cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
Faktor Internal Pencapaian Hasil Belajar Pendidikan Jasmani pada Siswa SMK Friskawati, Gita Febria; Sobarna, Akhmad
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui empat faktor internal yang terdiri dari IQ, Bakat, Minat dan Motivasi dalam keberhasilan proses pembelajaran pendidikan jasmani kesehatan dan olahraga pada siswa kelas XI SMK PUSDIKHUB-AD Cimahi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang ada di SMK PUSDIKHUB-AD Cimahi sebanyak 190 siswa yang diambil secara total sampling. Hasil analisis data menunjukan bahwa faktor internal dalam keberhasilan proses pembelajaran pendidikan jasmani kesehatan dan olahraga pada siswa kelas XI SMK PUSDIKHUB-AD Cimahi sebagai berikut: (1) Faktor IQ (17%), (2) Faktor Bakat (27%), (3) Faktor Minat (29%), (4) Faktor Motivasi 27%. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa yang memberikan konstribusi terbesar ialah faktor minat sebesar 29%, dan faktor dengan kontribusi paling kecil yaitu faktor IQ sebesar 17%. Maka dapat disimpulkan, faktor minatlah yang dominan dalam pencapaian hasil belajar pendidikan jasmani kesehatan dan olahraga. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah lebih meningkatkan lagi minat siswa untuk belajar penjas agar pencapaian hasil belajar penjas bisa tercapai dengan baik.
Dampak Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Perkembangan Life Skills Siswa Sekolah Menengah Atas Rohmanasari, Rita; Ma'mun, Amung; Muhtar, Tatang
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kegiatan ekstrakurikuler olahraga terhadap perkembangan life skills siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan model quasi-eksperimental design. Jumlah sampel sebanyak 50 siswa yang terbagi ke dalam tiga kelompok, yaitu: Kelompok ekstrakurikuler olahraga bola voli yang diberi perlakuan sebanyak 18 siswa laki-laki dan sembilan siswa perempuan (kelompok A); Kelompok ekstrakurikuler olahraga bola voli yang tidak diberi perlakuan sebanyak 16 siswa laki-laki dan tujuh siswa perempuan (kelompok B). Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Terdapat perbedaan perkembangan life skills antara siswa kelompok A dengan kelompok B (t hitung = 4,90 lebih besar dari pada t tabel = 2,01. Disamping itu manakala gain score yang menjadi indikator pengolahan dan analisis data, maka perolehan life skills siswa kelompok A lebih baik dari pada perolehan life skills kelompok siswa B (t hitung = 13,94 lebih besar dari pada t tabel = 2,01). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan perkembangan life skill siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga bola voli yang diintegrasikan dengan komponen life skill lebih baik jika dibandingkan dengan perkembangan life skill siswa menengah atas yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga bola voli tanpa integrasi komponen life skill dalam programnya. Perkembangan life skill siswa ini dapat diimplementasikan didalam kehidupan sehari-hari siswa sehingga dapat digunakan untuk menghadapi kebutuhan dan tantangan kehidupannya sesuai dengan manfaat life skill.
Efektivitas Bimbingan Kelompok dengan Teknik Group Exercises untuk Mengembangkan Resiliensi Siswa Suprihatin, Dewi; Rusmana, Nandang; Budiman, Nandang
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v18i3.15000

