cover
Contact Name
Muh. Idris
Contact Email
idristin@gmail.com
Phone
+6282333231990
Journal Mail Official
stailsby@gmail
Editorial Address
Jl. Kejawan Putih Tambak VI/1 Mulyorejo, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Ta'dibi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 23546301     EISSN : 25024035     DOI : -
Focus Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Manajemen Pendidikan Islam baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. Scope Jurnal ini berisi kajian Manajemen Pendidikan yang meliputi Kepemimpinan, Kurikulum, Sarana, Keuangan dan Evaluasi Pendidikan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 2 (2020): Maret" : 6 Documents clear
MENGATASI PENGHALANG BELAJAR DENGAN RUQYAH Nur Huda
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah munculnya penghambat-penghambat dalam proses pembelajaran di kalangan siswa di satu sisi. Di sisi yang lain para pendidik dan ahli pendidikan belum memiliki sesepakatan tentang faktor-faktor penyebab masalah penghambat-penghambat tersebut. Faktor penyebab penghalang proses pendidikan tidak dilihat secara utuh. Persoalan itu menimbulkan keresahan berikutnya, yaitu beragamnya cara penyelesaian yang dilakukan oleh para pendidik yang satu sama lain terkadang saling menafikan. Tulisan ini memaparkan beberapa gejala penghalang-penghalang mencari ilmu yang terjadi di kalangan siswa. Kemudian menjelaskan bagaimana cara pandang para psikolog dan pendidik konvensional memandang dan memberi solusi terhadap masalah moral tersebut. Selanjutnya penulis menjelaskan bagaimana satu alternatif dalam menyelesaikan masalah penghalang proses transformasi ilmu tersebut dengan Ruqyah. Ruqyah mampu menghilangkan ‘unsur’ pengganggu berupa jin fasik yang selalu mendorong pasien untuk tidak saja malas dalam mencari ilmu namun juga mendorong melakukan perbuatan yang menyimpang dari agama Islam. Namun ruqyah ini tidak berdiri sendiri. Kesadaran pasien terhadap kesalahannya dan kemampuan dirinya dalam senantiasa menjauh dari pemicu kembali gangguan itu juga menjadi faktor kunci dalam penyembuhan mentalnya.
INVENTARISASI DAN PENGHAPUSAN SARANA PRASARANA PENDIDIKAN Mohammad Nurul Huda
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah sekolah, sarana prasarana(sarpras) merupakan sesuatu yang wajib ada. Bukan hanya sebagai pelengkap, namun lebih dari itu menjadi sesuatu yang sangat urgen dalam dunia pendidikan. Dalam hal meningkatkan mutu sebuah sekolah banyak aspek yang dapat di perhatikan. Salah satu aspek yang mempengaruhi mutu pendidikan yaitu inventarisasi dan penghapusan sarana dan prasarana pendidikan di Sekolah. Inventarisasi sarana dan prasarana pendidikan sebagai pencatatan sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah kedalam suatu daftar inventaris barang, karena dengan melalui inventarisasi sekolah akan dapat diketahui dengan mudah jumlah,, jenis barang, kualitas, tahun pembuatan, ukuran, dan harga barang-barang yang ada di sekolah. Di lain hal di butuhkan juga yang namanya penghapusan sarana dan prasarana yaitu kegiatan menghilangkan sarana dan prasarana dari daftar inventarisasi karena sudah tidak memiliki fungsi. Dua hal tersebut adalah bagian dari sarana dan prasarana dan memiliki fungsi dan tujuan masing masing.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH Ulil Multazam
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi lembaga pendidikan di negara kita saat ini masih ada beberapa permasalahan klasik yaitu kurangnya sarana prasarana sekolah, keadaan gedung sudah rusak, mutu tenaga pendidik belum memenuhi kompetensi dan kebijakan-kebijakan kurang produktif. Disisi lain sangat menggembirakan yaitu bahwa kesadaran masyarakat semakin meningkat akan pentingnya pendidikan yang bermutu. Pendidikan akan mencapai tujuaanya apabila semua syarat terkait komponen pendidikan terpenuhi. Dari beberapa komponen pendidikan, yang paling berperan adalah kepala sekolah. Kepala sekolah yang bermutu akan mampu menjawab tantangan perubahan jaman yang semakin cepat. Dimasa mendatang permasalahan pendidikan semakin kompleks, sehingga menuntut kepala sekolah untuk selalu melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kompetensi seluruh komponen sekolah. Pendidikan bermutu dihasilkan oleh kepemimpinan kepala sekolah yang bermutu, kepala sekolah bermutu adalah kepala sekolah yang profesional. Kepala sekolah profesional adalah yang mampu mengelola dan mengembangkan sekolah secara komprehensif (menyeluruh), oleh karena itu kepala sekolah mempunyai peran sangat penting dan strategis dalam mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah. Atas dasar tersebut maka penulis tertarik untuk membahas tentang peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan, harapannya tulisan ini bisa bermanfaat bagi khasanah keilmuan dalam bidang kepemimpinan pendidikan.
