cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 381 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) Terhadap Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Siswa SMP Indrayany, Eka Sri
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving akan membuat siswa lebih tertarik untuk mempelajari matematika serta mengungkap potensi siswa dalam penalaran dan komunikasi matematika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving terhadap kemampuan penalaran dan komunikasi matematika siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Panggul. Peneletian ini menggunakan desain one group pretest-postest dengan sampel 32 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistic spps versi 25. Kemampuan penalaran dan komunikasi sebelum menggunakan model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving mendapat nilai rata-rata 60,74, setelah diterapkannya model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving meningkat dengan nilai rata-rata 90,56. Diperoleh nilai thitung sebesar 12,746 2,942 ttabel. Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dari data yang didapat dapat disimpulkan ada pengaruh model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving terhadap kemampuan penalaran dan komunikasi siswa SMP
Permainan Tradisional Congklak untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan dan Kemampuan Berhitung pada Anak Usia 5 - 6 Tahun Amalia, Najiha; Murtono, Murtono
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan aspek yang penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir anak, salah satunya yaitu mengenal konsep lambang bilangan dan kemampuan berhitung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan mengenal konsep lambang bilangan 1 – 10 dan kemampuan berhitung melalui permainan tradisional congklak pada anak usia 5 - 6 tahun. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode Literature Review. Metode Literature Review ini dapat mengakses berbagai sumber, termasuk buku, internet, dokumen, dan situs web yang memiliki reputasi baik. Hasil penelitian bahwa permainan tradisional congklak terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak. Aktivitas bermain congklak melibatkan penghitungan jumlah biji congklak yang harus dipindahkan dari satu lubang ke lubang lainnya, sehingga secara langsung melatih anak untuk memahami konsep bilangan secara konkret. Selain itu, permainan ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan kontekstual, sehingga anak lebih mudah memahami hubungan antara angka dan jumlah secara intuitif. Selain membantu mengenal konsep bilangan, permainan congklak juga berperan signifikan dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak. Proses permainan melibatkan operasi penjumlahan, pengurangan, dan penghitungan langkah secara bertahap. Aktivitas ini secara tidak langsung melatih anak untuk berpikir logis dan melakukan perhitungan secara mandiri.
Media Video Pembelajaran Interaktif Rumah Adat Sumatera untuk Menstimulasi Kecintaan Budaya dan Pemahaman Konsep Geometri pada Anak Usia Dini Sari, Bela Mayang; Suyadi, Suyadi
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media video pembelajaran interaktif yang berfokus pada pengenalan rumah adat Sumatera. Media ini dirancang untuk memenuhi dua tujuan utama, yaitu menstimulasi kecintaan anak usia dini terhadap budaya lokal dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep dasar geometri. Penelitian ini menggunakan metode literature review sebagai pendekatan utama untuk menggali informasi, menganalisis, dan merumuskan konsep pengembangan media video pembelajaran interaktif berbasis rumah adat Sumatera. Analisis data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan sintesis tematik (thematic synthesis). Hasil pengamatan yaitu Pengembangan media video pembelajaran interaktif berbasis rumah adat Sumatera memiliki urgensi yang tinggi dalam menciptakan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan bermakna, khususnya untuk anak usia dini. Media ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya lokal, tetapi juga berperan penting dalam menstimulasi rasa cinta terhadap budaya bangsa sejak dini. Dengan menggunakan elemen rumah adat Sumatera yang kaya nilai budaya dan bentuk geometrisnya yang khas, anak-anak dapat belajar sambil bermain melalui pengalaman visual dan interaktif yang menyenangkan. Pendekatan ini membantu anak untuk memahami konsep-konsep abstrak seperti geometri secara lebih konkret dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Lebih dari itu, media video pembelajaran ini juga berkontribusi pada upaya pelestarian budaya lokal dalam konteks pendidikan modern.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Untuk Pemahaman Pelajar Pada Materi Teorema Phytagoras Yantu, Miranda A.H; Ismail, Sumarno; Takaendengan, Bertu Rianto
