cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
DeReMa (Development Research of Management) Jurnal Manajemen
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 165 Documents
THE IMPACT OF INTERNAL COMMUNICATION ON VIETNAMESE GEN Z EMPLOYEES’ WORK SATISFACTION Ly-Le, Tuong-Minh; Phuong Le, Hanh Canh
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 19 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v19i2.8165

Abstract

This study aims to explore how effective internal communication influences the job satisfaction of Vietnamese Gen Z employees, and to understand whether good internal communication can enhance Gen Z employees’ comprehension of their job roles, promotion opportunities, relationships with supervisors, and co-worker interactions, ultimately leading to increased job satisfaction.The research comprises two phases: a pilot survey and in-depth interviews. The pilot survey confirmed the importance of internal communication and its perceived influence on job satisfaction. Subsequently, in-depth interviews provided nuanced insights into how internal communication practices affect their understanding of work nature, promotion opportunities, relationships with supervisors, and co-workers.The findings indicate that effective internal communication positively affects Gen Z employees’ understanding of their job roles, increases their awareness of training and promotion opportunities, enhances relationships with supervisors, and fosters productive co-worker interactions. While it did not directly influence salary levels, these internal communication efforts significantly improved job satisfaction. Abstrak dalam Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana komunikasi internal yang efektif mempengaruhi kepuasan kerja karyawan Gen Z di Vietnam, dan untuk memahami apakah komunikasi internal yang baik dapat meningkatkan pemahaman karyawan Gen Z tentang peran pekerjaan mereka, peluang promosi, hubungan dengan atasan, dan interaksi dengan rekan kerja, yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan kerja. Penelitian ini terdiri dari dua fase: survei pendahuluan dan wawancara mendalam. Survei pendahuluan mengonfirmasi pentingnya komunikasi internal dan pengaruhnya terhadap kepuasan kerja yang dirasakan. Selanjutnya, wawancara mendalam memberikan wawasan yang lebih mendetail tentang bagaimana praktik komunikasi internal memengaruhi pemahaman mereka tentang sifat pekerjaan, peluang promosi, hubungan dengan atasan, dan rekan kerja. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi internal yang efektif secara positif mempengaruhi pemahaman karyawan Gen Z tentang peran pekerjaan mereka, meningkatkan kesadaran mereka tentang peluang pelatihan dan promosi, memperbaiki hubungan dengan atasan, dan mendorong interaksi yang produktif dengan rekan kerja. Meskipun tidak secara langsung mempengaruhi tingkat gaji, upaya komunikasi internal ini secara signifikan meningkatkan kepuasan kerja.
BEYOND MOTIVATION AND HEAVY WORK INVESTMENT: THE CRITICAL ROLE OF BEHAVIORAL-FOCUSED SELF-LEADERSHIP IN ACHIEVING ACADEMIC RESEARCH PERFORMANCE Napitupulu, Herta
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 19 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v19i2.8460

