Pedagogia: Jurnal Pendidikan
Aim : This journal aimed at communicating the results of research of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of education covering teaching areas in primary education or all education, applied science and critical analytical studies education. - Readers targeted by this journal are professors, students, teachers, primary education or all education practitioners. - Articles to be published on PEDAGOGIA: JURNAL PENDIDIKAN should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal are: - Education research in all aspect - Primary education research - Primary school curriculum - Education in primary school - Prospective primary school teacher
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 1 (2015): February"
:
10 Documents
clear
Pembelajaran Berbasis Saintifik Terhadap Sikap Berpikir Ilmiah Mahasiswa Program Studi PGSD Universitas Negeri Manado: Scientific-Based Learning Against Scientific Thinking Attitudes of PGSD Study Program Students, Manado State University
Ratunguri, Yusak
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/pedagogia.v4i1.66
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis saintifik dan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran saintifik terhadap sikap berpikir ilmiah mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis penelitian eksperimen, desain penelitian menggunakan one group pretest-postestn, subjek penelitian adalah mahasiswa program studi PGSD semester II kelas C yang menempuh mata kuliah konsep dasar sains 1, teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, sedangkan analisis data menggunakan uji t. Hasil penerapan pembelajaran berbasis saintifik sebesar 95,2%, hal tersebut menunjukkan penerapan pembelajaran saintifik berjalan sangat baik. Hasil penerapan pembelajaran berbasis saintifik terhadap sikap berpikir siswa menunjukkan thitung sebesar 18,45, hal tersebut menunjukkan thitung lebih besar dari ttabel. Penerapan pembelajaran saintifik berjalan sangat baik dan sedangkan penerapan pembelajaran saintifik menunjukkan ada pengaruh terhadap sikap berpikir ilmiah mahasiswa program studi PGSD di Universitas Negeri Manado.
Kompetensi Guru Iklim Kerja, dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kinerja Guru SMA: Teacher Competence, Work Climate, and Achievement Motivation on High School Teacher Performance
Hasan, Afrinelli
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/pedagogia.v4i1.67
Objek penelitian ini adalah guru SMA di Kecamatan Nanggalo Padang, dengan jumlah populasi sebanyak 105 orang. Sampel sebanyak 52 orangyang dipilih dengan metode stratified proportional random sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis jalur. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa : (1) Kompetensi sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru.Artinya semakin meningkat Kompetensi Sosial maka akan dapat meningkatkankinerjaguru SMA di kecamatan Nanggalo Padang. (2) Kompetensi sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berprestasi guru. Artinya semakin meningkat kompetensi sosial guru, akan meningkatkan keinginan guru memotivasi diri untuk berprestasi pada SMA di kecamatan Nanggalo Padang. (3) Iklim kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berprestasi guru. Artinya semakin baik iklim kerja semakin tinggi motivasi berprestasi guru berprestasi SMA di kecamatan Nanggalo Padang. (4) Iklim Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Artinya semakin baik iklim kerja, akan semakin meningkat kinerja guru SMA di kecamatan Nanggalo Padang. (5) Motivasi berprestasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Artinya semakin baik motivasi berprestasi guru, semakin meningkat kinerja guru SMA di kecamatan Nanggalo Padang. Peningkatan kinerja guru dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: a) melibatkan guru dalam melaksanakan tugas lain yang relevan dengan fungsi sekolah., b) meningkatkan hubungan dan komunikasi yang efektifdisekolah maupun dengan institusi pendidikan. c) mendorong guru untuk menyusun rencana kerja yang menyeluruh dan berusaha untuk merealisasikan rencana tersebut.
