cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TEMA BERMAIN DENGAN BENDA-BENDA DI SEKITAR Hamdu, Ghullam
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan perancangan media pembelajaran berbasis masalah sebagai media pembelajaran yang mengembangkan kemampuan berpikir dan kemampuan mengatasi masalah bagi siswa kelas V. Media pembelajaran berbasis masalah ini diperuntukkan pada pembelajaran tematik Tema Bermain dengan Benda-benda di Sekitar. Menurut Piaget, kemampuan berpikir siswa Sekolah Dasar berada pada tingkat operasional konkret. Siswa belum mampu memahami simbol dengan mudah. Menurut Edgar Dale dalam Kerucut Pengalamannya menjelaskan bahwa manusia memperoleh pengetahuannya berawal dari pengalaman langsung, mengamati dunia di sekitarnya, belajar melalui benda tiruan dan sampailah pada kemampuan tertingginya memahami simbol. Hal ini berarti bahwa pembelajaran konvensional yang selama ini banyak diterapkan di Sekolah Dasar kurang tepat bagi siswa.Untuk menerjemahkan simbol-simbol dalam pembelajaran, guru perlu bantuan media pembelajaran sebagai saluran atau bentuk yang menjadi perantara antara sumber pesan ke penerima pesan. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di tiga Sekolah Dasar di UPT Dinas Pendidikan Wilayah Utara Kota Tasikmalaya, penggunaan media pembelajaran masih jarang dilakukan. Penggunaannya pun masih sebatas pada penerjemah simbol. Maka dari itu, peneliti bermaksud untuk merancang media pembelajaran berbasis masalah yang membantu proses penyelidikan siswa guna mencari jawaban dari setiap masalah yang diajukan guru. Hasil penyelidikan inilah yang digunakan siswa untuk merekonstruksi pengetahuannya.Dalam membuat media pembelajaran berbasis masalah ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian Design-Based Research (DBR). Praktikan dan siswa kelas V SD dilibatkan sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan kuesioner. Dari hasil uji coba, disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis masalah cocok menjadi wadah penyelidikan bagi pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Kehadiran guru sebagai tutor dalam PBM hendaknya mengetahui potensi media yang digunakan dan memahami benar materi ajar yang harus dipahami siswa sehingga guru dapat mengoptimalkan peran media dalam pembelajaran.Kata kunci: pembelajaran tematik, bermain dengan benda-benda di sekitar, media pembelajaran berbasis masalah
KEBIJAKAN-KEBIJAKAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH X KOTA JAMBI Taufan, Johandri; Mazhud, Fachri
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan memperoleh gambaran tentang kebijakan-kebijakan seperti apa yang dilakukan kepala sekolah sebagai usaha-usaha kepala sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di Sekolah X Kota Jambi. Fokus penelitian ini meliputi beberapa aspek yaitu, peran kepala sekolah dalam pengambilan kebijakan penyelenggaraan pendidikan inklusif, pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam pengambilan kebijakan penyelenggaraan pendidikan inklusif dan desain kebijakan kepala sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif. Dari hasil penelitian dan pembahasan kemudian disimpulkan bahwa kebijakan-kebijakan kepala sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di Sekolah X Kota Jambi berjalan dengan baik. Masyarakat sekolah sangat mendukung kebijakan kebijakan yang di buat oleh kepala sekolah sebagai sebuah usaha-usaha kepala sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di Sekolah X Kota Jambi. Dari proses hasil penelitian dan pembahasan ini, disusunlah sebuah desain kebijakan yang merupakan hasil desain peneliti terkait pengambilan kebijakan yang dilakukan oleh kepala sekolah. Desain kebijakan kepala sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif di Sekolah X Kota Jambi memberikan kejelasan mengenai hal-hal yang akan dilakukan dalam upaya mencapai tujuan kebijakan yang diharapkan.
TRANSFORMASI NILAI-NILAI BUDAYA LOKAL SEBAGAI UPAYA PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA Yunus, Rasid
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v13i1.3508

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan dan keragaman nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia belum optimal dalam upaya pembangunan karakter bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali, mengkaji dan memperoleh gambaran secara deskriptif tentang proses transformasi nilai-nilai budaya Huyula sebagai upaya pembangunan karakter bangsa di Kota Gorontalo. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literature. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi, display dan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukan bahwa budaya Huyula mengandung nilai-nilai luhur Pancasila dapat dijadikan sebagai sarana pembangunan karakter bangsa di Kota Gorontalo.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN BERPIKIR INDUKTIF YANG BERORIENTASI KECERDASAN NATURALIS MELALUI MEDIA FOTO JURNALISTIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA SMAN 1 GARUT (Studi Eksperimen Kuasi pada Siswa Kelas XII SMAN 1 Garut) Yulianti, Yulianti
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 14, No 2 (2014): PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v14i2.3124

