cover
Contact Name
Moh Syahri Sauma
Contact Email
syahrima@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
annidasby@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kejawan Putih Tambak VI/I. Kec Mulyorejo. Kota Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
An-Nida': Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 25984012     EISSN : 23546328     DOI : -
FOKUS Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Komunikasi dan Penyiaran baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. SKOP Jurnal ini berisi kajian Komunikasi dan Penyiaran yang meliputi Komunikasi, Dakwah, Strategi, Penyiaran, Media, Jurnalistik.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2025): Maret" : 6 Documents clear
STUDI SURAH AL-TAKWÎR TENTANG MATERI DAN METODE DAKWAH DALAM KITAB AL-TAFSÎR AL-MUNÎR KARYA WAHBAH AL-ZUHAILÎ Mohamad Nur Fuad
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 13 No. 2 (2025): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/annida.v13i2.820

Abstract

Penelitian ini punya beberapa alasan : (1) Surah al-Takwîr mengandung materi dakwah yang sistematis dan metode dakwah yang unik (2) Penelitian terdahulu tentang materi dan metode dakwah dalam surah al-Takwîr dalam kitab al-Tafsir al-Munîr karya wahbah al-Zuhailî belum penulis temukan, (3) materi dan metode dakwah dalam Surah al-Takwîr memberikan kontribusi positif kepada petugas dakwah dan akedemisi dakwah (4) Secara ideologis, Nabi Muhammad SAW bersabda tentang keutamaan surah tersebut. “Siapa yang ingin melihat hari kiamat seakan ia melihatnya secara nyata maka hendaknya ia membaca (????? ????????? ?????????) dan (????? ??????????? ??????????) dan (????? ??????????? ?????????).”[1] Tujuan penelitian ini untuk menemukan materi dan metode dakwah yang difokuskan pada Surah al-Takwîr dalam kitab al-Tafsir al-Munîr karya Wahbah al-Zuhailî. Sumber primer penelitian ini adalah kitab al-Tafsir al-Munîr karya Wahbah al-Zuhailî. Sumber sekunder berupa jurnal yang terkait dengan judul di atas, kitab-kitab tafsir lain yang relevan, dan buku-buku dakwah yang ditulis oleh sarjana muslim terdahulu dan sekarang. Kitab-kitab dan buku-buku tersebut dikaji dengan metode content analysis dan interpretasi kemudian ditarik kesimpulan tentang materi dan metode dakwah dalam Surah al-Takwîr dalam kitab al-Tafsir al-Munîr karya Wahbah al-Zuhailî. [1] Wahbah al-Zuhaily, al-Tafsîr al-Munîr fî al-‘Aqîdah wa al-Syarî’ah wa al-Manhaj ” (Damaskus : Dârul Fikri, 2009) Vol. 15, h. 448.
PERENCANAAN PROGRAM KOMUNIKASI PEMASARAN DI SMP LUQMAN AL-HAKIM SURABAYA Trianto, Rudi
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 13 No. 2 (2025): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/annida.v13i2.821

Abstract

Perencanaan komunikasi pemasaran memegang peranan penting dalam mendukung kesuksesan lembaga pendidikan, khususnya di tengah persaingan yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menjelaskan strategi perencanaan komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh SMP Luqman Al-Hakim Surabaya, dengan menitikberatkan pada sinergi antara media digital dan media tradisional. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta analisis dokumen. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan lima langkah utama—analisis situasi, perumusan tujuan, pengembangan strategi, penyusunan rencana kerja, serta evaluasi—berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan efektivitas komunikasi pemasaran di institusi tersebut. Pemanfaatan media digital, seperti media sosial dan situs web, memungkinkan jangkauan audiens yang lebih luas, sementara media tradisional tetap relevan untuk komunitas lokal. Strategi ini berhasil meningkatkan jumlah pendaftar baru, memperkuat citra sekolah, dan meningkatkan keterlibatan orang tua dalam berbagai program. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi di kalangan orang tua terhadap transparansi dan aksesibilitas informasi sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap literatur komunikasi pemasaran di sektor pendidikan, khususnya dalam konteks sekolah berbasis nilai Islami. Implikasi praktisnya mencakup panduan bagi institusi pendidikan untuk merancang strategi komunikasi yang adaptif dan berbasis data. Penelitian selanjutnya diusulkan untuk mengeksplorasi segmentasi audiens dan penggunaan teknologi analitik data dalam pengelolaan komunikasi pemasaran.
TRAUMA HEALING DALAM PERSPEKTIF DAKWAH NABI YUSUF AS DI ERA KONTEMPORER Moh Syahri Sauma; Hendar Ardiansyah
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 13 No. 2 (2025): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/annida.v13i2.822

