cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah
ISSN : 24772771     EISSN : 24778214     DOI : -
Core Subject : Economy,
Journal of History Education Department in Faculty of Teacher Training and Education named Candrasangkala. In Indonesia Candrasangkala is the year of Saka as one of the influence of Hinduism. As a journal name, Candrasangkala is unique and closely related to history in terms of temporal aspects. Thus, Candrasangkala is a scientific journal of education and history as a place for critical thinking.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2021)" : 7 Documents clear
NILAI-NILAI KETOKOHAN SULTAN AGENG TIRTAYASA SERTA SYEKH NAWAWI AL-BANTANI DAN REAKTUALISASINYA BAGI PENDIDIKAN KARAKTER Tubagus Umar Syarif Hadi Wibowo; Muhammad Ilham Gilang; Nashar Nashar
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v7i1.11321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menginventarisasi dan mengeksplitasi nilai nilai ketokohan yang terdapat pada sosok Sultan Ageng Tirtayasa dan Syekh Nawawi Al-Bantani; (2) menganalisis dan mengevaluasi secar kritis dan menyusun suatu konsepsi reaktualisasi nilai-nilai ketokohan Sultan Ageng Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menginventarisasi dan mengeksplitasi nilai nilai ketokohan yang terdapat pada sosok Sultan Ageng Tirtayasa dan Syekh Nawawi Al- Bantani; (2) menganalisis dan mengevaluasi secar kritis dan menyusun suatu konsepsi reaktualisasi nilai-nilai ketokohan Sultan Ageng Tirtayasa dan Syekh Nawawi Al-Bantani bagi pendidikan karakter di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan memadukan strategi penelitian studi kasus dan fenomenologi.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, nilai-nilai ketokohan Sultan Ageng Tirtayasa dan Syekh Nawawi Al-Bantani dapat digali dari sejarah kehidupan kedua tokoh yang mencerminkan integritas antara kata dan laku. Kedua, Sultan Ageng Tirtayasa dan Syekh Nawawi Al-Bantani mengajarkan tentang karakter adiluhung (kepemimpinan, kejujuran, keadilan, kewibawaan, religius, patriotik, dan amanah) yang menjadi bagian integral dalam segala aktivitas civitas academika di perguruan tinggi. Ketiga, Strategi untuk mereaktualisasikan nilai-nilai ketokohan dapat dimulai dengan memelihara atau merawat ketokohan dalam memori kolektif civitas akademika melalui tridharma perguruan tinggi, serta membesarkan lembaga atau memantapkan kelembagaan perguruan tinggi, khususnya Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) berdasarkan visi dan misi yang dituju, serta ditunjang dan didukung dengan nilai organisasi UNTIRTA yaitu JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, dan Akuntabel) yang bersumber dari kristalisasi nilai- nilai ketokohan Sultan Ageng Tirtayasa dan Syekh Nawawi Al-Bantani.
DAAN MOGOT DALAM PERTEMPURAN LENGKONG SEBAGAI SUPLEMEN MATERI PERJUANGAN REVOLUSI MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN Hanifa Rizky Indriastuty; Jumardi Jumardi
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v7i1.9434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peran Daan Mogot dalam Pertempuran Lengkong, (2) mengetahui pentingnya Suplemen ajar untuk mendekatkan peristiwa sejarah pada peserta didik dalam Materi Perjuangan dan Revolusi Mempertahankan Kemerdekaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode historis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Pertempuran Lengkong merupakan peristiwa pelucutan senjata untuk mempertahankan revolusi kemerdekaan Indonesia. Pertempuran berlangsung mendadak dikarenakan adanya kesalahpahaman antara Jepang dan Akademi Militer Tangerang yang tidak sengaja meledakan senjata milik Jepang. Daan Mogot sebagai pendiri sekaligus ketua Akademi Militer Tangerang menjadi korban dalam Pertempuran Lengkong. Daan gugur diusia yang masih muda yaitu 18 tahun. (2) Dalam buku teks sejarah kelas 11 materi Perjuangan dan Revolusi Mempertahankan Kemerdekaan hanya membahas seputar peristiwa nasional. Berdampak pada kurangnya pengetahuan peserta didik terhadap sejarah lokal, (3) Suplemen materi ajar dibutuhkan untuk mendekatkan peserta didik pada peristiwa sejarah yang ada disekitarnya. Daan Mogot dalam Pertempuran Lengkong merupakan bentuk nyata suplemen materi Perjuangan dan Revolusi Mempertahankan Kemerdekaan bagi peserta didik khususnya di Tangerang.
MENELUSURI WACANA KEMANDIRIAN EKONOMI DI INDONESIA (1920-1965) Rhoma Dwi Aria Yuliantri
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v7i1.11383

Abstract

Kemandirian ekonomi diartikan sebagai strategi ekonomi yang mementingkan ekonomi nasional oleh bangsa sendiri di atas kepentingan asing. Hakikatnya konsep kemandirian ekonomi menjadi bagian gagasan politik yang telah dikembangkan oleh para pemikir Indonesia dan diimplementasikan pada konteksnya masing-masing. Dengan metode Sejarah, penelitian ini berfokus pada gagasan kemandirian ekonomi politik yang digagas oleh Sukarno dan bagaimana gagasan tersebut diimplemantasikan dan diterjemahkan oleh orang-orang pada masa sesudahnya. Konsep kemandirian ekonomi politik Sukarno hingga saat ini masih diimpletasikan dan diterapkan meskipun seringkali dibungkus dengan cara berbeda tetapi dalam esensi yang sama. Konsep Sukarno tersebut kerap disandingkan dengan gagasan Swadesi oleh Mahatma Gandhi dari India. Kedua gagasan tersebut nampak serupa tetapi pada hakekatnya tidak sama. Gagasan kemandirian ekonomi politik Sukarno menekankan pada “egaliterianisme” yang tidak melandaskan pada kelas dan kelompok sosial tertentu. Gagasan Swadesi Gandhi tidak menekankan elemen egalitarianisme karena pengaruh dari konteks kultural masyarakat India, yang lekat dengan strata sosial.
MENELUSURI PERJALANAN KULINER PEDAGANG KAKI LIMA MENJADI PEDAGANG BINTANG LIMA: SOTO BETAWI H. MARUF (1943-1983) Siti Azizah; Kurniawati Kurniawati; Muhammad Hasmi Yanuardi
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v7i1.9377