PEMASARAN LEMBAGA PENDIDIKAN MASA PANDEMI COVID-19 Faishal
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi covid-19 yang melanda bangsa dan negara ini sangat mempengaruhi berbagai sektor kehidupan. Pengelola lembaga pendidikan tertantang untuk terus melakukan inovasi dan kreasi baik dalam mengelola proses belajar mengajar secara daring yang masih menyimpan berbagai kendala dan hambatan, maupun dalam proses memasarkan lembaga pendidikan ke masyarakat dengan adanya pembatasan hubungan sosial. Sehingga bentuk-bentuk pemasaran yang selama ini dilakukan secara langsung menemui calon peserta didik sudah tidak bisa lagi dilakukan. Sebagai solusi atas masalah tersebut adalah dengan cara mengemas informasi tentang lembaga pendidikan dengan sebaik dan semenarik mungkin, kemudian dipromosikan melalui media radio, televisi dan khususnya media sosial, mengingat hampir sebagian besar waktu masyarakat di masa pandemi covid ini beraktivitas di rumah. Pemilihan media hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan, jenis kelompok pengguna serta keluasan jangkauannya agar informasi yang kita berikan tepat guna dan tepat sasarannya. Data yang komprehensif baik tentang lembaga pendidikan maupun tentang peserta didik serta penentuan segmen dan target masyarakat yang diinginkan harus terlebih dahulu disiapkan sebelum menyusun program pemasaran. Sehingga pada tahap berikutnya adalah proses pemasaran dengan menginformasikan keunggulan yang dimiliki, produk yang dihasilkan, biaya yang ditawarkan, kelebihan lokasi yang ditempati, mutu layanan selama proses serta tawaran fasilitas-fasiltas yang mendukung terwujudnya apa yang diharapkan oleh stakeholder. Ketika itu semua mampu dilakukan dengan baik sehingga stakeholder puas, maka calon peserta didik akan berbondong-bondong mendaftar sebagai siswa.
STRATEGI MENGEMBANGKAN INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS KUANTUM Muh Idris
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini akan membahas dua hal, yang pertama adalah Manajemen Strategi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis kuantum. Kedua pembahasan tersebut sangat penting untuk dikolaborasikan agar terjadi pengembangan. Baik dalam pengembangan kurikulum maupun strategi Pendidikan. Setelah melaksanakan kajian mendalam, ditemukan bahwa Strategi yang digunakan kepala sekolah dalam mengembangkan inovasi pembelajaran itu dengan cara menggunakan strategi standarisasi yang mana semua program yang direncanakan mempunyai suatu ukuran dan target sesuai dengan apa yang direncanakan. Yaitu dengan cara melakukan inovasi yang tetap menitik beratkan pada kemampuan dasar dan psikologis anak didik bersama tim suksesnya yang terdiri dari penanggung jawab antara lain Waka-Waka dan guru-guru senior yang berkompeten di bidangnya. Strategi tersebut kemudian menghasilkan Inovasi pembelajaran berbasis kuantum yang sangat baik, dikarenakan inovasi yang ada menyeluruh yaitu meliputi perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran, metode pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Inovasi atau perombakan pembelajaran mengacu pada kurikulum yang ada baik kurikulum DIKNAS dan lokal.
SISTEM PEMBINAAN PESERTA DIDIK DALAM Q.S. AL KAHFI AYAT 65-82 (STUDI TAFSIR PENDIDIKAN) Damanhuri
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2020): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kesiswaan merupakan satu bagian dalam pengelolaan sekolah yang berfokus kepada pengaturan siswa yang dimulai dari penerimaan siswa baru penempatan siswa dan pembinaan siswa saat di sekolah sampai dia menjadi lulusan (out put) dari lembaga pendidikan itu bahkan rekam jejak lulusan. Tulisan ini akan menjawab rumusan, bagaimana sistem pembinaan peserta didik dalam QS Al Kahfi ayat 65-82? Rumusan ini sebagai upaya penggalian tentang konsep manajemen peserta didik dalam tinjauan Al Quran. Manfaat kajian ini akan memberikan penguatan terhadap pengelola sekolah, khususnya mengenai kesiswaan atau yang berkaitan dengan peserta didik bahwa ada dasar teori yang kuat dari Al Quran yang memberikan gambaran utuh mengenai prinsip-prinsip manajemen kesiswaan. Konsep dan teori yang diambil dari Alquran ini bukanlah sebuah tafsir, dimana kita mengenal tafsir Alquran adalah satu ilmu tersendiri yang disebutkan dalam ilmu ini, bahwa ada syarat-syarat sebagai mufassir yang harus dipenuhi. Karena itu, pada kajian ini tidak disebutkan asbabun nuzul, penjelasan Makki Madani, penjelasan hukum atau penjelasan yang disebutkan Hadits Nabi SAW yang menjelaskan ayat Alquran yang dimaksud. Kesimpulan dari kajian ini secara ringkas dalam manajemen peserta didik meliputi kegiatan; Kegiatan Pendaftaran pada QS Al Kahfi ayat 65-66, Kegiatan Seleksi Masuk pada QS Al Kahfi ayat 67, Kegiatan Penentuan Lulus seleksi pada QS Al Kahfi ayat 69, Kegiatan Orientasi Peserta didik pada QS Al Kahfi ayat 68, Pernyataan kesiapan Peserta didik mengikuti aturan dan pembinaan pada QS Al Kahfi ayat 69, Kegiatan sosialisasi Tata Tertib Sekolah dan Aturan pada QS Al Kahfi ayat70, Kegiatan proses pendidikan dan pembinaan pada QS Al Kahfi ayat 71, 74, dan ayat 77. Adapun pada QS Al Kahfi ayat 71 – 78, menggambarkan penerapan sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh peserta didik. Dengan tiga tahapan penerapan untuk pelanggaran berat yaitu peringatan, pernyataan dan eksekusi dari pernyataan. Dimana dalam pelaksanaannya ketiga tahapan ini dilaksanakan dengan proses penyadaran dan pemahaman terhadap pelanggaran yang dilakukan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6