cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Rahyasih, Yayah
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v16i1.2484

Abstract

Paradigma kehidupan organisasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, terutama ditinjau dari persaingan global tentang peningkatan sumber daya. Hal tersebut disebabkan sumber daya manusia merupakan aset yang sangat berharga terlebih dalam dunia pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pengembangan SDM UPI pada periode 2000-2005 dan periode 2006-2010 melalui pendidikan dan pelatihan, peningkatan kualifikasi pendidikan, yang mendorong sumber daya manusia dapat bekerja secara profesional. Meski diakui masih terdapat beberapa hambatan seperti perkembangan karir tenaga akademik yang sangat lamban dari sisi jabatan akademik.Kata Kunci: pengembangan sumber daya manusia, pendidikan tinggi, dan manajemen sumber daya manusia.
PROGRAM PENELITIAN INOVASI PEMBELAJARAN Pembangunan “Knowledge Center” Manajemen Sekolah Untuk Meningkatkan Kemampuan Profesi Mahasiswa Kependidikan Triatna, Cepi; Sudarsyah, Asep
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v14i1.3210

Abstract

Masalah kualitas hasil belajar (perkuliahan) pada mata kuliah Pengelolaan Pendidikan (KD304) yang teridentifikasi dalam bentuk rendahnya penguasaan mahasiswa dalam kompetensi yang disyaratkan pada mata kuliah tersebut. Hal ini menyebabkan kurang termotivasinya mahasiswa sebagai calon pendidik untuk menjalani profesinya sebagai pendidik karena pemahaman mengenai bagaimana pendidikan harus dikelola tidak dipahami secara utuh (teori dan praktik), seolah-olah apa yang dipelajari tidak berkaitan dengan praktiknya di lembaga/instansi/satuan pendidikan. Analisis terhadap sebab permasalahan ini memunculkan pemahaman bahwa perkuliahan yang tidak memfasilitasi mahasiswa untuk memahami konsep secara utuh dan bagaimana implementasinya di lapangan mengakibatkan mahasiswa tidak menguasai secara utuh kompetensi mata kuliah Pengelolaan Pendidikan.Hal ini coba dipecahkan melalui pengembangan knowledge center manajemen pendidikanuk website yang berisi sejumlah pengetahuan teoritik dan praktik mengenai bagaimana pendidikan dan manajemen pendidikan. Produk inovasi ini dikembangkan dengan cara menganalisis kompetensi mata kuliah, pengembangan silabus mata kuliah, penyusunan desain perkuliahan, penyusunan bahan ajar perkuliahan, penyusunan knowledge center dalam bentuk website mata kuliah, dan aplikasi knowledge center. Produk ini dinilai sebagai sebuah inovasi yang diharapkan akan berkembang sebagai sumber belajar bagi mahasiswa dan para pendidik serta tenaga kependidikan dalam memahami manajemen pendidikan. Implementasi perkuliahan dengan menggunakan website dirasakan oleh 100% mahasiswa lebih membantu mahasiswa dalam menguasai berbagai konsep dan pengetahuan mengenai manajemen pendidikan.Knowledge center ini diintegrasikan kepada website jurusan untuk menjadi bagian dari kekayaan Jurusan Administrasi Pendidikan FIP UPI dan digunakan untuk semua dosen yang membina Mata Kuliah Pengelolaan Pendidikan.Adapun domain website adalah http://adpend.upi.edu/lopen. Implementasi selama tiga minggu sudah diakses oleh 664 mahsiswa. Ke depan, website ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber belajar tidak saja bagi mahasiswa UPI, tetapi semua mahasiswa kependidikan di Indonesia dan para praktisi di lapangan.
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI PERISTIWA ALAM Alawiyah, Iis; Sopandi, Wahyu
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v16i2.4241

Abstract

Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) merupakan model pembelajaran yang mengembangkan pemahaman konsep melalui investigasi masalah yang bermakna dan dapat menghasilkan suatu produk nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan sikap Ilmiah siswa SD pada materi peristiwa alam melalui implementasi model PjBL. Penelitian inimenggunakan metode eksperimen semu dengan desain Nonequivalent (Pre-Test and Post-Test) Kontrol-Group Design yang melibatkan seluruh siswa kelas V SDN 2 Cisomang Kecamatan Cikalongwetan Kab. Bandung Barat. Sampel penelitian terdiri dari kelas eksperimen berjumlah 28 siswa dan kelas kontrol berjumlah 27 siswa. Instrumen berupa skala sikap, pedoman observasi dan angket. Analisis penelitian menggunakan, N-Gain, dan uji inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan sikap ilmiah lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan kelas ekspositori dengan perbandingan di kelas eksperimen N-Gain 0,472 kategori sedang dan kelas N-Gain 0,283 kategori rendah.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL)PADA KONSEP JAMUR DI KELAS X Cahya, Cahya
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v17i2.8250

