cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
GEA, Jurnal Pendidikan Geografi
ISSN : 14120313     EISSN : 25497529     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Geografi Gea is the information media academics and researchers who have attention to developing the educational disciplines and disciplines of Geography Education in Indonesia. GEA taken from the Greek Ghea means "God of Earth." Jurnal Geografi Gea provides a way for students, lectures, and other researchers to contribute to the scientific development of Geography Education. GEA received numerous research articles in the field of Geography Education Science and Geography.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2008)" : 10 Documents clear
SERTIFIKASI KAWASAN WISATA UNTUK PERLINDUNGAN BUDAYA DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP (Kebutuhan Mendesak dalam Menyongsong Tahun Kunjungan Wisata Nusantara) Yani, Ahmad
Jurnal Gea Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Rizki Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pariwisata pada umumnya dijadikan unggulan bagi Penerimaan Asli Daerah pemerintah daerah. Sektor ini diandalkan karena dapat memacu sektor lainnya, seperti peningkatan bisnis transportasi, hotel, restoran, hiburan, per-bankan, dan peningkatan permintaan terhadap hasil pertanian, peternakan, serta perikanan. Namun demikian, seiring dengan tingginya tingkat persaingan antar daerah, pengembangan objek dan kawasan wisata tidak mengenal istilah daya dukung dan daya lenting lingkungan hidup sehingga keadaannya menjadi rusak dan secara perlahan tidak lagi diminati wisatawan. Salah satu solusi untuk memantau dan meningkatkan motivasi dalam pengelola objek dan kawasan wisata, dipandang perlu adanya sistem sertifikasi kawasan wisata sebagai bentuk jaminan pelayanan kepada konsumen. Kata kunci: sertifikasi, perlindungan, tahun kunjungan
PENGEMBANGAN EKOWISATA SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PEMBERDAYAAN SOSIAL, BUDAYA DAN EKONOMI DI MASYARAKAT Susilawati, Susilawati
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v8i1.1690

Abstract

Pembangunan pariwisata memiliki nilai dan keuntungan yang signifikan bagi kemajuan sektor lainnya. Namun demikian, membangun pariwisata mengharuskan banyak aktivitas yang dapat membawa dampak negatif bagi lingkungan. Untuk meminimalisasi risiko atau dampak negatif pembangunan industri pariwisata maka pembangunan pariwisata perlu dikembangkan sesuai keunikan dan kondisi wilayah yang ada. Konsep pengembangan pariwisata yang didasarkan pada keunikan dan kondisi wilayah dapat dikembangkan dengan mengimplementasikan pembangunan pariwisata ekologi (ecotourism) atau pembangunan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism development) dalam bentuk ekowisata. Penerapan pembangunan pariwisata yang ramah lingkungan dan disesuaikan dengan keunikan dan kondisi setempat, keberhasilannya dapat diukur melalui proses sosial-budaya yang berkelanjutan dan melibatkan jati diri masyarakat setempat; siklus sumberdaya alam dan lingkungan yang berkelanjutan; serta proses ekonomi yang dapat memberikan keuntungan secara berkelanjutan. Jika pendekatan ekowisata diterapkan dengan baik maka industri pariwisata berpotensi untuk memberikan dampak positif yang menguntungkan bagi lingkungan melalui upaya-upaya perlindungan dan konservasi lingkungan dimana pariwisata dapat merupakan sumber untuk membiayai upaya perlindungan sumberdaya lingkungan dan meningkatkan nilai ekonomi sumberdaya/lingkungan, sekaligus pemberdayaannya dalam bidang sosial dan budaya masyarakat yang ada di sekitarnya. Kata kunci: ekowisata, pemberdayaan, sosial, kultural dan ekonomis.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK PARIWISATA Jupri, Jupri
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v8i1.1686

Abstract

Perkembangan pariwisata di Indonesia pada akhir-akhir ini berjalan sangat pesat. Hal ini sejalan dengan usaha pemerintah Indonesia untuk mengembangkan pariwisata di Indonesia dengan sebanyak mungkin menarik wisatawan mancanegara yang dapat menjadi sumber devisa di Indonesia. Untuk itu, berbagai kawasan wisata telah dikembangkan dengan cara membenahi objek-objek wisata dan sarana yang diperlukan. Pengembangan kawasan wisata di samping ditentukan oleh adanya objek wisata yang menarik dan unik juga diperlukan data mengenai sumberdaya alam di sekitarnya untuk pengembangan prasarana (hotel, jalan dan sebagainya) dan kebutuhan hidup sehari-hari para wisatawan seperti bahan makanan (sayur-mayur, daging, dan lain-lain) serta fasilitas-fasilitas lain (bank, pos, telepon dan sebagainya). Survei tanah, di samping dapat memberikan data-data yang diperlukan untuk pengembangan pertanian diharapkan pula dapat memberi gambaran secara umum tentang sumberdaya alam yang berkaitan dengan pariwisata. Kata kunci: Evaluasi kesesuaian lahan, pariwisata.
PENGEMBANGAN WISATA TERPADU BERDASARKAN DAYA TARIK KAWASAN KONSERVASI DI KECAMATAN CIMENYAN Kastolani, Wanjat
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v8i1.1691

