cover
Contact Name
Umi Kholifah
Contact Email
umikholifah@unipma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jupiter@unipma.ac.id
Editorial Address
https://e-journal.unipma.ac.id/index.php/JUPITER/about/editorialTeam
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
JUPITER (Jurnal Pendidikan Teknik Elektro)
Focus and scope of the journal: Electronic Engineering Education Media Development and Learning Models of Electronic Engineering Education Evaluation and Assessment of Electronic Engineering Education Electronic Engineering Electromagnetic Field Robotic Vocational
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2026)" : 6 Documents clear
Desain Perancangan Alat Peraga Konversi Energi Gerak Menjadi Energi Listrik pada Mata Kuliah Renewable Energy di Prodi PTE: Desain Perancangan Alat Peraga Konversi Energi Gerak Menjadi Energi Listrik pada Mata Kuliah Renewable Energy di Prodi PTE muhammad iqbal017 iqbal017
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat peraga konversi energi gerak menjadi energi listrik melalui pembangkit listrik tenaga angin yang dikemas dalam bentuk sistem trainer. Alat peraga ini dikembangkan sebagai media pembelajaran interaktif untuk membantu mahasiswa memahami konsep dasar konversi energi terbarukan, khususnya energi angin. Metode yang digunakan dalam pengembangan adalah model Alessi & Trollip yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu perencanaan (planning), perancangan (design), dan pengembangan (development). Penelitian ini melibatkan validasi ahli, untuk menilai aspek kelayakan dan fungsionalitas alat. Proses pembuatan melibatkan komponen utama seperti dinamo, kipas angin sebagai pengganti tiupan angin alami, serta beban berupa lampu LED. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat dapat mengubah energi gerak (angin buatan) menjadi energi listrik yang mampu menyalakan beban, serta memberikan visualisasi yang efektif dalam menjelaskan prinsip kerja turbin angin, Instrumen validasi alat penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah validasi ahli media oleh Muhammad Ikhsan, M.T., dan ahli materi oleh Muhammad Rizal Fachri, M.T., untuk menguji kelayakan hasil dari alat peraga pembangkit listrik tenaga angin menggunakan sistem trainer. Berdasarkan presentase nilai yang diperoleh dari ahli media yaitu 93% dan ahli materi memperoleh nilai 80% termasuk dalam sangat layak digunakan dalam mata kuliah Renewable energy. Kata Kunci : Alat peraga, energi gerak, energi listrik, tenaga angin, sistem trainer, Alessi & Trollip
Perancangan Alat Ukur Berat Dan Panjang Badan Otomatis Berbasis Android Dan Arduino Uno Sebagai Dasar Pengembangan Teknologi Plastik Di Masa Depan Latifah Listyalina
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran manual berat dan panjang badan bayi sering kali memerlukan dua tahap untuk verifikasi, yaitu pengukuran langsung panjang badan bayi kemudian dilakukan pengukuran ulang menggunakan alat ukur lain untuk memastikan keakuratannya. Penggunaan beberapa alat berbeda menyebabkan waktu pengukuran menjadi lebih lama bagi tenaga medis, terutama di fasilitas kesehatan dengan jumlah pasien yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan alat ukur gabungan yang lebih praktis dan terintegrasi. Spesifikasi alat yang dirancang meliputi mikrokontroler Arduino Uno sebagai unit kendali yang beroperasi pada tegangan 4,8–5 V, sensor beban (load cell) 10 kg sebagai pendeteksi berat (3,3–5 V), sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pendeteksi panjang badan (4,7–5 V), modul Bluetooth HC-06 (3,3 V), serta smartphone Android yang menggunakan aplikasi Blynk sebagai unit tampilan. Dari hasil pengujian, alat ini mampu mengukur berat dan panjang badan bayi serta menentukan apakah hasil tersebut berada pada kategori ideal. Pengguna dapat memasukkan data usia bayi melalui smartphone, yang kemudian diproses oleh mikrokontroler untuk menjalankan proses pengukuran. Data hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini berfungsi dengan baik dan dapat dijadikan referensi untuk pengembangan lebih lanjut, khususnya dalam penerapan teknologi plastik inovatif di masa mendatang untuk meningkatkan efisiensi, ergonomi, dan keberlanjutan alat
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Dasar Listrik dan Elektronika di SMK Lutfi Reza Saputra
