cover
Contact Name
-
Contact Email
biospecies@unja.ac.id
Phone
+6282234478333
Journal Mail Official
biospecies@unja.ac.id
Editorial Address
Biology Education Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi, Jl. Jambi-Ma.Bulian Km 15 Mendalo Darat, Jambi, Indonesia
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Biospecies
Published by Universitas Jambi
ISSN : 19790902     EISSN : 25030426     DOI : 10.22437
The journal specializes in tropical biology research with a multidisciplinary scope encompassing zoology, botany, microbiology, ecology, environmental science, biotechnology, bioinformatics, and evolutionary biology. Distinct from conventional biology journals, BIOSPECIES emphasizes the integration of biodiversity research with indigenous knowledge systems and innovative approaches rooted in tropical ecosystems.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2013): Juli 2013" : 6 Documents clear
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Probiotik pada Rastrelliger sp. Cut Yulvizar
Biospecies Vol. 6 No. 2 (2013): Juli 2013
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v6i2.884

Abstract

Probiotik merupakan mikroba menguntungkan yang bermanfaat untuk memperbaiki keseimbangan mikroba di dalam saluran pencernaan. Isolasi bakteri probotik dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan bakteri yang berpotensi sebagai probiotik pada ikan kembung (Rastrelliger sp.). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima isolat bakteri yang berpotensi sebagai probiotik. Hasil uji fisiologis untuk identifikasi bakteri menunjukkan adanya tiga genera (Micrococcus, Staphylococcus dan Bacillus) dan satu spesies bakteri (Hafnia alvei) yang berpotensi sebagai probiotik pada ikan kembung (Rastrelliger sp.).
Pengaruh Penyemprotan Inhibitor Sintetik Maleic Hydrazide Terhadap Daya Simpan Ubi Jalar (Ipomoea batatas, L. var. Wamena) Linus Yhani Chrystomo; Maklon Warpur; Aditya Krishar Karim
Biospecies Vol. 6 No. 2 (2013): Juli 2013
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v6i2.885

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.var. Wamena) merupakan makanan pokok dan hasil pertanian yang paling besar di Provinsi Papua terutama di distrik Wamena (Jayawijaya). Selain digunakan sebagai makanan pokok secara turun-temurun, ubi jalar juga digunakan sebagai makanan hewan ternak babi dan sebagian lainnya dijual. Penyimpanan ubi jalar secara tradisional dilakukan dengan ditimbun dedaunan yang hanya dapat bertahan selama 1 bulan pada suhu kamar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyemprotan ubi jalan dengan zat penghambat sintetik maleic hydrazide pada konsentrasi 5% memberikan efek yang signifikan dalam menghambat munculnya tunas dan akar . Penggunaan maleic hydrazide pada konsentrasi tersebut dapat memperbaiki masa penyimpanan ubi jalar sampai umur 2,5 bulan.
Penentuan Waktu Pembukaan Stomata Pada Gulma Melastoma malabathricum L. Di Perkebunan Gambir Kampar, Riau Siti Fatonah; Dwijowati Asih; Desi Mulyanti; Dyah Iriani
Biospecies Vol. 6 No. 2 (2013): Juli 2013
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v6i2.886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu pembukaan stomata yang paling optimal pada gulma Melastoma malabathricum L. di  perkebunan gambir desa Tanjung Kecamatan XIII Koto Kampar. Sampel daun diambil dari pukul 07.00 sampai pukul 17.00 WIB. Setiap 1 jam diambil 1 sampel daun pada tiga tanaman yang berbeda. Sampel daun difiksasi dan dibuat preparat untuk pengamatan jumlah dan ukuran pori stomata yang membuka.  Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi (ANOVA) dan diuji lanjut dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan, stomata terdapat pada permukaan daun bagian bawah. Daun yang diambil pada jam 09.00 dan jam  10.00 menunjukkan jumlah stomata yang membuka paling banyak (879,34 per mm2 and 876,64 per mm2) dan ukuran pori stomata paling besar (2,49 µm and 2,23 µm).   Jumlah stomata paling rendah sekitar 75,76 per mm2 dan ukuran pori paling kecil  sekitar  0,28 µm teramati pada saat jam  12.00.
Karakter Makromorfologi dan Mikromorfologi Duku, Kokosan, Langsat dalam Penentuan Status Taksonomi pada Kategori Infraspesies Laila Hanum; Rina Sri Kasiamdari; Santosa Santosa; Rugayah Rugayah
Biospecies Vol. 6 No. 2 (2013): Juli 2013
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v6i2.887