Abstract

Lembaga pendidikan formal dalam hal ini sekolah, memiliki peranan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional, dalam mencapai tujuan tersebut permasalahan yang sering terjadi adalah bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan,diantaranya mengenaipencapaian prestasi belajar yang diperoleh peserta didik.Begitu juga yang terjadi di SMA Pasundan 3 Bandung, Berdasarkan informasi dari guru mata pelajaran biologi sekitar 50% lebih,peserta didik mendapatkan nilai dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) pada materi jamur.Penulis untuk menjawab masalah tersebut, akan melakukan sebuah penelitian terhadappenerapan model Problem Based Learning(PBL) pada pelajaran Biologi materi jamur, dengan tujuan untuk mengetahui: 1) hasil belajar peserta didik sebelum diterapkannya penggunan Lembar Kerja Siswa(LKS) berbasis PBL; 2) sikap peserta didik terhadap proses pembelajaran menggunakan LKS berbasis PBL; 3) aktivitaspeserta didik selama proses pembelajaran dengan menggunakan LKS berbasis PBL; 4) penilaian dokumen RPP guru dalam penerapan LKS berbasis PBL; 5) pelaksanaan pembelajaran guru selama menggunakan LKS berbasis PBL; 6)hasil belajar peserta didik setelah diterapkannya LKS berbasis PBL. Penelitian ini menggunakan metodePre-Experimental Designs, pada rancangan penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebasnya adalah penerapan model pembelajaran LKS berbasis PBL dan variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Hasil belajar peserta didik sebelum mengikuti pembelajaran dengan menggunakan LKS yang berbasis PBL pada konsep materi jamur masih tergolong rendah, dengan nilai rata-rata di kelas eksperimen pada saat pretestyang hanya mencapai 34; 2) sikap yang dihasilkandari proses pembelajaran menggunakan LKS berbasis PBL dapat meningkatkan respon peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung; 3) pembelajaran dengan menggunakan LKS yang berbasis PBLdapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik yaitu mencapai nilai rata-rata sebesar 88 dengan kriteria sangat baik; 4) penilaian dokumen RPP guru dalam penerapan LKS berbasis PBLmendapatkan hasil yang memuaskan yaitu 94; 5) hasil aktivitas guru selama pembelajaran diperoleh nilai ratarata sebesar 94 yang termasuk kedalam kriteria sangat baik,sehingga pembelajaran PBL merupakan metode yang tepat dalam memenuhi peran dan aktivitas guru selama pembelajaran; 6) terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik setelah mendapatkan pembelajaran PBL pada konsep jamur,dengan nilai rata-ratapretest sebesar 34 dan nilai rata-rata post-test 89 dengan indeks N-gain sebesar 0,77% yang termaksud pada kategori tinggi. Perbedaan hasil pembelajaran tersebut juga ditunjukan pula oleh hasil analisis uji t dimana t hitung = 15,76 yang lebih besar dari pada ttabel = 2,01 pada taraf signifikan 1% atau α = 0,01. Maka pengetahuan awal pretestpeserta didik dan pengetahuan akhir post-testpeserta didik menunjukkan perbedaan yang signifikan (berbeda nyata).
PENGARUH E-SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI PENGGUNA APLIKASI PLN MOBILE Chesanti, Puspa Chairunnisa; Setyorini, Retno
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v18i1.11064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh e-service quality terhadap kepuasan pelanggan sebagai pengguna aplikasi PLN mobile. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian analisis deskriptif dan kausal. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode non-probability sampling jenis accidental sampling dengan jumlah responden diambil sebanyak 100 responden yang telah mengunduh aplikasi PLN mobile di playstore. Kemudian untuk pengolahan data untuk analisi regresi linier berganda menggunakan software SPSS versi 22. Berdasarkan hasil uji hipotesis secara keseluruhan menunjukkan bahwa e-service quality secara simultan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan sebagai pengguna aplikasi PLN mobile dengan nilai sebesar 15.450 lebih besar dari Ftabel yaitu 2,20 dan hasil pengujian hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa dimensi efficient and reliable, fulfillment, responsiveness dan ease of use memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Berdasarkan koefisien determinasi e-service quality berpengaruh sebesar 49,9% terhadap kepuasan pelanggan dan 50,1% sisanya dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
SISTEM PENGAJARAN LUAR SEKOLAH DAN EVALUASI PADA KELAS BIOLA DI ELFAS MUSIC SCHOOL (EMS) Utami, Sherly Marita
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v17i1.6639

