cover
Contact Name
Muhammad Furqan
Contact Email
muhammadfurqan_0407@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
alijtimaiyahpmi@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Al-Ijtimaiyyah
ISSN : 26545217     EISSN : 24610755     DOI : -
Journal Al-Ijtimaiyyah is an open access journal that contributing to publishing various research results and literature review in the field of Islamic community development and social welfare. The journal welcomes the new idea and concepts on the community development field to be published academically. This journal was initiated by a group of academicians who concern with development and social issues at Ar-Raniry Islamic University, Banda Aceh, Indonesia. Focus; Journal Al-Ijtimaiyyah publishes an academic article on Islamic community development and social welfare based on research, project report, book reviews and new concept on Islamic community development that based on deep literature review. Scope; Journal Al-Ijtimaiyyah accepts the submission of articles in the fields of Islamic community development, Islamic microfinance, disaster and development, poverty reduction, social welfare, entrepreneurship and gender, and development.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
SOLIDARITAS SOSIAL DALAM TRADISI SAMADIYAH DI TENGAH MASYARAKAT ISLAM DI DESA MEUNASAH KRUENG KECAMATAN INGIN JAYA Kurniawan, Rahmat; Suharman, Suharman
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i1.12910

Abstract

Abstract: As a religious tradition passed down from generation to generation, Samadiyah is full of a sense of community. This article aimed to examine social solidarity in the Samadiyah tradition, focusing on a description of the implementation of the Samadiyah tradition and the forms of solidarity that exist in implementing the Samadiyah tradition based on Emile Durkheim's theory of social solidarity. The research method used is descriptive-qualitative. At the same time, the research technique applied was participant observation; by going directly to the field following Samadiyah. Then, the literature study was done by analyzing related documents and paying attention to the steps in data collection, such as books, literature, and reports related to the formulation of the research problem that will be answered. The writer found two big points in this research. First, this study stated that the social solidarity contained in the Samadiyah tradition was indentic with Emile Durkheim's theory of social solidarity. Second, the forms of social solidarity that exist in the Samadiyah tradition were divided into; mechanical solidarity, which has social integration in which the community is present successing the tradiition without having their duties described individually which have the basic concept that members of the community have the same values and beliefs,and organic solidarity, namely social integration that arises from the need for services to one another by individuals which in the Samadiyah tradition has the task of the Teungku as the leader of the Samadiyah procession. So it can be said that the Samadiyah tradition had characteristics and forms that are identical to the picture of solidarity communicated by Emile Durkheim.Keywords: Samadiyah; Social Solidarity; Religious Rituals.Abstrak: Tradisi Samadiyah sebagai tradisi keagamaan turun-temurun yang terus dilakukan sampai saat ini sarat akan solidaritas. Artikel ini bertujuan mengkaji solidaritas sosial dalam Tradisi Samadiyah dengan fokus terhadap deskripsi dari pelaksanaan tradisi Samadiyah dan bentuk solidaritas yang ada dalam pelaksanaan tradisi Samadiyah berdasarkan teori solidaritas Emile Durkheim. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif, teknik penelitiannya yaitu observasi partisipan dengan terjun langsung ke lapangan mengikuti Samadiyah, studi pustaka, dengan menganalisa dokumen yang terkait, memperhatikan langkah-langkah dalam pengambilan data seperti buku-buku, literatur-literatur, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan. Penulis menemukan dua poin besar dalam penelitian ini. Pertama, penelitian ini menyatakan bahwa solidaritas sosial yang terdapat dalam tradisi Samadiyah sangat erat. Kedua, bentuk-bentuk solidaritas sosial yang ada dalam tradisi Samadiyah terbagi menjadi dua, yaitu solidaritas mekanik yang memiliki integrasi sosial dimana masyarakat hadir tanpa dideskripsikan tugas mereka secara individual yang mana konsep dasarnya bahwa anggota masyarakat tersebut memiliki kesamaan nilai dan keyakinan, dan solidaritas organik yaitu integrasi sosial yang timbul dari kebutuhan akan layanan satu sama lain oleh individu yang mana dalam tradisi Samadiyah adanya tugas Teungku sebagai pemimpin prosesi Samadiyah. Sehingga dapat disampaikan bahwa tradisi Samadiyah memiliki ciri dan bentuk yang identik dengan gambaran solidaritas yang dikomunikasikan oleh Emile Durkheim.Kata Kunci: Samadiyah; Solidaritas Sosial; Ritual Keagamaan.
DAKWAH TRANSFORMATIF MELALUI FILANTROPI: FILANTROPI ISLAM DALAM MENGENTAS KEMISKINAN DAN KETIDAKADILAN Abrori, Abrori; Kharis, Ahmad
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i1.13009