Implementasi Standar Isi, Standar Proses, Standar Lulusan Sebagai Standar Mutu pendidikan MTs Negeri Di kabupaten Tulungagung: Implementation of Content Standards, Process Standards, Graduate Standards as Quality Standards for State MTs Education in Tulungagung District
Ikhwan, Wahid Khoirul
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/pedagogia.v4i1.68
Government issued Government Regulation No.19/2005 on National Education Standards. National Education Standards consists of 8 components: (1) Content Standards, (2) Standard Process, (3) Competency Standards, (4) Teachers and Education Personnel Standards, (5) Standards for Infrastructure, (6) Management Standards, (7) Standard Financing, and (8) Educational Assessment Standards. The results content standards, process standards and competency standards (SKL), MTsN in Tulungagung also meets national standards, so that the quality of education in schools MTsN Tulungagung could be better. It can be seen from the following observations sebyai; standard contents index average of 3.7, the standard index averaged 3.3 and 3.7 index competency standards.
Kemampuan Berpikir Kreatif Dalam Memecahkan Masalah Matetatika Open-Ended Ditinjau Dari Tingkat Kemampuan Matematika Siswa Sekolah Dasar.: Creative Thinking Ability in Solving Open-Ended Mathematical Problems Judging from the Mathematics Ability Level of Elementary School Students.
Mursidik, Elly s Mersina;
Samsiyah, Nur;
Rudyanto, Hendra Erik
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/pedagogia.v4i1.69
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas SD dalam menyelesaikan masalah matematika open-ended. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Kawedanan 2 Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan. Subjek penelitian berjumlah 6 siswa yang terdiri dari 2 siswa dengan kategori tinggi, 2 siswa dengan kategori sedang, dan 2 siswa dengan kategori rendah. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau kesimpulan. Teknik keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir kreatif siswa untuk kategori tinggi pada aspek berpikir lancar sangat baik karena siswa kategori tinggi mampu memunculkan lebih dari satu ide dalam menyelesaikan masalah matematika open-ended. Untuk aspek berpikir luwes, siswa pada kategori tinggi berada pada kriteria baik artinya pada umumnya mampu menentukan satu cara dalam menyelesaikan masalah matematika open-ended. Aspek keaslian juga berada pada kriteria baik artinya cara yang digunakan dalam menyelesaikan masalah dengan cara yang umum tetapi mengarah pada penyelesaian. Sedangkan kemampuan pada aspek berpikir elaboratif sangat baik, artinya siswa dapat memperjelas penyelesaian dengan rinci dan tepat. Kemampuan berpikir kreatif siswa untuk kategori sedang pada aspek berpikir lancar, berpikir luwes, dan berpikir orisinil berada pada kriteria baik. Sedangkan kemampuan pada aspek berpikir elaboratif berada pada kriteria sangat baik, artinya siswa dapat memperinci penjelasan dengan tepat.Kemampuan berpikir kreatif siswa untuk kategori rendah secara keseluruhan berada pada kriteria kurang baik. Secara keseluruhan untuk siswa kemampuan rendah masih perlu pembinaan.
Model Bermain Peran Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar: Role Playing Model to Improve Student Activities and Learning Outcomes in Social Studies Subjects in Elementary Schools
Fitriyah, Chumi Zahroul;
Febyanto, Handy
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/pedagogia.v4i1.70
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajan dengan menggunakan model bermain peran pada pokok bahasan peristiwa sekitar proklamasi kemerdekaan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V di SDN Glundengan 01 Jember. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas melalui 2 siklus, setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Glundengan 01 Jember yang berjumlah 25 orang, 13 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan siswa dalam pembelajaran IPS dengan menggunakan model bermain peran. Dengan hasil peningkatan aktivitas siswa pada siklus I sebesar 59,3% (kategori sedang) meningkat pada siklus II menjadi 73% (kategoriaktif). Sementara itu peningkatan persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 64% (16 siswa) meningkat pada siklus II menjadi 88% (22 siswa). Dapat disimpulkan, pembelajaran IPS dengan menerapkan model bermain peran pada siswa kelas V SDN Glundengan 01 Jember dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
Tri Pusat Pendidikan Sebagai Sarana Pendidikan Karakter Anak Sekolah Dasar: Tri Education Center as a Means of Character Education for Elementary School Children
Kurniawan, Machful Indra
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/pedagogia.v4i1.71
Globalisasi memberikan dampak positif dan negatif bagi setiap warga negara indonesia. namun, tidak setiap warga negara menyikapi dampak negatif globalisasi dengan baik. Terjadinya penurunan kuwalitas moral bangsa merupakan salah satu dampak negatif dari globalisasi.Pemerintah tampaknya sudah mulai sadar akan pentingnya nilai moral bagi sebuah bangsa, hal tersebut dapat terlihat dengan digalakannya pembangunan moral bangsa melalui pendidikan karakter dalam sistem pendidikan nasional sejak tahun 2010 hingga saat ini yang diintegrasikan dalam kurikulum 2013.Tri pusat pendidikan merupakan sarana yang tepat dalam membentuk karakter anak, terutama anak sekolah dasar. pembentukan karakter anak sekolah dasar dapat dilakukan dengan cara menanamkan nilai-nilai karakter secara konsisten baik ketika anak berada dalam lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, maupun lingkungan masyarakat. Dengan adanya konsistensi tersebut, karakter yang diharapkan dapat tertananam dengan baik sehingga terbentuk kakrakter yang baik.
