cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
GEA, Jurnal Pendidikan Geografi
ISSN : 14120313     EISSN : 25497529     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Geografi Gea is the information media academics and researchers who have attention to developing the educational disciplines and disciplines of Geography Education in Indonesia. GEA taken from the Greek Ghea means "God of Earth." Jurnal Geografi Gea provides a way for students, lectures, and other researchers to contribute to the scientific development of Geography Education. GEA received numerous research articles in the field of Geography Education Science and Geography.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 2 (2018)" : 10 Documents clear
KEBERADAAN LEMBAGA ADAT KEUJRUEN BLANG DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI PADI PETANI MANGGENG ACEH BARAT DAYA Aziz, Daska
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v18i2.10437

Abstract

Dalam upaya meningkatan hasil pertanian padi disuatu daerah diperlukan pemimpin yang dapat memahami, mengatur dan menjalankan kearifan lokal adat pertanian. Komunitas petani di Aceh berhimpun dalam Lembaga Adat Keujruen Blang. Keujreun blang merupakan Lembaga adat yang cukup strategis dan mempunyai peran dan fungsi yang sangat besar khususnya dalam meningkatkan produksi hasil pertanian sawah. Keberadaan keujruen blang dapat membantu masyarakat tani dalam meningkatkan hasil pertanian padi untuk lebih maksimal. Rumusan masalah, apakah keberadaan Lembaga adat Keujruen blang dapat meningkatkan hasil pertanian padi petani Manggeng Aceh Barat Daya?. Kajian dilakukan pada tahun 2016 terhadap 54 responden petani dan 17 responden Keujruen blang. Pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan observasi mendalam. Pengolahan data mengggunakan skala likert dan persentase terhadap jawaban responden untuk mengetahui keberadaan Lembaga adat Keujruen blang dalam meningkatkan hasil pertanian padi petani Manggeng. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar (85,5%) jawaban responden positif terhadap keberadaan Lembaga adat Keujruen blang dapat meningkatan produksi hasil pertanian padi petani Manggeng dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pertani dan ketahanan pangan dimasa datang.
PENGEMBANGAN KAWASAN SITU GEDE SEBAGAI OBJEK WISATA ANDALAN KOTA TASIKMALAYA Ridwana, Riki; Maryani, Enok; Nandi, Nandi
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v18i2.11735

Abstract

Kawasan Situ Gede memiliki peluang untuk memberikan keuntungan bagi Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh kawasan Situ Gede dengan sampel wilayah Kelurahan Linggajaya dan Kelurahan Mangkubumi Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Sampel terdiri dari 81 orang penduduk, 100 orang wisatawan, dan 7 orang pengelola pariwisata. Teknik analisis data menggunakan persentase, pengharkatan dan pembobotan, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan Situ Gede memiliki potensi atraksi wisata yang tinggi, Sedangkan pada ketersediaan sarana dan prasarana wisata rendah. Lalu, tingkat aksesibilitas sedang. Peneliti merekomendasikan untuk memperbaiki kualitas aksesibilitas dan meningkatkan fasilitas wisata yang terdiri dari sarana informasi dan keamanan.
KESIAPAN MASYARAKAT DESA WISATA DI KAMPUNG SENI & BUDAYA JELEKONG KABUPATEN BANDUNG Nurazizah, Ghoitsa Rohmah; Darsiharjo, Darsiharjo
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v18i2.13524

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjajagi kesiapan masyarakat lokal terhadap pengembangan desa wisata di Kampung Seni Budaya Jelekong, Kabupaten Bandung. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat lokal Desa Jelekong. Data diperoleh dari penyebaran closed-end kuesioner dan observasi lapangan. Analisis dilakukan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa masyarakat telah siap secara psikologis (skor 4.16, setuju) dilihat dari pemahaman prinsip-prinsip keberlanjutan pembangunan yang harus diterapkan dalam pelaksanaan desa wisata. Jika dilihat dari aspek kesiapan sosial, keberadaan aktivitas wisata telah membangun sikap positif, proaktif, inovatif dan kreatif masyarakat desa (4.36, sangat setuju). Masyarakat menolak bahwa aktivitas wisata telah menciptakan dampak sosial yang negatif bagi perilaku masyarakat (1.81,tidak setuju). Dilihat dari sisi  dukungan pemerintah, penyuluhan dan pelatihan telah diberikan oleh pemerintah maupun Lembaga Swayada Masyarakat (LSM) dalam meningkatan keterampilan masyarakat dan kebijakan desa juga telah mendukung pengembangan desa wisata (3.93, tinggi). Sedangkan dilihat dari sisi kelembagaan, desa Jelekong potensial untuk dikembangkan karena sudah memiliki Kompepar.
CONSTRAINTS IMPLEMENTATION OF GEOGRAPHY LEARNING PROCESS BASED ON CURRICULUM 2013 AT SENIOR HIGH SCHOOL (CASE STUDY IN BACKWARD REGIONS OF LEBAK REGENCY, BANTEN PROVINCE) Rahmatia, Rahmatia
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v18i2.12882

