cover
Contact Name
Muh. Idris
Contact Email
idristin@gmail.com
Phone
+6282333231990
Journal Mail Official
stailsby@gmail
Editorial Address
Jl. Kejawan Putih Tambak VI/1 Mulyorejo, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Ta'dibi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 23546301     EISSN : 25024035     DOI : -
Focus Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Manajemen Pendidikan Islam baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. Scope Jurnal ini berisi kajian Manajemen Pendidikan yang meliputi Kepemimpinan, Kurikulum, Sarana, Keuangan dan Evaluasi Pendidikan.
Articles 102 Documents
REORIENTASI PEMBELAJARAN KITAB KUNING SEBAGAI INSTRUMEN KADERISASI ULAMA Damanhuri
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/tadibi.v14i1.853

Abstract

Artikel ini mengkaji pembelajaran kitab kuning (kutub al-tur??) dalam tradisi pesantren Nusantara sebagai instrumen strategis pembentukan ulama. Secara historis, pengajaran kitab kuning tumbuh bersama jejaring ulama Nusantara–Haramain dan ditransmisikan melalui pola bandongan/wetonan, sorogan, dan halaqah yang menautkan teks, guru, sanad, serta adab keilmuan. Secara konseptual, artikel ini menempatkan pembelajaran kitab kuning dalam kerangka pendidikan Islam yang mengintegrasikan ilmu–amal–adab, sekaligus dibaca melalui perspektif pendidikan modern: holistic education, transformative learning, dan hidden curriculum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), bersumber dari literatur primer tur?? dan literatur sekunder kontemporer tentang pesantren dan pembelajaran kitab kuning. Analisis dilakukan melalui content analysis dan pembacaan kritis-konseptual untuk mengidentifikasi fungsi kitab kuning dalam tradisi ulama, memetakan gejala reduksionisme pembelajaran tekstual, serta merumuskan prinsip solusi integratif–holistik. Temuan kajian menunjukkan adanya kecenderungan reduksionisme ketika tafaqquh f? al-d?n menyempit menjadi kecakapan teknis-tekstual (kelancaran membaca, ketepatan i‘r?b, penguasaan nahwu–?arf), sementara dimensi nalar metodologis (istidl?l/istinb??), konteks sosial teks, sanad, dan adab cenderung terpinggirkan—terutama dalam pola transmisi satu arah dan evaluasi yang dominan mengukur indikator mudah-terukur. Artikel ini menawarkan kebaruan berupa kerangka integratif yang merekonstruksi pembelajaran kitab kuning dari “teks sebagai akhir” menjadi “teks sebagai jalan pembentukan ulama” melalui: (1) integrasi metode bandongan–sorogan–mun??arah, (2) penguatan musyawarah dan ba?tsul mas?’il sebagai laboratorium penerapan tur?? pada problem w?qi‘iyyah, (3) pengoperasionalan kitab-kitab adab menjadi rubrik kompetensi, dan (4) evaluasi berlapis yang menilai aspek tekstual, argumentatif, kontekstual, dan karakter. Dengan demikian, artikel ini berkontribusi memperkuat desain kaderisasi ulama yang bertumpu pada tradisi pesantren sekaligus kompatibel dengan tuntutan kompetensi keulamaan kontemporer.
INTEGRASI SERVANT LEADERSHIP ISLAM DAN BARAT: STUDI KRITIS TERHADAP PEMIKIRAN ISLAM DAN GREENLEAF Muh Idris
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/tadibi.v14i1.854

Abstract

Fenomena krisis kepemimpinan global yang ditandai oleh penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, dan defisit etika menunjukkan urgensi pengembangan model kepemimpinan alternatif yang berorientasi pada nilai moral dan spiritual. Servant leadership yang diperkenalkan Robert K. Greenleaf menawarkan paradigma kepemimpinan berbasis pelayanan, empati, dan pemberdayaan sebagai respons terhadap model otoriter dan eksploitatif. Di sisi lain, tradisi kepemimpinan Islam sejak awal telah menempatkan pelayanan (khidmah), amanah, dan keadilan sebagai fondasi teologis kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis persamaan dan perbedaan konseptual antara servant leadership perspektif Barat dan kepemimpinan Islam, serta merumuskan model integratif yang relevan bagi konteks kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui critical literature review terhadap karya primer Greenleaf dan literatur klasik kepemimpinan Islam, serta didukung sumber akademik mutakhir. Analisis dilakukan secara komparatif untuk mengidentifikasi titik konvergensi dan divergensi pada aspek filosofis, etis, dan teleologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua konsep memiliki kesamaan pada orientasi pelayanan, empati, pemberdayaan, dan pembangunan komunitas. Namun, terdapat perbedaan mendasar pada landasan ontologis dan tujuan akhir, di mana servant leadership Greenleaf berakar pada humanisme sekuler, sedangkan kepemimpinan Islam bertumpu pada tauhid dan pertanggungjawaban transendental kepada Allah. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan model Servant Leadership Transendental, yaitu sintesis antara nilai humanistik dan spiritual yang mengintegrasikan dimensi etis-relasional, struktural-organisasional, dan spiritual-transendental. Model ini berkontribusi pada pengembangan teori kepemimpinan yang lebih holistik serta menawarkan kerangka aplikatif bagi institusi pendidikan, organisasi dakwah, dan sektor publik dalam membangun tata kelola yang berintegritas dan berkelanjutan.

Page 11 of 11 | Total Record : 102