cover
Contact Name
habibullah
Contact Email
habibullah@kemsos.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
sosiokonsepsia@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Sosio Konsepsia
ISSN : 20890338     EISSN : 25027921     DOI : -
Core Subject : Social,
Sosio Koncepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial presents scientific essays in the form of the results of field research on social welfare. Publish three times the April, August and December periods.
Arjuna Subject : -
Articles 397 Documents
PERAN PENDAMPING DALAM MENINGKATKAN KEBERFUNGSIAN SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS INTELEKTUAL PADA PROGRAM PELAYANAN JARAK JAUH DI KECAMATAN LEMBANG DAN CILILIN, KABUPATEN BANDUNG BARAT Roslina, Dedek; Rahayu, Ety
Sosio Konsepsia Vol 7, No 2 (2018): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v7i2.1167

Abstract

Artikel ini membahas mengenai peran-peran pendamping dalam meningkatkan keberfungsian sosial penyandang disabilitas intelektual melalui program berbasis home care bernama Program Pelayanan Jarak Jauh (PPJJ) Tahun 2017. Para pendamping tersebut merupakan kader masyarakat yang memberikan bimbingan fisik, mental, sosial, dan keterampilan kepada penerima pelayanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader masyarakat yang berpengalaman menangani anak-anak disabilitas mampu menjalankan berbagai peranan dalam rehabilitasi penyandang disabilitas intelektual, antara lain sebagai pemercepat perubahan dalam mengungkap permasalahan dan kebutuhan penerima pelayanan, sebagai penghubung antara penerima pelayanan dengan sumber pelayanan, sebagai asisten personal yang mendampingi penerima pelayanan dalam proses bimbingan rehabilitasi dan mendorong keterlibatan keluarga dalam pelayanan home care, dan pembuat laporan. Beberapa pendamping juga mampu berperan sebagai fasilitator yang memfasilitasi proses kedukaan yang dialami keluarga. Pemberdayaan kader masyarakat lokal sebagai pelaksana program dapat terus dikembangkan untuk memperluas pelayanan sosial. Namun, peran pekerja sosial profesional tetap dibutuhkan, sehingga keduanya diharapkan bekerjasama untuk meningkatkan keberfungsian sosial penyandang disabilitas intelektual. Kata Kunci : Pendamping, disabilitas intelektual, pelayanan di rumah, keberfungsian sosial
Halaman Belakang Vol 11 No 01 Januari - April 2006 Vol 11 No 01 Januari - April 2006 Halaman Belakang
Sosio Konsepsia Vol 11 No 1 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v11i1.580

Abstract

ANALISIS GENDER TERHADAP STRATEGI KOPING DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (Gender Analysis Toward Coping Strategies and Family Well-Being) Herien Puspitawati; Tin Herawati; Ma'mun Sarma
Sosio Konsepsia Vol 15 No 2 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v15i2.549

Abstract

In order to increase the gender roles in many aspects of family livelihood, and to increase the socioeconomic and cultural well-being of the family and community level, this study aims to: (1) Analyze the characteristics and family economic sufficiency, (2) Analyze the gender roles in decision making and implementation of coping strategies, and (3) Analyze factors affecting family well-being. The advantages of this study are for the development of family studies from gender analysis perspective and for the inputs of family counseling needs. The study was conducted at Hambaro Village, Sub-District of Nanggung, District of Bogor-West Java Province in April to August 2008, by using a cross sectional study design. The location of study was chosen purposively. The samples were 110 Janner families through systematically randomsampling method. The result showed that the average of the wife's education was low, with the length of education was 4.4 years. Almost half of the housewives were not working, and more than three-quarter of the husband were fanners. The average of monthly income per capita was Rp. 133.778,82, and the average of monthly expenditure per capita was Rp. 161.142,96. Roughly speaking, gender roles in decision making and implementation of the family (as the composite factors of management aspect, a cutting back expenses strategy, and a generating income strategi;) based on the gender partnership with the degree of intermediate level. Finally, it was found that family subjective well-being was influenced indirectly by the high husband's education level, the low family economic sufficient level, and the low partnership of gender roles in decision making of coping strategies.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESISTENSI PSIKOLOGIS TERHADAP PERUBAHAN MATA PENCAHARIAN DI KALANGAN PENDULANG INTAN TRADISIONAL DI CEMPAKA, BANJARBARU, KALIMANTAN SELATAN Silvia Kristanti Tri Febriana; Dwi Nurrachmah; Emma Yuniarrahmah
Sosio Konsepsia Vol 2 No 3 (2013): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v2i3.781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi resistensi psikologis terhadap perubahan mata pencahariaan di kalangan pendulang intan di Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Subjek penelitian ini berjumlah 31 orang dengan rentang usia antara 18-50 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari skala kepercayaan diri, persepsi, dan skala resistensi psikologis. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan diri memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap resistensi psikologis (μ=2,9). Sedangkan persepsi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap terjadinya resistensi psikologis pendulang intan pada perubahan mata pencaharian mereka (μ= 59,6). Jadi, penelitian ini menyimpulkan bahwapersepsi adalah variabel paling signifikan yang mempengaruhi resistensi psikologis terhadap perubahan mata pencahariaan di kalangan pendulang intan tradisional. Kata kunci: Resistensi psikologis, kepercayaan diri, persepsi.
PEMBERDAYAAN JARINGAN PRANATA SOSIAL DALAM PENGUATAN KETAHANAN SOSIAL MASYARAKAT DI PROVINSI SUMATERA SELATAN Haryati Roebyantho; Ety Padmiati
Sosio Konsepsia Vol 12 No 3 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v12i3.639