Abstract

Wisata yang berada pada kawasan konservasi merupakan sumberdaya yang potensial. Melalui pengembangan wisata kawasan konservasi akan didapatkan nilai daya tarik tersendiri, namun sebagai kawasan konservasi yang memiliki peran sebagai daerah resapan air sehingga apabila terjadi pengembangan akan merusak fungsi tersebut. Dari hal tersebut bagaimanakah upaya pengembangan daya tarik wisata kawasan konservasi wilayah Bandung Utara secara menyeluruh tanpa mengurangi fungsi sebagai kawasan konservasi? Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan berbagai dasar pertimbangan mengenai konsep dan kriteria pengembangan kawasan pariwisata serta pemanfaatan objek-objek wisata yang ada secara optimal. Dengan menggunakan Skalogram Guttman yang mengacu pada faktor penentu daya tarik yaitu (a) tingkat kemudahan pencapaian (b) tingkat kelengkapan jenis fasilitas wisata (c) tingkat pengelolaan potensi wisata (d) tingkat keanekaragaman aktivitas sehingga diperoleh hasil penilaian tiap faktor penentu daya tarik. Simpulan dari hasil identifikasi berdasarkan daya tarik wisata yaitu diperlukannya upaya pengembangan pada faktor-faktor penentu daya tarik wisata, sehingga didapatkan pemilihan lokasi wisata untuk pengembangan pada faktor-faktor penentu daya tarik wisata, sehingga didapatkan pemilihan lokasi wisata untuk pengembangan obyek wisata pada lima lokasi wisata yang ada di Kecamatan Cimenyan yaitu lokasi wisata Curug Hampa, Caringin Tilu, Oray Tapa, Kolam Renang Nuansa Alam, dan Taman THR Djuanda. Adapun konsep yang diajukan untuk pengembangan wisata berbasis konservasi adalah penerapan konsep pariwisata berbasis biaya murah. Hal ini dilakukan untuk menarik wisatawan untuk datang berkunjung tanpa mengeluarkan biaya yang besar tetapi tetap dapat melakukan aktivitas wisata yang menarik. Selain itu, agar pemanfaatan objek-objek wisata yang ada di wilayah pengembangan wisata Cimenyan dapat dilakukan secara optimal menjadi suatu daerah tujuan wisata yang menarik untuk dikunjungi tanpa merusak fungsi konservasi. Kata kunci: pengembangan wisata, daya tarik, kawasan konservasi
KAWASAN ANYER SEBAGAI DAERAH PARIWISATA UTAMA DI PROVINSI BANTEN Sungkawa, Dadang
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v8i1.1687

Abstract

Berbicara pariwisata di Kawasan Anyer adalah suatu hal yang menarik dalam menyongsong tahun 2008 sebagai tahun kunjungan pariwisata Indonesia, sebab Kawasan Anyer memiliki letak yang strategis di Kawasan Selat Sunda yang mudah dicapai dari wilayah Banten, Jakarta, dan Jawa Barat. Sejak zaman Belanda, Anyer sudah dikenal memiliki letak yang baik, karena pantainya yang panjang menghadap Selat Sunda karena alasan itulah Gubernur Jenderal Daendels (tahun 1811) membuat jalan raya Pos dimulai dari Anyer sampai Panarukan sepanjang kurang lebih 1000 km. Kini peranan Anyer sebagai kawasan pariwisata menjadi semakin penting setelah Banten menjadi sebuah provinsi, dan tidak menutup kemungkinan Anyer akan menjadi tujuan wisata penting apabila pengelolaannya ditangani dan ditata dengan baik oleh pemerintah daerah, khususnya Dinas Pariwisata Daerah. Kata kunci : Kawasan Anyer, Daerah Pariwisata.
POTENSI PARIWISATA BERBASIS AGROTECHNOPARK (ATP) DI JAWA BARAT SELATAN (Studi Pariwisata di Kolaberes, Cianjur Selatan) Waspada, Ikaputera
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v8i1.1692