Abstract

Many studies highlight the influence of motivation on lecturers' research performance. However, further research is needed to understand the mechanism behind this relationship better. This research aims to determine how behavioral-focused self-leadership and heavy work investment mediate extrinsic and intrinsic motivation to improve academic research performance. Based on social cognitive theory, extrinsic and intrinsic motivation enable individuals to develop strategies and expend effort to achieve expected performance. Data was collected through an online survey involving lecturers at universities in Indonesia (N = 216). The instrument used in the form of a questionnaire was developed from several measuring tools that have been widely used and have been validated. Data analysis was carried out using PLS-SEM. Research findings reveal that behavioral-focused self-leadership directly influences academic research performance and mediates the relationship between academic extrinsic motivation and academic intrinsic motivation on academic research performance. Academic extrinsic and intrinsic motivation have a positive effect on heavy work investment. However, in this study, there is insufficient evidence to suggest that there is a significant influence between heavy work investment and academic research performance. These findings indicate that more than heavy work investment is needed to influence academic research performance significantly. These results expand our understanding of the existing literature on work motivation and self-leadership. These findings have implications for higher education management. Emphasis on developing behavioral-focused self-leadership strategies for lecturers' human resources will increase the effectiveness of heavy work investments and prevent mental health problems that workaholic tendencies may cause. Abstrak dalam Bahasa Indonesia Banyak penelitian menyoroti pengaruh motivasi terhadap kinerja penelitian dosen. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme di balik hubungan ini dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana kepemimpinan diri yang berfokus pada perilaku dan investasi kerja yang berat memediasi motivasi ekstrinsik dan intrinsik untuk meningkatkan kinerja penelitian akademik. Berdasarkan teori kognitif sosial, motivasi ekstrinsik dan intrinsik memungkinkan individu mengembangkan strategi dan mengeluarkan usaha untuk mencapai kinerja yang diharapkan. Data dikumpulkan melalui survei online yang melibatkan dosen di universitas di Indonesia (N = 216). Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dikembangkan dari beberapa alat ukur yang telah banyak digunakan dan telah divalidasi. Analisis data dilakukan menggunakan PLS-SEM. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kepemimpinan diri yang berfokus pada perilaku secara langsung memengaruhi kinerja penelitian akademik dan memediasi hubungan antara motivasi ekstrinsik akademik dan motivasi intrinsik akademik terhadap kinerja penelitian akademik. Motivasi ekstrinsik dan intrinsik akademik memiliki pengaruh positif terhadap investasi kerja yang berat. Namun, dalam penelitian ini, tidak ada cukup bukti yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara investasi kerja yang berat dan kinerja penelitian akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa investasi kerja yang berat saja tidak cukup untuk mempengaruhi kinerja penelitian akademik secara signifikan. Hasil ini memperluas pemahaman kita tentang literatur yang ada mengenai motivasi kerja dan kepemimpinan diri. Temuan ini memiliki implikasi bagi manajemen pendidikan tinggi. Penekanan pada pengembangan strategi kepemimpinan diri yang berfokus pada perilaku untuk sumber daya manusia dosen akan meningkatkan efektivitas investasi kerja yang berat dan mencegah masalah kesehatan mental yang mungkin disebabkan oleh kecenderungan kerja berlebihan.
FROM PERCEPTION TO LOYALTY: EXPLORING THE IMPACT OF PERCEIVED BRAND AUTHENTICITY ON CONTINUOUS PURCHASE INTENTION Djaruma, Juwita; Keni, Keni
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 19 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v19i2.8546

Abstract

Access to information has changed how consumers interact with brands, as they can learn more about a brand's authenticity, impacting their intention to repurchase the brand. Therefore, this study explores how perceived brand authenticity affects continuous purchase intention and examines the mediating role of brand experience. Authenticity was assessed on an instant noodle brand through three dimensions: heritage, quality commitment, and sincerity. The descriptive research used PLS-SEM for data analysis. Data were collected from 210 Generation Z consumers who had used the brand, selected via convenience sampling. The findings of this study underscore the importance of brand experience in mediating the relationship between brand authenticity and continuous purchase intention. Quality commitment and heritage positively and significantly influence brand experience but do not directly affect continuous purchase intention. Conversely, sincerity positively and significantly influenced brand experience and continuous purchase intention. The brand experience itself also significantly influences continuous purchase intention. Thus, brands should leverage their authenticity to enhance customer experience, boosting continuous purchase intention. This research offers valuable insights into brand management and consumer behavior, providing practical implications for creating effective brand strategies. Abstrak dalam Bahasa IndonesiaAkses terhadap informasi telah mengubah cara konsumen berinteraksi dengan merek, karena mereka dapat mempelajari lebih banyak tentang keaslian merek, yang berdampak pada keterlibatan mereka dan niat untuk membeli kembali merek tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana persepsi keaslian merek mempengaruhi niat pembelian berkelanjutan dan mengkaji peran mediasi dari pengalaman merek. Keaslian dinilai pada merek mi instan melalui tiga dimensi: komitmen kualitas, warisan, dan ketulusan. Penelitian deskriptif ini menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling untuk analisis data. Data dikumpulkan dari 210 konsumen Generasi Z yang telah menggunakan merek tersebut, dipilih melalui convenience sampling. Temuan dari penelitian ini menekankan pentingnya pengalaman merek dalam memediasi hubungan antara keaslian merek dan niat pembelian berkelanjutan. Komitmen kualitas dan warisan secara positif dan signifikan mempengaruhi pengalaman merek tetapi tidak secara langsung mempengaruhi niat pembelian berkelanjutan. Sebaliknya, ketulusan secara positif dan signifikan mempengaruhi pengalaman merek dan niat pembelian berkelanjutan. Pengalaman merek itu sendiri juga secara signifikan mempengaruhi niat pembelian berkelanjutan. Dengan demikian, merek harus memanfaatkan keaslian mereka untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, sehingga meningkatkan niat pembelian berkelanjutan. Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang manajemen merek dan perilaku konsumen, memberikan implikasi praktis untuk menciptakan strategi merek yang efektif.
PENGARUH MARKET ORIENTATION, DESIGN PACKAGING, DAN SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP MINAT BELI PADA DE KLAPPER PIE DENGAN TRUST SEBAGAI VARIABEL MODERASI [THE EFFECT OF MARKET ORIENTATION, DESIGN PACKAGING, AND SOCIAL MEDIA MARKETING ON BUYING INTEREST IN DE KLAPPER PIE WITH TRUST AS A MODERATING VARIABLE] Daratullaila, Intan; Nofirda, Fitri Ayu
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 19 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v19i2.8601

