cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Mechanical Engineering Education (Jurnal Pendidikan Teknik Mesin)
ISSN : 23564997     EISSN : 27154734     DOI : -
Journal of Mechaninal Engineering Education merupakan jurnal yang mendeseminasikan hasil penelitian dalam bidang pendidikan teknik mesin (vocational education in mechanical engineering). Terbit tiap bulan Juni dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2017): Juni" : 21 Documents clear
Ketersediaan Sarana dan Prasarana Praktik pada Mata Pelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan Yusro, Yusro; Sumarna, Nana; Noor, Ridwan AM
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersedian sarana dan prasarana praktik pada mata pelajaran pemeliharaan mesin kendaraan ringan di SMK Negeri 6 Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan instrumen observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik kendaran ringan memiliki rasio perbandingan antara luas ruangan dengan jumlah siswa yang paling kecil diantara kompetensi keahlian yang lainnya. Tingkat ketersedian area kerja mesin sebesar 55%, area kerja kelistrikan sebesar 36%, area kerja chasis sebesar 39%, Ruang penyimpanan peralatan dan bahan sebesar 121%, ruang instruktur sebesar 84% sehingga dikategorikan kurang layak karena hanya area yang sudah memenuhi standar. Tingkat ketersedian sarana praktik sebesar 91 % sehingga dikategorikan sangat layak. Rasio jumlah alat praktik yang tersedia dengan jumlah siswa pada mata pelajaran pemeliharaan mesin kendaraan ringan di SMK Negeri 6 Bandung sebesar 56% sehingga dikategorikan kurang layak.
Pencapaian Kompetensi Siswa SMK dalam Praktik Bekerja dengan Mesin Bubut Syah, Igar U; Sumirat, Uum; Purnawan, Purnawan
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7443

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran pencapaian kompetensi siswa SMK dalam praktik bekerja dengan mesin bubut. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Sampel yang digunakan adalah siswa Teknik Pemesinan di SMK Negeri  Bandung sebanyak 39 orang dari 132 orang ditentukan dengan random samplingkompetensi, siswa, mesin bubut, pemesinan. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi bekerja dengan mesin bubut siswa teknik pemesinan sebanyak 53% dinyatakan belum kompeten, 41% dinyatakan kompeten dengan kategori C, 6% dinyatakan kompeten dengan kategori B, dan tidak ada yang mencapai kompeten dengan kategori A. Sementara kompetensi siswa dalam praktik bekerja dengan mesin bubut dilihat dari pencapaian tiap komponen penilaian didapat  pada komponen persiapan hanya sebesar 59%, komponen proses sebesar 82%, komponen hasil sebesar 72%, komponen sikap kerja sebesar 76%, dan komponen waktu kerja sebesar 21%. Siswa lulusan SMK hanya bisa dikatakan siap latih belum mencapai siap kerja, artinya lulusan tersebut perlu dilatih lagi untuk dapat masuk bekerja di industri.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together terhadap Hasil Belajar Siswa SMK Syakuro, Abdan; Supriawan, Dedi; Permana, Enda
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7434

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan gambaran dan perbedaan peningkatan hasil belajar siswa antara yang menerapkan model pembelajaran langsung dengan yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together pada mata pelajaran mekanika teknik dan elemen mesin. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan peningkatan hasil belajar siswa yang lebih baik pada kelas yang menerapkan model pembelajaran numbered heads together dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,80 yang termasuk pada kategori tinggi, sedangkan kelas yang menerapkan model pembelajaran langsung (kelas kontrol) nilai rata-rata N-Gain mencapai 0,73 yang termasuk pada kategori tinggi.
Penerapan Modul dan Wall Chart untuk Meningkatkan Kompetensi Sistem Kopling Kamal, Musthafa; Wiharna, Ono; Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7448

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa serta peningkatan hasil belajarnya, setelah menggunakan bahan ajar modul dan bahan ajar wall chart pada kompetensi sistem kopling. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen true experimental design dengan desain pre-test posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri Bantarkalong Tasikmalaya teknik kendaraan ringan yang berjumlah 4 kelas sebanyak 125 orang. Sampel penelitian dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen yang menggunakan bahan ajar modul dan kelas kontrol yang menggunakan bahan ajar wall chart. Instrumen yang digunakan pre test yang dilaksanakan sebelum siswa melaksanakan proses pembelajaran dan post test setelah siswa melaksanakan proses pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada skor post test setelah menggunakan bahan ajar modul sebesar 75,39 dan rata-rata hasil belajar pada skor post testsiswa setelah menggunakan bahan ajar wall charts ebesar 72,14. Peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan bahan ajar modul sebesar 57%  dan peningkatan hasil belajar menggunakan bahan ajar wall chart sebesar 49%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar modul berada pada kategori sedang dengan peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang juga; (2) Rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan bahan ajar wall chart berada pada kategori rendah, dengan peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang.