Abstract

Trauma is an emotional response to distressing events such as accidents, disasters, or violence. Its effects are both physical and mental, often leading to post-traumatic stress disorder (PTSD). Trauma healing plays a critical role in recovering individuals from such experiences. In the Qur'an, the story of Prophet Yusuf (Joseph) provides spiritual and practical guidance on trauma healing, particularly in Surah Yusuf verse 21. Prophet Yusuf's story includes traumatic experiences such as being cast into a well by his brothers, falsely accused by Zulaikha, and imprisoned. Through trauma healing approaches outlined in his story, like dignity restoration and empowerment by Qithfir and Zulaikha, Yusuf overcame emotional scars and rebuilt his life. These principles align with modern trauma healing strategies, emphasizing the importance of respecting victims' dignity and supporting their future development. The story of Prophet Yusuf demonstrates the importance of a holistic approach to trauma healing, encompassing emotional, spiritual, and physical recovery. As the best narrative in the Qur'an, it offers valuable lessons on resilience, forgiveness, and recovery. These principles remain relevant in contemporary contexts, aiding individuals in overcoming trauma and creating a brighter future.
STRATEGI DAKWAH CYBER SOCIETY Alim Puspianto
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 13 No. 2 (2025): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/annida.v13i2.823

Abstract

Tidak bisa dipungkiri bahwa keanekaragaman dan karateristik masyarakat yang berbeda membuat stretaegi dakwah yang dipakai oleh seorang da’i menjadi berbeda pula. hal ini dilakukan agar nilai nilai Islam bisa tersampaikan secara efektif kepada mad’u. Terkhusus adalah dakwah di era digital seperti sekarang ini yaitu dakwah untuk masyarakat maya atau cyber society. Tentu akan sangat berbeda dengan dakwah pada umumnya. Mulai dari strategi, metode, materi, media dan karakteristik seorang da’i pun akan berbeda. Dalam tulisan ini penulis membahas tentang strategi dakwah untuk masyarakat maya atau cyber sosiety. Dimana pada umumnya cyber sosiety memiliki karakteristik khusus terutama karena tempat mereka ada di dunia maya yang serba canggih. Hal itu menjadikan mereka terbiasa dengan hal hal baru yang perkembangannya sangat cepat. Dengan kondisi mereka tersebut menjadikan wawasan mereka luas, rasional dan cepat merespon perkembangan zaman. Kehidupan cyber sosiety juga sangat dipengaruhi oleh media karena tempat tinggal mereka Adalah di media itu sendiri. Adapun simpulan dari tulisan ini diantaranya adalah strategi Dakwah di era cyber society perlu memanfaatkan media digital dengan kreatif, profesional, dan relevan bagi generasi milenial dan Gen Z. Kunci utamanya adalah membangun brand personal yang kredibel, menyajikan konten berkualitas dengan bahasa komunikatif, serta menguasai keterampilan komunikasi digital. Dengan evaluasi berkelanjutan, dakwah online mampu memperluas jangkauan, memperkuat pengaruh, dan memberi dampak nyata bagi umat.
KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI ORGANISASI PERSPEKTIF AL QUR'AN Mashud; Abdul Kohar
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 13 No. 2 (2025): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/annida.v13i2.824

