cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,642 Documents
ANALISIS FAKTOR MATERNAL DAN GIZI TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM Alfitri Wahyuni; Sahbainur Rezeki; Rossi Aulia Pratiwi; Mira Andryani; Rizky Swastika Renjani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5612

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan ibu dan janin. Berbagai faktor maternal dan gizi diduga berperan dalam terjadinya anemia selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor maternal dan gizi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kopelma Darussalam. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan antenatal di Puskesmas Kopelma Darussalam. Sampel penelitian diambil dengan teknik sampling sesuai kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan kadar hemoglobin, kuesioner karakteristik ibu, serta penilaian asupan zat besi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dengan kejadian anemia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa anemia masih ditemukan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kopelma Darussalam. Faktor usia ibu berhubungan dengan kejadian anemia, di mana ibu hamil pada usia berisiko (35 tahun) lebih banyak mengalami anemia dibandingkan usia reproduksi sehat. Paritas juga berhubungan dengan kejadian anemia, dengan proporsi anemia lebih tinggi pada ibu hamil dengan paritas tinggi. Selain itu, asupan zat besi yang rendah berhubungan signifikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor maternal, yaitu usia dan paritas, serta faktor gizi berupa asupan zat besi berperan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan anemia secara komprehensif melalui peningkatan kualitas pelayanan antenatal, edukasi gizi, pemantauan kadar hemoglobin secara rutin, serta peningkatan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, khususnya pada ibu hamil dengan faktor risiko.
PENGARUH PENGOLAHAN SUHU TINGGI (BLANSIR DAN KUKUS) TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK WORTEL (Daucus carota L.) Nanda Fitriana; Ella Frissella; Syarifah Asyura; Ismiati Ismiati; Kesumawati Kesumawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengolahan suhu tinggi (blansir dan kukus) terhadap mutu organoleptik wortel pada berbagai lama waktu pemanasan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor, yaitu metode pengolahan (blansir 90°C dan kukus 100°C) serta waktu perlakuan (2, 4, dan 6 menit untuk blansir; 6, 8, dan 10 menit untuk kukus). Setiap perlakuan diulang tiga kali. Parameter yang diamati meliputi warna, tekstur, aroma, rasa, dan kesukaan keseluruhan dengan uji hedonik menggunakan 20 panelis semi-terlatih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik metode pengolahan maupun lama waktu pemanasan berpengaruh nyata (p < 0,05) terhadap mutu organoleptik wortel. Nilai skor rata-rata kesukaan keseluruhan tertinggi diperoleh pada perlakuan kukus 6 menit (4,28), diikuti oleh blansir 2 menit (4,18). Metode pengukusan lebih efektif mempertahankan mutu sensori wortel dibandingkan blansir. Dengan demikian, pengukusan selama 6 menit merupakan perlakuan optimum untuk menghasilkan wortel dengan mutu organoleptik terbaik. Hasil ini dapat menjadi acuan dalam pengolahan sayuran rumah tangga maupun industri agar mutu sensori dan nilai gizi tetap terjaga.
FAKTOR DETERMINAN KEBERHASILAN ADMINISTRASI KEBIJAKAN SANITASI LINGKUNGAN KESEHATAN MASYARAKAT DI KOTA MEDAN Syahrul&#039;an Syahrul&#039;an; Erni Susilawati; Kharis Meiwan K Telaumbanua
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5641

Abstract

Sanitasi lingkungan merupakan determinan penting derajat kesehatan masyarakat dan menjadi isu strategis dalam pembangunan kesehatan perkotaan. Keberhasilan kebijakan sanitasi tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas administrasi kebijakan dalam perencanaan, pelaksanaan, koordinasi, dan pengawasan. Kota Medan sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia masih menghadapi tantangan sanitasi lingkungan yang bersifat kompleks dan multisektoral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan keberhasilan administrasi kebijakan sanitasi lingkungan kesehatan masyarakat di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Data dikumpulkan dari 120 responden yang terdiri atas aparatur pemerintah daerah, tenaga kesehatan lingkungan, dan masyarakat melalui kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen kebijakan, kapasitas sumber daya manusia, koordinasi lintas sektor, ketersediaan anggaran, dan partisipasi masyarakat berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan administrasi kebijakan sanitasi lingkungan, dengan koordinasi lintas sektor sebagai faktor paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan tata kelola administrasi kebijakan dan kolaborasi antarsektor dalam mewujudkan sanitasi lingkungan yang berkelanjutan di wilayah perkotaan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG HYPNOBIRTHING TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI IBU DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN DI KLINIK PRATAMA ANUGRAH CENGKEH TURI KOTA BINJAI 2025 Febri Yusnanda; Tika Ayu Pratiwi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5644