Penerapan Model Pembelajaran Levels of Inquiry untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK Sulistiawan, Febri; Sumardi, Kamin; Berman, Ega T
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar siswa SMK pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor setelah diterapkan model pembelajaran levels of inquiry. Model pembelajaran levels of inquiry 5 tahapan yaitu discovery learning, interactive demonstration, inquiry lessons, inquiry labs, dan hypothectical inquiry. Adanya tahapan tersebut membuat siswa mengembangkan kemampuan memecahkan masalah dengan cara berfikir kritis analisis-argumentatif, kreatif, dan madiri sehingga siswa diberikan kebebasan dalam menyusun dan merekontruksi sendiri informasi yang telah diperoleh. Penelitian dilakukan pada salah satu SMK Negeri di Kota Cimahi pada kelas XI TPTU B dengan menggunakan metode pre eksperiment jenis one-group pretest-posttest design pada materi menentukan fungsi dan kinerja kompresor tata udara domestik dengan sampel 35 siswa. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa pada aspek kognitif dengan gain dinormalisasi sebesar 0.54 dengan kategori sedang. Aspek afektif didapatkan hasil rata-rata IPK 79.14% dengan kategori cukup. Aspek psikomotor didapatkan hasil rata-rata IPK 78.93% dengan kategori cukup terampil. Sehingga setelah diterapkan model pembelajaran levels of inquiry mampu meningkatkan hasil belajar siswa baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor.
Penerapan Strategi Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Agus, Mohamad; Sriyono, Sriyono; Rakhman, Maman
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa  pada mata pelajaran teknik listrik dasar otomotif. Metode penelitian yang digunakan adalah  metode quasi eksperiment. Kelas eksperimen berjumlah siswa 31 orang dengan menerapkan strategi pembelajaran inkuiri dan kelas kontrol dengan menerapkan metode pembelajaran ceramah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes objektif tipe pilihan gandadengan lima pilihan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa yang sangat signifikan antara kelas yang menerapkan strategi pembelajaran inkuiri dengan kelas yang menerapkan metode pembelajaran ceramah. Kesimpulan penelitian bahwa terjadi peningkatan yang sangat signifikan dengan penerapan strategi pembelajaran inkuiri pada pembelajaran teknik listrik dasar otomotif.
Pengembangan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Kompetensi Dasar Stability Flight and Dynamics Siswa SMK Octaviani, Ana N; Permana, Enda; Yayat, Yayat
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif yang sesuai dan berkriteria baik yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar Stability Flight and Dynamics. Penelitian ini dilakukan mengingat hasil belajar siswa yang kurang baik, materi pembelajaran yang bersifat abstrak, kurangnya bimbingan dari guru saat proses pembelajaran, dan belum memadainya referensi belajar yang dimiliki siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development). Subjek penelitian pada uji coba terbatas adalah satu kelas yaitu kelas X TPU (Teknologi Pesawat Udara) 7 di SMK Negeri 12 Bandung. Temuan dari penelitian ini adalah: 1) Multimedia yang dihasilkan dikembangkan berdasarkan hasil analisis pengguna, analisis materi, analisis perangkat lunak, dan analisis perangkat keras yang akan digunakan. Hasil analisis kemudian dikemas menjadi desain multimedia berupa flowchart, storyboard, dan soal evaluasi. Desain dikembangkan menjadi antarmuka yang terdiri dari tujuh laman utama dan coding untuk memberikan perintah pada tiap laman. Multimedia yang telah dikembangkan divalidasi oleh ahli media dan ahli materi, jika dinyatakan layak maka dilakukan uji lapangan untuk mengetahui respon dan peningkatan hasil belajar pengguna setelah menggunakan multimedia. Data hasil validasi dan uji lapangan diolah sehingga dapat disimpulkan multimedia layak digunakan. 2) terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan multimedia pembelajaran interaktif pada kompetensi dasar stability flight and dynamics.
Eksplorasi Minat Bekerja, Berwirausaha, dan Melanjutkan Studi Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin UPI Permana, Ramdan A.; Permana, Tatang; Sasmita, Asep H.