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran berpikir induktif yang berorientasi pada kecerdasan naturalis melalui media foto jurnalistik dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa SMAN 1 Garut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi terhadap siswa kelas XII SMAN 1 Garut. Data penelitian ini dikumpulkan melalui tes tertulis membuat puisi, lembar observasi, dan skala sikap. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) model pembelajaran berpikir induktif yang berorientasi pada kecerdasan naturalis melalui media foto jurnalistik efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa SMAN 1 Garut; (2) model pembelajaran berpikir induktif yang berorientasi pada kecerdasan naturalis melalui media foto jurnalistik dapat mempermudah siswa menemukan dan mengembangkan ide dalam membuat puisi.Kata kunci: model berpikir induktif, kecerdasan naturalis, foto jurnalistik
IMPLEMENTASI “ASSAF” TERHADAP CAPAIAN PEMAHAMAN KONSEP CAHAYA Samsudin, Achmad
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v13i2.3432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh “ASSAF” (Assessment Animation Format) terhadap hasil tes pemahaman konsep siswa di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung pada materi Cahaya. Kajian difokuskan pada hasil tes pemahaman konsep cahaya dan kuantitas miskonsepsi siswa terhadap penggunaan butir soal “ASSAF”. Data untuk menarik kesimpulan hasil penelitian, dikumpulkan melalui pemberian tes pemahaman konsep siswa yang dilakukan sesudah pelaksanaan pembelajaran. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut digunakan metode penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian Randomized posttest-only control group. Subjek penelitian ini melibatkan dua kelompok yaitu kelompok kontrol berupa paper and pencil test dan kelompok eksperimen berupa “ASSAF”. Data pemahaman konsep yang akan diperoleh dari kedua kelompok tersebut dicari rata-ratanya dan diolah dengan menggunakan Uji Hipotesis nonparametrik (Uji Wilcoxon). Setelah dilakukan uji perbedaan melalui uji wilcoxon didapatkan bahwa nilai Z hitung lebih besar daripada nilai Z tabel. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif pertama (H1: memk) diterima, sekaligus memiliki pengertian bahwa hasil tes pemahaman konsep kelas eksperimen lebih baik secara signifikan dibandingkan kelas kontrol. Selain itu diperoleh data bahwa persentase rata-rata posttest pemahaman konsep untuk kelas eksperimen sebesar 67,96 % dan persentase rata-rata posttest pemahaman konsep untuk kelas kontrol sebesar 44,62%.
PENGEMBANGAN INDIKATOR KINERJA KUNCI TAMBAHAN (IKKT) DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH MENUJU RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL (RSBI) DI SMP LABORATORIUM UPI Abdullah, Mulyana
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v16i1.2492