Abstract

Abstract: The condition of poverty and injustice that is felt, especially Muslims, will cause sustainable problems, it needs strategic and relevant efforts to unravel the deterioration through da'wah activities. That preaching is not just to spread religion and call for truth. Rather it's about how we can see what we can do for our surroundings. This study aims to know and analyze the potential, role and opportunities of Islamic philanthropy to alleviate poverty and injustice. This type of research is qualitative using descriptive-analytical approach. Data obtained from extracting information through interviews, observations and documentation. The results of the study explained that open transformative da'wah on the problems of poverty and injustice that occur in the community needs to be parsed through Islamic Da'wah. Islamic philanthropy is a manifestation of our love and care as fellow human beings elevates ethical values. The agenda of Islamic Da'wah through zakat, infaq, Sadaqah, and waqaf should be able to parse domestic issues. Effective communication channels, propaganda delivered on target, as well as support from government institutions and institutions, the implementation of Islamic philanthropy relies on solutions to address the problems of poverty and injustice in Indonesia.Keywords: Transformative Da'wah; Injustice; Poverty; Islamic Philanthropy. Abstrak: Kondisi kemiskinan dan ketidakadilan yang dirasakan khususnya umat Islam akan menimbulkan problematika berkelanjutan, maka perlu upaya strategis dan relevan mengurai keterpurukan melalui aktivitas dakwah. Bahwa dakwah bukan sekedar untuk menyebarkan agama dan menyerukan kebenaran. Melainkan dakwah itu tentang bagaimana kita dapat melihat apa yang bisa kita lakukan untuk sekitar kita. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis potensi, peran dan peluang filantropi Islam mengentaskan kemiskinan dan ketidakadilan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari penggalian informasi melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan dakwah transformatif yang terbuka mengenai permasalahan kemiskinan dan ketidakadilan yang terjadi di masyarakat perlu diurai melalui dakwah Islam. Filantropi Islam merupakan wujud cinta dan peduli kita sebagai sesama manusia mengangkat nilai etis. Agenda dakwah Islam melalui zakat, infaq, shadaqah, dan waqaf hendaknya mampu mengurai persoalan domestik. Saluran komunikasi yang terjalin dengan efektif, dakwah yang disampaikan tepat sasaran, serta dukungan dari lembaga dan institusi pemerintahan, implementasi filantropi Islam menyandarkan pada solusi untuk menangani masalah kemiskinan dan ketidakadilan di Indonesia.Kata Kunci: Dakwah Transformatif; Ketidakadilan; Kemiskinan; Filantropi Islam.
PEKERJA MIGRAN SIRKULER DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN SOSIAL KELUARGA DI DESA NGEMBOH KECAMATAN UJUNGPANGKAH KABUPATEN GRESIK Yulianto, Fadly; Furqan, Muhammad
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i1.13024