Abstract

Latar Belakang : Hypnobirthing merupakan metode melahirkan unik yang menggabungkan teknik melahirkan santai alami dengan hypnosis- diri (self-hypnosis). Hypnobirthing merupakan upaya alami menanamkan niat ke pikiran bawah sadar untuk menghadapi persalinan dengan tenang dan sadar. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengetahuan ibu hamil trimester III tentang Hypnobirthing terhadap kepercayaan diri ibu dalam menghadapi proses persalinan. Metode Penelitian : Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian korelasi dengan pendekatakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 orang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik (uji chi-square) pada tingkat kepercayaan 95% (p
PENGARUH HOME VISIT ASUHAN KEPERAWATAN GIGI KELUARGA TERHADAP PERILAKU DAN STATU KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DI DESA SEUMET KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR Putrisa Narahmah; Reca Reca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5646

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Desa Seumet, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Salah satu pendekatan promotif yang dapat diterapkan adalah home visit asuhan keperawatan gigi keluarga yang bertujuan meningkatkan perilaku dan status kebersihan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh home visit asuhan keperawatan gigi keluarga terhadap perilaku dan status kebersihan gigi dan mulut keluarga. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain pre-test and post-test control group. Sampel terdiri dari 32 keluarga yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing 16 keluarga. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan pemeriksaan status kebersihan gigi dan mulut menggunakan indeks OHI-S dan PHP-M. Data dianalisis menggunakan uji Paired t-test dan Independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada perilaku dalam kelompok intervensi (p < 0,05). Status kebersihan gigi dan mulut juga menunjukkan perbaikan dengan penurunan skor OHI-S dari 3,069 menjadi 2,063 dan PHP-M dari 29,125 menjadi 20,144 (p < 0,05 ). Sementara itu, kelompok kontrol menunjukkan perubahan yang tidak signifikan. Dapat disimpulkan bahwa home visit asuhan keperawatan gigi keluarga berpengaruh terhadap peningkatan perilaku dan status kebersihan gigi dan mulut. Metode ini disarankan sebagai strategi promotif-preventif berbasis keluarga untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi masyarakat.
PENGARUH PENYULUHAN MELALUI MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA SD NEGERI DHAM CEUKOK KABUPATEN ACEH BESAR Qathrunnada Qathrunnada; Andriani Andriani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5648

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut memengaruhi kesehatan gigi anak. Data Riskesdas menunjukkan karies gigi anak meningkat dari 25,9% (2013) menjadi 55,6% (2018). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan melalui leaflet terhadap pengetahuan kebersihan gigi dan mulut siswa kelas V dan VI SD Negeri Dham Ceukok, Aceh Besar. Metode quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest dan total sampling 46 siswa digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan (rata-rata naik dari 61,09 menjadi 80,21, p=0,000). Penyuluhan dengan leaflet efektif meningkatkan kesadaran kebersihan gigi dan mulut siswa.
HUBUNGAN KARIES GIGI DENGAN KUUALITAS HIDUP (QUALITY OF LIE) PADA ANAK DI SD NEGERI COT MEURAJA KABUPATEN ACEH BESAR Rizka Ramadhani; Andriani Andriani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5649

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah hal terpenting untuk kesehatan yang sering tidak diprioritaskan,Kesehatan gigi dan mulut dapat mempengaruhi kualitas hidup dikarenakan terganggu fungsi bicara, pengunyahan dan estetika. Untuk mengetahui hubungan karies gigi dengan kualitas hidup pada anak umur 8-10 tahun. Jenis penelitian yaitu metode analitik dengan desain Cross Sectional, pengumpulan data dengan pemeriksaan dan wawancara. Populasi penelitian ini anak umur 8-10 tahun berjumlah 191. Sampel penelitian ini Proportional Sampling, berjumlah 65 anak penentuan sampel menggunakan rumus slovin. Dari 65 anak yang diteliti kualitas hidup buruk sebanyak 24 (53,3%) dengan kategori ada karies, sedangkan kualitas hidup baik 12 (60%) dengan kategori tidak ada karies. Hasil uji Chi-Square diperoleh p-value = 0,009.
FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SECANGGANG KABUPATEN LANGKAT Hadiah Kurnia Putri; Emayani Emayani; Wilda Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5650