Abstract

Pemberlakuan KTSP memungkinkan perlunya pengkajian strategi pembelajaran untuk mempersiapkan bahan ajar PAI yang ditandai dengan terbukanya pintu terhadap desentralisasi kurikulum pendidikan. SMP Lab UPI, telah mengembangkan program-program unggulan yang sesuai dengan visi dan misi sekolah RSBI. Hal ini menarik untuk diteliti untuk mengetahui pengembangan indikator-indikator tersebut. Penelitian terfokus pada (1) Pengembangan bahan ajar PAI ditinjau dari aspek filosofisdan pragmatis; (2) proses pengembangan IKKT khususnya pengembangan bahan ajar dalam matpel PAI; dan (3) implementasi pengembangan bahan ajar matpel PAI. Untuk mengungkap fokus penelitian di atas, maka kajian teori terdiri atas konsep pengembangan bahan ajar, konsep RSBI, dan kajian penelitian terdahulu yang relevan. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan alat pengumpul data yaitu wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pengembangan bahan ajar didahului dengan kegiatan perencanaan stratejik dalam bentuk visi dan misi sekolah. (2) Model pengembangan bahan ajar PAI yang dilakukan ternyata sudah cukup efektif. (3) Implementasi inovasi yang dilakukan para guru PAI ditunjukkan dengan strategi dan pendekatan yang terfokus pada siswa.Kata kunci: kinerja kunci tambahan, rintisan sekolah internasional
PROGRAM PELATIHAN BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL KONSELOR DI SEKOLAH Heriyanti, Heriyanti
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan menghasilkan program pelatihan bimbingan dan konseling yang efektif untuk meningkatkan kompetensi profesional konselor SMA Negeri Kota pontianak. Dengan pendekatan studi kompetensi, pengembangan program pelatihan menggunakan model induktif. Model induktif ini digunakan berdasarkan pada kebutuhan pelatihan yang dilakukan pada studi pendahuluan. Populasi penelitian adalah seluruh konselor SMA Negeri Kota Pontianak yang berlatar belakang S1 Bimbingan dan Konseling. Melalui pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen, penelitian melakukan penilaian program dan hasil pelatihan dari instrumen kompetensi profesional konselor berupa angket, pedoman observasi dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan program pelatihan bimbingan dan konseling efektif untuk meningkatkan kompetensi profesional konselor SMA Negeri Kota Pontianak yang dilatihkan. Peningkatan kompetensi profesional konselor kelompok eksperimen lebih tinggi setelah diberikan penerapan program pelatihan bimbingan dan konseling secara signifikan daripada kelompok kontrol yang tidak mendapatkan treatment. Rekomendasi kepada konselor adalah untuk lebih meningkatkan aspek-aspek kompetensi profesional konselor yang diteliti perlu peningkatan. Kepada peneliti selanjutnya direkomendasikan untuk mengembangkan penelitian ini dengan metode yang berbeda dan lebih khusus pada aspek-aspek kompetensi profesional konselor.
DESAIN FURNITURE PADA LABORATORIUM PENDIDIKAN SENI RUPA Nursalim, Agus
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana membuat desain furniture yang memenuhi standard Antrophometry dan Ergonomy untuk Laboratorium Pendidikan Seni Rupa. Penelitian mengkaji tingkat kenyamanan furniture yang dipakai mahasiswa ketika sedang praktikum di studio. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengenai standard kenyamanan pembutan desain furniture yang akan digunakan mahasiswa sebagai perlengkapan praktikum pada laboratorium Pendidikan Seni. Bentuk Penelitian ini adalah penelitian diskriftif dengan metode kwalitatif. Temuan awal dalam penelitian ini adalah: dimensi ergonomics dan antropometrics mahasiswa pendidikan seni rupa memiliki nilai X(mean) masih dibawah standard International (rekomendasi: Dreyfuss dalam buku “:The Measure of Man” dengan standard deviasi 1.96 dengan persentil 2.5 dan persentil 97.5 masih dalam batas normal (Data Tabel 4.7 dan Tabel 4.8: dimensi antropomotrics mahasiswa Angkatan 20122013). Centre of grafity atau moment of grafity mahasiswa ketika praktikum dengan duduk bertumpu pada pantat dan daerah kerja normal pada rentang 72.4-87.5. Sedangkan mahasiswa yang melakukan praktikum dengan berdiri bertumpu pada kaki dengan angular motion dan siku bebas bergerak (SBB) pada rentang 183.92212.9 (data Tabel 4.2-Tabel 4.5:Data Ergonomi Mahasiswa Angkatan 2012-2013) sesuai dengan rekomendasi C.G. Drury dalam „Journal Apllied Ergonomics’. Vol.13, p.135. masih dalam tingkat nyaman. Hasil temuan ini kemudian digunakan sebagai pertimbangan awal dalam membuat desain Furniture pada studio Pendidikan Seni Rupa. Dengan demikian mahasiswa merasakan kenyamanan dalam melakukan praktikum di Studio Pendidikan Seni Rupa dengan menggunakan furniture yang ada. Untuk itu furniture harus didesain yang adjustable. Kenyamanan Furniture berpengaruh signifikan terhadap prestasi mahasiswa. Desain furniture yang dibuat Adjustable diantaranya etsel untuk melukis, Meja kerja studio dasar, Kursi kerja untuk melukis, meja putar pada studio keramik. Diharapkan dari hasil desain ini jika diproduksi dapat meningkatkan prestasi mahasiswa Pendidikan Seni.Kata kunci: desain, furniture, laboratorium, seni rupa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN CMAPTOOLS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN MEMPERTAHANKAN RETENSI SISWA Kurniawan, Agus
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v14i1.3209