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi proses pembelajaran dalam penggunaan media yang kurang mempengaruhi pemahaman pelajar pada materi yang membutuhkan visualisasi. Riset berikut bertujuan guna menciptakan produk seperti media pembelajaran berbasiskan android yang valid dan efektif pada pokok bahasan teorema phytagoras yang bernama “The Jungle Of Phytagoras”. Media ini dikembangkan dengan 5 tahapan prosedur pengembangan model ADDIE yakni (Analysis, Design, Development, Implementation, serta Evaluation). Media berikut memperoleh presentase rata-rata penilaian yang diperoleh melalui 3 validator media senilai 87% dan dari 3 validator materi sebesar 87% yang ada pada kualifikasi sangat layak. Hasil respon media ini memperoleh presentase rata-rata perolehan skor dari respon guru matematika kelas VIII MTs. Al-Mubarak Marisa sebesar 90% dan respon dari 18 pelajar kelas VIII-C MTs. Al-Mubarak Marisa sebesar 90% yang ada pada kualifikasi sangat baik. Bersumber hasil analisis riset bisa ditarik simpulan bahwasanya pembelajaran melalui android berikut sudah sesuai kualifikasi keefektifan dan kelayakan dengan begitu layak dipakai pada pembelajaran dan efektif serta mampu menunjang pelajar dalam memahami materi teorema phytagoras
Pengaruh Media Ispring Quiz Maker Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Bilangan Bulat Di Kelas VII SMP Negeri 5 Bolaang Mongondow Utara Atalap, Sulastri; Ismail, Yamin; Takaendengan, Bertu Rianto
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Ispring Quiz Maker terhadap hasil belajar siswa pada materi bilangan bulat. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 5 Bolaang Mongondow Utara Tahun pelajaran 2023/2024 yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah 99 siswa dan sampel penelitian diambil dua kelas dengan cara Teknik Random Sampling. Yang diperoleh kelas VII C sebagai kelas eksperimen atau kelas yang dibelajarkan dengan media Ispring Quiz Maker dan kelas VII B sebagai kelas kontrol atau kelas yang dibelajrkan menggunakan media Power Point dan Quizizz. Dalam penelitian ini hasil analisis inferensial menunjukan bahwa kedua data berdistribusi normal serta homogen sehingga dilanjutkan dengan pengujian kovarians (Uji ANACOVA) yang memperoleh hasil H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dalam hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa lebih tinggi setelah dibelajarkan menggunakan media ispring Quiz Maker dibandingkan dengan menggunakan media Power Point dan Quizizz. Dengan hal ini berarti terdapat pengaruh positif penggunaan media Ispring Quiz Maker terhadap hasil belajar siswa. 
Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau dari Self Efficacy Malanua, Moh Kifli; Pomalato, Sarson W. Dj.
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran matematika tidak hanya menuntut siswa untuk memahami seluruh materi, tetapi juga melatih mereka untuk berpikir kreatif, logis, dan memahami aplikasi matematika dalam kehidupan sehari-hari, yang dikenal sebagai Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi bentuk aljabar, dengan mempertimbangkan self efficacy matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kabila Tahun Ajaran 2024/2025, di mana masing-masing diambil satu orang berdasarkan tingkat self efficacy yang tinggi, sedang, dan rendah dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh kemudian direduksi dan dianalisis secara kualitatif dengan memperhatikan indikator-indikator kemampuan pemecahan masalah matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan self efficacy tinggi dapat menguasai semua indikator kemampuan pemecahan masalah matematika. Siswa dengan self efficacy sedang mampu menguasai tiga indikator, sedangkan siswa dengan self efficacy rendah hanya menguasai dua indikator pemecahan masalah matematika
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Melalui Penerapan Pendekatan TPACK Kelas V di SDN 04 Palembang Patra, Dwi Akridatul; Astriana, Eli; Wati, Eka Rahma; Handayani, Erri; Fitriah, Fikroh; Haniffa, Haniffa; Suratmi, Suratmi; Contesa, Revida
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 04 Palembang. Rendahnya pencapaian ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan serta kurang efektifnya pemilihan pendekatan, media, dan metode oleh guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pendekatan TPACK terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 04 Palembang. Metode yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) . Populasi dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas V SDN 04 Palembang sebanyak 32 siswa. Teknik analisis data dikumpulkan melalui pre-tes dan post-test yang dilakukan setelah penerapan metode pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis penelitian menunjukkan pada tabel siklus 1 diperoleh nilai rata-rata 76,5 dan siklus 2 diperoleh nilai rata-rata 87,5. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan Pendekatan TPACK dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas V SD Negeri 04 Palembang.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Siswa Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Lingkaran Tangahu, Eyldi Elyadi Husein; Pomalato, Sarson W. Dj.