Abstract

Industri pariwisata adalah masalah pembangunan. Masalah pembangunan merupakan masalah yang tidak hanya dihadapi negara-negara berkembang (development countries). Pembangunan mengandung arti sebagai Pertama, pembangunan ekonomi sebagai suatu proses berarti perubahan terus menerus yang didalamnya telah mengandung unsur-unsur kekuatan sendiri untuk investasi baru. Kedua, usaha untuk meningkatkan pendapatan per kapita. Ketiga, kenaikan pendapatan per kapita harus berlangsung dalam jangka panjang. Pariwisata dikembangkan mampu membuka isolasi keterbelakangan daerah dan meminimalkan kemiskinan. Untuk itu hasil penelitian potensi pariwisata berbasis agrotechnopark di Jawa Barat Selatan dengan studi potensi lokal pariwisata di kolaberes, Cianjur Selatan mampu memperbaiki kesejahteraan masyarakat. Cianjur Selatan sebagai salah satu daerah terbelakang yang ditinggalkan pengusaha perkebunan teh perlu dibangun dengan meningkatkan pariwisata berbasis agrotechnopark (ATP). Upaya ini sebagai konsekuensi pengembangan potensi lokal dengan ketepatan teknologi yang digunakan masyarakat dengan keunggulan lokal, sehingga masyarakat meraih kesejahteraan. Kata Kunci : Pariwisata dan Agrotechnopark
OTONOMI DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PAWIWISATA Nur, Djakaria M
Jurnal Gea Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Rizki Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor pembangunan yang perlu mendapat perhatian dari kita semua khususnya dari pemerintah, selain sektor-sektor lainnya. Sektor pariwisata menjadi penting karena selain dapat meningkatkan pendapatan asli daerah, juga dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat baik masyarakat setempat maupun masyarakat yang terlibat dalam kegiatan wisatawan sehingga tingkat pendapatan masyarakat tersebut dapat meningkat dan dapat memicu pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam era otonomi daerah yang saat ini sudah digulirkan dan sudah berjalan di seluruh wilayah Indonesia diharapkan sektor pariwisata ini dapat berkembang sesuai dengan harapan. Dengan otonomi daerah, pemerintah daerah diberi kewenangan untuk melaksanakan pembangunan di daerahnya masing-masing dari mulai perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang untuk berbagai kepentingan termasuk untuk pengembangan pariwisata. Kata kunci: otonomi daerah, pariwisata.
SARANA AKOMODASI SEBAGAI PENUNJANG KEPARIWISATAAN DI JAWA BARAT Eridiana, Wahyu
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v8i1.1693

Abstract

Jawa Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan obyek wisata cukup banyak dan beragam; obyek wisata alam, wisata budaya dan wisata belanja terdapat di provinsi ini. Pada hari-hari libur menjadi fenomena sosial tersendiri, kendaraan pribadi, bus-bus wisata dari luar maupun dari dalam provinsi memadati obyek-obyek wisata di berbagai tempat. Demikian pula wisatawan yang memanfaatkan fasilitas akomodasi (hotel dan penginapan) menjadi lebih ramai bersamaan dengan suasana liburan tersebut. Pada tahun 2005 wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara yang memanfaatkan jasa akomodasi di Jawa Barat sebesar 7.237.059 orang dan dapat dilayani oleh 1.278 usaha akomodasi. Rata-rata tingkat hunian kamar yaitu sebesar 37%-nya untuk hotel berbintang dan 32% nya untuk jasa akomodasi lainnya. Tamu mancanegara sebagian besar menginap di hotel-hotel berbintang dan mereka rata-rata menginap selama 3 hari, sedangkan tamu nusantara (domestik) sebagian besar menginap di jasa akomodasi lainnya dan lama menginap rata-rata 1,3 hari. Seluruh wisatawan tersebut sampai saat ini dapat dilayani oleh fasilitas akomodasi yang ada. Kata kunci: sarana akomodasi, kepariwisataan.
PARIWISATA DAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA Nandi, Nandi
Jurnal Gea Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Rizki Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor andalan pemerintah Indonesia untuk menghasilkan devisa negara, oleh karena itu pemanfaatan, pengembangan, pengelolaan dan pembiayaan kawasan wisata harus mendapat perhatian yang serius dari pemerintah dengan melibatkan peran lembaga-lembaga pemerintah, stakeholder yang terkait serta partisipasi seluruh lapisan masyarakat dalam berbagai kebijakan dan program yang akan diambil. Dalam makalah ini pembahasan mengenai kawasan wisata lebih difokuskan pada penguraian konsep dan praktik good governance, proses dan prosedur kelembagaan, pembiayaan pembangunan untuk pengembangan sektor pariwisata yang dikaitkan dengan pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) di bidang kepariwisataan. Kajian terhadap pengembangan kawasan wisata di Indonesia berdasarkan pada kajian pustaka yang berkaitan dengan permasalahan-permasalahan yang timbul dari pengembangan kawasan wisata merupakan materi yang akan dibahas dalam makalah ini. Kata Kunci: Pengembangan Pariwisata, Pendidikan Kepariwisataan, Sumberdaya Manusia
COVER AND LIST OF CONTENTS GEA, JURNAL
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v8i1.12158

Abstract

Please download the file below to see cover and list of contents.

Page 1 of 1 | Total Record : 10