Abstract

With trust serving as a moderating variable, the purpose of this study is to ascertain the impact of market orientation, package design, and social media marketing on purchase interest at De Klapper Pie. 190 people participated in this survey, which was carried out at the De Klapper Pie location in Jalan Durian. Purposive sampling is used with a quantitative approach in this investigation. With the aid of SmartPLS version 3, data testing employs reliability, validity, and hypothesis testing. The study's findings suggest that market orientation significantly and favorably influences buying interest. Purchase interest is significantly and favorably impacted by packaging design. Interest in making a purchase is significantly and favorably impacted by social media marketing. The impact of market orientation on buying interest can be mitigated by trust. The impact of packaging design on purchase interest can be mitigated by trust. Nonetheless, the impact of social media marketing on purchase interest cannot be mitigated by trust. Abstrak dalam Bahasa Indonesia: Dengan kepercayaan sebagai variabel moderasi, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan dampak orientasi pasar, desain kemasan, dan pemasaran media sosial terhadap minat pembelian di De Klapper Pie. Sebanyak 190 orang berpartisipasi dalam survei ini, yang dilakukan di lokasi De Klapper Pie di Jalan Durian. Pengambilan sampel secara purposif digunakan dengan pendekatan kuantitatif dalam penyelidikan ini. Dengan bantuan SmartPLS versi 3, pengujian data menggunakan reliabilitas, validitas, dan pengujian hipotesis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa orientasi pasar secara signifikan dan positif memengaruhi minat beli. Minat beli secara signifikan dan positif dipengaruhi oleh desain kemasan. Minat untuk melakukan pembelian secara signifikan dan positif dipengaruhi oleh pemasaran media sosial. Dampak orientasi pasar terhadap minat beli dapat dikurangi dengan kepercayaan. Dampak desain kemasan terhadap minat beli dapat dikurangi dengan kepercayaan. Meskipun demikian, dampak pemasaran media sosial terhadap minat beli tidak dapat dikurangi dengan kepercayaan.
THE INFLUENCE OF CUSTOMER EXPERIENCE AND BRAND IMAGE ON CUSTOMER SATISFACTION (STUDY OF TOKOPEDIA USERS IN BANDUNG) Zulganef, Zulganef; Taruna, Dicky Gustafianto
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 19 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v19i2.8614

Abstract

This study aims to analyze customer satisfaction for Tokopedia users in Bandung City. This study uses the variables customer experience and brand image to analyze the effect of these variables on customer satisfaction for Tokopedia users in Bandung City. Respondents in this study totaled 106 people. The sampling technique used is purposive sampling technique through questionnaire. The data analysis used is the instrument test of validity, reliability, classical assumption  test,  descriptive  analysis method  and  multiple  linear regression  analysis. This research results found that the customer experience and brand image variables have a positive effect on customer satisfaction.  Authors also make some recommendationAbstrak dalam Bahasa Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kepuasan Pelanggan pengguna Tokopedia di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan variabel Pengalaman Pelanggan dan Citra Merek untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap Kepuasan Pelanggan pengguna Tokopedia di Kota Bandung. Responden dalam penelitian ini berjumlah 106 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling melalui kuesioner. Analisis data yang digunakan meliputi uji instrumen validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, metode analisis deskriptif, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengalaman pelanggan dan citra merek memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Penulis juga memberikan beberapa rekomendasi.
EXPLORING CHALLENGES IN IRAN'S KNOWLEDGE-BASED ICT FIRMS: IMPLICATIONS FOR EDUCATIONAL TECHNOLOGIES Fotoohi, Arezoo
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 19 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v19i2.8623

