cover
Contact Name
Erik Aditia Ismaya
Contact Email
erik.aditia@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
refleksi.edukatika@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
REFLEKSI EDUKATIKA
ISSN : 20879385     EISSN : 2528696X     DOI : -
Core Subject : Education,
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan menampung artikel ilmiah hasil penelitian dan/atau gagasan ilmiah dari Akademisi Perguruan Tinggi, Peneliti dan Guru-guru Sekolah Dasar dari seluruh Indonesia dan/atau dari luar negeri. Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan terbit secara berkala dua kali dalam satu tahun pada bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 507 Documents
Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah untuk Peningkatkan Profesionalisme Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor Arista Kiswantoro
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v4i2.397

Abstract

Pekerjaan bimbingan dan konseling kerapkali dipandang sebelah mata oleh orang-orang yang justru memiliki kepentingan dengan bimbingan dan konseling itu sendiri, Misalnya, oleh siswa, guru mata pelajaran, kepala sekolah, para pemegang kebijakan lainnya dan atau masyarakat. Banyak kalangan yang masih mempertanyakan tentang kadar keprofesionalan para pelaku profesi konseling itu. Jangankan untuk setting masyarakat, di setting persekolahan tidak sedikit ditemukan pandangan-pandangan yang merendahkan tugas dan pekerjaan konselor sekolah. Semua itu tentu merupakan sesuatu yang seharusnya disikapi sebagai tantangan dalam upaya menegakkan kemartabatan profesi bimbingan dan konseling Penerapan MPMBS, sebagai upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas layanan bimbingan dan konselor hendaknya memperhatikan pengembangan kerja sama, koordinasi dan sinergis kerja dengan berbagai komponen pendidikan lainnya. Karena dalam MPMBS, keberhasilan pendidikan di sekolah tidak lagi didasarkan pada individual yang cerdas, akan tetapi sangat mengutamakan pada team work yang kompak.
DAMPAK MENONTON SERIAL ANIMASI DORA THE EXPLORER TERHADAP TINGKAT KONSENTRASI SISWA SEKOLAH DASAR Husni Wakhyudin; Dian Novita Ningrum
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 1 (2018): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v9i1.2809

Abstract

The purpose of this research is to know the impact of watching animated series Dora The Explorer to the level of student concentration in SD Negeri Tinjomoyo 01 Semarang. The approach used in this research is qualitative descriptive research approach that is research that describes events or phenomena with data in the form of information or words. Qualitative approach is expected to produce a deep description of the words, writings and behavior observed from an individual, groups, communities and organizations in a given contextual situation studied in a comprehensive, holistic and holistic perspective. This approach is used to describe and describe the focus of research, namely the analysis of the impact of watching the animated series Dora The Explorer to the level of student concentration. The emergence of student learning behavior in this study researchers can describe as follows: the emergence of student cognitive behavior as many as 30 students, as many as 30 students, the appearance of psychomotor behavior of students as much as 35 students and the appearance of language behavior as many as 29 students. So it can be said that the concentration level of students when the animated series Dora The Explorer animation is high.
METODE BERMAIN PERAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA JAWA PADA PESERTA DIDIK KELAS 6 SD 5 HADIPOLO KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2014/2015 -, Supriyati
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v5i2.581