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan kognitif dan daya tahan retensi siswa pada materi ajar listrik arus searah antara kelas yang menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan CmapTools dan kelas yang menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing tanpa bantuan CmapTools. Penelitian ini menggunakan desain penelitian randomized control group pretest-posttest design dengan pemberian posttest sebanyak tiga kali dalam selang waktu antara posttest selama tujuh hari (satu pekan). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X-2 dan X-3 di salah satu SMA Negeri di Kota Bandung dengan jumlah masing-masing 38 dan 36 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata gain yang dinormalisasi g pada kelas yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan CmapTools sebesar 0,68, sedangkan skor rata-rata gain yang dinormalisasi g pada kelas yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing tanpa bantuan CmapTools sebesar 0,54. Meskipun, kriteria gain yang dinormalisasi g untuk kedua kelas masuk pada kriteria sedang, namun berdasarkan uji beda rata-rata, pada taraf kepercayaan 95% (signifikansi 0,05) hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan CmapTools secara signifikan dapat lebih meningkatkan kemampuan kognitif siswa dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing tanpa bantuan CmapTools. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan CmapTools dapat lebih mempertahankan retensi siswa pada materi ajar listrik arus searah dibandingkan dengan penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing tanpa bantuan CmapTools.
PENINGKATAN KUALITAS KERJA MELALUI POLA PEMBINAAN (CAPACITY BUILDING) DOSEN MUDA PADA PROGRAM STUDI ADMINISTRASI PENDIDIKAN SPs UPI Satori, Djaman; Suryana, Asep
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v13i1.3476

Abstract

Ukuran kinerja dosen yang baik ditentukan oleh pencapaian setiap komponen dalam indikator akademik, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya sering ditemukan hal-hal yang memposisikan bahwa distribusi ketiga indikator tersebut tidak memenuhi standar yang ditetukan, apalagi ketika didasarkan kepada ukuran/alat dalam bentuk Beban Kinerja Dosen. Beberapa hal yang ingin diangkat dalam penelitian ini meliputi kemampuan dosen muda dalam pembelajaran, kehadiran dosen muda dalam proses pembelajaran, dan kesiapan dosen muda dalam meneruskan estapet pembinaan mata kuliah. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini meliputi hal-hal sebagai berikut:1) Bagaimana kemampuan dosen muda dalam proses pembelajaran di dalam kelas? 2) Bagaimana komitmen dan tanggungjawab dosen muda terhadap tugas pokok dan fungsi sebagai tenaga dosen? 3) Bagaimana pola-pola kadersisasi dilakukan dalam pengembangan keilmuan dan pengembangan profesi? Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kualitatif dengan menggungkan instrumen terbuka, wawancara, dan studi dokumentatif terhadap hasil-hasil kerja dosen. Hasil yang diperoleh meliputi; Pemahaman dan kemampuan dosen muda dalam menerjemahkan tugas dan tanggungjawabnya menjadi ukuran dosen muda untuk memperoleh kesempatan madiri dalam pembelajaran atau masih harus memperoleh bimbingan dari dosen senior/pembina. Dalam bidang akademik dibuktikan dengan proses pembelajaran dan bimbingan yang dilakukan di kelas, penelitian dibuktikan dengan karya ilmiah yang dihasilan, dan pengabdian masyarakat dibuktikan dengan bentuk-bentuk pengembangan yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, baik masyarakat umum maupun secara khusus masyarakat pendidikan.

Page 8 of 35 | Total Record : 346


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 25, No 2 (2025) Vol 25, No 1 (2025) Vol 23, No 1 (2023): Pendidikan Vol 22, No 3 (2022) Vol 22, No 2 (2022) Vol 22, No 1 (2022) Vol 21, No 3 (2021) Vol 21, No 2 (2021) Vol 21, No 1 (2021) Vol 20, No 3 (2020) Vol 20, No 2 (2020) Vol 20, No 1 (2020): MEDIA PEMBELAJARAN Vol 19, No 3 (2019): PERMASALAHAN PENDIDIKAN Vol 19, No 2 (2019): PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 2 (2018): KOMPETENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 2 (2018): KOMPETENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 15, No 3 (2015): STRATEGI DAN PEMBELAJARAN Vol 15, No 3 (2015): STRATEGI DAN PEMBELAJARAN Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL Vol 15, No 2 (2015): Penelitian Pendidikan Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 15, No 1 (2015): Penelitian Pendidikan Vol 14, No 2 (2014): PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER Vol 14, No 2 (2014): PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN More Issue