cover
Contact Name
habibullah
Contact Email
habibullah@kemsos.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
sosiokonsepsia@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Sosio Konsepsia
ISSN : 20890338     EISSN : 25027921     DOI : -
Core Subject : Social,
Sosio Koncepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial presents scientific essays in the form of the results of field research on social welfare. Publish three times the April, August and December periods.
Arjuna Subject : -
Articles 397 Documents
PERAN JEJARING KERJA DALAM PELAKSANAAN PELAYANAN DAN REHABILITASI SOSIAL TERHADAP GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI PANTI SOSIAL BINA KARYA PANGUDI LUHUR BEKASI Ruaida Murni
Sosio Konsepsia Vol 5 No 2 (2016): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v5i2.191

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus dan bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan peran jejaring kerja di panti sosial Bina Karya Pangudi Luhur dalam memberikan pelayanan prima kepada warga binaan sosial, sehingga dapat mewujudkan tujuan panti sosial yaitu eks warga binaan sosial yang mandiri dan dapat berpartisipasi di masyarakat. Informan dalam penelitian ini pekerja sosial, instansi terkait dan eks warga binaan sosial. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, focus group discussion (FGD) dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran jejaring kerja dalam pelaksanaan pelayanan dan rehabilitasi sosial terlihat mulai dari pra rehabilitasi, rehabilitasi (intervensi) dan pasca rehabilitasi. Jejaring kerja dapat membantu memaksimalkan pelaksanaan pelayanan dan rehabilitasi yang diberikan PSBK PL kepada warga binaan sosial, namun peran jejaring kerja pada setiap tahap kegiatan belum dimanfaatkan secara maksimal oleh PSBK PL.
KEKERASAN TERHADAP ISTRI DALAM PERSPEKTIF GENDER Togiaratua Nainggolan
Sosio Konsepsia Vol 14 No 3 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v14i3.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran dan dinamika kekerasan terhadap perempuan dan keterkaitannya dengan konsepsi gender yang dimiliki oleh korban dan pelaku. Untuk memahami hal itu, penelitian dilakukan dengan studi kasus. Lokasi penelitian adalah Desa Cileungsi Kidul-Kabupaten Bogor.Informan penelitian adalah istri sebagai korban kekerasan dan suami sebagai pelaku. Untuk menjamin kredibilitas penelitian, peneliti melakukan triangulasi sumber dan metode dalam teknik pengumpulan data, untuk selanjutnya dilakukan analisis data secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan kekerasan terhadap istri muncul sebagai salah satu manifestasi bentuk ketidakadilan gender. Kategori gender tradisional (feminine dan maskulin) muncul sebagai akibat dari sistem dan struktur sosial yang diskriminatif Suami merasa kekerasan yang dilakukan adalah hal yang pantas dan wajar, dan menganggap hal iht sebagai bagian dari perilaku mengontrol istri, terutama ketika istri dianggap mencampuri urusan pribadi suami dan tidak melaksanakan kewajibannya sebagai istri dalam melayani suami. Demi bertahannya kekuasaan itu, pengendalian akan diikuti dengan usaha pelestarian kekuasaan itu, walaupun dengan cara kekerasan.Sehubungan dengan hal tersebut pencegahan perilaku kekerasan terhadap istri dapat dilakukan dengan membangun gerakan pengarusutamaan gender yang membawa perubahan tipologi (kategori) gender seseorang dari yang tradisonal (feminin dan maskulin murni) menjadi kategori modern, yaitu androgini. Demi terwujudnya visi dan misi pengarusutamaan gender menuju keadilan gender, program pengantsutamaan gender di Departemen Sosial yang dilakttkan nzelalui Pokja Pengarusutamaan Gender di Bidang Kesejahteraan Sosial, diharapkan memprioritaskan peningkatan ketrampilan berwawasan gender bagi warga binaan sosial.
Cover Belakang Vol 15 No 01 Jan April 2010 ejournal ejournal
Sosio Konsepsia Vol 15 No 1 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v15i1.565