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan : 1) kemampuan berbahasa Jawa dengan menerapkan penggunaan metode bermain peran; 2) motivasi peserta didik dalam pembelajaran, yaitu keaktifan, ketertarikan, keinginan peserta didik untuk belajar bahasa Jawa dengan menerapkan metode bermain peran dengan benar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan di SD 5 Hadipolo Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus, dengan subjek para peserta didik Kelas 6 SD 5 Hadipolo Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus Semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015. Jumlah peserta didik ada 19, dengan rincian 8 laki-laki dan 11 perempuan. Adapun yang menjadi objek penelitian adalah pembelajaran berbicara dengan berbahasa Jawa. Proses penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus yang meliputi empat tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, serta tahap analisis dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat peningkatan kualitas pembelajaran baik proses maupun hasil berbicara berbahasa Jawa pada peserta didik kelas Kelas 6 SD 5 Hadipolo Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus Semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015. Peningkatan kualitas proses pembelajaran tersebut ditandai dengan meningkatnya: 1) jumlah kualitas peserta didik yang aktif dalam kegiatan apersepsi maupun dalam kegiatan pembelajaran; 2) jumlah peserta didik yang tertarik dan termotivasi dalam kegiatan pembelajaran berbicara berbahasa Jawa; dan 3) jumlah peserta didik yang sudah mampu berbicara dengan bahasa Jawa sesuai dengan unggah-ungguh dengan teknik yang benar dengan menggunakan metode bermain peran. Hasil penelitian berbahasa Jawa dengan metode bermain peran dalam pembelajaran terjadi peningkatan minat 57,9% (31,58% menjadi 89,48%), keberanian 68,42% (26,32% menjadi 94,74%), peran 57,90% (31,58% menjadi 89,48%), kemampuan 78,95% (10,53% menjadi 89,48%).Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa minat, keberanian, peran, serta kemampuan berbahasa Jawa peserta didik dapat ditingkatkan melalui metode bermain peran. Adapun langkah-langkah efektif yang dilakukan oleh peneliti untuk mengoptimalkan metode ini, antara lain: 1) membagi peserta didik secara berkelompok yang didasarkan perbedaan tingkat kemampuan berbicara berbahasa Jawa; 2) memberi kesempatan kepada peserta didik untuk berlatih berbicara berbahasa Jawa melalui metode bermain peran; 3) mengintegrasikan keterampilan berbicara berbahasa Jawa dengan keterampilan berbahasa lainnya, seperti menyimak, membaca, dan menulis; dan 4) mengaplikasikan berbicara berbahasa Jawa dalam kegiatan seni di lingkungan sekolah khususnya sesuai pengalaman yang didapat peserta didik selama penelitian. Prinsip pokok pada metode ini adalah mengetahui, berlatih, menerapkan, memeragakan, sehingga peserta didik mengaktualisasikan berbicara berbahasa Jawa dengan benar.
PENGARUH MODEL EXAMPLE NON_EXAMPLE (ENE) DAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) DALAM PEMBELAJARAN BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL Muchamat Saiful
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 10, No 1 (2019): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2019)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v10i1.3885

Abstract

This study aims to describe the influence of exampel non_example and inside outside circle learning models in thematic learning assisted by audiovisual media of IVSD 2 grade students Temulus, 3 Temulus and 3 Kirig Mejobo Kudus on the sub-theme 1 ethnic diversity and religion in my country in Indonesian and Science. The research method used is experimentation. The design used in experimental research using the design "pre test and post test design". This study was divided into three groups: the first group learning with the Example Non Example model assisted by audiovisual media, the second group learning with the IOC model assisted by audiovisual media, and the third group learning with conventional models (control class). The subjects in this study were all class IV in Mejobo District. The research sample was taken from 3 classes selected purposively, namely SD 2 Temulus, SD 3 Temulus, and SD 3 Kirig. The results of this study indicate that (1) There is a significant effect Example Non Example Learning Model in thematic learning assisted by audiovisual media in Class IV of Elementary School. The results of data analysis state thitung bigger than t table (5,982 bigger than 2,056), then Ha is accepted; (2) There is a significant effect of Inside Outside Circle Learning Model in thematic learning assisted by audiovisual media of Grade IV Elementary School Students. The results of data analysis state thitung bigger than t table (4,269 bigger than 2,074); (3) There is a difference between Example Non Example Learning Model and Inside Outside Circle Learning Model in audiovisual assisted thematic learning in Class IV Elementary School Students, but not significant. The results of data analysis state that t count bigger than t table (3,043 bigger than 2,048), then Ha is accepted. But the significant results obtained a number of 0.348 bigger than 0.025. 
PENINGKATAN EFEKTIVITAS BELAJAR TOLAK PELURU MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PELURU TIRUAN DARI BOLA PLASTIK PADA SISWA KELAS VI SEMESTER 1 SDN BABADAN DEMAK Mardiwon - -
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v7i1.908

