cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Counsellia
ISSN : 20883072     EISSN : 24775886     DOI : -
Core Subject : Education,
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling with registered number ISSN: 2088-3072 (Print) and ISSN: 2477-5886 (Online), is a peer-reviewed journal which publishes conceptual ideas, studies and research on the theory and application of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling. Counsellia is published by Departement of Guidence and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas PGRI Madiun. Any changes to the journal will be delivered on Journal History. Abstracts and full text that have been published on the website can be read and downloaded for free. Counsellia publish regularly two times a year in May and November.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2024)" : 4 Documents clear
Pengembangan Skala Kesiapan Belajar Mandiri (Self-Directed Learning Readiness / SDLR) Pravesti, Cindy Asli; Mufidah, Elia Firda
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v14i1.18299

Abstract

Saat ini, individu telah memiliki bekal dalam pembelajaran daring (online). Untuk itu penting mengetahui kesiapan belajar mandiri (self-directed learning readiness) dari individu tersebut. Pengetahuan mengenai kesiapan belajar mandiri tentunya diperlukan alat ukur. Hal ini bertujuan untuk mengahasilan skala pengukuran self-directed learning readiness yang valid dan reliabel. Metode penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (reaserch and development) yang mengadaptasi dari model penyusunan skala psikologi dengan 9 tahapan yakni identifikasi tujuan ukur, membatasi domain ukur, menghimpun indikator, menulis item skala, uji coba bahasa, uji coba skala, mengukur reliablitias mengukur validitas, dan menyusun kembali skala. Hasil penelitian diperoleh skala Self-Directed Learning Readiness yang valid (> 0,5) dan reliabel (0,6). Selain itu, skala yang dihasilkan juga sudah lolos dalam uji bahasa. Adapun skala self-directed learning readiness ini dapat digunakan sebagai acuan bagi konselor dalam upaya pencegahan mengenai kemandirian belajar.AbstractCurrently, individuals are equipped with online learning. For this reason, it is important to know the individual's self-directed learning readiness. Knowledge regarding readiness for independent learning certainly requires measuring tools. This aims to produce a self-directed learning readiness measurement scale that is valid and reliable. The research method uses the research and development method which is adapted from the psychological scale construction model with 9 stages, namely identifying measuring objectives, limiting the measuring domain, collecting indicators, writing scale items, language testing, scale testing, measuring reliability, measuring validity, and rearranging the scale. The research results obtained a self-directed learning readiness scale that was valid (> 0.5) and reliable (0.6). Apart from that, the resulting scale has also passed the language test. The self-directed learning readiness scale can be used as a reference for counselors in preventing independent learning
Penerapan teknik role playing dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan perilaku asertif siswa Maisyaroh, Sri; Astuti, Anita Dewi
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v14i1.17730

Abstract

Permasalahan asertif dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan peserta didik, seperti mengganggu hubungan interpersonal, menurunkan rasa percaya diri, serta menimbulkan stres dan ketegangan emosional. Oleh karena itu, penting bagi peserta didik memiliki sikap asertif untuk mengembangkan keterampilan komunikasi yang lebih sehat, namun kenyataannya masih ditemukan peserta didik yang belum atau enggan berperilaku asertif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui upaya meningkatkan perilaku asertif siswa melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing pada siswa kelas X SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan bimbingan dan konseling dengan dua siklus. Subyek penelitian diambil 10 orang siswa yang ditentukan dengan teknik purposive sampling, sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket dan pedoman observasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisa secara deskriptif persentase. Hasil analisa dapat dikemukakan bahwa terjadi peningkatan skor kinerja layanan bimbingan kelompok sebesar 33,3%, peningkatan skor partisipasi siswa dalam layanan bimbingan kelompok sebesar 42,6%, peningkatan skor angket sebesar 10,5%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku asertif dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing. Dari hasil penelitian ini dapat dijadikan rujukan bahwa dengan menerapkan bimbingan kelompok menggunakan teknik role playing dapat meningkatkan sikap asertif peserta didik salah satunya terwujud melalui keterampilan komunikasi yang lebih efektif dan sehat.Abstract: Assertiveness problems can have a significant impact on students' lives, such as disrupting interpersonal relationships, reducing self-confidence, and causing stress and emotional tension. Therefore, students need to have an assertive attitude to develop healthier communication skills, but in reality there are still students who do not or are reluctant to behave assertively. This research aims to determine the effort to increase assertive behavior through role-playing technique group guidance for 10th-grade students of SMK Muhammadiyah Wates Kulon Progo Yogyakarta. This research uses an action research approach to guidance and counseling with two cycles. The research subjects were taken by 10 students who were determined by purposive sampling technique, while the instruments used to collect data were questionnaires and observation guidelines. The data obtained were then analyzed by descriptive percentage. The result of the analysis can be stated that there was an increase in the performance score of group guidance by 33,3%, an increase in the score of student participation in group guidance services by 42,6%, and an increase in the score of the score of the questionnaire by 10,5%. The results of the research indicated that assertive behavior can be increased through group guidance with role-playing techniques.
Pengembangan media layanan informasi karier berbantuan animaker untuk SD Kelas Rendah Murtiningsih, Murtiningsih; Fitria, Erlin; Khuzaimah, Siti
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v14i1.17186