Abstract

PROGRAM SUBSIDI PANTI DEMI KELANGSUNGAN PELAYANAN PANTI SOSIAL (Studi di Kota Medan - Sumatera Utara) Suradi Suradi
Sosio Konsepsia Vol 12 No 1 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v12i1.619

Abstract

Sebagai mitra kerja dalam usaha kesejahteraan sosial, panti sosial perlu memperoleh dukungan daripemerintah, sehingga dalam situasi krisis ekonomi panti-panti sosial tersebut tetap dapat memberikanpelayanan sosial. Sebagai respon terhadap kondisi panti-panti sosial, Departemen Sosial menyelenggarakanprogram subsidi panti. Untuk mengetahui pemanfaatan subsidi panti maupun dukungan dan kendaladalam operasionalnya, dilakukan penelitian evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa program tersebuttelah memberikan manfaat, yaitu peningkatan kualitas permakanan dan pemberian makanan tambahan.Sementara itu subsidi di bidang UEP, pengaruhnya belum signifikan. Belum signifikannya pengelolaanUEP ini menyebabkan panti-panti sosial masih bergantung program subsidi pemerintah.
PERSEPSI PETANI TERHADAP PERANAN PENYULUH PERTANIAN DI DESA SIDOMULYO DAN MUARI, DISTRIK ORANSBARI, KABUPATEN MANOKWARI SELATAN Krisnawati Krisnawati; Ninuk Purnaningsih; Pang Asngari
Sosio Konsepsia Vol 2 No 3 (2013): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v2i3.783

Abstract

Penelitian ini membahas persepsi petani mengenai peranan petugas penyuluh pertanian di Desa Sidomulyo dan Muari, Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani terhadap peranan penyuluh pertanian (teknisi, fasilitator dan advisor). Faktor tersebut meliputi: (1) faktor internal: karakteristik petani (umur, pendidikan formal, pendidikan non-formal, status kepemilikan lahan dan pengalaman berusaha tani) dan (2) faktor eksternal: sistem sosial petani (keterlibatan petani dalam kelompok dan pengetahuan petani terhadap peranan penyuluh pertanian). Responden sebanyak 80 petani yang masih aktif dalam kegiatan penyuluhan. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan membuat tabel frekuensi dan persentase dan menggunakan uji korelasi Rank Spearman pada taraf kepercayaan 0,05% untuk melihat tingkat keeratan hubungan antara variabel bebas. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) sebagian besar anggota kelompok tani di Desa Sidomulyo dan Muari Distrik Oransbari masih berada pada usia produktif masa bekerja yaitu 35-47 tahun, dengan tingkat pendidikan tamat SLTP, sering mengikuti kegiatan pelatihan yang berhubungan dengan usaha tani, memiliki pengalaman berusaha tani 10-20 tahun, aktif mengikuti petemuan rutin kelompok tani, (2) persepsi petani terhadap peranan penyuluh pertanian sebagai teknisi,fasilitator dan advisor dikategorikan baik, (3) ada hubungan antara faktor internal karakteristik petani dan faktor eksternal (sistem sosial) terhadap persepsi petani terhadap peranan penyuluh pertanian sebagai teknisi, fasilitator dan advisor.Kata kunci: Persepsi, peranan penyuluh pertanian, petani, penyuluh pertanian.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PUSDIKLAT PEGAWAI DEPARTEMEN SOSIAL RI Surya Wijaya; Sumardjo Sumardjo; Pang S. Asngari
Sosio Konsepsia Vol 12 No 2 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v12i2.633

