cover
Contact Name
habibullah
Contact Email
habibullah@kemsos.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
sosiokonsepsia@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Sosio Konsepsia
ISSN : 20890338     EISSN : 25027921     DOI : -
Core Subject : Social,
Sosio Koncepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial presents scientific essays in the form of the results of field research on social welfare. Publish three times the April, August and December periods.
Arjuna Subject : -
Articles 397 Documents
KINERJA TKSK DALAM PENYELENGGARAAN KESEJAHTERAAN SOSIAL DI BANDUNG - Sutaat
Sosio Konsepsia Vol 3 No 3 (2014): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v3i3.359

Abstract

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) merupakan pelaksana pendampingan sosial yang bisa menjembatani program kementerian Sosial untuk menggerakan masyarakat dan potensi kesejahteraan sosial lainnya. Keberadaan TKSK juga dapat mendukung pelaksanaan pendekatan anggaran berbasis kinerja yang membutuhkan pemetaan target sasaran, sehingga keberadaan petugas di lokasi sasaran menjadi penting. Sejak terbentuknya TKSK hingga kini belum diketahui secara jelas bagaimana kinerjanya dalam pembangunan kesejahteraan sosial. Apakah kebijakan yang ada cukup menunjang tugas dan fungsi TKSK. Untuk itu maka kajian ini dilakukan guna melihat profil TKSK, dan kinerjanya dalam pembangunan kesejahteraan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan dengan analisa model evaluatif. Lokasi penelitian di Kabupaten Bandung, meliputi 29 TKSK di 29 kecamatan. Pengumpulan data dengan cara diskusi kelompok, wawancara dengan informan instansi, dan melalui angket bagi semua TKSK di Kabupaten lokasi penelitian (terutama untuk melihat profilnya). Tulisan ini menyajikan berbagai informasi tentang kinerja TKSK dan permasalahan yang dihadai, sebagai bahan bagi perumusan kebijakan yang tepat tentang posisi strategis TKSK, agar kinerja TKSK di level kecamatan mencapai hasil yang optimal. Ada tiga rekomendasi penting yang diajukan dalam tulisan ini, yakni: 1) Peninjauan Kembali Permensos No, 03/2013: terutama yang terkait dengan persyaratan dan status TKSK (relawan atau petugas); 2)Penugasan PNS sebagai TKSK, melalui penempatan/penugasan PNS (fungsional atau struktural); 3) TKSK dikukuhkan sebagai tenaga honorer/kontrak, yang bertugas sebagai manajer pengendali penyelenggaraan usaha kesejahteraan sosial di level kecamatan.
Halaman Depan Vol 11 No 01 2006 Vol 11 No 01 2006 Halaman Depan
Sosio Konsepsia Vol 11 No 1 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v11i1.579

Abstract

STAKEHOLDERS DALAM PENANGANAN GELANDANGAN PSIKOTIK DI DAERAH Tateki Yoga Tursilarini
Sosio Konsepsia Vol 14 No 2 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v14i2.734

Abstract

Permasalahan sosial yang semakin mengkhawatirkan dan memerlukan perhatian, khsusnya di kota-kota besar tampak terlihat dengan semakin meningkatnya jumlalz orang gila (psikotik) yang hidup menggelandang. Fenomena sosial tersebut dapat dijumpai di sepanjang jalan, trotoar, dekat lampu merah, jembatan, perempatan jalan, di pasar, pusat pertokoan dan sebagainya, yang tentunya keberadaan mereka akan mengganggu ketertiban, kebersihan lingkungan kota. Oleh karena itu penanganan pada gelandangan psikotik memerlukan keterlibatan berbagai instansi /lembaga sosial baik pemerintah maupun swasta yang peduli dengan permasalahan tersebut, karena gelandangan psikotik membutuhkan penanganan yang mulltisektor atau multidisiplin ilmu karena sifatnya yang memerlukan pelayanan secara medis psikiatrik, sosial, budaya.
PEMBERDAYAAN ANAK JALANAN MELALUI PROGRAM SCORE DALAM MENCEGAH PENYEBARAN HIV/AIDS Hari Harjanto Setiawan
Sosio Konsepsia Vol 12 No 3 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v12i3.638