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan siswa yang kesulitan dalam mendeskripsikan suatu profesi, serta sebagian besar guru berusia lebih dari 40 tahun, sehingga kemampuan untuk memahami konsep dalam mengembangkan media pembelajaran perlu dibantu dengan memberikan motivasi dalam menciptakan variasi media pembelajaran yang unik, kreatif dan menarik menggunakan bantuan teknologi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media layanan informasi karier berbantuan Animaker untuk siswa Sekolah Dasar kelas rendah dan melakukan uji kelayakan media. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini menghasilkan 3 produk media video berbantuan animaker sebagai media layanan informasi karier. Berdasarkan akumulasi hasil uji validasi yang dilakukan oleh ahli media, ahli materi, praktisi dan pengguna memperoleh hasil  sebesar 90,30% yang artinya sangat layak untuk digunakan di lapangan sebagai media layanan informasi karier untuk siswa Sekolah Dasar kelas rendah. Media ini dapat membantu guru kelas dalam mengembangkan media, melaksanakan layanan informasi karier, serta mendorong antusias dan motivasi siswa dalam menyimak materi.Abstract: This research was motivated by the problem of students who have difficulty in describing a profession, and most teachers are over 40 years old, so the ability to understand concepts in developing learning media needs to be helped by providing motivation in creating a variety of unique, creative and interesting learning media using the help of technology. This research aims to develop a Animaker-assisted career information service media for low-grade elementary school students and conduct media feasibility tests. This research uses Research & Development (R&D) method with ADDIE development model. This research produced 3 animaker-assisted video media products as career information service media. Based on the accumulated results of validation tests conducted by media experts, material experts, practitioners and users obtained results of 90.30% which means it is very feasible to be used in the field as a career information service media for low-grade elementary school students. These media can help class teachers develop media, provide career information services, and encourage enthusiasm and motivation in attention to material.
Mediasi self-efficacy dalam membangun resiliensi akademik Mahasiswa: suatu studi komparatif Lubis, Siti Chairani; Ambarita, Charles Fransiscus
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v14i1.18096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mediasi efikasi diri dalam membangun resiliensi akademik mahasiswa pada pembelajaran daring ditinjau dari aspek kecerdasan emosional dan dukungan sosial. Jenis penelitian ini merupakan penelitian expost-facto dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebesar 189 orang. Pengumpulan data menggunakan angket dengan memanfaatkan google form. Teknik analisis data menggunakan path analysis (analisis jalur) dengan aplikasi SPSS versi 23.0. Hasil penelitian menemukan bahwa mediasi efikasi diri berperan efektif dan signifikan dalam memperkuat pengaruh kecerdasan emosional dan dukungan sosial terhadap perkembangan resiliensi akademik mahasiswa FE di Universitas Negeri Medan. Temuan riset ini berdampak pada peningkatan efikasi diri mahasiswa dalam mendorong perkembangan resiliensi akademik, sehingga mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan efikasi dirinya dan mampu bertahan dalam menghapi berbagai kesulitan yang dialaminya ketika pembelajaran daring. Selain itu, penelitian ini juga berdampak pada peningkatan kualitas layanan bimbingan dan konseling, dimana agar para konselor lebih memperhatikan mahasiswa dengan tingkat resiliensi rendah, agar dapat membantu mahasiswa dalam meningkatkan efikasi dirinya, melakukan pengembangan program preventif bagi mahasiswa yang memiliki resiliensi akademik rendah, serta menjadi rekomendasi kebijakan bagi pihak kampus.Abstract: This research aims to analyze the mediation of self-efficacy in building academic resilience of students in online learning from the aspects of emotional intelligence and social support. This type of research is ex post-facto research with a quantitative approach. This research used random sampling with a sample size of 189 people. Data collection uses a questionnaire using Google Form. The data analysis technique uses path analysis with the SPSS version 23.0 application. The research results found that self-efficacy mediation plays an effective and significant role in strengthening the influence of emotional intelligence and social support on the development of academic resilience of FE students at Medan State University. The findings of this research have an impact on increasing student self-efficacy in encouraging the development of academic resilience, so that students are expected to be able to increase their self-efficacy and be able to survive the various difficulties they experience when learning online. Apart from that, this research also has an impact on improving the quality of guidance and counseling services, so that counselors pay more attention to students with low levels of resilience, so they can help students increase their self-efficacy, develop preventive programs for students who have low academic resilience, and become policy recommendations for the campus.

Page 1 of 1 | Total Record : 4