Abstract

Pemberdayaan Jaringan Pranata Sosial merupakan suatu upaya penguatan kerjasama (net-working) antara pranata sosial secara fungsional dalam memperkuat ketahanan Sosial Masyarakat. Tujuan penelitian untuk menggali informasi tentang peran dan fungsi jaringan Pranata yang di bentuk Pusbangtansosmas tahun 2005 mampu sebagai: a. Sarana menumbuh-kembangkan komunikasi antara pranata sosial; b. Sarana membangun kesepahaman tentang berbagai hal terutama dalam penanganan permasalahanan sosial; c. Sarana untuk menumbuh-kembangkan komitment dan kepedulian; dan d. Sarana untuk mengimplementasikan kepedulian dan kebersamaan (kohesifitas sosial). Metode yang digunakan adalah semi eksperimen yaitu memberikan beberapa perlakuan terhadap pranata yang terpilih sebagai kelompok percobaan/perlakuan dengan persyaratan. Penentuan kelompok perlakuan secara purposive dengan dasar pranata sosial yang telah memiliki kerjasama dalam menangani permasalahan kesejahteraan sosial. Pelaksanaan ujicoba selama lima-tujuh bulan efektif. Hasil pre test menunjukkan bahwa di kelurahan Ilir DIV, Kota Palembang telah ada kerjasama (jaringan) antara pranata sosial dalam pelaksanaaan kegiatan. Bahkan sudah ada satu pranata sosial yang memiliki kekuatan politik yaitu Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kota (LPMK). Setelah mendapatkan penguatan (empowering) pranata sosial maka hasilnya adalah terbentuk suatu komunitas/forum kerjasama antara pranata sosial dengan nama Forum Pranata Sosial.
PERUBAHAN SOSIAL DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN PERKOTAAN “Pemberdayaan Melalui KUBE di Kelurahan Sayangsayang Kota Mataram” Muslim Sabarisman
Sosio Konsepsia Vol 17 No 3 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v17i3.830

Abstract

Salah satu manfaat besar dalam pemberdayaan masyarakat miskin perkotaan adalah memungkinkan melakukan perubahan sosial dengan memanfaatkan potensi sosial yang kondusif di masyarakat. Studi ini bertujuan memahami gambaran perubahan sosial dalam KUBE, khususnya dan umumnya masyarakat di desa Sayang sayang, kecamatan Sandubaya kota Mataram. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan yang didasarkan atas pertimbangan data yang diperoleh sangat peka, tidak dikuantifikasi karena terkait dengan masalah nilai-nilai dan kultur. Perubahan tersebut diawali dengan cara menanamkan sistem sosial, dengan menumbuhkan rasa saling percaya, kebersamaan,gotong royong dan kesetiakawanan sosial, yang menyertai sistem pembangunan desa partisipatif dengan menggunakan pendekatan pembelajaran sosial. Dari analisis penelitian didapatkan gambaran bahwa perubahan sosial yang terjadi di dalam anggota kelompok KUBE ini, terlihat dari kebiasaan anggota kelompok dalam melaksanakan kegiatan usaha bersama juga dalam kehidupan bermasyarakat, saling memberikan rasa kebersamaan, kepercayaan, saling menghargai pendapat satu sama lainnya, bergotong royong dengan satu tujuan, serta bermusyawarah dalam mengatasi berbagai masalah yang terjadi dalam kelompok, hal ini dilakukan untuk mengefektifkan keberhasilan program KUBE. Kata kunci :pemberdayaan masyarakat, perubahan sosial, KUBE
Pengantar Redaksi Volume 5 No.02 Januari - April 2016 Drs. Suradi M.Si
Sosio Konsepsia Vol 5 No 2 (2016): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v5i2.245

Abstract

PERMASALAHAN KELUARGA EKS TENAGA KERJA WANITA DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Ruaida Murni
Sosio Konsepsia Vol 14 No 2 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v14i2.732