Abstract

One part of the territory of the Republic of Indonesia that has been difficult to carry out the education process in accordance with the Standards of the Learning Process based on the 2013 curriculum, especially in backward regions of Lebak Regency, Banten. The condition of backward regions which still has obstacles to accessing and organizing education based on the 2013 Curriculum. Thus, the successful implementation of the 2013 Curriculum in backward regions would be a challenge to implement it appropriately and in accordance with established standards. This study aims to determine constraints implementation of geography learning process based on Curriculum 2013 at senior high school. This research uses qualitative approach with descriptive method. The principal participants in this study were Geography teachers at Senior High School who have implemented the Curriculum 2013 in backward region of Lebak Regency, Banten. Meanwhile, the participants of the base are learners and academic supervision. The research instruments are observation, interview, and document review.
MEMBENTUK KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DENGAN PENDIDIKAN Masruroh, Masruroh
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v18i2.13461

Abstract

Persoalan lingkungan merupakan persoalan yang sampai saat ini belum banyak solusi di negeri ini. Lingkungan  yang selalu menjadi isu besar di hampir seluruh wilayah perkotaan. Ini masih menjadi pekerjaan besar bagi semua masyaraka tIndonesia. Untuk menumbuhkan Karakter peduli lingkungan yang berperan besar bagi kesejahteraan dan kesinambungan hidup masyarakat. maka harus dibangun kesadaran bagi setiap individu. Salah satunya melalui pendidikan. Pendidikan merupakan sarana pendewasaan diri. Rendahnya pemahaman dan keterampilan menjaga kelestarian lingkungan hidup, menjadikan masyarakat rentan bertindak untuk tidak memperhatikan kelestarian lingkungan tempat tinggal. Pendidikan Lingkungan wajib diberikan oleh seluruh komponen masyarakat. Pendidikan lingkungan perlu diajarkan dari dini agar membentuk kesadaran peduli pada lingkungan.
KELEMAHAN DAN KEUNGULAN IMPLEMENTASI AUTHENTIC ASSESMENT DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI Mustikarani, Wini; Ruhimat, Mamat
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v18i2.13526

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan pengertian, jenis serta kelemahan dan keunggulan dari Authentic Assesment Dalam Pembelajaran Geografi. Metode penulisan yang digunakan studi kepustakaan (library research)dari sumber dan hasil penelitian yang relevan. Authentik Assesment merupakan suatu proses evaluasi yang melibatkan berbagai bentuk pengukuran berupa produk-produk dan kinerja yang mencerminkan pembelajaran siswa, pencapaian, prestasi, motivasi dan sikap peserta didik pada aktivitas yang relevan dalam pembelajaran geografi di kelas. Jenis dari Authentik Assesment meliputi Assesment Kinerja, Fortopolio, dan Diri siswa. Kelebihan Authentik Assesment meliputi Guru mampu mengetahui kelebihan dan kelemahan dari siswa dalam pemahaman lithosfer, dapat menggambarkan pencapaian seorang siswa, meningkatkan proses belajar mengajar, siswa lebih jelas mengetahui kewajiban-kewajiban untuk menguasai tugas-tugas. Kelemahan dari Authentic Assesment : biaya asesmen otentik lebih banyak dibanding tes-tes standar, menuntut untuk mengembangkan pendidikan dan profesionalitas, tidak dapat memperlihatkan trend-trend jangka panjang seperti tes-tes standar, memiliki bias di pihak penilai dan waktu yang diperlukan dalam proses pemahaman materi lithosfer cenderung lebih banyak.
DEBIT SEDIMEN MELAYANG DI SUNGAI KOMERING, KAYU AGUNG Muizzaddin, Muizzaddin
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v18i2.10567