Abstract

Resiliensi merupakan kemampuan untuk tetap stabil dalam mempertahankan keseimbangan setelah menghadapi berbagai kesulitan dan kesengsaraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan program bimbingan kelompok dengan teknik group exercises untuk mengembangkan resiliensi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif dan metode quasi eksperiment dengan desain non-equivalent pretest-posttest control-group design. Populasi penelitian berjumlah 421 orang dan sampel penelitian dipilih secara purposive sampling. Profil resiliensi siswa SMAN 1 Kota Bekasi mayoritas masuk kategori sedang. Program bimbingan kelompok dengan teknik group exercisesterdiri dari rasional sebagai landasan pembuatan program, tujuan, pedoman dan pelaksanaan bimbingan kelompok, kompetensi konselor, sasaran intervensi dan prosedur pelaksanaan intervensi Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa mengalami perubahan secara signifikan setelah diberikan treatmen berupa bimbingan kelompok dengan teknik group exercises. Temuan penelitian menghasilkan program bimbingan kelompok dengan teknik group exercises efektif untuk mengembangkan resiliensi siswa di SMAN 1 Kota Bekasi. Hasil uji regresi sederhana menunjukan bahwa korelasi antara bimbingan kelompok dengan teknik group exercisessebagai variabel independen dan resiliensi siswa sebagai variabel dependen cukup kuat. Rekomendasi program Bimbingan kelompok dengan teknik group exercisesini ditujukan kepada pihak sekolah yang membutuhkan program bimbingan kelompok dengan teknik group exercises untuk mengembangkan resiliensi siswanya, guru bimbingan dan konseling dan bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian dengan subjek yang berbeda seperti peserta didik di SMP atau SD sederajat atau bagi orang dewasa.
Bimbingan Kelompok Teknik Group Exercise untuk Mengembangkan Self Disclosre Peserta Didik Khasanatin, Haiatin; Rusmana, Nandang; Budiman, Nandang
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v18i3.15005

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan fenomena yang ada di MTs An-Nuur GUPPI Mojopahit Punggur Lampung Tengah yang menunjukkan adanya peserta didik yang memiliki self disclosure rendah. Tujuan penelitian ini menguji efektivitas bimbingan kelompok teknik group exercise untuk mengembangkan self disclosure peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen kuasi desain non-equivalent pretest-posttest countrol group. Sampel pada penelitian ini berjumlah 20 peserta didik kelas VIII. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data melalui angket self disclosure dengan menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran self disclosure kelompok eksperimen mengalami peningkatan setelah diberikan treatment. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok teknik group exercise terbukti efektif untuk mengembangkan self disclosure peserta didik. Penelitianinimerekomendasikan kepada guru bimbingan dan konseling agar dapat melaksanakan program bimbingan kelompok teknik group exercise dan bagi penelitian selanjutnya untukdapat melakukan penelitian yang menguji teknik group exercise dengan subjek peserta didik SMA/SMK/MA maupun Mahasiswa dan dapat menggunakan strategi serta teknik bimbingan kelompok lainnya.
Pengembangan Asesmen Formatif pada Materi Sistem Sirkulasi untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI SMA Laboratorium UM Sudrajat, Ahmad Kamal
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan asesmen formatif yang dapat mengukur kemampuan berpikir kritis siswa pada materi system sirkulasi dan menguji validitas, kepraktisan, dan keefektifan produk asesmen formatif yang dikembangkan. Produk dikembangkan dengan model pengembangan ADDIE. Produk yang dikembangkan berupa instrumen observasi diskusi kelas, instrumen observasi kegiatan praktikum, dan soal tes kognitif. Kesimpulan penelitian ini adalah asesmen formatif yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif digunakan dan dapat mengukur serta melatih kemampuan berpikir kritis ssiwa.
Pengembangan Asesmen Formatif pada Materi Sistem Sirkulasi untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI SMA Laboratorium UM Sudrajat, Ahmad Kamal
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v18i3.15291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan asesmen formatif yang dapat mengukur kemampuan berpikir kritis siswa pada materi system sirkulasi dan menguji validitas, kepraktisan, dan keefektifan produk asesmen formatif yang dikembangkan. Produk dikembangkan dengan model pengembangan ADDIE. Produk yang dikembangkan berupa instrumen observasi diskusi kelas, instrumen observasi kegiatan praktikum, dan soal tes kognitif. Kesimpulan penelitian ini adalah asesmen formatif yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif digunakan dan dapat mengukur serta melatih kemampuan berpikir kritis ssiwa.
Peningkatan Responsibility Melalui Penerapan Model Pembelajaran Ditinjau dari Kepribadian Extrovert dan Introvert Siswa Hartono, Tony; Berliana, Berliana; Mulyana, Mulyana
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan tanggung jawab siswa melalui penerapan model pembelajaran teaching personal social responsibility (TPSR) dan direct instruction (DI) ditinjau dari kepribadian introvert dan extrovert. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain factorial 2 x 2. Populasi dalam penelitian ini adalah SDN 1 dan 2 Panyingkiran berjumlah 41 siswa putra dan putri dari kelas IV. Teknik sampling yaitu random sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 32 siswa. Instrumen untuk mengukur kepribadian (Eysenck) dan sikap tanggung jawab, menggunakan skala angket personal social respobsibility. Analisis data menggunakan SPSS versi 17. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1)Terdapat perbedaan pengaruh siswa yang belajar dengan model pembelajaran TPSR dan DI terhadap peningkatan sikap tanggung jawab, (2) Terdapat perbedaan pengaruh siswa dengan kepribadian tipe exktrovert yang diberikan model pembelajaran TPSR dan DI terhadap peningkatan sikap tanggung jawab, (3) Terdapat perbedaan pengaruh siswa dengan kepribadian tipe introvert yang diberikan model pembelajaran TPSR dan DI terhadap peningkatan sikap tanggung jawab, (4) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kepribadian introvert, extrovert terhadap peningkatan sikap tanggung jawab. Simpulan dalam penelitian ini model pembelajaran TPSR lebih baik dari pada DI. Penelitian ini menyarankan untuk menggunakan model pembelajaran TPSR dalam meningkatkan tanggung jawab.
Fenomena Kompetisi Video Dance melalui Instagram (Studi Fenomenologi pada Komunitas Dancer di Surabaya) Mutia, Lu'lu; Nurfebiaraning, Sylvie
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v19i1.17132