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah mendeskripsikan sistem pengajaran dan evaluasi pada kelas biola di Elfas Music School. Manajemen pendidikan pendidikan luar sekolah dilakukan oleh pengelola yang memiliki kemampuan dasar, akademik, personal, dan sosial untuk melakukan kegiatan melalui orang lain dalam mencapai tujuan organisasi atau lembaga penyelenggara program pendidikan luar sekolah. Pada umumnya pendidikan luar sekolah sering dikritik oleh masyarakat terhadap output dan outcome yang dihasilkan, karena bagi masyarakat siswa yang mengikuti pendidikan luar sekolah memiliki kemampuan yang lebih. Pendidikan luar sekolah yang ada pada Elfas Music School adalah untuk mencetak siswa sebagai entertainment atau pemain solo. Elfas Music School memiliki kurikulum, sistem pengajaran, dan evaluasi yang dirancang berdasarkan tujuan pembelajaran di Elfas Music School sehingga dapat menghasilkan output dan outcome yang bisa diterima di masyarakat.
PENGARUH ALAT BANTU GOLF LEG CORRECTION STRAP TRANING AIDS TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN GOLF (Penelitian Pada Mahasiswa STKIP Pasundan Cimahi Mata Kuliah Pembelajaran Golf) Ishak, Muchamad
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagaimana pengaruh modifikasi alat bantu golf Leg Correction Strap Traning Aids terhadap hasil belajar keterampilan golf. Dengan menggunakan bentuk desain true eksperimental design berbentuk one group pretest-posttest design, penelitian ini melibatkan dua kelompok yang dipilih secara random. Kelompok pertama diberi perlakuan (x) sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kedua tidak diberi perlakuan sebagai kelompok kontrol (Sugiyono, 2010:112). Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa PJKR STKIP Pasundan Cimahi yang mengikuti perkuliahan golf pada semester 6 yang terdiri dari kelas A-L sejumlah 360 orang. Sampel yang diambil yaitu kelas B dan L yang masing-masing berjumlah 30 orang dengan menggunakan cluster sampling technique. Kelas B merupakan kelompok eksperimen sedangkan kelas L merupakan kelompok kontrol. Uji hipotesis dengan menggunakan uji paired sample Test yaitu hasil Uji Hipotesis kelompok eksprimen menghasilkan menghasilkan nilai t hitung sebesar 25,672 > nilai t tabel sebesar 2,0148 yang berarti Ho ditolak dan Hi diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Hasil Uji Hipotesis kelompok kontrol menghasilkan nilai t hitung sebesar 16,643 > nilai t tabel sebesar 2,0148 yang berarti Ho ditolak dan Hi diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Untuk melihat apakah terdapat perbedaan rata-rata pada kedua kelompok dengan menggunakan uji Independent T test dengan hasil peningkatan rata-rata kelompok eksperimen sebesar 31,5667 dan kelompok kontrol sebesar 16,6663 jika 31,5667 > 16,6663 maka Ho ditolak da Hi diterima yang berarti terdapat perbedaan peningkatan rata-rata pada kedua kelompok dan pembelajaran menggunakan alat bantu leg correction strap training aids memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap hasil belajar keterampilan golf.
KEMAMPUAN KOGNITIF DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN ILMU SOSIAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Basri, Hasan
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan kognitif adalah keterampilan berbasis otak yang diperlukan untuk melakukan tugas apapun dari yang sederhana hingga yang paling kompleks. Struktur kognitif yang ada pada seorang anak sangat cepat, seperti: mereka akan lebih cepat menangkap dan mengingat sesuatu yang nyata baginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang kemampuan kognitif dalam meningkatkan efektivtas pembelajaran ilmu sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang ditujukan pada pembelajaran Ilmu Sosial pada tingkat Sekolah Dasar. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik induktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peaget membagi perkembangan kognitif menjadi empat fase yaitu fase sensorimotor, fase pra-operasional, fase operasi beton, dan fase operasi formal. Strategi untuk setiap fase adalah dengan menggunakan tindakan dan instruksi yang tepat dari guru. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa teori kognitif Piaget telah menyumbangkan tema berkaitan dengan perkembanngan kognitif seseorang dan dapat menjadi acuan dalam meningatkan efektifitas pembelajaran Ilmu Sosial. Peneliti merekomendasikan pada penelitian selanjutnya untuk mengkaji tahap-tahap perkembangan kognitif yang mempengaruhi kegiatan belajar anak di sekolah maupun di rumah.
PEMAHAMAN GURU TERHADAP MUATAN LOKAL PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP (Studi Deskriptif pada SMP di Kabupaten OKU Timur) Handayani, Eka Rahayu; Kurniawan, Deni
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v16i3.4815