Abstract

Kepemimpinan dalam perspektif Islam tidak hanya dipandang sebagai fungsi sosial, melainkan juga sebagai amanah ilahiah yang memiliki dimensi moral dan spiritual. Artikel ini mengkaji konsep kepemimpinan Qur’ani dan relevansinya dalam komunikasi organisasi modern dengan merujuk pada ayat-ayat al-Qur’an (QS. Al-Baqarah [2]:30; QS. Sad [38]:26; QS. Asy-Syura [42]:38; QS. Ali Imran [3]:159; QS. An-Nisa [4]:58) serta hadis Nabi SAW. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur tafsir klasik dan kontemporer, serta teori komunikasi organisasi modern, penelitian ini menemukan lima prinsip utama kepemimpinan Qur’ani yang berimplikasi langsung pada pola komunikasi organisasi. Pertama, kepemimpinan dipandang sebagai amanah ilahiah yang menuntut tanggung jawab dan pertanggungjawaban. Kedua, komunikasi organisasi harus ditegakkan di atas keadilan dan prinsip tabayyun. Ketiga, musyawarah menjadi mekanisme Qur’ani untuk mencegah tirani dan memperkuat partisipasi. Keempat, kepemimpinan Qur’ani menolak gaya otoriter dengan menekankan kelembutan dan empati dalam komunikasi. Kelima, trust atau kepercayaan menjadi fondasi relasi pemimpin dan bawahan yang dibangun melalui kejujuran, transparansi, dan konsistensi. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa prinsip-prinsip komunikasi Qur’ani sangat relevan untuk menjawab tantangan organisasi modern, khususnya dalam membangun iklim kerja yang sehat, partisipatif, dan berorientasi pada nilai-nilai spiritual. Rekomendasi praktis yang diajukan antara lain penguatan budaya musyawarah terbuka, penghindaran kepemimpinan otoriter, integrasi nilai Qur’ani dalam kurikulum manajemen dan komunikasi, penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas, serta pengembangan riset interdisipliner tentang komunikasi Qur’ani. Dengan demikian, kepemimpinan Qur’ani dapat menjadi paradigma alternatif dalam membangun komunikasi organisasi yang produktif sekaligus bernilai ilahiah.
PESAN KOMUNIKASI DALAM KOMUNIKASI PEMBANGUNAN miftakhuddin
An-Nida' : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 13 No. 2 (2025): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/annida.v13i2.825

Abstract

Komunikasi adalah proses menyampaikan pesan-pesan (Ilahiyah) kepada orang lain. Agar pesan tersebut bisa dipahami dengan baik, diperlukan adanya penguasan komunikasi yang efektif. Muhammad SAW sebagai seorang utusan Allah SWT, punya tugas utama membawa kabargembira dan memberi peringatan kepada seluruh umat manusia. Pesan komunikasi yang ditugaskan kepada Muhammad SAW menuntutnya untuk memiliki sifat-sifat yang mulia agar apa yang disampaikan dapat diterima dan diikuti oleh masyarakat dan seluruh umat manusia. Ada banyak sifat-sifat mulia yang dimiliki oleh komunikator memberikan teladan, komunikasinya efektif selalu dekat dengan masyarakat dan umatnya. Setiap komunikasi pembangunan menginginkan adanya perubahan nilai atau pun penggunaan suatu nilai lama untuk tujuan yang baru ( pembangunan mental dan material. perubahan dalam nilai maupun tujuan dengan sendirinya akan menginginkan perubahan sikap (attitude change) dari setiap anggotamasyarakat. Salah satu syarat yang terpenting dari komunikasi pembangunan adalah bahwa motivasi penduduk harus diketahui untuk dimanfaatkan dan dikaitkan dengan idea pembangunan. Mencermati essensi, tujuan dan mekanisme komunikasi pembangunan; ternyata ada titik singgung cukup besar yang mempertemukannya dengan dakwah. Dengan demikian kegiatan dakwah dapat kita lihat sama dengan komunikasi pembangunan. Jika komunikasi pembangunan mentransmisikan ide-ide dan gagasan-gagasan untuk kepentingan pembangunan, misalnya pembangunan manusia seluruhnya maka demikian pula halnya dengan dakwah yang banyak melakukan pembinaan ummat. Semua itu pada dasarnya mengacu serta berorientasi pada dasar pijakan yang mudah dipertemukan; sebab pada prinsipnya sama-sama untuk kepentingan serta kemaslahatan pembangunan masyarakat. Dengan demikian kegiatan dakwah sejalan dengan proses pembangunan secara menyeluruh. Kegiatan pembangunan sebagai suatu proses perubahan sosial dengan partisipasi yang luas dalam suatu masyarakat untuk kemajuan sosial dan keadilan serta kualitas lainnya. Dalam prosesnya, pembangunan masyarakat ini perlu disosialisasikan dan dikomunikasikan dengan baik. Komunikasi pembangunan secara khusus hadir sebagai jawaban atas hal itu.

Page 1 of 1 | Total Record : 6