Abstract

Sedimen melayang  merupakan sedimen yang bergerak melayang di atas permukaan dasar sungai. Besarnya sedimen melayang pada suatu daerah dapat digunakan sebagai tolak ukur besarnya sedimentasi pada daerah tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan ukuran butir sedimen, konsentrasi sedimen dan debit sedimen melayang.Penelitian ini dilaksanakan di tiga lokasi dengan dua puluh tujuh titik pengambilan sampel. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan mengunakan metode pengayakan, ukuran butir yang dominan diantara (0,25mm-0,125mm) dengan fraksi pasir halus. Untuk nilai rata-rata konsentrasi sedimen, terbesar pada posisi tengah sebesar 183.03 mg/l dan terkecil pada posisi kiri sebesar 83,50 mg/l. Debit sedimen melayang terbesar terdapat pada lokasi 2 di posisi tengah sebesar 1802,73 ton/ hari dan nilai terkecil dilokasi 2 pada posisi kiri sebesar 238,74 ton/hari.
EVALUASI RUTE TRANSPORTASI ANGKUTAN KOTA DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Fadhillah, Ghina; Jupri, Jupri; Somantri, Lili
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v18i2.13547

Abstract

Kota Bogor memiliki 23 rute dan 3.406 angkutan kota. Namun, masih adanya rute yang mengalami overlap sehingga mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi rute angkutan kota, menganalisis faktor yang mempengaruhi pemilihan rute dan memberikan rekomendasi rute angkutan kota di Kota Bogor. Metode penelitian yakni deskriptif. Sampel penelitian 86 supir dan 29 penumpang. Teknik analisis yang digunakan analisis indeks konektivitas, presentase dan analisis jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rute angkutan kota di Kota Bogor memiliki jaringan sirkuit, faktor yang paling berpengaruh pemilihan rute bagi supir yaitu biaya dan pendapatan. Bagi penumpang, pemilihan rute dipengaruhi oleh tarif, keamanan, kenyamanan, ketepatan waktu. Penelitian ini merekomendasikan empat rute paling efektif untuk angkutan kota 01, angkutan kota 03, angkutan kota 08, dan angkutan kota 15.
ZONASI RAWAN LONGSOR DI DESA PAGERHARJO KECAMATAN SAMIGALUH KABUPATEN KULONPROGO YOGYAKARTA Fitrianingrum, Meita Eka
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v18i2.8481

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan contoh dari banyak daerah rawan terhadap longsor khususnya Kabupaten Kulonprogo yang merupakan bagian dari Perbukitan Menoreh. Desakan akan kebutuhan lahan untuk penghidupan menyebabkan masyarakat memanfaatkan lahan perbukitan yang rawan terhadap longsor sebagai lahan pertanian dan perkebunan. Salah satu daerah yang rawan terhadap longsor adalah Desa Pagerharjo dengan tipe longsor (slide) yang paling umum terjadi. Berdasarkan kejadian longsor yang hampir setiap tahun terjadi di Desa Pagerharjo, maka perlu dilakukan pemetaan kerawanan bencana longsor dan pola ruang di lokasi penelitian. Tujuan penelitian ini adalah memetakan persebaran daerah rawan longsor dan mengevaluasi pola ruang berdasarkan kerawanan longsor di Desa Pagerharjo. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis peta daerah rawan longsor dilakukan dengan menggunakan SIG dengan software ArcGIS 10.1. Variabel yang digunakan sebagai penentu kelas rawan longsor yang terbagi dalam aspek geologi, aspek topografi, aspek tanah, aspek iklim, aspek vegetasi, dan aspek manusia. Klasifikasi tingkat rawan bencana longsor dibedakan menjadi tidak rawan, agak rawan, cukup rawan, rawan, dan sangat rawan. Hasil penelitian diketahui bahwa Desa Pagerharjo memiliki 3 kelas kerawanan tanah longsor, yakni agak rawan dengan luas wilayah 62,10 ha (5,81%) meliputi 4 dusun di Desa Pagerharjo, rawan dengan luas 662,84 ha (61,98%) meliputi 17 dusun, dan sangat rawan dengan luas wilayah 344,58 ha (32,22%) yang meliputi 10 dusun. Hasil evaluasi pola ruang menunjukkan sebagian besar kawasan permukiman terletak pada lokasi rawan dan sangat rawan sehingga perlu adanya relokasi pada permukiman yang berada di bawah lereng maupun tebing serta adanya upaya mitigasi bencana pada RTRW untuk meningkatkan perlindungan terhadap kawasan dari ancaman bencana longsor.
SAMPUL DAN DAFTAR ISI JURNAL GEA VOLUME 18 NOMOR 2 OKTOBER 2018 GEA, JURNAL
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Silahkan unduh file berikut untuk melihat sampul dan daftar isi pada edisi tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 10