Abstract

This study explores the multifaceted growth challenges faced by Knowledge-Based Firms (KBFs) within Iran’s Information and Communication Technology (ICT) sector. The research identifies critical barriers across several domains, including financial constraints, market development limitations, and political, regulatory, and legal complexities. Through a comprehensive analysis, the study reveals that financial challenges are intensified by limited access to high-quality equipment and skilled personnel. Additionally, both domestic and international market development face significant hurdles. Regulatory and legal issues, such as inadequate intellectual property protections and cumbersome administrative processes, further exacerbate these challenges. The study underscores the need for strategic policy reforms, improved governmental coordination, and targeted support mechanisms to address the evolving needs of these firms. The findings highlight the importance of optimizing tax policies, facilitating international market entry, revising regulatory frameworks, and enhancing support for knowledge-based law enforcement to foster sustainable growth and innovation in Iran’s ICT sector.Abstrak dalam Bahasa Indonesia. Penelitian ini mengeksplorasi tantangan pertumbuhan yang kompleks yang dihadapi oleh Perusahaan Berbasis Pengetahuan (KBFs) dalam sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) di Iran. Penelitian ini mengidentifikasi hambatan kritis di berbagai bidang, termasuk keterbatasan keuangan, keterbatasan pengembangan pasar, serta kompleksitas politik, regulasi, dan hukum. Melalui analisis yang komprehensif, penelitian ini mengungkapkan bahwa tantangan keuangan diperparah oleh terbatasnya akses terhadap peralatan berkualitas tinggi dan tenaga kerja terampil. Selain itu, pengembangan pasar domestik dan internasional menghadapi hambatan yang signifikan. Masalah regulasi dan hukum, seperti perlindungan hak kekayaan intelektual yang tidak memadai dan proses administratif yang rumit, semakin memperburuk tantangan ini. Penelitian ini menekankan perlunya reformasi kebijakan strategis, peningkatan koordinasi pemerintah, dan mekanisme dukungan yang tepat untuk mengatasi kebutuhan yang berkembang dari perusahaan-perusahaan ini. Temuan ini menyoroti pentingnya mengoptimalkan kebijakan pajak, memfasilitasi masuknya pasar internasional, merevisi kerangka regulasi, dan meningkatkan dukungan untuk penegakan hukum berbasis pengetahuan guna mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan inovasi dalam sektor ICT di Iran
TOURIST ATTITUDES AS A FORMATION OF ELECTRONIC WORD-OF-MOUTH INTENTION AND VISIT INTENTION BUILT BY PERCEPTION OF SOCIAL MEDIA CONTENT AND PERCEPTION OF CITY IMAGE Nurbaeti, Nunung -; Patiro, Shine Pintor Siolemba; Novandari, Weni -
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 20 No. 1 (2025): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v20i1.8929