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan kemampuan siswa menyelesaikan soal cerita pada materi lingkaran di kelas VIII MTs Negeri Suwawa semester ke 2 untuk tahun pelajaran 2023/2024 dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Negeri Suwawa. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Cluster Simple Random Sampling. Dari sampel yang terpilih, dipilih satu kelas menjadi kelas eksperimen, yaitu kelas yang diterapkan model pembelajaran berbasis masalah dan satu kelas sebagai kelas kontrol, yaitu kelas yang diterapkan model pembelajaran konvensional. Hipotesis dalam penelitian ini yakni terdapat pengaruh positif terhadap kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Sebelum melakukan pengujian hipotesis, terlebih dahulu dilakukan pengujian normalitas data dan homogenitas varians. Hasil pengujian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan sampel yang dipilih berasal dari populasi yang homogen. Analisis data untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji t dengan taraf signifikan (α) 0,05 dan dk (n1 + n2 – 2). Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa thitung > ttabel yakni 2,15 > 1,68, sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa menyelesaikan soal cerita yang belajar dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan siswa menyelesaikan soal cerita yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada materi lingkaran. Kata kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Kemampuan Siswa Menyelesaikan Soal Cerita
Analisis Problematika Pembelajaran Daring Terhadap Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika di SMA Negeri 1 Kabila Mahmud, Imran; Pomalato, Sarson W. Dj.; Majid, Majid
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah pada masa pandemi Covid-19 mempunyai banyak permasalahan yang dihadapi. Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia mengharuskan mengambil sikap dalam mencegah penularan yang lebih luas, termasuk sektor pendidikan. Berkaitan dengan hal tersebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengambil sikap tegas melalui beberapa surat edaran berkaitan tentang kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19. Tulisan ini membahas tentang pelaksanaan pendidikan dalam masa pandemi Covid-19 berkaitan dengan pembelajaran daring. Proses pembelajaran daring merupakan solusi untuk melaksanakan pembelajaran. Pembelajaran daring melibatkan guru dan peserta didik dimana guru memberikan materi secara online dan peserta didik pun menerima materi secara online pula. Tujuan penulisan artikel ini untuk mempelajari dan memahami permasalahan dalam kegiatan pemebelajaran di masa pandemi yakni pembelajaran daring agar peserta didik bisa mengikutinya dengan aktif dan menarik terutama dalam menerima materi pada pelajaran matematika. Hasil kajian ini membuktikan bahwa pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 ini menimbulkan berbagai tanggapan dan perubahan pada sistem belajar yang dapat mempengaruhi proses pemebelajaran khususnya pelajaran matematika serta tingkat perkembangan peserta didik dalam merespon materi yang disampaikan
Analisis Kemampuan Numerasi Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal AKM Ditinjau dari Kemampuan Awal Sarmika, Mia; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Wahyuni, Rika
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi ditinjau dari kemampuan awal siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas VIII A SMPN 16 Singkawang. Dalam penelitian ini akan diambil 6 sampel yang mewakili seluruh subjek berdasarkan kategori kemampuan awal tinggi, sedang, dan rendah yang akan dianalisis kemampuan numerasinya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan awal siswa, tes kemampuan numerasi, dan wawancara. Berdasarkan hasil tes diperoleh bahwa kemampuan awal siswa tergolong sedang. Siswa dengan kemampuan awal sangat tinggi sebanyak 5 orang, dan siswa dengan kemampuan awal sedang sebanyak 21 orang, siswa dengan kemampuan awal rendah sebanyak 6 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan awal tinggi sudah memiliki kemampuan numerasi yang sangat baik dalam memahami maupun memecahkan permasalahan pada soal. Siswa dengan kemampuan awal sedang sudah memiliki kemampuan numerasi yang cukup dalam artian dapat memahami dan memecahkan permasalahan, namun masih terdapat kesalahan dan dibutuhkan bimbingan, sehingga dalam memeriksa jawaban dibutuhkan beberapa kali. Siswa dengan kemampuan awal rendah memiliki kemampuan numerasi yang kurang baik, siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan melakukan proses pemecahan masalah.