsung 13 tahun. Oleh karena itu dapat kiranya dicatat bahwa ternyata salah satu faktornya adalah terdapat unsure kekuatan dan kekuasaan pada masa periode dakwah Madinah, sehingga pendekatan dakwah masa Madinah pun tidak terbatas. Kata kunci : dakwah, kekuasaan, amar ma’ruf nahy mungkar.
KOMUNIKASI TEOLOGI ADAT DAN SYARI’AT ISLAM DALAM WILAYATUL HISBAH DI ACEH Ridwan Muhammad Hasan
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 25, No 1 (2019): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v25i1.6009

Abstract

Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) was one of the areas that the first time that Applied in the form of syari’at Islam that was based on the Regulation area (Regional Regulations) No. 5 in 2000 and No. Regional Regulations 33 in 2001 or that more was known in the Acehinese community with the Qanun term. In the Acehinese community of Syari’at Islam also was one of the solutions to be able to complete all the happened in the community, because with syari’at Islam also could resolve all the problems. Islamic law was the synonym from ad-din that is Allah's teaching whole that was brought by the Prophet Muhammad SAW, that covered in belief fields, the moral and laws to be able to give the concept of peacefulness that was real without the limit that must have been based by various the elastic law as well as touched to various dimensions and the aspect of pure theologyKeywords: Communication, Theology,Custom and Islamic Law.
KOMUNIKASI MAHASISWA MUSLIM INDONESIA DI BEIJING Ulfa Khairina
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 23, No 1 (2017): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v23i1.1231

Abstract

The Indonesian Muslim students in China is one of a small community who faced communication barrier while study in China. The communication barrier in Beijing was conducted by local situation. This research conducted by descriptive research approach by using indepth interwiviwe to find how Indonesian Muslim students in China manage all barrier. The research found that the Indonesian students in Beijing have solved their problem by joined with Indonesian Students association.
PROBLEMATIKA DAN COPING STRES MAHASISWA FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI UIN AR-RANIRY DALAM MENYUSUN SKRIPSI Ismiati Ismiati
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 21, No 2 (2015): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v21i32.420

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui berbagai problematika dan coping stres yang dilakukan mahasiswa dalam menyusun skripsi. Kancah penelitian ini adalah mahasiswa fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry. Informan yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 25 orang mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kwalitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan FGD (focus group discussion). Hasil penelitian menunjukkan problematika yang dihadapi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi adalah antara bahagia dengan stres. Di satu sisi mereka merasa bahagia karena sudah mencapai puncak akhir dari aktivitas untuk memperoleh gelar sarjana, akan selesai kulliah, wisuda dan dapat mencari pekerjaan setelah sarjana. Di sisi yang lain merasa stres, seperti merasa terbebani, bingung, khawatir, takut, tidak percaya diri, kecemasan, merasa tidak berdaya dan tidak berpotensi atau pesimis, adanya perasaan bersalah, terasa khawatir, gugup, perasaaan sangat menegangkan, panik, gelisah, merasa tidak karuan, timbul perasaan takut dan resah, tertekan, malu dan terkadang sedih, terasa penat, capek, galau, jenuh, bosan dan merasa pikiran jadi buntu. Perasaan-perasaan tersebut disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Untuk menyikapi hal tersebut mahasiswa berharap agar dosen pembimbing lebih serius dalam membimbing dan diperlukan tupoksi yang jelas antara pembimbing pertama dengan kedua. Kebanyakan mahasiswa masih menggunakan coping strategi yang terfokus pada emosi dalam menekan situasi stres, meskipun ada mahasiswa yang sudah menggunakan coping yang terfokus pada masalah. Oleh karena itu diperlukan berbagai pelatihan dan keterampilan bagi mahasiswa untuk dapat menyelesaikan skripsinya tanpa menjadikan skripsi sebagai momok yang sangat menakutkan.
Komunikasi Keluarga Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keislaman Pada Remaja Di Desa Tanjung Aman Lampung Utara Sarwinda Sarwinda
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 24, No 1 (2018): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v24i1.2857