Abstract

Abstract: Research on circular migrants and improving their family's social welfare has been carried out in Ngemboh Village, Ujungpangkah District, Gresik Regency. This study involved 30 respondents who came from 30 families whose members were circular migrant workers. Data were collected through interviews, observation, and document review, then analyzed descriptively and qualitatively. The results show that every family supports its members to become circular migrant workers. In addition to the limited employment opportunities in the area of origin, the main reason for becoming a circular migrant worker is to meet economic needs and improve family welfare. The money earned at this time was bought in the form of milling machines and chainsaws, as well as pets to raise. Actually, this method has good potential to advance the business sector in the area of origin. Therefore, local governments in villages or sub-districts are advised to form microfinance institutions to manage some of their funds and as savings or investments for business financing. Business actors can be encouraged through the formation of an economic community initiated by the Ministry of Social Affairs through the local Social Service. The contribution of this research to the wider community is to provide an overview of circular migrant workers in the organization and form of their work. Financial management and any impacts that occur both personally and as a community in society.Keywords: Circular Migrant Workers; Family Social Welfare.Abstrak: Penelitian tentang migran sirkuler dan peningkatan kesejahteraan sosial keluarganya telah dilakukan di Desa Ngemboh Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik. Penelitian ini melibatkan 30 responden yang berasal dari 30 keluarga yang anggotanya merupakan pekerja  migran sirkuler. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa setiap keluarga mendukung anggotanya menjadi pekerja migran sirkuler. Selain terbatasnya kesempatan kerja di daerah asal, alasan utama menjadi pekerja migran sirkuler adalah untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Uang yang diperoleh saat ini dibelikan dalam bentuk mesin giling dan gergaji mesin, serta hewan peliharaan untuk diternak. Sebenarnya cara ini memiliki potensi yang baik untuk memajukan sektor bisnis di daerah asal. Oleh karena itu, pemerintah daerah di desa atau kecamatan disarankan untuk membentuk lembaga keuangan mikro untuk mengelola sebagian dana mereka dan sebagai tabungan atau investasi untuk pembiayaan usaha. Pelaku usaha dapat digalakkan melalui pembentukan masyarakat ekonomi yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial setempat. Kontribusi penelitian ini bagi masyarakat luas adalah untuk memberikan gambaran terkait pekerja migran sirkular dalam mengatur dan bentuk dari pekerjaan mereka. Pengelolaan keuangan serta dampak apa saja yang terjadi baik secara pribadi maupun secara komunitas dalam masyarakat.Kata Kunci: Pekerja Migran Sirkuler; Kesejahteraan Sosial Keluarga.
ANALISA KINERJA PERUSAHAAN DAN TRANSAKSI INVESTOR SAHAM BANK SYARIAH PASCA MERGER TERHADAP IHSG Widiarma, In'am
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i1.13230

Abstract

Abstract: The potential of the Islamic capital market in Indonesia is still very large and it is still possible to continue to experience growth and develop into one of Indonesia's economic instruments that supports development carried out by the government and the private sector. The purpose of this study was to determine the effect of the stock performance of Bank Syariah Indonesia before and after the merger of the three government-owned Islamic banks, namely Bank BNI Syariah, Bank BRISyariah and Bank Syariah Mandiri, merging into one using the stock code BRIS. The research method used is data collected primary and secondary, data analysis techniques are carried out using paired t test and simple linear regression test using SPSS version 23 software. This analysis includes three things, namely to determine the performance of Islamic bank shares, transactional stock investors Islamic banks and the financial performance of Islamic banks affect the JCI movement. The results of the research from the data obtained that the fundamental aspect does not really affect stock movements, but news related to strategic policies such as mergers makes the euphoria of positive news sentiment that affects the increase in share prices of Islamic banks.Keywords: Merger; Islamic Bank; Capital Market.Abstrak: Potensi pasar modal syariah di Indonesia masih sangat besar dan masih memungkinkan untuk terus mengalami pertumbuhan dan berkembang menjadi salah satu instrumen ekonomi Indonesia yang membantu pembangunan yang dilakukan pemerintah maupun swasta. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kinerja saham Bank Syariah Indonesia sebelum dan sesudah merger dari ketiga Bank Syariah milik Pemerintah yaitu Bank BNI Syariah, Bank BRISyariah dan Bank Syariah Mandiri, penggabungan menjadi satu dengan menggunakan kode saham BRIS. Metode penelitian yang digunakan adalah data dikumpulkan secara primer dan sekunder, teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji paired t test dan uji regresi linier sederhana dengan menggunakan software SPSS version 23. Analisa ini mencakup tiga hal yakni untuk mengetahui kinerja saham bank syariah, transaksional investor saham bank syariah dan kinerja keuangan bank syariah mempengaruhi pergerakan IHSG. Hasil penelitian dari data yang didapat bahwa aspek fundamental tidak terlalu mempengaruhi pergerakan saham akan tetapi berita terkait kebijakan strategis seperti merger menjadikan euforia sentimen berita positif yang mempengaruhi peningkatan harga saham bank syariah.Kata Kunci: Merger; Bank Syariah; Pasar Modal.
MASYARAKAT DAN UPAYA PENGEMBANGAN WISATA DANAU LAOT TADU DI KECAMATAN TADU RAYA KABUPATEN NAGAN RAYA Wahyuni, Tika Agus; Rasyidah, Rasyidah; Mahlil, Mahlil; Rusnawati, Rusnawati
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i1.13331