Abstract

Beberapa anak jalanan dapat ditemukan di Jakarta Timur, khususnya di Jatinegara, Prumpung, dan Pulogadung. Anak-anak jalanan ini beresiko tinggi terinfeksi HIV/AIDS karena dekat dengan narkoba (khususnya jarum suntik) dan Pekerja Seksual Komersial. Salah satu jalan untuk mencegahnya adalah melalui program SCORE (Soccer For Chlidren On the Road Empowerment) yaitu program pemberdayaan Anjal dalam mencegah penularan HIV/AIDS melalui konsep sepak bola. Program ini digagas oleh Yayasan Rumah Kita (eRka). Pekerja sosial yayasan eRka, menjangkau anak-anak jalanan melalui program pelatihan HIV/AIDS, selain itu juga mengembangkan rumah Score, pendampingan, pembentukan dan pelatihan untuk peer educatur, klinik soccer, pelatihan keterampilan dan sistem rujukan serta malam renungan HIV/ AIDS sebagai bagian dari refleksi pencegahan HIV/AIDS.
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN KECEMASAN SOSIAL PADA PENGGUNA NAPZA: Penelitian di Balai Kasih Sayang Parmadi Siwi Togiaratua Nainggolan
Sosio Konsepsia Vol 16 No 2 (2011): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v16i2.800

Abstract

Penyalahgunaan NAPZA merupakan salah satu fenomena sosial yang paling berbahaya padaera modern dan sayangnya, generasi muda adalah kelompok yang paling rentan terhadapjenis penyalahgunaan obat ini. Meskipun sifatnya berbahaya, penyalahgunaan obat tetapsaja dikenal sebagai salah satu atribut yang lazim didapati di antara generasi muda, yangmengharuskan adanya upaya untuk meningkatkan kesiagaan tentang efek-efeknya yangberbahaya dan negative. Salah satu di antaranya adalah kecemasan sosial dalam konteksmasalah psikologis. Studi ini dilakukan untuk menilai hubungan antara kepercayaan diridengan kecemasan sosial di antara para pengguna NAPZA. Teknik sampel purposive digunakanpada pengguna NAPZA yang direhabilitasi di Balai Kasih Sayang ParmaSiwi, Jakarta sebagaipartisipan dalam penelitian ini. Terdapat dua instrumen yang dikembangkan untuk studi ini.Satu adalah daftar-daftar pertanyaan yang menyangkut tentang kecemasan sosial, dan lainnyalagi adalah skala kepercayaan diri. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubunganyang signifikan dan negatif secara statistik antara kepercayaan diri dan kecemasan sosial diantara para pecandu NAPZA dari golongan generasi muda. Kata-kata kunci: kepercayaan diri, kecemasan sosial, penyalahgunaan NAPZA.
PERILAKU COPING PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) MENJELANG EXIT PROGRAMDI JAKARTA UTARA Irmayani Irmayani; Togiaratua Nainggolan
Sosio Konsepsia Vol 4 No 3 (2015): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v4i3.150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku coping penerima Program Keluarga Harapan (PKH) menjelang exit program di wilayah Jakarta Utara pada tahun 2012. Permasalahannya adalah ketika PKH mau diakhiri, bagaimana perilaku copingpenerima PKH? Sejalan dengan permasalahan ini, penelitian dikembangkan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dipilih secara purposif, yaitu penetapan informan berdasarkan kriteria yang relevan dengan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, FGD, dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sejak awal RTSM sudah memiliki perilaku copingtersendiri dalam mengelola tekanan kebutuhan dan permasalahan dalam dinamika kehidupan keluarga dan atau rumah tangganya. Setiap RTSM senantiasa mengembangkan dua bentuk coping behaviour sekaligus, yaitu problem  focused  copingdan emotion focused coping, hanya saja emotion focused copinglebih dominan. (2) Memasuki program PKH, walaupun tidak merata perilaku coping RTSM mengalami perubahan berupa perkembangan positif. Mereka tetap mengembangkan dua bentuk coping behavior namun lebih berorientasi pada problem focused copingyang lebih rasional. Menjelang exit program emotion focused copingkembali dominan, terutama bagi peserta yang baru mengetahui issue  exit  program. Namun bersamaan dengan berjalannya waktu dan didukung dengan pendampingan, mereka kembali mengembangkan problem focused coping.(3) Ini berarti bahwa coping behaviourRTSM belum stabil. Indikasi ini menandakan ketidaksiapan RTSM untuk exit program. Sehubungan dengan hal ini pihak penyelenggara perlu mempertimbangkan kembali waktu dan cara yang akan ditempuh dalam proses exit programsehingga perilaku copingpeserta lebih berorientasi pada problem focused copingkarena bentuk copingini terlihat lebih siap.
KELOMPOK BELAJAR "KANCIL" SEBAGAI UPAYA PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN ANAK PENJUAL KRESEK DI PASAR UJUNGBERUNG
Sosio Konsepsia Vol 15 No 2 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v15i2.548