Abstract

Garut is one of the regions in West Java that has a lot of tourism potential. However, the number of tourists visiting Garut in 2014–2023 has not fully reached its target. This study aims to examine the effect of the perception of social media content and perception of city image on tourist attitude and their impact on electronic word-of-mouth (e-WOM) intentions and visit intentions. The study used a quantitative approach. The population is domestic tourists from outside Garut, who are in the provinces of West Java, Jakarta, and Banten, who in the last 3-6 months have travelled and are over 18 years old. We took the sample using the convenience sampling technique, then followed it up with snowball sampling to target 220 respondents. Data were processed using Structural Equation Modelling. This study found that perceptions of social media content and perceptions of city image affect tourist attitude. Tourists' attitude affects e-WOM intentions and visit intentions. E-WOM intentions affects visit intentions. Tourist attitude mediate the effect of perceptions of social media content and perceptions of city image on both e-WOM intentions and visit intentions. The managerial implication is that the efforts to generate tourist visit intentions are through strengthening their attitude built by perceptions of the city's image, and by encouraging their intention to actively participate in e-WOM activities related to tourism in Garut, supported by designing more attractive social media content. ABSTRAK DALAM BAHASA INDONESIA Garut merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang memiliki banyak potensi wisata. Namun, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Garut dalam kurun waktu 2014-2023 belum sepenuhnya mencapai target. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi atas konten media sosial dan persepsi atas citra kota terhadap sikap wisatawan serta dampaknya terhadap niat melakukan Electronic Word-of-Mouth (e-WOM) dan niat berkunjung wisatawan ke Kota Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah wisatawan nusantara dari luar Garut, yang berada di provinsi Jawa Barat, DKJ Jakarta, dan Banten, yang dalam 3-6 bulan terakhir pernah melakukan perjalanan wisata, dan berusia di atas 18 tahun. Sampel diambil dengan menggunakan teknik convenience sampling yang dilanjutkan dengan snowball sampling dengan target 220 responden. Data diolah dengan menggunakan Structural Equation Modeling. Temuan mengungkapkan bahwa persepsi atas konten media sosial dan persepsi atas citra kota memengaruhi sikap wisatawan. Sikap wisatawan memengaruhi niat melakukan e-WOM dan niat berkunjung. Niat melakukan e-WOM memengaruhi niat berkunjung. Sikap wisatawan memediasi pengaruh persepsi atas konten media sosial dan persepsi atas citra kota, baik terhadap niat melakukan e-WOM maupun terhadap niat berkunjung. Implikasi manajerial dari penelitian ini bahwa upaya yang dapat dilakukan oleh pengelola destinasi wisata di Garut untuk membangkitkan niat berkunjung wisatawan, adalah melalui penguatan sikap yang dibangun oleh persepsi atas citra kota, serta dengan mendorong niat mereka untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan e-WOM terkait wisata di Garut, yang ditunjang dengan merancang konten media sosial yang lebih menarik.
THE POWER OF DIGITAL INFLUENCE: HOW SOCIAL MEDIA DRIVES BRAND AWARENESS AND PURCHASE INTENTIONS AMONG GEN Z Lim, Sherliana; Keni, Keni
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 20 No. 1 (2025): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v20i1.9181

Abstract

This study explores the impact of influencer credibility, user-generated content (UGC), and celebrity endorsement on purchase intention among Generation Z in Jabodetabek, with brand awareness as a mediating variable. This study collected data from 186 respondents who were skincare products users and the data were analyzed by using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that UGC and brand awareness significantly and positively influence purchase intention. However, influencer credibility and celebrity endorsement do not affect purchase intention significantly. Furthermore, brand awareness does not mediate the impact of influencer credibility and celebrity endorsement on purchase intention. These findings highlight the importance of prioritizing user-generated content and brand awareness in shaping consumer’s purchase intention. Moreover, for skincare companies, focusing on authentic user interactions and fostering brand familiarity can enhance marketing strategies, particularly in competitive digital environments. Furthermore, this study offers insights regarding how digital marketing elements influence consumer’s behavior and provides feasible recommendations for businesses who target young and media-savvy customers. The results underline the evolving role of digital content and branding in driving purchase intentions, suggesting that companies should adapt their strategies to align with the expectations of Generation Z, who value relatability and authenticity.
FINANCIAL RATIOS AND SPECULATIVE DYNAMICS IN THIRD-LINER STOCKS: EVIDENCE FROM THE INDONESIA STOCK EXCHANGE Franse franse; Ferryanto Pietoyo; Steven Yoel Purnama; Gabriel Goardy; Alexander Tyrone Liong; Maichal, Maichal
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 20 No. 1 (2025): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v20i1.9625