Abstract

Penelitian ini menggambarkan kegiatan perekonomian dalam bidang tata usaha makanan dari salah satu restoran makanan legendaris yang ada di Jakarta yaitu Soto Betawi Haji Maruf. Dalam pengelolaannya, usaha tersebut berhasil melewati berbagai tantangan perubahan sosial yang terjadi sepanjang 1943-1983. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bahwa kebijakan pemerintah terhadap kota Jakarta dari 1943-1983, memiliki dampak besar dalam proses tata usaha makanan Soto Betawi Haji Maruf. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian sejarah dengan dua pembahasan utama yaitu awal mula berdirinya Soto Maruf (1943-1945) dan dinamika mobilisasi Soto Maruf (1946-1983) dari Pasar Boplo, Pos Kereta Api Gondangdia, Pasar Kembang Cikini, dan Taman Ismail Marzuki. Hasil Penelitian ini memperlihatkan bahwa dinamika perubahan sosial ekonomi di Jakarta sepanjang 1943-1983, membuat Soto Betawi Haji Maruf mengalami proses usaha yang tidak mudah, mulai dari berjualan menggunakan pikulan keluar masuk kampung, menyewa kios, peristiwa penggusuran, hingga memiliki rumah makan. Adanya proses managemen usaha yang baik membuat Soto Betawi Haji Maruf dapat bertahan selama 40 tahun dalam melewati berbagai tantangan perubahan sosial ekonomi di Jakarta yang terjadi sepanjang 1943-1983.
PENGEMBANGAN KOMIK SEJARAH LOKAL BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH Asyrul Fiqri; Yanuar Al Fikri
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v7i1.10488

Abstract

Penggunaan media pembelajaran yang tepat dapat mempengaruhi minat, motivasi, dan hasil belajar peserta. Media belajar sejarah dapat menyesuaikan dengan kemajuan teknologi. Media pembelajaran komik sejarah semakin menarik jika dikembangkan dalam bentuk sebuah aplikasi berbasis android. Kajian pada tulisan ini bertujuan untuk mendesain media pembelajaran sejarah dalam bentuk komik berbasis aplikasi android. Jenia penelitian yaitu R & D dengan pendekatan model ADDIE yang pada penelitian ini hanya sampai pada tahap development. Teknik validasi dengan metode angket. Hasil dari validasi ahli media ,ahli materi, dan ahli aplikasi android diperoleh sebesar 84,60 % dengan kategori valid atau baik. Maka aplikasi komik sejarah lokal berbasis android layak digunakan oleh peserta didik dalam pembelajaran sejarah untuk materi perlawanan rakyat Indonesia melawan penjajahan Belanda.Penggunaan Komik digital berbasis android diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai sejarah lokal
PENGEMBANGAN INFOGRAFIS BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH (MATERI SEJARAH REVOLUSI INDONESIA) Achmad Firman Firdaus; Yuni Maryuni; Ana Nurhasanah
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v7i1.11417

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan langkah-langkah dan hasil uji kelayakan pengembangan infografis berbasis android sebagai media pembelajaran sejarah pada materi Sejarah Revolusi Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analysis, design, development, implementation, evaluation. Produk yang dikembangkan dievalusi oleh ahli materi, ahli media, guru dan siswa. Validasi digunakan untuk menilai dan menelaah produk infografis berbasis android sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) media infografis berbasis android portable, mudah digunakan karena berbasis android, (2) digunakan secara offline sehingga tidak memerlukan akses internet untuk meminimalisir kendala lost connect, (3) murah dan gratis siswa hanya perlu instal dari gawai untuk pengoperasiannya, (4) materi muudah dipahami dan menarik karena disajiakan dalam bentuk infografis dan sistematis..
PESANTREN SEBAGAI PUSAT PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN TASAWUFISASI DI BANTEN (1552-1682) Zofrano Ibrahimsyah Magribi Sultani; Mutiara Syafira Anastasia; Satrya Paramanandana; Khoirunnis Salamah; Siti Malikhah Towaf
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v7i1.6458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan pesantren dalam mengembangkan tasawuf sebagai pusat pembelajaran dan pendidikan agama Islam abad XVI di Banten. Posisi geostrategis Banten yang berada di Selat Sunda menjadi tempat jaringan perdagangan Asia yang menyebabkan Islamisasi menyebar ke Banten melalui mendirikan pesantren. Pembentukan pesantren di Banten memberikan pengajaran dan pembelajaran agama Islam kepada masyarakat Banten dalam menyebarkan tasawufisasi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah. Hasilnya adalah pesantren menjadi pusat pendidikan dan pembelajaran agama Islam abad XVI melahirkan cendekiawan Muslim seperti Abdul Karim Al-Bantani dan tarekat Qadiriyah.

Page 1 of 1 | Total Record : 7