Abstract

Abstract: The existence of Lake Laot Tadu Gampong Krueng Itam is a potential tourist location because of its beautiful landscape. It is also realized by the community so that various efforts are made to develop it. However, the development of community-based tourism is not an easy work. Some obstacles have reduced the spirit of the community, and have implications for the weakening of Laot Tadu’s tourism development efforts. This is the background of this research with the aim to study community efforts, as well as analyze opportunities and challenges for further development. The research approach is qualitative. Data collection techniques are interviews and observations. The results showed that the community started their efforts with a planning meeting on the development of lake tourism, then collaborated to clean the lake, and prepare road access to the lake, then prepare a business place. The opportunity is the view of Lake Laot Tadu from the side of Gampong Krueng Itam which is still very natural and beautiful compared to other gampong sides. However, other gampong is a challenge because of the diverse tourism diversification strategies. Part of the threat of this village tourism development strategy is the existence of a market in krueng itam gampong hall, which is actually a competitor to the tourist market in the lake.Keywords: Lake Laot Tadu; Tourism; Community.Abstrak: Keberadaan Danau Laot Tadu Gampong Krueng Itam merupakan lokasi wisata yang potensial karena keindahan alamnya. Hal ini juga disadari masyarakat sehingga berbagai upaya dilakukan untuk mengembangkannya. Namun, upaya pengembangan wisata gampong berbasis masyarakat ini bukanlah hal yang mudah. Beberapa  kendala membuat semangat masyarakat menjadi redup, dan berdampak pada melemahnya upaya pengembangan wisata Laot Tadu ini. Hal inilah yang menjadi latar belakang penelitian ini dengan tujuan untuk mengkaji upaya-upaya yang telah dilakukan masyarakat, serta menganalisis peluang dan tantangan untuk pengembangan selanjutnya. Pendekatan penelitian adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengawali upayanya dengan musyawarah perencanaan pengembangan wisata danau, lalu melakukan gotong royong pembersihan danau, dan membuka akses jalan, selanjutnya pengembangan tempat usaha usaha. Peluang yang dimiliki adalah pemandangan Danau Laot Tadu dari sisi Gampong Krueng Itam masih sangat alami dan terjaga dibandingkan dari sisi gampong lainnya. Akan tetapi gampong yang lainnya tetap menjadi tantangan karena strategi diversifikasi wisata yang beragam. Bagian dari kelemahan strategi pengembangan wisata desa ini adalah keberadaan pasar di balai gampong Krueng Itam, yang justru menjadi pesaing bagi pasar wisata di danau.Kata Kunci: Danau Laot Tadu; Wisata; Masyarakat.
KONFLIK PEMIKIRAN METODE ISTINBATH HUKUM MADZHAB HANAFIYYAH DAN SYAFI’IYYAH DALAM HUKUM NIKAH TANPA WALI Muhammad, Yasfin Maulana; Israqunnajah, Israqunnajah; Fakhruddin, Fakhruddin; Rahmani, Mufti
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i1.13397