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi gambaran minat bekerja, berwirausaha, dan melanjutkan studi pada mahasiswa Program Studi D3 Teknik Mesin DPTM FPTK UPI. Berdasarkan hasil penelitian awal ditemukan bahwa mahasiswa cenderung berminat untuk melanjutkan studi. Hal tersebut kurang sejalan dengan tujuan dari pendidikan vokasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan terhadap 100 responden pada mahasiswa Program Studi Teknik Mesin D3 DPTM FPTK UPI yaitu angkatan 2014, angkatan 2015, dan angkatan 2016. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket tertutup dengan menggunakan skala Likert. Hasil dari penelitian ini yaitu mahasiswa yang berminat untuk bekerja kurang dari setengahnya, dengan distribusi memilih bekerja di industri produksi yaitu kurang dari setengahnya, di industri otomotif yaitu kurang dari setengahnya, di perusahaan pemerintah/BUMN yaitu sebagian kecil, dan menjadi TNI/Polri yaitu sebagian kecil. Mahasiswa yang berminat untuk berwirausaha yaitu kurang dari setengahnya, dengan distribusi memilih berwirausaha di perbengkelan otomotif yaitu kurang dari setengahnya, di perbengkelan  pemesinan seperti las, scraft, bubut, prais,dan CNC yaitu kurang dari setengahnya, di bidang makanan yaitu sebagian kecil, di bidang konveksi yaitu sebagian kecil, dan di bidang pakaian yaitu sebagian kecil. Mahasiswa yang berminat untuk melanjutkan studi yaitu kurang dari setengahnya, dengan distribusi memilih melanjutkan studi ke jenjang pendidikan S1 yaitu lebih dari setengahnya, sedangkan yang memilih untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan D4 yaitu kurang dari setengahnya.
Hubungan antara Kesiapan Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa SMK Budiman, Hendra; Hamdani, Aam
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum tentang tingkat kesiapan belajar siswa, tingkat pencapaian prestasi belajar siswa serta untuk menguji apakah terdapat hubungan antara kesiapan belajar dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran merawat sistem bahan bakar konvensional kendaraan ringan. Penelitian ini digunakan metode ex post facto dengan teknik pengumpulan data berupa teknik angket untuk kesiapan belajar siswa dan dokumentasi untuk prestasi belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran Merawat Sistem Bahan Bakar Konvensional Kendaraan Ringan di SMKN 6 Bandung. Analisa data yang dipakai menggunakan statistik parametrik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan didapat tingkat kesiapan belajar siswa dalam kategori baik (81,11%), tingkat pencapaian prestasi belajar siswa kelas XI  dalam kategori baik (72,08%), dan hubungan antara kesiapan belajar dengan prestasi belajar siswa memiliki tingkat korelasi yang cukup tinggi (rxy  0,53). Pengujian hipotesis dalam penelitian ini ialah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kesiapan belajar dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran merawat sistem bahan bakar konvensional kendaraan ringan. Implikasi dari penelitian ini hendaknya guru sebelum memulai mata pelajaran merawat sistem bahan bakar konvensional kendaraan ringan bisa mengetahui dan meningkatkan faktor kesiapan belajar siswa.
Penggunaan Alat Pendukung Praktik pada Kompetensi Mengunakan Mesin Bubut Kompleks Hidayat, Muhammad AS; Hamdani, Aam; Noor, Ridwan AM
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan alat praktik pada kompetensi mempergunakan mesin bubut kompleks di bengkel pemesinan SMK Negeri 2 Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi penggunaan alat praktik membubut kompleks, serta dokumentasi inventaris alat yang terdapat di bengkel pemesinan. Hasil penelitian menunjukan penggunaan alat praktik pada kompetensi mempergunakan mesin bubut kompleks di bengkel pemesinan SMK Negeri 2 Kota Bandung berada pada kategori cukup baik. Faktor yang mempengaruhi kualitas produk kerja yaitu ketersediaan mesin serta peralatan praktik, pahat yang digunakan, bahan benda kerja, pemilihan parameter pemotongan, dan kemampuan siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah pengadaan sarana dan prasarana yang sesuai dengan kebutuhan merupakan hal utama yang harus dilakukan, penyediaan dan perawatan alat praktik harus lebih ditingkatkan agar siswa mendapatkan pengalaman praktik yang lebih banyak sehingga siswa mampu memenuhi tuntutan kompetensi.

Page 1 of 3 | Total Record : 21