Abstract

This study investigates whether traditional financial ratios remain valid predictors of stock prices in speculative market environments, focusing on third-liner stocks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2012 to 2019. Using panel data regression with a Random Effect Model on 72 companies, the research evaluates the influence of liquidity (Current Ratio), solvency (Debt-to-Equity Ratio), activity (Total Asset Turnover), and profitability (Return on Equity) on stock prices. The results show that only profitability (ROE) and solvency (DER) significantly affect stock prices, while liquidity and activity do not. However, the explanatory power of these ratios is minimal (adjusted R² = 0.02), indicating that stock prices in this segment are largely shaped by speculative dynamics rather than fundamentals. These findings highlight the limitations of conventional financial analysis in high-risk, manipulation-prone markets. The study suggests the need for improved investor education, stricter regulatory oversight, and future research integrating behavioral and sentiment-based indicators to better capture price movements in speculative stocks. ABSTRAK DALAM BAHASA INDONESIA Penelitian ini mengkaji apakah rasio keuangan tradisional masih menjadi prediktor yang relevan terhadap harga saham dalam lingkungan pasar yang spekulatif, dengan fokus pada saham third-liner di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2012 hingga 2019. Menggunakan regresi data panel dengan Random Effect Model pada 72 perusahaan, penelitian ini menganalisis pengaruh likuiditas (Current Ratio), solvabilitas (Debt-to-Equity Ratio), aktivitas (Total Asset Turnover), dan profitabilitas (Return on Equity) terhadap harga saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya profitabilitas (ROE) dan solvabilitas (DER) yang berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan likuiditas dan aktivitas tidak berpengaruh. Namun, daya prediksi (adjusted R²) hanya sebesar 0,02, menunjukkan bahwa harga saham pada segmen ini lebih banyak dipengaruhi oleh dinamika spekulatif daripada faktor fundamental. Temuan ini menyoroti keterbatasan analisis keuangan konvensional di pasar yang berisiko tinggi dan rawan manipulasi. Studi ini merekomendasikan peningkatan literasi investor, pengawasan regulasi yang lebih ketat, serta penelitian lanjutan yang mengintegrasikan indikator perilaku dan sentimen pasar untuk menangkap pergerakan harga secara lebih komprehensif.
ANTECEDENTS OF SHOPPING CENTRE SELECTION AND RE-PATRONAGE BEHAVIOUR: A SMART PLS STRUCTURAL EQUATION MODELLING APPROACH Shamhuyenhanzva, Roy Malon; Masitenyane , Lehlohonolo Amos
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 20 No. 1 (2025): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v20i1.9668

Abstract

The study aimed to analyse factors influencing customer shopping centre selection and re-patronage behaviour and to evaluate the mediating power of customer experience and satisfaction towards their re-patronage intentions. An empirical examination of a proposed conceptual model represented by specific variables was offered. Data were collected from 349 respondents utilising an online structured self-administered questionnaire, applying a convenience non-probability sampling method. Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) approach was executed to assess the model via two-step data analysis: measurement and structural model assessments. The study contributes to the literature by proposing a conceptual model and advocates valued information to shopping centre managers concerning marketing strategies to attract more customers. The study results reveal that customer shopping centre re-patronage intention is built on various attributes offering shopping centre managers prospects of enhancing customer hedonic consumption experiences, apart from securing their re-patronage intentions. Propositions for future research are also presented. ABSTRAK DALAM BAHASA INDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan pusat perbelanjaan oleh pelanggan serta perilaku kunjungan ulang mereka, serta mengevaluasi peran mediasi dari pengalaman dan kepuasan pelanggan terhadap niat kunjungan ulang tersebut. Sebuah pemeriksaan empiris terhadap model konseptual yang diusulkan—yang direpresentasikan oleh variabel-variabel tertentu—disajikan dalam studi ini. Data dikumpulkan dari 349 responden melalui kuesioner daring terstruktur yang diisi secara mandiri, dengan menggunakan metode pengambilan sampel non-probabilitas secara kebetulan (convenience sampling). Pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) digunakan untuk menguji model melalui dua tahap analisis data: penilaian model pengukuran dan penilaian model struktural. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur dengan mengusulkan model konseptual serta memberikan informasi yang berharga bagi manajer pusat perbelanjaan dalam merancang strategi pemasaran guna menarik lebih banyak pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa niat pelanggan untuk mengunjungi kembali pusat perbelanjaan didasarkan pada berbagai atribut, yang memberikan peluang bagi manajer pusat perbelanjaan untuk meningkatkan pengalaman konsumsi hedonis pelanggan, selain memastikan kunjungan ulang mereka. Usulan untuk penelitian di masa depan juga turut disampaikan.