Abstract

Abstract: The role of the guardian in marriage in Islamic family law is an important requirement with the presence of a guardian in the marriage. Basically, the presence of a guardian in a marriage or contract intends to maintain and protect the rights of a woman. Discussions about guardians in marriage, scholars differ in their opinion, including on the role of a guardian in marriage. The guardian has the full right to guardianship (prospective bride) in marriage, including as the utterance of the Ijab sentence to the prospective groom. A guardian in a marriage has a position. The Syafiiyyah Madhhab said that the role of a guardian in a marriage is a condition for the validity of a marriage contract. This is different from the opinion of the Hanafiyyah School which says that marriage is considered valid even though there is no female guardian. From this explanation, there are differences of opinion between Hanafiyyah and Syafi'iyyah in the law of tabpa wali marriage. (1) The Hanafiyyah School concludes that the marriage of a woman (a virgin or a widow) is considered valid even though she does not use a guardian in her marriage and the pillars of marriage according to the Hanafiyyah scholars are only consent and qabul. (2) The Syafii'iyyah school concludes that any woman who wants to get married is obliged to present her guardian and two just men as witnesses and the pillars of marriage according to the Syafi'iyyah scholars are consent and qabul, both the bride and the guardian.Keywords: Thought; Legal Istinbath Method; Madhab; Marriage without Guardian.Abstrak: Peran wali dalam perkawinan dalam hukum keluarga Islam merupakan syarat penting dengan hadirnya seorang wali dalam perkawinan. Pada dasarnya hadirnya seorang wali dalam perkawinan atau akad bermaksud untuk menjaga dan melindungi atas hak seorang perempuan tersebut. Pembahasan seputar wali dalam pernikahan para ulama berbeda-beda dalam berpendapat diantaranya pada peran seorang wali dalam pernikahan. Wali berhak penuh atas pewalian (calon mempelai perempuan) dalam perkawinan diantaranya sebagai pengucap kalimat ijab terhadap calon pengantin laki-laki. Seorang wali dalam sebuah pernikahan mempunyai kedudukan. Madzhab Syafiiyyah mengatakan peran seorang wali dalam sebuah pernikahan adalah sebagai syarat sah nya sebuah akad pernikahan. Berbeda dengan pendapat madzhab Hanafiyyah yang mengatakan pernikahan dianggap sah walaupun tidak adanya wali dari pihak perempuan. Dari pemaparan tersebut terdapat adanya perbedaan pendapat anatara hanafiyyah dan Syafi’iyyah dalam hukum nikah tabpa wali. (1) Madzhab Hanafiyyah menyimpulkan pernikahan perempuan (perawan atau janda) dianggap sah walaupun tidak menggunakan wali dalam pernikanya dan rukun nikah menurut para ulama Hanafiyyah hanya ijab dan qabul. (2) Madzhab Syafii’iyyah menyimpulan bahwa seorang perempuan mana pun yang hendak ingin menikah maka wajib menghadirkan walinya dan dua orang lelaki yang adil sebagai saksi dan rukun nikah menurut para ulama Syafi’iyyah adalah ijab dan qabul, kedua mempelai dan wali.Kata Kunci: Pemikiran; Metode Istinbath Hukum; Madzhab; Nikah Tanpa Wali.
ANALISIS PEMBERDAYAAN PENERIMA MANFAAT PROGRAM ETOS ID DI LEMBAGA PENGEMBANGAN INSANI DOMPET DHUAFA Anggraeni, Sri; Muhtadi, Muhtadi
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i2.13688