Abstract

Instagram merupakan sebuah aplikasi yang digunakan oleh semua orang agar terhubung dengan pengguna lain dan dapat dimanfaatkan untuk mengirimkan informasi dalam bentuk gambar atau foto, video, dan berbagi (share). Instagram digunakan oleh Telkomsel Area Jabotabek Jabar untuk membuat konten kontes atau kompetisi yang berlangsung saat Asian Games 2018, yaitu kompetisi video dance #YoAyoChallenge. Kompetisi online melalui Instagram ini diikuti oleh anggota Komunitas Valkyrie dan anggota Komunitas Fresh DC dari Surabaya serta berhasil menjadi pemenang harapan kedua. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui motif, interaksi, makna dari keikutsertaan individu-individu yang berkolaborasi dan membentuk kelompok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz dan paradigma konstruktivis. Teknik pemilihan informan yakni purposive sampling dengan informan utama dan informan pendukung sejumlah empat orang. Hasil penelitian ini adalah, pertama adanya because motives (motif sebab) yaitu motif kegiatan, motif afiliasi, motif kompetensi dan ada in-order-motives (motif tujuan) yaitu motif berprestasi dan motif berkuasa. Kedua, interaksi antar anggota kelompok melalui komunikasi kelompok dengan melaksanakan fungsi tugas dan fungsi pemeliharaan. Ketiga, makna terhadap keikusertaan di kompetisi adalah memperkenalkan diri, memperkenalkan komunitas, menguji kemampuan diri, mendapatkan perhatian, mendapatkan pengakuan, dan mengekspresikan perasaan.
Penerapan Model Pembelajaran Challenge Inquiry untuk Meningkatkan Kemampuan dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Kompetensi Dasar Merakit Sistem Kontrol Membalik Arah Putaran Motor Induksi 3 Fasa Pakpahan, Saul Samosir
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v19i1.17138