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurang tersedianya media pembelajaran tolak peluru. Sehinggaperlu diganti dengan media yang lain berupa peluru buatan. Desain penelitian yang dipakai adalahpenelitian tindakan kelas. Setelah melaksanakan perbaikan pembelajaran, prestasi belajar siswaselalu meningkat baik siklus I maupun siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) aktivitassiswa prasiklus sebesar 50%, siklus pertama sebesar 70%, kemudian pada siklus kedua sebesar80% ini berarti ada peningkatan 20% dan 10%; (b) aktivitas guru prasiklus sebesar 75%, sikluspertama sebesar 95%, kemudian pada siklus kedua sebesar 100% ini berarti ada peningkatan 20%dan 5%; (c) Hasil belajar siswa putra prasiklus mencapai sebesar 59%, siklus pertama sebesar95%, kemudian pada siklus kedua sebesar 100%; sedangkan hasil belajar siswa putri prasiklusmencapai sebesar 41%, siklus pertama sebesar 79%, kemudian pada siklus kedua sebesar 79%;dan sedangakn (d) Respon (Tingkat Kepuasan Belajar) Siswa, mencapai tingkat respon siswasebesar 85%, mempunyai kriteria Sangat Puas. Kriteria ini menggambarkan bahwa siswa betulbetulmerasa senang dan sangat menikmati pembelajaranya.
IMPLEMENTASI MEDIA EDMODO DALAM MATA KULIAH PENGEMBANGAN KURIKULUM SEKOLAH DASAR Vivi Rulviana
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 8, No 2 (2018): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v8i2.2361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: 1) proses pembelajaran mata kuliah pengembangan kurikulum SD, 2) faktor kendala dengan menerapkan media edmodo. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan  observasi, wawancara dan dokumentai. Observasi digunakan untuk memperoleh gambaran tentang penerapan media edmodo dengan cara mengamati secara langsung jalannya proses perkuliahan pengembangan kurikulum SD. Wawancara digunakan untuk mengumpulkan data dari narasumber yaitu dosen pengembangan kurikulum maupun mahasiswa semester 7. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian: 1) dosen menyampaikan kontrak perkuliahan yang akan dijalani selama satu semester, selanjutnya memberikan pengarahan kepada mahasiswa tentang media edmodo, apa manfaatnya serta bagaimana cara kerjanya, setelah mahasiswa dirasa sudah paham dan mengerti selanjutnya dosen bersama dengan mahasiswa membuat akun edmodo, dan join di grup yang sudah dibuat oleh dosen mata kuliah tersebut. Grup digunakan dosen dan mahasiswa sebagai sarana penyampaian materi, tempat pengumpulan tugas maupun sarana untuk melakukan diskusi. 2) kendala masalah jaringan dan apabila ada mahasiswa yang kurang mampu memanfaatkan atau mengoperasikan laptop/komputer, maupun pengoperasian edmodo, maka akan menghambat proses pemanfaatan media edmodo sebagai media dalampembelajaran mata kuliah tersebut.
PEMANFAATAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS NARASI PADA SISWA KELAS IV SDN JABUNG 2 Vivi Rulviana
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 10, No 2 (2020): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2020)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v10i2.4574

Abstract

The research objective is to find out the improvement in the ability to write narration with comic media in fourth grade students of SDN Jabung 2.The research method used is classroom action research. The research subjects are four students out of 15 students. The implementation phase is planning, action, observation, reflection phase. Data collection is done by observation, interview and documentation.The results showed that the first cycle had not been completed with OM (68.75), DJ (68.75), RD (68.75) and SN (87.5) grades, so that improvements were made in the second cycle where all four students received OM values (81.25), DJ (68.75), RD (75) and SN (81.25). The use of comics as a medium for learning to write narration is an effort to improve student learning outcomes.
Studi Kasus: Addictive Media Sosial, Peer Acceptence dan Well Being pada Siswa Sekolah Dasar Wicaksani, Alifia Cahya; Khoiriyah, Ika Silfiana A.
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 10, No 2 (2020): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v10i2.3948

Abstract

This study aims to determine the correlation of addictive social media, peer acceptence, and well-being in elementary school students.The method used in this research uses a mix method which is done quantitatively and qualitatively. Quantitative method is done by giving questionnaires from each variable and then carried out by statistical tests using product moment correlation analysis. For qualitative interviews were conducted with elementary school students at SDN 1 Rejosari with in-depth interviews to find the meaning obtained.The results showed that r1 = -0.205, r2 = 0, 233 and r3 = 0.378. In ri there is no significant relationship because p bigger than 0.005 but the closeness is negative -0.205 so there is no positive relationship between addictive social media with well-being, r2 shows there is a positive relationship between addictive social media with peer acceptance and r3 indicates a positive relationship between peer acceptence and well-being of elementary school students. In the case of elementary school students who cause addictive because it is closely related to peer friendship so it will connect to the level of well-being.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN “PROJECT BASED LEARNING” PADA MATA KULIAH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEKOLAH DASAR DI UNISNU JEPARA Syailin Nichla Choirin Attalina
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 10, No 2 (2020): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2020)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v10i2.4705