Video Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Dalam Rangka Mendukung Keberhasilan Penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar: Video as an Alternative Learning Media to Support the Successful Implementation of the 2013 Curriculum in Elementary Schools
Agustiningsih, Agustiningsih
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/pedagogia.v4i1.72
Tujuan kurikulum 2013 akan dapat terwujud apabila didukung dengan beberapa faktor (kunci kesuksesan) yang salah satunya ialah kreativitas guru yang disesuaikan dengan kemajuan IPTEK. Kemajuan IPTEK, memberikan ruang kepada guru untuk dapat menciptakan berbagai variasi media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Pada buku siswa dan buku guru, sudah ada contoh media pembelajaran yang akan digunakan dalam proses pembelajaran hanya masih terbatas pada media visual. Video merupakan salah satu bentuk media pembelajaran yang dapat mengakomodir kebutuhan belajar siswa sesuai dengan kompetensi yang diamanahkan pada kurikulum. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SDN Ajung 03 Jember. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ditunjukkan dari hasil penghitungan selisih nilai pre-test dan post-test kelas eksperimen dan kontrol yang menunjukkan bahwa sebesar 7,8 dan sebesar 1,998, maka > yaitu 7,8 > 1,998 dari db = 65 pada taraf signifikansi 5% sehingga dapat dinyatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media video lebih baik dibandingkan dengan tidak menggunakan media video atau dengan kata lain ditolak dan diterima. Mengacu pada hasil penelitian disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapan video terhadap hasil belajar siswa sehingga video dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran dalam rangka mendukung keberhasilan penerapan kurikulum 2013.
Pengaruh Bermain Peran Terhadap Kemampuan Sosial Anak Usia Dini: The Effect of Role Playing on Early Childhood Social Ability
Aulina, Choirun Nisak
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/pedagogia.v4i1.73
Kemampuan sosial anak dapat digali dengan memperbaiki materi dan metode pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Pembelajaran yang efektif bagi anak usia dini adalah melalui suatu kegiatan yang berorientasi bermain. Bermain peran merupakan metode pembelajaran yang memberikan kesempatan anak untuk mengembangkan imajinasinya dalam memerankan seorang tokoh agar mereka menghayati sifat-sifat dari tokoh atau benda tersebut. Dengan bermain peran anak mampu berlatih bersosialisasi, berkomunikasi dan berempati dengan anak-anak lain. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui perbedaan kemampuan sosial antara anak yang diberikan perlakuan bermain peran dan anak yang tidak diberikan perlakuan bermain peran di TK Aisyiyah 6 Tanggulangin. 2) untuk mengetahui bagaimana pengaruh bermain peran dan tidak bermain peran terhadap kemampuan sosial anak. Penelitian ini pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen kuasi (semu). Sampel penelitian 40 anak kelompok B TK Aisyiyah 6 Tanggulangin. Hasil penelitian menunjukkan dengan perlakuan bermain peran dan tanpa diberikan perlakuan bermain peran menunjukkan nilai Mann-Whitney U sebesar 1.000 dan nilai Wilcoxon W sebesar 211.00 dengan nilai signifikansinya sebesar 0.000. Karena nilai probabilitas jauh lebih kecil dari taraf signifikan 0,05 atau (0.000 < 0.05), maka kelompok eksperimen dengan perlakuan bermain peran jauh lebih baik dibanding kelompok kontrol yang tanpa perlakuan bermain peran terhadap kemampuan sosial anak usia dini di TK Aisyiyah 6 Tanggulangin.