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Listrik dan Elektronika di SMKN 1 Darul Kamal disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Pola pembelajaran tersebut membuat siswa kurang aktif, cenderung pasif, serta mengalami kesulitan dalam memahami konsep yang diajarkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model pembelajaran Discovery Learning yang berorientasi pada keterlibatan aktif siswa, di mana siswa didorong untuk menemukan pengetahuan dan konsep secara mandiri melalui proses bertanya, mengamati, menalar, serta menarik kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa serta respon mereka dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode One Shot Case Study. Hasil penelitian menunjukkan nilai posttest siswa berada pada rentang 70–90 dengan rata-rata 70,95. Dari total 21 siswa, sebanyak 12 orang (77,50%) mencapai ketuntasan belajar (≥75), sehingga memenuhi kriteria ketuntasan klasikal. Selain itu, respon siswa terhadap pembelajaran mencapai skor rata-rata 73,15% yang termasuk dalam kategori “tertarik”. Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning berpengaruh positif serta efektif dalam meningkatkan hasil belajar Dasar-Dasar Listrik dan Elektronika, sekaligus memperoleh respon yang baik dari siswa. Dengan demikian, Discovery Learning layak dijadikan alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan mutu pembelajaran di SMK, terutama pada mata pelajaran Dasar-dasar Listrik dan Elektronika
The articel Desain E-Modul Sistem Instalasi Kelistrikan Cerdas Berbasis IoT pada Mata Kuliah Teknik Instalasi Listrik: Desain, E-modul, Sistem Kelistrikan Cerdas, Teknik Instalasi Listrik, Alessi Trollip, Internet of Things riza rahmad qadri; Sadrina
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata kuliah Teknik Instalasi Listrik merupakan salah satu kompetensi penting dalam bidang Pendidikan Teknik Elektro, khususnya dalam pembelajaran sistem instalasi listrik. Namun, keterbatasan media pembelajaran yang representatif dan mudah dipahami sering menjadi kendala dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain e-modul sistem instalasi kelistrikan cerdas berbasis IoT yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam praktikum mata kuliah Teknik Instalasi Listrik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan Model Alessi dan Trollip yang memiliki tiga langkah pengembangan yaitu Standar, On going Evaluation dan poject menagement. Prosedur pengembangan Alessi dan Trollip meliputi tiga tahap penting yaitu Planing, Design, dan Development. Instrumen penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah validasi ahli media, materi dan bahasa untuk menguji kelayakan hasil dari desain e-modul sistem instalasi kelistrikan cerdas berbasis IoT. Hasil Validasi ahli media mendapatkan 86%, ahli materi 87% dan ahli bahasa 85%. Berdasarkan hasil validasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa e-modul sistem instalasi kelistrikan cerdas berbasis IoT yang telah didesain sangat layak diterapkan pada praktikum mata kuliah Teknik Instalasi Listrik.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Berbasis Eksperimen terhadap Keterampilan Peserta Didik dalam Merakit Rangkaian Elektronika T. Auli Rizky
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kejuruan dituntut mampu menghasilkan peserta didik yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Namun, pada pembelajaran Elektronika Dasar masih ditemukan rendahnya hasil belajar peserta didik, terutama dalam keterampilan merakit rangkaian elektronika, akibat metode pembelajaran yang kurang efektif dan minimnya keterlibatan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Problem Solving. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Solving berbasis eksperimen secara signifikan meningkatkan hasil belajar dan keterampilan praktis peserta didik. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Solving efektif dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran Elektronika Dasar.
Pengembangan Modul Pembelajaran Dasar Listrik Dan Elektronika Dengan Aplikasi PHET Simulation Dalam Mata Pelajaran Dasar Listrik Dan Elektronika Kelas X Teknik Instalasi Tenaga Listrik di SMK 4 Kota Tangerang. aditya dwi raja kamansastra
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran Dasar Listrik dan Elektronika berbasis aplikasi PhET Simulation pada siswa kelas X Teknik Instalasi Tenaga Listrik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas X TITL di SMK negeri 4 Kota Tangerang. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli materi dan media, angket respon siswa, serta tes hasil belajar. Hasil validasi ahli materi memperoleh skor rata-rata 3,40 dan ahli media 3,45 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, modul dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan dalam pembelajaran

Page 1 of 1 | Total Record : 6