Abstract

This study aims to improve students learning outcomes in Civil Education Learning courses through Project Based Learning Model. The research method used is a mix method with Classroom Action Research Method and Kurt Lewin Model. The target of this research is focused on Civil Education Learning Lectures in the odd semester 2018/2019. The Research was conducted at the Elementary School Teacher Education Program, Fakulty of Teacher Training and Education, University of Islamic Nahdlatul Ulama Jepara. There are data collection techniques used in this study, namely observation, documentation and test. The data analysis techniques use descriptive statistic analysis. The result showed that the application of project based learning model can improve students learning outcomes in Civil Education Learning courses with indicator learning is learning outcomes of cognitive with increase in the percentage of learning outcomes on cognitive between cycle I and cycle II on 21% , affective on 35% and psicomotoric on 30%.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DI SEKOLAH DASAR Kurotul Aeni; Tri Astuti
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 10, No 2 (2020): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2020)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v10i2.4479

Abstract

The research aims to describe and analyze the implementation of multicultural values in SD Global Inbyra School (GIS) and SD Pelita Harapan Bangsa (PHB).The research method used is the naturalistic inquiry case study approach. Retrieval of data using observations, interviews, and documentation. The validity of the data is done by confirming the results of observations, interviews, documentation. Data credibility testing is done by extending observations, increasing persistence, triangulation of data, member checks, and references. Data analysis uses the interactive model of Miles and Huberman.The results showed that the implementation of multicultural values in GIS and PHB as follows 1) was carried out in an integrated manner through intracuricular and extracurricular activities; 2) The role is very dominant shown by the principal, teachers, and students have the same understanding and positive influence in the development of multicultural values as an effort to build the character of students. The differences are (1) in SD GIS: (a) the application of English as the language of instruction makes students familiar with the term English in relation to the use of technology; confident in interacting with strangers / foreigners; (b) implementation of multicultural values through character building subjects; (c) the existence of a dual curriculum program, namely the integration and integration of national and international curricula (cambridge) that balances student potential, opportunities, ethnic background, religious beliefs and ideals to create individuals to socialize with different cultures.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2025) Vol 15, No 1 (2024): Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2024) / In Press Vol 14, No 2 (2024): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2024) Vol 14, No 1 (2023): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2023) Vol 13, No 2 (2023): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2023) Vol 13, No 1 (2022): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2022) Vol 12, No 2 (2022): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2022) Vol 12, No 1 (2021): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2021) Vol 11, No 2 (2021): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2021) Vol 12, No 1 (2021): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 11, No 2 (2021): REFLEKSI EDUKATIKA : JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2020): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2020) Vol 10, No 2 (2020): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2020) Vol 11, No 1 (2020): REFLEKSI EDUKATIKA : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 10, No 2 (2020): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 10, No 1 (2019): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2019) Vol 9, No 2 (2019): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2019) Vol 10, No 1 (2019): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 2 (2019): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 2 (2019): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 1 (2018): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2018) Vol 9, No 1 (2018): Desember 2018 Vol 9, No 1 (2018): Desember 2018 Vol 8, No 2 (2018): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2018) Vol 8, No 2 (2018): Juni 2018 Vol 8, No 1 (2017): Desember 2017 Vol 8, No 1 (2017): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2017) Vol 7, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 7, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 7, No 2 (2017): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2017) Vol 7, No 1 (2016) Vol 7, No 1 (2016) Vol 6, No 2 (2016) Vol 6, No 2 (2016) Vol 6, No 1 (2016) Vol 6, No 1 (2016) Vol 5, No 2 (2015) Vol 5, No 2 (2015) Vol 5, No 1 (2015) Vol 5, No 1 (2015) Vol 4, No 2 (2014) Vol 4, No 2 (2014) Vol 4, No 1 (2014) Vol 4, No 1 (2014) Vol 4, No 1 (2013): Refleksi Edukatika Vo. 4 No. 1 Th. 2013 More Issue