cover
Contact Name
Roberto I. C. O. Taolin
Contact Email
ricotaolin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
savana.cendana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
AGRIMOR
Published by Universitas Timor
ISSN : 25021710     EISSN : -     DOI : -
AGRIMOR is a open access journal. All article published trough peer review process. It’s published four times a year, in January, April, July and October. Each time published at least five articles. International Standard Serial Number (ISSN) of AGRIMOR is 2502-1710.
Arjuna Subject : -
Articles 199 Documents
Analisis Pendapatan Usaha Agroindustri Minyak Kelapa Murni oleh Kelompok Wanita Tani Fau’ana di Desa Taekas Antonius Bana
AGRIMOR Vol 3 No 4 (2018): AGRIMOR - October 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.889 KB) | DOI: 10.32938/ag.v3i4.432

Abstract

Agroindustri adalah bagian dari agribisnis yang memproses dan mentransformasikan hasil pertanian menjadi barang setengah jadi yang langsung dipakai dan bahan agroindustri yang digunakan dalam proses produksi selanjutnya. Pengembangan agribisnis kelapa berperan penting untuk peningkatan produktivitas dan sekaligus peningkatan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) proses pembuatan minyak kelapa murni; 2) pendapatan agroindustri minyak kelapa murni pada kelompok wanita tani Fau,ana di Desa Taekas Kecamatan Miomaffo Timur Kabupaten TTU. Penelitian dilaksanakan di Desa Taekas Kecamatan Miomaffo Timur Kabupaten TTU sejak bulan November sampai Desember 2017. Penentuan pemilihan sampel dilakukan secara sensus yaitu seluruh anggota kelompok wanita tani Fau’ana dengan demikian total pengusaha atau pelaku yang di ambil sebagai sampel sebanyak 20 orang. Untuk mengetahui gambaran usaha minyak kelapa murni digunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Untuk mengetahui pendapatan digunakan analisis pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa agroindustri minyak kelapa murni yang dilaksanakan di Desa Taekas masih dilakukan secara alami, tanpa menggunakan alat modern, secara umum tahapan kegiatan meliputi persiapan alat dan bahan, proses pembuatan, dan pemasaran. Total biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani selama satu tahun sebesar Rp4.865.750,00 sedangkan total produksi minyak kelapa murni sebesar 784 botol, sehingga menghasilkan total penerimaan sebesar Rp19.600.000,00. Total pendapatan agroindustri minyak kelapa murni sebesar Rp14.734.250,00 dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp1.227.850,00 per bulan.
Analisis Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Kabupaten Timor Tengah Utara Frederic Winston Nalle
AGRIMOR Vol 3 No 3 (2018): AGRIMOR - July 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.584 KB) | DOI: 10.32938/ag.v3i3.452