Abstract

Child plastic bag seller community in Ujzmgberzmg traditional market is one of the social phenomena that indicate that child's condition is not yet fully prosper. Such children can be categorized as a child labor. In their growth period they should get their right in accordance to their development stage, one of which is the right to get proper education. In 2009 the number of the children in this community reached 35 children. Among this child, 13 of them are classified as most vulnerable. From this most vulnerable classification, 8 children have dropped out of school and 5 children still attending school. The condition of this child plastic bag seller community showed that children's right, especially right to proper education still not optimallyfulfilled. This condition will affect their future. Given that children are our next generation, then we must prepare their future as best as we can. After the assessment is done, these problem then arises a special need, a need for a place to learn together in the fonn of study group, the study group they later name as "kancil" The function of this study group is as a place to learn to prepare those who dropped out of school to take equation test and to help those who still attending school to do their homework/schoolwork, the limited ability and knowledge of the families of this children is the main cause for their inability to learn at home.
IMPLEMENTASI AKSESIBILITAS PELAYANAN INFORMASI DAN PELAYANAN KHUSUS BAGI PENYANDANG CACAT DI KOTA SEMARANG Teti Ati Padmi
Sosio Konsepsia Vol 11 No 2 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v11i2.598

Abstract

Penelitian implementasi kebijakan mengenai penyediaan Aksesibilitas non fisik bagi penyadangcacat, termasuk penyediaan Jasilitas dan permasalahan yang dihadapi penyandang cacat. Penelitian ini bersifat deskriptif dan kualitatif, dengan menggunakan kuesioner terbuka dan observasi. Secara umum, penyediaan aksesibilitas baik fisik maupun non fisik bagi para penyandang cacat, terutama pada bangunan atau gedung pelayanan umum dan sarana umum masih sangat minim, sehingga mempengaruhi aktivitas di luar. Termasuk akses informasi tentang pendidikanjketerampilan dan lapangan kerja. Untuk itu perlu adanya sosialisasi lanjutan Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Keputusan Menteri dan aturan-aturan yang terkait dengan aksesibilitas non fisik secara berkelanjutan kepada masyarakat luas.
DUKUNGAN SOSIAL BERBASIS KELOMPOK DUKUNGAN SEBAYA DALAM MENGATASI KETIDAKBERDAYAAN ORANG DENGAN HIV/AIDS Rinikso Kartono
Sosio Konsepsia Vol 3 No 1 (2013): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v3i1.767