Abstract

Sebagai seorang yang profesional, guru perlu untuk memahami setiap mata pelajaran yang diajarkan kepada peserta didiknya, termasuk pada salah satu pelajaran yakni muatan lokal pendidikan lingkungan hidup. Pemahaman guru terhadap muatan lokal pendidikan lingkungan hidup diperlukan guna keberhasilan tujuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran dan informasi mengenai pemahaman guru terhadap muatan lokal pendidikan lingkungan hidup berkenaan dengan pengetahuan tentang hal-hal yang berkaitan dengan muatan lokal pendidikan lingkungan hidup di SMP Kabupaten OKU Timur. Metode penelitian yang digunakan yakni dengan pendekatan kuantitatif metode deskriptif. Populasi dan objek penelitian ini adalah guru muatan lokal pendidikan lingkungan hidup di Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten OKU Timur dengan teknik sampling jenuh sehingga keseluruhan populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara kepada guru muatan lokal pendidikan lingkungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap muatan lokal pendidikan lingkungan hidup dinyatakan dalam kategori “paham”, hal ini didasarkan pada hasil penyebaran angket yang dipersentasekan, meskipun pada kenyataannya instrumen wawancara sebagai data penunjang penelitian menyatakan bahwa guru kurang memperoleh informasi maupun pengetahuan baru mengenai muatan lokal pendidikan lingkungan hidup sehingga pemahaman guru kurang holistik dalam pencapaian tujuan muatan lokal pendidikan lingkungan hidup.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN SIKAP SISWA SMP Sarassanti, Yumi; Prabawanto, Sufyani; Cahya, Endang
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v17i3.9613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan sikap siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol tidak ekuivalen. Penelitian dilaksanakan pada salah satu SMP Negeri di Sambas Kalimantan Barat. Dalam penelitian ini dipilih dua kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas eksperimen yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran kontekstual dan kelas kontrol yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peningkatan kemampuan komunikasi matematis dengan menggunakan pembelajaran kontekstual lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional; 2) Peningkatan kemampuan komunikasi matematis dengan menggunakan pembelajaran kontekstual lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional ditinjau dari kemampuan awal matematis (Tinggi, Sedang, Rendah); 3) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis dengan menggunakan pembelajaran kontekstual ditinjau dari kemampuan awal matematis (Tinggi, Sedang, Rendah); dan 4) Sebagian besar siswa menunjukkan respon positif terhadap pembelajaran kontekstual.

Page 10 of 35 | Total Record : 346


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 25, No 2 (2025) Vol 25, No 1 (2025) Vol 23, No 1 (2023): Pendidikan Vol 22, No 3 (2022) Vol 22, No 2 (2022) Vol 22, No 1 (2022) Vol 21, No 3 (2021) Vol 21, No 2 (2021) Vol 21, No 1 (2021) Vol 20, No 3 (2020) Vol 20, No 2 (2020) Vol 20, No 1 (2020): MEDIA PEMBELAJARAN Vol 19, No 3 (2019): PERMASALAHAN PENDIDIKAN Vol 19, No 2 (2019): PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR Vol 19, No 1 (2019): STRATEGI PROSES BELAJAR MENGAJAR Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 2 (2018): KOMPETENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 2 (2018): KOMPETENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN Vol 18, No 1 (2018): MUTU PENDIDIKAN Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 17, No 3 (2017): MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN Vol 17, No 2 (2017): BAHASA, BUDAYA DAN PEMBELAJARAN Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK Vol 17, No 1 (2017): PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 16, No 3 (2016): KREATIFITAS DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 16, No 1 (2016): PENGEMBANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 15, No 3 (2015): STRATEGI DAN PEMBELAJARAN Vol 15, No 3 (2015): STRATEGI DAN PEMBELAJARAN Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL Vol 15, No 2 (2015): PENGEMBANGAN MODEL Vol 15, No 2 (2015): Penelitian Pendidikan Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 15, No 1 (2015): Penelitian Pendidikan Vol 14, No 2 (2014): PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER Vol 14, No 2 (2014): PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 14, No 1 (2014): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 2 (2013): APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN Vol 13, No 1 (2013): MODEL PEMBELAJARAN More Issue