Abstract

Penelitian ini membahas tentang proses komunikasi antara orang tua dengan remaja yang kurang baik dalam memberikan pemahaman tentang nilai-nilai keislaman. Adapun permasalahannya bagaimana komunikasi keluarga dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada remaja, dan bagaimana peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada remaja di Desa Tanjung Aman Kotabumi Lampung Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menambah wawasan kepada keluarga bahwa penting komunikasi dalam keluarga dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada anak remja dan meningkatkan pemahaman remaja tentang nilai-nilai agama itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan interview, obsevasi, dan dokumentasi. Peneliti langsung turun ke lapangan dan melakukan interview kepada orang tua dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada anaknya, bahkan ada yang orang tuanya mengajak dan memberi contoh langsung pada anaknya dalam melakukan solat diawal waktu dan melaksanakan pengajian rutin. Temuan yang didapat dalam hal ini orang tua tidak serta merta hanya bertanya atau memberikan perintah saja tetapi mengajak untuk solat dan mengaji bersama-sama, komunikasi yang dibangun adalah dalam bentuk perhatian dan pengawasan, serta pengetauan agama orang tua juga berpengaruh terhadap nilai-nilai keislaman anaknya. Temuan dalam proses komunikasi keluarga dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada remaja di Desa Tanjung Aman berjalan dengan baik, orang tua sebagai komunikator menyampaikan pesan berupa nilai-nilai keislaman pada anak remaja sebagai komunikan, dan dari pesan yang diterima anak itu memberikan feedback sehingga terjadilah komunikasi yang harmonis. Peran orang tua sendiri dalam menanamkan nilai keislaman pada anaknya yaitu sebagai pemberi arahan pada anak dan juga mendidik anak dengan cara yang baik sesuai dengan perintah Allah SWT. Kata kunci : Komunikasi Keluarga Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keislaman
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Usaha Pariwisata (Meneropong usaha penginapan masyarakat Lokal dan Manca Negara di Desa Mon Ikeun Lhoknga) Rosnida Sari
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 22, No 2 (2016): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v22i34.881

Abstract

Abstrak Tulisan ini melihat perkembangan usaha penginapan di desa Mon Ikeun, Kemukiman Lhoknga, Aceh Besar. Sejak tahun 1976 sudah mulai banyak turis mancanegara yang datang, namun ketika konflik di Aceh terjadi, kedatangan mereka terpaksa berhenti. Di tahun 2006 turis-turis itu mulai berdatangan lagi dan mulai banyak usaha penginapan murah di desa tersebut. Penginapan tersebut banyak di isi oleh turis manca negara yang berkunjung ke pantai untuk menikmati keindahan pantai atau untuk berselancar. Metode yang dilakukan adalah dengan observasi dan wawancara. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa usaha yang berhasil meningkatkan taraf hidup masyarakat di desa ini. Kedatangan turis peselancar juga membuka wawasan anak-anak muda di desa tersebut. Selain mendatangkan pendapatan, cara pandang terhadap internet juga memberikan dampak positif bagi anak-anak muda di desa. Namun masih terdapat kekhawatiran akan dampak negatif dari pergaulan dengan orang-orang manca negara di wilayah ini seperti prostitusi, berpakaian tidak sesuai syariah, pergaulan bebas dan minum-minuman keras. Penelitian ini juga menunjukkan bias gender antara laki-laki dan perempuan, dimana para anak muda lelaki bisa berlatih berselancar, sehingga bisa menjuarai kegiatan internasional. Namun perempuan di Mon Ikeun lebih kepada menikah dengan lelaki asing, menjadi pekerja domestik. Kesempatan untuk setara dengan lelaki Mon Ikeun adalah belajar bahasa Inggris dari para turis. Kata kunci: pemberdayaan, turisme, penginapan Abstract This writing will see the development of home stay in Mon Ikeun, Lhoknga, Great Aceh. Since 1976 has been a lot of foreign tourists come. This activity stoped when conflict happen. After tsunami, in 2006 tourist start to come again and tourism are booming in Mon Ikeun. It gave benefits for people to open their own homestay and accept those foreign tourists. They come for pleasure and try to do surfing in one of beaches in Mon Ikeun. Methodology of this research is depth interview and observacy. This research shows that there are some efforts have florished to increase income in Mon Ikeun. By having that tourist, it opens young people’s mindset. However, there are some concerns come up related to negative impact of the association with foreign people such as prostitution; unproper dress according Syaria Law, free sex and drunks. This research also shows about gender bias between men and women. Men can learn how to surf and they can join international event. However for women, they just getting merried with foreign men, doing domestic work such as being housemaid, washing and ironing. The balance opportunity between men and women are only from learning and practicing their English with those foreigners. Key words: empowerment, tourism, homestay.
PENGARUH KISAH-KISAH ISRAILIYYAT TERHADAP MATERI DAKWAH Abizal Muhammad Yati
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 21, No 1 (2015): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v21i31.127