Abstract

Abstract: Poverty is a complex problem that involves several factors such as education level, income, lack of knowledge and skills and human resources, so that children born to poor families are likely to have lower levels of education and they tend to work in low-income sectors. This study aims to determine the implementation of the Etos ID program and determine the results of empowerment in the Etos ID program. This study used a qualitative approach, in collecting informants the researcher used a purposive sampling technique, data collection was carried out by means of observation, interviews and documentation, data analysis techniques used data analysis techniques proposed by Miles and Huberman, and data validity techniques used source triangulation. The research results obtained show that in carrying out empowerment in the ID Etos (Improvement and Development) program, LPI DD carries out several stages including the preparation stage, the assessment or assessment stage, the alternative program or activity planning stage, the action plan formulation stage, the program or activity implementation stage, evaluation stage and termination stage. The results of empowerment in the Etos ID program in the economic, educational, health, spiritual, technological and political fields were considered optimal.Keywords:  Empowerment; Benefit recipients; Scholarship.Abstrak: Kemiskinan adalah masalah kompleks yang melibatkan beberapa faktor seperti tingkat pendidikan, pendapatan, kurangnya pengetahuan dan keterampilan serta SDM, sehingga anak yang terlahir dari keluarga miskin berpeluang memiliki tingkat pendidikan yang lebih rendah dan mereka cenderung bekerja di sektor yang berpenghasilan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program Etos ID dan mengetahui hasil pemberdayaan pada program Etos ID. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dalam pengambilan informan peneliti menggunakan teknik purposive sampling, pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data menggunakan teknik analisis data yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman, dan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukan bahwa dalam melaksanakan pemberdayaan pada program Etos ID (Improvement and Development), LPI DD menjalankan beberapa tahapan di antaranya tahap persiapan, tahap pengkajian atau assessment, tahap perencanaan alternatif program atau kegiatan, tahap pemformulasian rencana aksi, tahap pelaksanaan program atau kegiatan, tahap evaluasi dan tahap terminasi. Hasil pemberdayaan pada program Etos ID di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, spiritual, teknologi dan politik dinilai maksimal.Kata Kunci: Pemberdayaan; Penerima Manfaat; Beasiswa.
INTERVENSI PEKERJA SOSIAL ANAK DI LKSA YAYASAN RUMAH IMPIAN YOGYAKARTA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Sajiwo, Raka Galih; Putri, Novie Purnia
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i2.13897

Abstract

Abstract: The current Covid-19 pandemic has affected most of the community's activities. The impact of the pandemic is felt by all sectors, including the economic, religious and social sectors. One of the social fields that have felt the effects of this pandemic is the social worker profession. Social work is a profession whose activities are often in the field to meet with clients. The existence of the Covid-19 pandemic has made social workers unable to carry out their interventions and roles optimally. The intervention and the role of social workers are also one of the keys to the success or failure of providing social services to clients. One of the LKSAs in Sleman Regency, namely the Rumah Impian Foundation LKSA, has a child social worker. Similar to the child social workers of the LKSA Rumah Impian Foundation, interventions and roles as social workers are felt to be lacking during the pandemic. The method used in this study uses a qualitative approach. Collecting data by observation, interviews and documentation. The results showed that the intervention of social workers in the form of home visits, in-depth assessments and advocacy. Not only that, the role of child social workers at the Rumah Impian LKSA is as a broker, advocate and counselor. The intervention and role of child social workers are also quite adaptable to the initial conditions of the pandemic until now.Keywords:  Intervention; Role; Child Social Workers; LKSA Rumah Impian Foundation.Abstrak: Pandemi Covid-19 saat ini menyebabkan sebagian besar kegiatan masyarakat terkena oleh dampaknya. Dampak adanya pandemi dirasakan oleh semua sektor, baik sektor ekonomi, keagamaan dan sosial. Bidang sosial yang merasakan efek pandemi ini salah satunya adalah profesi pekerja sosial. Pekerja sosial merupakan salah satu profesi yang kegiatannya sering ke lapangan untuk bertemu dengan kliennya. Adanya pandemi Covid-19 membuat pekerja sosial tidak dapat melaksanakan intervensi dan perannya secara optimal. Intervensi maupun peran pekerja sosial juga menjadi salah satu kunci berhasil tidaknya memberikan pelayanan sosial kepada klien. Salah satu LKSA yang ada di Kabupaten Sleman, yakni LKSA Yayasan Rumah Impian mempunyai seorang pekerja sosial anak. Sama halnya dengan pekerja sosial anak LKSA Yayasan Rumah Impian, intervensi serta peran sebagai pekerja sosial dirasa kurang saat pandemi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi pekerja sosial berupa home visit, asesmen mendalam dan advokasi. Tak hanya itu, peran pekerja sosial anak LKSA Yayasan Rumah Impian ada tiga, sebagai broker, advokat dan konselor. Intervensi dan peran pekerja sosial anak juga cukup beradaptasi pada kondisi awal pandemi sampai sekarang ini.Kata Kunci: Intervensi; Peran; Pekerja Sosial Anak; LKSA Yayasan Rumah Impian.
STRATEGI PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT PADA MASA COVID-19 DI LANGKAT, BINJAI, DAN KARO Yusdha, Nur Aflah; Mardziah, Ainun; Putra, Ilham Mirzaya
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i2.14083