Meningkatkan Pemahaman Siswa Melalui Pengamatan dan Demonstrasi di Sekolah Dasar: Improving Student Understanding Through Observations and Demonstrations in Elementary Schools
Kustiyah, Kustiyah
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/pedagogia.v4i1.74
Dalam pembelajaran IPA, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi khususnya pada materi Energi dan Kegunaannya. Hal tersebut terjadi di karenakan siswa kurang berpartisispasi aktif dalam pembelajaran dan kurang beraninya siswa dalam mengemukakan pendapatnya, sehingga ketuntasan hasil belajar tidak dapat dicapai secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki cara belajar dan meningkatkan hasil belajar siswa. Lokasi penelitian ini adalah di kelas II SDN Balongdowo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo, dengan jumlah siswa 40 orang, terbagi menjadi 8 kelompok belajar. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa dari 40 siswa hanya 11 siswa (27,5%) yang dapat mengerjakan soal dengan keberhasilan nilai diatas 70, sedangkan siswa lainnya masih kurang. Pada siklus II sudah menunjukkan adanya penuingkatan penguasaan materi siswa, terbukti hasil nilai yang diperoleh dari 40 siswa sebanyak 35 siswa (87,5%) sudah mencapai nilai diatas 70.Berdasarkan hasil diatas membuktikan bahwa penggunaan metode pembelajaran terpadu dan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa terhadap materi pembelajaran.
Pendidikan Kecakapan Hidup (PHK) Pada Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Kecakapan Personal dan Kecakapan Sosial Serta Prestasi Belajar Siswa SMA: Life Skills Education (PHK) in Mathematics Learning to Improve Personal and Social Skills and Learning Achievement of High School Students
Purnomo, Joko
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/pedagogia.v4i1.75
Tujuan penelitian meningkatkan kecakapan personal, kecakapan sosial, dan kecakapan akademik serta prestasi belajar siswa melalui pembelajaran yang mengintergasikan pendidikan kecakapan hidup. kecakapan hidup (life skill) adalah kemampuan dasar seseorang seperti kecakapan personal (kecakapan menggali informasi, mengolah informasi, mengambil keputusan, memecahkan masalah) Penelitian ini menggunakan metode Penilitian Tindakan Kelas (PTK), model PTK menggunakan model Arikunto. Teknik pengumpulan data dalam penelitian melalui observasi, instrumen penelitian terdiri dari lembar penilaian pendidikan kecakapan hidup dan lembar tes. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan kecakapan personal terjadi peningkatan kriteria dari sedang pada siklus I, kriteria baik pada siklus II dan kriteria baik pada siklus III. Kecakapan sosial juga terjadi peningkatan dari kriteria sedang pada siklus I, baik pada siklus II dan sangat baik pada siklus III, sedangkan prestasi belajar siswa yang tuntas pada siklus I ada sebanyak 14 siswa (56%), siklus II siswa yang tuntas sebanyak 20 siswa (80%) dan pada siklus III sebanyak 24 siswa (96%). Peningkatan hasil belajar siswa tiap siklus menunjukan bahwa hasil belajar siswa tergolong sangat bagus. Melalui pendidikan kecakapan hidup mampu meningkatkan kecakapan personal dan kecakapan sosial serta prestasi belajar matematika siswa SMA Negeri 1 Baureno Bojonegoro.