cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Wilayah dan Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 24078751     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
Analisis Pengaruh Upah Minimum Kabupaten/Kota Terhadap Harga Properti Residensial Tipe Kecil Mohammad, Raden Nugroho Pitoro Nur; Yudhistira, Muhammad Halley
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 13, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.13.3.29-40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh perubahan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) terhadap harga properti residensial tipe kecil secara empiris. Studi ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran bahwa peningkatan daya beli akibat kenaikan UMK dapat mendorong kenaikan harga properti, khususnya untuk rumah tipe kecil yang menjadi sasaran kelompok berpenghasilan rendah. Penelitian ini menggunakan model fixed-effect dengan data panel dari 16 kota besar di Indonesia selama periode 2016–2022, serta sejumlah variabel kontrol seperti PDRB konstruksi, PDRB ADHK, tingkat pengangguran, dan realisasi FLPP. Hasil estimasi menunjukkan bahwa kenaikan UMK tidak berpengaruh signifikan terhadap harga properti residensial tipe kecil. Temuan ini memiliki implikasi penting terhadap kebijakan perumahan dan pengupahan, bahwa peningkatan UMK tidak serta-merta memicu lonjakan harga properti. Studi ini memperkuat literatur mengenai hubungan antara kebijakan ekonomi makro dan dinamika harga properti di Indonesia.
Pemodelan Regresi Spasial Berbasis Area Pada Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Provinsi Kalimantan Selatan Hafidhah, Nor Jinan; Sukmawaty, Yuana; Rahkmawati, Yeni
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 13, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.13.3.41-60

Abstract

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) merupakan indikator yang dapat memberikan gambaran tentang kualitas lingkungan hidup di suatu wilayah. IKLH digunakan sebagai alat evaluasi dalam berbagai program perbaikan kualitas lingkungan hidup dan sumber informasi untuk mendukung pengambilan kebijakan mengenai perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Dalam perhitungan IKLH terdapat empat indikator, yaitu Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU), Indeks Kualitas Lahan (IKTL), dan Indeks Kualitas Air Laut (IKAL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persentase jumlah penduduk, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan jumlah kendaraan bermotor terhadap IKLH di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi spasial berbasis area. Data yang digunakan merupakan data sekunder tahun 2022 dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan, meliputi 13 kabupaten/kota sebagai area pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Spatial Autoregressive Moving Average (SARMA) merupakan model terbaik untuk memodelkan faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap IKLH. Dari model SARMA diperoleh bahwa persentase jumlah penduduk, PDRB dan jumlah kendaraan bermotor berpengaruh signifikan terhadap IKLH di Provinsi Kalimantan Selatan. Koefisien determinasi sebesar 80,65% menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan keragaman IKLH secara kuat. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan model SARMA yang mampu menangkap pengaruh spasial lag dan eror secara simultan, serta temuan hubungan positif PDRB terhadap IKLH yang mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas lingkungan.
Urban Sprawl and Its Impacts on Land Cover Change in the Outskirts of the Surabaya Metropolitan Area Rahmadani, Cut Sari Natasya; Zain, Alinda Fitriany Malik; Indraprahasta, Galuh Syahbana
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 13, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.13.3.61-71

Abstract

Development and economic growth in Indonesia have experienced rapid progress, followed by urbanization marked by the expansion of urban areas towards the outskirts, and have triggered urban expansion and land cover changes, especially on the outskirts of Surabaya City, and continue to expand to the Gerbangkertosusila area, which can indicate a decrease in Green Open Space (GOS). Given the important role of green open space in the sustainability of metropolitan areas, this study has three objectives. First, to analyze the impact of urban sprawl on GOS with spatial dynamics of land cover changes using Land Use Cover Changes (LUCC) analysis using ArcGIS software. Second, to identify spatial patterns of urban sprawl, and third, to calculate the index sprawl value to determine areas with urban sprawl impacts. The results of our study show that GOS has decreased in 25 years by 9.32%, and built-up area has increased by 8.27% of the total area of Gerbangkertosusila. The patterns of urban expansion that occur are Leap Frog Development, Ribbon Development, and Post- suburbia. The highest area expansion index value is in Sidoarjo at 4.74 and the lowest in Bangkalan at -7.62. The expansion of this area is marked by the development of settlements, industrial areas, and transportation routes, which result in the conversion of green open spaces into Built-up areas. Based on the analysis used in the Gerbangkertosusila area, the concept of Urban Growth Boundaries (UGB) is necessary; this concept effectively addresses urban expansion by establishing urban development permit policies.