Abstract

Salah satu unsur yang memperindah materi dakwah adalah pemaparan kisah-kisah atau cerita-cerita, karena sebuah kisah memiliki alur yang teratur, yang terdiri dari rangkaian peristiwa-peristiwa yang berantai memiliki permulaan dan penutupan sehingga mudah dicerna. Namun perlu digaris bawahi bukan semua kisah memiliki kebenaran, ada diantaranya yang mengandung kebohongan yang sengaja dikemas untuk menarik perhatian, ada pula kisah yang bersumber dari Israiliyyat yang dikenal dengan kisah-kisah Israiliyyat. Dalam Al-Qur’an terdapat banyak kisah nabi-nabi dan umat-umat terdahulu, namun penyebutan kisah tersebut hanya secara global saja tidak diperinci secara detail, sehingga menimbulkan tanda tanya besar bagi sahabat waktu itu, maka sebagian mereka menanyakan kepada Ahlul Kitab (Yahudi dan Nasrani), mereka menjabarkan secara terperinci sesuai yang tertulis dalam kitab suci mereka. Dari kejadian tersebut tersisiplah kisah-kisah Israiliyyat kedalam penafsiran Al-Qur’an. Sedikit banyaknya kisah-kisah Israiliyat juga telah mempengaruhi materi dakwah, mengingat sumber utama materi dakwah Islam adalah Al-Qur’an dan Tafsir.
Muatan Sosiologi dalam Pemikiran Filsafat John Locke Juhari Juhari
Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 19, No 1 (2013): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/albayan.v19i27.94

Abstract

John Locke was not only known as a philosophers or political figures , but he was also very instrumental in laying a very strong rationale for the development of the sociology. Locke rejected the truth of rationalism that developed by philosophers in determining the source of knowledge and replace it with an empirical truth. Locke found that sense has limitations in determining the source of knowledge. On the one hand, what his mind is not necessarily consistent with the fact that there is, on the contrary the fact that there are quite a lot but have not thought up by intellect . Whatever the thinking mind is always something to do with the fact that there is , because it's basically a passive sense before it is stimulated by the five senses . This is the background to create the theory of Tabularasa. Thought it offers empiricism has become a sound basis for the development of the science of sociology. This also underlies the formation of 3 major paradigms in sociology , the paradigm of social facts , social definitions and social behavior .

Page 3 of 15 | Total Record : 150


Filter by Year

2013 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 28, No 1 (2022): JURNAL AL-BAYAN: MEDIA KAJIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU DAKWAH Vol 27, No 2 (2021): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 27, No 1 (2021): JURNAL AL-BAYAN: MEDIA KAJIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU DAKWAH Vol 26, No 2 (2020): JURNAL AL-BAYAN: MEDIA KAJIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU DAKWAH Vol 26, No 1 (2020): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 25, No 2 (2019): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 25, No 1 (2019): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 24, No 2 (2018): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 24, No 1 (2018): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 23, No 2 (2017): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 23, No 1 (2017): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 22, No 2 (2016): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 22, No 1 (2016): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 21, No 2 (2015): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 21, No 1 (2015): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 20, No 2 (2014): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 20, No 1 (2014): Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 19, No 2 (2013): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 19, No 1 (2013): Jurnal Al-Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah More Issue