Abstract

Penelitian yang dilaksanakan di Pusdiklat Pegawai Departemen Sosial ini meliputi (1) seberapa jauh aspek kepemimpinan berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai, (2) seberapa jauh motivasi kerja pegawai berpengaruh terhadap prestasi kerjanya. Populasi penelitian ini berjumlah 70 orang, dengan acak sederhana diambil sebanyak 60 orang pegawai untuk dijadikan responden penelitian. Hasil penelitian menunjukkan (1) Motivasi bekerja pegawai pusdiklat belum optimal dalam mendorong pegawai lain untuk bekerja lebih baik, (2) Prestasi kerja di Pudiklat belum maksimal, karena konsistensi dan perilaku bekerja yang belum sesuai, (3) Prinsip dalam kepemimpinan yang terdiri dari keberhasilan dalam sebuah proses, pengetahuan, kemampuan dalam bertindak, kemampuan dalam memandu dan mendorong seluruh pegawai pusdiklat untuk meningkatkan motivasi pegawai, (4) Karakteristik pegawai yang homogen, mempengaruhi motivasi pegawai, (5) Budaya kerja yaitu nilai, kepercayaan serta merit system membawa efek dalam meningkatkan motivasi kerja, (6) Motivasi pegawai Pusdiklat kurang kuat, sehingga berpengaruh terhadap prestasi kerja. Dari hasil penelitian tersebut, disarankan (1) Mengembangkan motivasi intrisnik dan ekstrinsik kepemimpinana dan budaya kerja yang efektif, (2) Budaya kerja, khususnya pada peningkatan sikap, kepercayaan, dan merit sistem.
DINAMIKA PENYESUAIAN SUAMI -ISTRI DALAM PERKAWINAN BERBEDA AGAMA (THE DYNAMICS OF MARITAL ADJUSTMENT IN THE INTERFAITH MARRIAGE) Bonar Hutapea
Sosio Konsepsia Vol 16 No 1 (2011): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v16i1.795

Abstract

Banyak orang yang jatuh cinta dengan orang yang memiliki keyakinan yang berbedadengan mereka dan kemudian melakukan pernikahan antar agama. Fenomena ini semakinbanyak terjadi di Indonesia, terutama pada masyarakat perkotaan. Agama sering dianggapmemiliki peran yang penting dalam stabilitas rumah tangga. Akan tetapi, perbedaan dalamkebiasaan dan kepercayaan dalam beragama dapat menyebabkan kesalahpahaman atauperselisihan dalam hubungan pernikahan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif danmetode studi kasus, dan dengan melakukan wawancara eksplanatori menyeluruh danpengamatan, penelitian ini mencoba mencaritahu penyesuaian yang dilakukan pasanganberbeda agama yang telah menikah selama duapuluh tahun dalam pernikahan mereka. Hasilyang didapatkan dari analisis data penyesuaian pola mengungkapkan bahwa setiap partisipan memiliki harapan yang sama agar anak mereka tidak melakukan pernikahan beda agama seperti yang mereka lakukan, karena melihat dampak yang ditimbulkan kepada mereka sendiri, bukan hanya sebagai individu atau pasangan namun juga sebagai orangtua. Pengaruh keluarga besar dan saudara mereka dianggap sebagai pengaruh sosial yang negative, namun pada saat yang bersamaan juga berfungsi sebagai faktor pendukung dalam dinamika penyesuaian yang dilakukan oleh suami istri, hubungan antara anak-anak dan orangtua mereka, serta antara anak-anak sendiri. Faktor kunci dalam pernikahan langgeng mereka adalah komitmen individual yang didasari oleh manifesto sosiologi untuk mempertahankan pernikahan mereka meskipun sebenarnya mereka tidak bahagia. Kata-kata kunci: penyesuaian dalam pernikahan; pernikahan beda agama; dinamika
STUDI KEBIJAKAN REFORMULASI ASURANSI KESEJAHTERAAN SOSIAL Habibullah Habibullah; Ahmad Jauhari; Santi Nurhayati
Sosio Konsepsia Vol 4 No 2 (2015): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v4i2.115