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah proses terbentuknya kelompokdukungan sebaya (KDS), bagaimanakah strategi dan pendekatan yang digunakan KDS dan bagaimanakah program-program dukungan sosial yang diberikan oleh KDS untuk mengatasi ketidakberdayaan ODHA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Untuk mendapatkan subyek penelitian dilakukan dengan cara snowballing sampling, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, Focus Group Discussion (FGD) dan indepth interview. Hasil penelitian menunjukan bahwa KDS,merupakan kelompok yang tumbuh dari dan oleh ODHA yang bertujuan untuk menyediakan tempat untuk berbagai informasi, saling memberi dukungan dan motivasi. Sementara itu, strategi yang digunakan untuk memberi dukungan sosial meliputi strategi rekrutmen, strategi penjangkauan, menciptakan rasa aman dan aman, strategi pendanaan, strategi membangun jaringan kerjasama, dan strategi pendekatan baik melalui media teknologi informasi maupun secara konvensional. Sedangkan dukungan sosial untuk mengatasi ketidakberdayaan meliputi dukungan informasi-edukasi, emosional spiritual dan dukungan instrumental. Kata Kunci: Ketidakberdayaan, HIV/AIDS, ODHA, kelompok dukungan sebaya, dukungan sosial.
MASALAH SOSIAL TENAGA KERJA WANITA INDONESIA DI SHELTER KBRI KUALA LUMPUR Sutaat Sutaat
Sosio Konsepsia Vol 13 No 2 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v13i2.690

Abstract

T11lisan ini merupakan hasil penelitian studi kasus di Shelter KBRI Kuala Lumpur-Malaysia. Tujuannya 1.mtuk mendapatkan gambaran tentang masalah sosial TKW dan pelayanan sosial TKW di Shelter KBRI. Metode penelitian ini adalah deskriptif analisis. Informan terdiri dari: TKW-bermasalah, Petugas KBRI Kuala Lumpur, Agency, dan LSM peduli terhadap permasalahan TKW. Hasil penelitian ini memmjukkan, bahwa sumber permasalahan yang diliadapi TKw, baik karena faktor internal 111aupun ekstemal, antara lain: (a) nzinimnya pembekalan (keterampilan teknis); (b) kualitas keterampilmz da11 kemampumz berkomzmikasi TKW masilz dibmoah rata-rata tenaga kerja asal negara lain; dan (c) TKW rnengalami masalah besar dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja (culture sclwck). Dampak dari kondisi tersebut memzmculkan berbagai masalah, antara lain tindak kekerasan, eksploitasi, pemaksaan kultur majikan terhadap TKw, dan perasaan tertekan (tidak betalz).Beberapa reko111endasi diajukan lzasil penelitian ini antara lain: (1) pemerintah perlu meningkatkan koordinasi de,zgan berbagai unsur, baik antar instansi pemerintah maupzm dengan pihak swasta dalam pengiri111a11 TKV\T; (2) perlu pembekalan keterampilan khususnya kemampuan bahasa ,asing dan keterampilan teknis sebelum TKW dibermzgkatkan ke luar negeri.; (3) Departemen Sosial dapat melakukan fungsi preventif, rehabilitatif, dan developmental. Fungsi rehabilitatif terutama terhadap TKW-bermasalah yang ada di Shelter KBRI Kuala L1t111pur, dalam bentuk pelayanan sosial.

Filter by Year

2006 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2021): Sosio Konsepsia Vol 10 No 3 (2021): Sosio Konsepsia Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 3 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 2 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 1 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8, No 3 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8, No 2 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8, No 2 (2019): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 8 No 1 (2018): Sosio Konsepsia Vol 7 No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Tahun 2018 Sosio Konsepsia Vol 8, No 1 (2018): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 3 (2018): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 2 (2018): Sosio Konsepsia Vol 7, No 2 (2018): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 1 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 1 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 3 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6 No 3 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 3 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 6, No 2 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 6 No 2 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 2 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6 No 1 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 3 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 2 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 1 (2015): Sosio Konsepsia Vol 5, No 1 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4 No 3 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4, No 3 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4, No 2 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4 No 2 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4 No 1 (2014): Sosio Konsepsia Vol 4, No 1 (2014) Vol 3 No 3 (2014): Sosio Konsepsia Vol 3 No 2 (2014): Sosio Konsepsia Vol 3 No 1 (2013): Sosio Konsepsia Vol 2 No 3 (2013): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 2 No 2 (2013): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 3 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17, No 3 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 2 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 1 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 3 (2011): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 2 (2011): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 1 (2011): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 3 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 2 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 1 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 3 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 2 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 1 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 3 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 2 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 1 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 3 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 2 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 1 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 3 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 2 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 1 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial More Issue