Abstract

Abstract: The global Covid-19 pandemic that hit every country in the world in 2020 has affected everyone's life. When the government enforces a policy of limiting activities to suppress the spread of the Covid-19 virus, the main impact on the economy that people rely on is almost all sectors in Indonesia. Moreover, the Covid-19 pandemic has resulted in a decline or slowdown in the economic sector in Indonesia. In order for SMEs in this sector to survive, they must be able to develop measures and strategies to improve the community's economy during the Covid-19 period in Langkat, Binjai, and Karo, and the purpose of this research is to help SMEs to improve from each product they produce, so that survive the pandemic. This study uses a comparative method of qualitative research methods, namely a qualitative approach that involves research procedures that produce descriptive information in the form of written or spoken language of individuals and observed behavior. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. Qualitative analysis techniques were used for data analysis. This research uses source triangulation to get more accurate SMEs data. The results show that SMEs stakeholders need to implement the following strategies to survive the pandemic. This means using marketing through social media such as Instagram, Facebook and WhatsApp in collaboration with online transportation service providers such as Go-Food and Grab-Food, innovation in their products.Keywords:  Strategy; Economy; Pandemic; SMEs.      Abstrak: Pandemi global Covid-19 yang melanda setiap negara di dunia tahun 2020 sudah telah mempengaruhi kehidupan setiap orang. Ketika pemerintah memberlakukan kebijakan pembatasan kegiatan untuk menekan penyebaran virus Covid-19, dampak utama terhadap perekonomian yang tumpuan masyarakat hampir terjadi di semua sektor di Indonesia. Apalagi, pandemi Covid-19 yang mengakibatkan turunnya atau memperlambat dalam sektor ekonomi di Indonesia. Agar UKM di sektor ini dapat bertahan, mereka harus mampu mengembangkan langkah dan strategi peningkatan perekonomian masyarakat pada masa  Covid-19 di Langkat, Binjai, dan Karo, dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu UKM dapat meningkatkan dari setiap produk yang mereka hasilkan, sehinga dapat bertahan di tengah Pandemi. Penelitian ini menggunakan metode komparatif metode penelitian kualitatif, yaitu pendekatan kualilatif yang melibatkan prosedur penelitian yang menghasilkan informasi deskriptif dalam bentuk bahasa tertulis atau lisan individu dan perilaku yang diamati. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis kualitatif digunakan untuk analisis data. Penelitian ini dilakukan  menggunakan triangulasi sumber untuk mendapatkan data UKM yang lebih akurat. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemangku kepentingan UKM perlu menerapkan strategi berikut untuk bertahan dari pandemi. Artinya menggunakan pemasaran melalui media sosial berupa Instagram, Facebook dan WhatsApp bekerjasama dengan pihak penyedia jasa transportasi online seperti Go-Food dan Grab-Food, inovasi dalam produk mereka.Kata Kunci:  Strategi; Perekonomian; Pandemi; UKM.
HAK WARIS ANAK LUAR NIKAH PERSPEKTIF KEADILAN HUKUM HANS KELSEN DAN WARIS SUNNI (STUDI PMK NOMOR 46/PUU-VIII/2010) Tirmidzi, Ahmad; Mahmudi, Zaenul; Toriquddin, Moh.
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i2.14641