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian kebijakan ini adalah mencari formulasi Askesos pasca diimplementasikan BPJSKetenagakerjaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik: 1). Wawancaramendalam, 2). Focus Group Discusion (FGD), 3). Studi Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkanbahwa Askesos New Initiative jauh dari nilai-nilai sosial dan pemberdayaan. Meskipun secara kemanfaatandana klaim yang diterima ahli waris cukup besar, namun dari konsep penyelenggaraan kesejahteraan sosialtidak menjadikan peserta dan LPA menjadi produktif dan mandiri dalam kepesertaan. Oleh karena itudiperlukan reformulasi Askesos. Usulan kebijakan adalah 1). Askesos berdiri sendiri terpisah dengan BPJSKetenagakerjaan, 2). Askesos tetap bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan 3). Askesos digabungdengan BPJS Ketenagakerjaan. Penelitian kebijakan ini merekomendasikan alternatif kebijakan Askesosberdiri sendiri terpisah dengan BPJS Ketenagakerjaan menjadi kebijakan prioritas untuk diimplementasikan.Formulasi baru Askesos adalah sasarannya pekerja sektor informal yang berpenghasilan rendah pendudukmiskin atau penduduk rentan miskin yang masuk kelompok usia kerja yang menjadi kepala keluarga,Jumlah hak pertanggungjawaban/klaim dibuat rendah dibanding dengan ketentuan umum asuransi.Pelibatan lembaga pelaksana Askesos (orsos, yayasan, perkumpulan) sebagai lembaga penghubung antarapeserta dengan lembaga jaminan sosial.Kata Kunci: asuransi kesejahteraan sosial, jaminan sosial, pekerja sektor informal
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN KEWIRAUSAHAAN PADA ORGANISASI PEMUDA KEAGAMAAN DI DEPOK Sari Viciawati Machdum; Kania Saraswati Harisoesyanti; Sri Daryanti; Ni Luh Putu Agastya; Getar Hati; Lucky Kusuma Wardani
Sosio Konsepsia Vol 6 No 1 (2016): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v6i1.216

Abstract

Penelitian ini mengkaji kelompok pemuda dalam organisasi Muhammadiyah sebagai Faith Based Organization (FBO) menjadi agen perubah dalam pengembangan masyarakat lokal di Kelurahan Cinangka, Depok, Jawa Barat. Penelitian ini membahas tentang proses intervensi kelompok pemuda dengan mempergunakan strategi penelitian aksi (participatory action research). Tahapan penelitian aksi terdiri dari tiga tahap, yaitu mengidentifikasi kebutuhan dan potensi (look), merancang program intervensi (think), dan mengimplementasikan program intervensi (act). Berdasarkan identifikasi masalah dan kebutuhan pada tahap look, penelitian ini menemukan potensi masyarakat dalam upaya menyelesaian permasalahan lingkungan. Selain pemuda yang tergabung dalam FBO, ada juga kelompok ibu yang terlibat. Tahap look memperlihatkan bahwa potensi pemuda dari FBO dapat maksimal apabila mendapatkan dukungan dari elemen lain, terutama orang tua di dalam komunitas sasaran. Kemudian melalui proses perencanaan kegiatan dalam tahap think bersama komunitas sasaran, terdapat beberapa kegiatan yang diimplementasikan dalam penelitian ini, yaitu pengembangan keterampilan sosial dan kewirausahaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi kelompok pemuda dalam pengembangan komunitas melalui pengembangan keterampilan kewirausahaan, tidak dapat menanggalkan urgensi keterampilan sosial guna memperkuat peran pemuda dari FBO di komunitas.Kata Kunci: pengembangan masyarakat, intervensi kelompok pemuda, pengelolaan lingkungan, Faith Based Organization, keterampilan mikro.This study examines the youth groups in the Muhammadiyah organization as an Faith Based Organization (FBO) as agents of change in community development at Cinangka Village, Depok, West Java. By using a Participatory Action Research, this study discusses the process of youth group intervention in three stages, which covers needs and potencies assessment (look), action plan (think) and implementation (act). Based on ‘look’ phase, this study found people’s potential at their community which are youth in FBO and groups women. In this phase has identified that youth’s potencies in FBO could be maximized if supported by parents. In the next stage through planning process, there were some activities that are implemented in this study which are development of social skills and entrepreneurship. This study has found that youth group intervention should also recognize social skills on strengthen the role of youth in FBO. Keywords: community development, youth groups intervention, environmental management, Faith Based Organization, micro skills.
ORGANISASI SOSIAL LOKAL: PROFIL, PERAN DAN REKOMENDASI UNTUK PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Anwar Sitepu
Sosio Konsepsia Vol 11 No 2 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v11i2.593