Abstract

A mother who became Female Worker on one side can help a family, on the other hand raises new problems in the family. The purpose of this study is to describe the former family problems Female Worker relating to: economic factors, harmonious family and upbringing of children. The results of this study is expected to provide input and material for the relevant agencies in carnjing out the former coaching Female Worker and their families who are troubled. Type a descriptive qualitative study. Location is determined purposiv areas in the province. Lampung there is lots of ex Female Worker namely South Lampzmg Regency. The selection of informants ex Female Worker by snowballs. Collecting data through in-depth interviews, obseruation and documentation study. The results showed that the perceived problem by the family of ex Female Worker is the economic problem, which affects the disruption of family harmony, because it often appears an argument between ex Female Worker with her husband. Changing patterns of child care done by tlze former Female Worker caused friction between ex Female Worker with her husband and children. The family was happy to have gathered together, but the harmony of the family still appears troubled by frequent quarrels. The study concludes that the inability of the former family manpmver planning or female manage their business results as a Female Worker factors that cause them back through the economic slump, which triggered a fight between ex Female Worker and husband. Likewise, the imposition of changes in parenting a clzild by a former female workers, caused friction between the former child migrant workers with their husbands. It is recommended that there is coordination behveen the Directorate of Family Empowerment Ministn; of Social Affairs with the Ministn; of Manpmver and Transmigration and other related institutions, providing counseling, guidance and empowerment to prospective Female Worker and Female Worker ex and his family, so it can anticipate and help resolve family problems Female Worker ex.
PERANAN JARINGAN SOSIAL DALAM PENANGANAN KEMISKINAN NELAYAN DI KOTA BAUBAU Tanzil, Tanzil
Sosio Konsepsia Vol 8, No 2 (2019): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v8i2.1485

Abstract

Penelitian ini melihat jaringan sosial (social network)  menjadi sebuah kekuatan bagi nelayan dalam  menghasilkan kapasitas adaptis masyarakat pedesaan dalam pengembangan usaha perikanan. Fokus penelitian ini diarahkan kepada bagaimana peran modal sosial dalam bentuk jaringan sosial dalam mengubah usaha nelayan secara tradisional menjadi usaha nelayan dengan ciri penggunaan penangkapan ikan yang lebih maju. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Sukanayo Kecamatan Kokalukuna Kota Bau-bau. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif,  dan desain metodologis studi kasus serta  teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Sukyek penelitian ditentukan secara purposive. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif- kualitatif, yakni analisis secara berkesinambungan ketika pengumpulan data dimulai hingga penelitian berakhir. Hasil penelitian ini menunjukkan peran penting modal sosial dalam mengubah usaha nelayan dari yang semula adalah nelayan tradisional yang biasanya lebih berorientasi pada pemenuhan kebutuhan sendiri (subsistence), menjadi usaha nelayan dengan ciri penggunaan teknologi penangkapan ikan yang lebih maju. Modal sosial dalam bentuk jaringan sosial yang berlandaskan kekeluargaan dan kekerabatan sangat penting dalam mobilitas tersebut.
Halaman Belakang Vol 11 No 02 - 2006 Ejournal Ejournal
Sosio Konsepsia Vol 11 No 2 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v11i2.599

Abstract

Page 6 of 40 | Total Record : 397


Filter by Year

2006 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2021): Sosio Konsepsia Vol 10 No 3 (2021): Sosio Konsepsia Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 3 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 2 (2020): Sosio Konsepsia Vol 9, No 1 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8, No 3 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8, No 2 (2019): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 8, No 2 (2019): Sosio Konsepsia Vol 8 No 1 (2018): Sosio Konsepsia Vol 7 No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Tahun 2018 Sosio Konsepsia Vol 8, No 1 (2018): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 3 (2018): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 2 (2018): Sosio Konsepsia Vol 7, No 2 (2018): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 1 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 7, No 1 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 3 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 6, No 3 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6 No 3 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6 No 2 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 2 (2017): Sosio Konsepsia Vol 6, No 2 (2017): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 6 No 1 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 3 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 2 (2016): Sosio Konsepsia Vol 5 No 1 (2015): Sosio Konsepsia Vol 5, No 1 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4 No 3 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4, No 3 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4 No 2 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4, No 2 (2015): Sosio Konsepsia Vol 4, No 1 (2014) Vol 4 No 1 (2014): Sosio Konsepsia Vol 3 No 3 (2014): Sosio Konsepsia Vol 3 No 2 (2014): Sosio Konsepsia Vol 3 No 1 (2013): Sosio Konsepsia Vol 2 No 3 (2013): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 2 No 2 (2013): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17, No 3 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 3 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 2 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 1 (2012): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 3 (2011): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 2 (2011): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 1 (2011): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 3 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 2 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 15 No 1 (2010): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 3 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 2 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 1 (2009): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 3 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 2 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 13 No 1 (2008): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 3 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 2 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 1 (2007): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 3 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 2 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 1 (2006): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial More Issue