Abstract

Latar Belakang : Stunting merupakan salah satu masalah yang menghambat perkembangan manusia secara global. Stunting merupakan masalah gizi yang harus diperhatikan demi generasi bangsa yang maju. Menurut Word Health Organization (WHO), prevalensi balita pendek dan sangat pendek menjadi masalah kesehatan masyarakat jika prevalensinya 20% atau lebih. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui apa faktor risiko kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Secanggang Kabupaten Langkat. Metode Penelitian : Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian analitik dengan desain crossectional yang menjelaskan Hubungan Pengetahuan, Pola Asuh, Sosial Ekonomi dan Akses Sanitasi, Pemberian ASI Ekslusif Dengan kejadian Stunting Pada Balita. Hasil Penelitian : Hasil uji statistik menunjukkan bahwa proporsi responden dengan pengetahuan kurang baik lebih tinggi balita mengalami stunting dibandingkan dengan yang tidak stunting dan demikian sebaliknya. Secara statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan amtara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita (p < 0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Secanggang. Saran : Diharapkan kepada setiap para ibu perlu memastikan anak mendapatkan cukup zat besi, baik melalui makanan yang mengandung zat besi maupun suplemen zat besi jika diperlukan serta konsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan untuk dosis yang tepat.
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN CARA MENYIKAT GIGI PADA MURID DI SDN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR Pocut Zakyyah Faizal. Y
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5651

Abstract

Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan pada anak usia sekolah dasar di Indonesia. Pengetahuan mengenai cara menyikat gigi yang benar masih rendah, terutama akibat metode edukasi yang kurang menarik. Media video animasi sebagai sarana edukasi kesehatan gigi dinilai efektif dalam menyampaikan informasi secara visual dan auditori kepada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan cara menyikat gigi pada murid SDN Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 52 murid kelas I, II, dan III yang dipilih secara random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner pretest dan posttest sesudah intervensi yang dianalisis menggunakan uji Paired T-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan siswa dari sebelumnya 4,87 menjadi 7,12 sesudah diberikan pendidikan menggunakan media video animasi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan cara menyikat gigi. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa media video animasi terbukti efektif sebagai media edukasi dalam meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai cara menyikat gigi yang baik dan benar. Kombinasi unsur visual, audio, dan gerakan dalam video animasi mampu meningkatkan pemahaman dan daya ingat siswa terhadap informasi yang disampaikan. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan video edukatif animasi dalam program kesehatan gigi di sekolah dapat menjadi pendekatan strategis dalam membentuk kebiasaan menyikat gigi sejak usia dini. Diharapkan media ini dapat ditetapkan sebagai metode edukasi kesehatan gigi di lingkungan sekolah secara luas.
DETERMINAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI LIMAU MUNGKUR KECAMATAN BINJAI BARAT KOTA BINJAI Emayani Emayani; Hadiah Kurnia Putri; Wilda Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5657

Abstract

Latar Belakang : Indonesia terletak di kawasan Cincin Api Pasifik yang secara geografis dan klimatologi mempunyai tantangan untuk melindungi dan memperkuat masyarakat dari ancaman risiko bencana. Pergerakan tiga lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Indo Australia di bagian selatan, lempeng Samudera Pasifik di sebelah timur, lempeng Eurasia di sebelah utara dan disertai daerah aliran sungai (5.590 DAS) yang mengakibatkan resiko bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung api (129 gunung api aktif) maupun gerakan tanah/longsor. Tujuan Penelitian : Untuk menganalisis determinan kesiapsiagaan masyarakat dalam mengahadapi bencana banjir di daerah aliran sungai Limau Mungkur Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Metode Penelitian : Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dimana variabel independen dan dependen diteliti secara bersamaan yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan Masyarakat. Hasil Penelitian : hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengetahuan dari 92 responden, responden yang pengetahuan kurang baik sebanyak 35 responden (38,0%) Kesimpulan : Terdapat hubungan pengetahuan, sikap, lama tinggal, dan sosialisasi dengan kesiapsiagaan kepala keluarga dalam menghadapi bencana banjir. Saran : Kepala keluarga perlu memberikan arahan kepada anggota keluarganya untuk mengetahui tanda dan gejala akan terjadinya banjir agar lebih siap dalam menghadapi bahaya banjir