Abstract

Abstract: The constitutional court's decision No. 46/PUU-VIII/2010 was passed in response to the judicial review submissions of Mochicha Mochtar and Iqbal Ramdan who felt that their constitutional rights were hindered by the law, namely article 43 paragraph (1) of the Law. No. 1 of 1974 on Marriage. Under the article, every children born out of wedlock does not have a civil law relationship with his father. The condition of children born out of wedlock can be analogous like a person who is exposed to sap without eating the fruit, meaning that the children born out of wedlock is not the actor of violations of legal action, but he is exposed to the burden of law for violations committed by both parents. Though every child is born without carrying the burden of sins committed by both parents and remains in a fitrah. The constitutional court's decision aims to uphold justice for the inheritance rights of children born out of wedlock who are considered hindered by one of marriage law articles in Indonesia. The purpose of this study is to analyze the principle of justice related to the civil rights of children born out of wedlock in Constitutional Court Decision No. 46 / PUU-VIII / 2010 perspective of legal justice Hans Kelsen and coherence with Sunni inheritance law. This research is normative-descriptive research with library research methods. The constitutional court's ruling has a coherence with the opinion of Abu Hasan Al-Mawardi who said an illegitimate child can be descended of a man as his father after a blood relationship can be proven. After being analyzed with the legal justice of Hans Kelsen, the Constitutional Court's verdict has contained the value of justice. So that parties who have interests related to the civil rights of children born out of wedlock must be obedient to the content of the ruling.Keywords: Inheritance of Children Born Out of Wedlock; Sunni Inheritance Law; Hans Kelsen's Legal Justice.       Abstrak: Putusan MK No. 46/PUU-VIII/2010 disahkan sebagai respon atas pengajuan judicial review Mochicha Mochtar dan Iqbal Ramdan yang merasa hak konstitusionalnya dihalangi oleh undang-undang yaitu Pasal 43 ayat (1) Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Berdasarkan pasal tersebut setiap anak luar nikah tidak mempunyai hubungan keperdataan dengan ayahnya. Posisi anak dapat dianalogikan seperti orang yang terkena getah tanpa memakan buahnya, artinya anak yang terlahir di luar nikah bukan pelaku pelanggaran tindakan hukum, namun ia terkena beban hukum atas pelanggaran yang dilakukan kedua orang tuanya. Padahal setiap anak terlahir tanpa membawa beban dosa yang diperbuat oleh kedua orang tuanya dan tetap dalam keadaan fitrah. Putusan MK tersebut bertujuan menegakkan keadilan atas hak-hak keperdataan anak luar nikah yang dinilai terhalangi oleh salah satu pasal dalam undang-undang perkawinan di Indonesia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menganalisi prinsip keadilan terkait hak waris anak luar nikah dalam Putusan MK No. 46/PUU-VIII/2010 perspektif keadilan hukum Hans Kelsen. Penelitian ini merupakan penelitian normatif-deskriptif dengan metode library research. Putusan MK tersebut mempunyai koherensi dengan pendapat Abu Hasan Al-Mawardi yang mengutarakan anak luar nikah dapat nasab dengan laki-laki sebagai ayahnya setelah hubungan darah dapat dibuktikan. Setelah dianalisis dengan keadilan hukum Hans Kelsen, Putusan MK tersebut telah memuat nilai keadilan. Sehingga pihak yang mempunyai kepentingan terkait hak keperdataan anak luar nikah harus bersikap patuh terhadap isi putusan tersebut.Kata Kunci: Waris Anak Luar Nikah; Hukum Waris Sunni; Keadilan Hukum Hans Kelsen.