Abstract

Organisasi Sosial Lokal tumbuh dari berbagai latar belakang, dengan ikatan pemersatu utama adalah kesamaan: agama, asal daerah, profesi, ide/minat, dan hubungan kekerabatan. Peran OSL dalam pembangunan kesejahteraan sosial adalah menggalang potensi menjadi sumber kesejahteraan sosial untuk membantu orang atau keluarga anggota terutama dalam situasi sulit berkaitan dengan siklus kehidupan (kelahiran, pendidikan, kesehatan, perkawinan dan kematian).Sampai sejauh ini peran OSL masih sangat terbatas baik dari sisi kuantitas (materiil) maupun jangkauan. Hal tersebut dapat dipandang sebagai cermin keterbatasan (kemampuan ekonomi dan manajemen) anggotanya. Namun demikian OSL memiliki soliditastinggi sehingga tetap eksis. Sesuai sifat dan hakekatnya, OSL dipandang perlu segera diberdayakan lebih lanjut. Bagi Dep.Sosial/Dinas Sosial, OSL dapat dimanfaatkan sebagai mitra strategis, menjadikannya sebagai point of entry untuk melakukan pengembangan masyarakat (community development). Alternatif paling tepat adalah mengarahkan OSL untuk menyelenggarakan kegiatan simpan pinjam (credit union).Pilihan tersebut sekaligus dapat menjawab masalah, kebutuhan dan kendala riil yang dihadapi warga dalam meningkatkan kesejahteraannya, yaitu kemiskinan, lapangan kerja dan sumber modal serta kebiasaan buruk. Jika hal tersebut berhasil dilakukan secara luas, akan memberi kontribusi amat signifikan bagi pembangunan nasional. Pilihan tersebut sekaligus perwujudan visi: "kesejahteraan sosial untuk semua dan oleh semua".

Filter by Year

2006 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2021): Sosio Konsepsia Vol 10 No 3 (2021): Sosio Konsepsia Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 3 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 2 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 1 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8, No 3 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8, No 2 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8, No 2 (2019): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 8 No 1 (2018): Sosio Konsepsia Vol 7 No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Tahun 2018 Sosio Konsepsia Vol 8, No 1 (2018): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 3 (2018): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 2 (2018): Sosio Konsepsia Vol 7, No 2 (2018): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 1 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 1 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 3 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6 No 3 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 3 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 6, No 2 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 6 No 2 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 2 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6 No 1 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 3 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 2 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 1 (2015): Sosio Konsepsia Vol 5, No 1 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4 No 3 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4, No 3 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4, No 2 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4 No 2 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4 No 1 (2014): Sosio Konsepsia Vol 4, No 1 (2014) Vol 3 No 3 (2014): Sosio Konsepsia Vol 3 No 2 (2014): Sosio Konsepsia Vol 3 No 1 (2013): Sosio Konsepsia Vol 2 No 3 (2013): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 2 No 2 (2013): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 3 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17, No 3 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 2 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 1 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 3 (2011): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 2 (2011): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 1 (2011): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 3 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 2 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 1 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 3 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 2 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 1 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 3 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 2 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 1 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 3 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 2 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 1 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 3 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 2 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 1 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial More Issue