Abstract

Duku, kokosan dan langsat merupakan buah-buahan yang populer dan memiliki nilai ekonomi yang penting. Secara morfologi duku, kokosan dan langsat  hampir mirip satu sama lain sehingga menyulitkan dalam penentuan pada tingkat infraspesies bagi para pemulia tanaman. Berbagai pendekatan untuk penentuan morfologi ini telah banyak dilakukan. Tujuan penelitian ini menentukan status taksonomi duku, kokosan dan langsat pada ketegori infraspesies berdasarkan karakteritik makro dan mikromorfologi. Berbagai variasi duku, langsat dan kokosan dikoleksi dari beberapa pusat pertanaman di Indonesia, meliputi wilayah Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Preparasi herbarium tumbuhan meliputi koleksi sampel, persiapan, penempelan dan identifikasi. Analisis morfologi menggunakan metode pengamatan dan deskripsi, pengukuran karakter morfologi dilakukan baik pada organ generatif dan vegetatif meliputi bunga, batang, biji dan buah, dan semua sampel didokumentasikan dengan menggunakan foto. Hasil penelitian ini menunjukkan ditemukan 29 variasi dari duku, kokosan, dan langsat yang terdiri dari 19 duku, 2 kokosan dan 8 langsat dari semua wilayah. Hasil karakterisasi makro dan mikromorfologi menunjukkan duku, kokosan, dan langsat dari berbagai daerah di Indonesia dapat dinyatakan duku, kokosan, dan langsat merupakan marga Lansium, untuk kategori jenis adalah L. domesticum Correa dan pada kategori infraspesies dapat dibagi menjadi dua group yaitu group duku dan group kokosan-langsat.
Penilaian Sumberdaya Terumbu Karang dan Persepsi Masyarakat Tentang Daerah Perlindungan Laut di Ujong Pancu, Aceh Besar Edi Rudi
Biospecies Vol. 6 No. 2 (2013): Juli 2013
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v6i2.889

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud menyediakan data dan informasi yang memadai tentang potensi sumberdaya terumbu karang dan persepsi masyarakat tentang daerah perlindungan laut. Penilaian potensi sumberdaya terumbu karang meliputi kondisi tutupan karang keras serta keragaman dan kelimpahan ikan karang.  Data diambil di tiga stasiun bertempat di ekosistem terumbu karang di wilayah Ujong Pancu, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Propinsi Aceh.  Metode Point Intercept Transect digunakan untuk menilai tutupan karang, sedangkan Teknik Underwater Visual Census digunakan untuk mengetahui keragaman dan kelimpahan ikan karang.  Di bagian lain, persepsi masyarakat tentang daerah perlindungan laut diperoleh dengan Metode Kuesioner. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kondisi terumbu karang di Ujong Pancu dalam keadaan baik, dengan tutupan karang keras lebih dari 50%. Dalam tiga tahun terakhir tidak terjadi perubahan besar dalam persentase tutupan karang.  Komunitas karangnya didominasi oleh genus Acropora, Pocillopora dan Porites.  Dalam penelitian ini ditemukan 158 spesies ikan karang dari 40 famili dengan kepadatan berkisar 162 – 180 individu/transek (100m2).  Hasil survai tingkat pemahaman dan persepsi tentang daerah perlidungan laut menunjukkan adanya keinginan yang tinggi dari responden untuk melestarikan lingkungan melalui pembentukan daerah perlindungan laut, walaupun mereka memiliki pengetahuan yang terbatas tentang sumberdaya pesisir dan laut. Dari kajian yang telah dilakukan ini diharapkan adanya upaya lebih lanjut dari Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Besar untuk membentuk daerah perlindungan laut di wilayah Ujong Pancu.
Pengaruh Beberapa Ukuran dan Jenis Ikan sebagai Inang Terhadap Densitas Penempelan Glokidia Kijing Taiwan (Anodonta woodiana Lea) Afreni Hamidah
Biospecies Vol. 6 No. 2 (2013): Juli 2013
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v6i2.890

Abstract

Penelitian mengenai pengaruh beberapa ukuran dan jenis ikan sebagai inang terhadap densitas penempelan glokidia Anodonta woodiana Lea telah dilakukan di Laboratorium Biologi PMIPA FKIP Universitas Jambi dimulai dari April-Juni 2006. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan faktor A berupa jenis ikan inang (ikan mas, ikan sepat dan sepatung) dan faktor B berupa ukuran ikan dengan 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang nyata antara ukuran dan jenis ikan inang yang digunakan dengan densitas penempelan glokidia. Densitas penempelan tertinggi terdapat pada ukuran terbesar dari ikan  inang. Densitas penempelan tertinggi terdapat pada ikan sepat dan nyata berbeda dibandingkan jenis ikan inang lainnya. Glokidia pada ikan mas dengan ukuran kecil memiliki densitas penempelan terendah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6