Abstract

Penerapan model pembelajaran challenge inquiry dilatarbelakangi hasil pengamatan kegiatan pembelajaran pada mata pelajaran Electric Machine and Motor Control pada kompetensi dasar Merakit Sistem Kontrol Membalik Arah Putaran Motor Induksi 3 Fasa di kelas XI KPU 2 memiliki beberapa kendala, seperti proses pembelajaran berpusat pada guru, kurangnya keaktifan peserta didik dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran, kurangnya keterbukaan dan kegiatan interaksi antara gurupeserta didik dan interaksi peserta didik dengan peserta didik. Hal ini berdampak pada pencapaian hasil belajar peserta didik yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) hanya 3,03% dari 33 peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan profil kegiatan pembelajaran, sehingga dari hasil gambaran tersebut peneliti dapat menyusun rencana perbaikan pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitiann Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam tiga siklus dan setiap siklus terdiri dari beberapa tahap yaitu rencana, tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi aktivitas peserta didik, lembar evaluasi akhir pembelajaran, dan lembar penilaian praktikum. Hasil penelitian setelah dilakukan tindakan, observasi dan refleksi diperoleh jumlah peserta didik yang aktif sesuai dengan pengamatan dilapangan pada siklus I sebesar 55,72% (pada skala 100); pada siklus II sebesar 76,14% dan pada siklus III sebesar 80,59% dari seluruh peserta didik yang mengikuti kegiatan pembelajaran challenge inquiry. Hasil belajar siswa pada setiap siklus diperoleh nilai rata-rata pada siklus I sebesar 67; pada siklus II sebesar 72 dan pada siklus III sebesar 78,8. Dengan jumlah peserta didik yang mendapatkan nilai ≥ 75 pada siklus I sebanyak 8 peserta didik, pada siklus II sebanyak 16 peserta didik, dan pada siklus III sebanyak 32 peserta didik. Dari hasil wawancara dengan observer dan peserta didik, pembelajaran challenge inquiry mampu membangkitkan motivasi, lebih fokus, terarah dalam mengikuti pembelajaran dan lebih efektif dalam memanfaatkan waktu belajar. Kegiatan interaksi guru-peserta didik dan peserta didik dengan peserta didik lebih terbuka sehingga kesulitan peserta didik bisa teratasi. Hal ini menunjukkan bahwa tindakan yang dilakukan selama penerapan model pembelajaran challenge inquiry dapat meningkatkan aktivitas kegiatan pembelajaran peserta didik serta hasil belajar peserta didik.
Posisi Setengah Terlentang pada Teknik Alexander untuk Mengatasi Nervous Pemula Dewasa Saat Memainkan Piano Annisa, Auliya Ayu; Latifah, Diah
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v19i1.17127

Abstract

Penelitian ini didasarkan atas kondisi nervous dua pemula dewasa saat bermain piano di pelatihan piano. Siswa piano dengan usia 18 tahun atau lebih dikategorikan sebagai pemula dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, keunggulan dan kelemahan penerapan teknik Alexander posisi setengah terlentang dalam mengatasi nervous pemula dewasa pada pelatihan piano. Teknik Alexander posisi setengah terlentang merupakan posisi istirahat yang sangat efektif. Tidak hanya untuk melepaskan ketegangan tetapi juga memiliki efek untuk meningkatkan koordinasi antara kepala, leher, dan tulang belakang. Melalui posisi setengah terlentang, pemula dewasa menjadi lebih relaks untuk memainkan piano. Posisi setengah terlentang diterapkan pada pemula dewasa melalui 2 siklus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Design Based Research dengan pendekatan kualitatif yang berkarakter fenomenologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah melalui penerapan teknik Alexander posisi setengah terlentang pada pelatihan piano, pemula dewasa dapat mengatasi nervous nya tanpa mengikuti perawatan medis atau pelaksanaan terapi.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 25, No 2 (2025) Vol 25, No 1 (2025) Vol 23, No 1 (2023): Pendidikan Vol 22, No 3 (2022) Vol 22, No 2 (2022) Vol 22, No 1 (2022) Vol 21, No 3 (2021) Vol 21, No 2 (2021) Vol 21, No 1 (2021) Vol 20, No 3 (2020) Vol 20, No 2 (2020) Vol 20, No 1 (2020): MEDIA PEMBELAJARAN Vol 19, No 3 (2019): PERMASALAHAN PENDIDIKAN Vol 19, No 2 (2019): PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 2 (2018): KOMPETENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 2 (2018): KOMPETENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 15, No 3 (2015): STRATEGI DAN PEMBELAJARAN Vol 15, No 3 (2015): STRATEGI DAN PEMBELAJARAN Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL Vol 15, No 2 (2015): Penelitian Pendidikan Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL Vol 15, No 1 (2015): Penelitian Pendidikan Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 14, No 2 (2014): PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER Vol 14, No 2 (2014): PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN More Issue