Abstract

Kabupaten TTU merupakan salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berbatasan langsung dengan Negara Republik Demokratik Timor Leste. Kondisi daerah yang berada di lintas batas antar negara ini memiliki potensi ekonomi yang cukup besar dalam mendongkrak perekonomian wilayah karena berada pada jalur perdagangan antar dua buah negara. Akan tetapi fakta dari berbagai indikator makro ekonomi menunjukan bahwa selama tahun 2007-2012 dengan melihat data PDRB pertumbuhan ekonomi yang terus mengalami trend positif tidak berkorelasi kuat atau berbanding terbalik (negatif) dengan penurunan angka kemiskinan, pengangguran, angka indeks pembangunan manusia yang makin membaik dan juga masih tingginya ketimpangan pendapatan yang terpresentasekan lewat ukuran indeks wiliamson. Sehingga salah satu tantangan utama yang dihadapi pemerintah Kabupaten TTU sebagai lembaga yang bertanggungjawab terhadap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah adalah pengetahuan dan pemahaman akan potensi daerah yang dimiliki dalam upaya mewujudkan pertumbuhan yang inklusif. Metode yang dipergunakan dalam rangka menjawab rumusan masalah penelitian ini adalah dengan menggunakan Analisis Deskriptif Kuantitatif dan Kualitatif. Dimana, Analisis Tipologi Klasen mengukur pemetaan tipologi daerah Kab. TTU dalam wilayah Provinsi NTT dan juga tipologi sektoral dalam melihat hubungan antara pertumbuhan dengan penyerapan tenaga kerja tiap sektornya. Selanjutnya, untuk menjawabi strategi pembangunan pengembangan sektor yang dapat mendorong terwujudnya pertumbuhan inklusif maka digunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian berdasarkan matriks tipologi klassen, dapat ditarik kesimpulan bahwa selama periode analisis (2007 -2012) Kabupaten TTU terkategori sebagai daerah berkembang dan secara keseluruhan dari 9 sektor ekonomi pembentuk PDRB, yang berada dalam kuadran sektor unggulan dan merupakan sektor yang dapat mendorong terwujudnya pembangunan inklusif di Kabupaten TTU adalah sektor pertanian. Akan tetapi tingginya pertumbuhan sektor pertanian dalam menyerap tenaga kerja justru menyimpan ragam persoalan kemiskinan pada pelaku usaha tani itu sendiri. Mengindikasikan bahwa, pertumbuhan sektor pertanian masih bersifat eksklusif disebabkan karena adanya gejala disparitas kepemilikan faktor produksi yang timpang. Ketimpangan faktor produksi ini dilihat dari tiga aspek mendasar dalam pembangunan pengembangan sektor pertanian antara lain; Tingginya disparitas kepemilikan lahan, rendahnya aksebilitas pasar dan rendahnya aksebilitas teknologi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi Sawah di Kecamatan Biboki Moenleu Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur Yosefina Marice Fallo; I Made Narka Tenaya; I Dewa Gede Agung
AGRIMOR Vol 3 No 4 (2018): AGRIMOR - October 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.345 KB) | DOI: 10.32938/ag.v3i4.483

Abstract

Usahatani padi sawah yang merupakan sumber utama pendapatan petani di Kecamatan Biboki Moenleu yang masih bersifat semi komersial, produksi padi sawah yang dihasilkan tidak semuanya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan hidup rumah tangga tetapi sebagian untuk di konsumsi. Upaya peningkatan produksi padi sawah dipengaruhi oleh berbagai faktor di antaranya faktor produksi, lingkungan, serta faktor sosial ekonomi. Pada kenyataannya petani belum sepenuhnya memanfaatkan lahan secara baik, sehingga masih tersisa lahan tidur padahal air bukanlah menjadi kendala. Dalam setahun petani dapat melakukan dua kali penanaman. Penelitian dilakukan di Kecamatan Biboki Moenleu, Desa Oepuah, Oepuah Utara, dan Oepuah Selatan. Obyek penelitian adalah petani padi sawah sebanyak 200 responden. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh secara simultan antara faktor-faktor produksi terhadap produksi padi sawah, untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh secara parsial antara faktor-faktor produksi terhadap produksi padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan menunjukkan bahwa secara bersama-sama faktor produksi utama satu dan faktor produksi utama dua yaitu: luas lahan, bibit, penggunaan tenaga kerja, umur, dan pendidikan sedangkan, faktor produksi pendukung satu, dan faktor produksi pendukung dua yaitu: yaitu penggunaan pupuk, obat-obatan, dan sistem pengelolaan yang berpengaruh terhadap produksi padi sawah adalah sangat nyata. Faktor produksi utama satu yakni luas lahan, bibit, penggunaan tenaga kerja, umur, dan pendidikan sedangkan, faktor produksi pendukung satu yaitu penggunaan pupuk, obat-obatan, dan sistem pengelolaan yang berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah. Sedangkan, yang lainnya tidak berpengaruh.
Faktor yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Jagung di Desa Lorotolus Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka Adrianus Seran Kolik; Simon Juan Kune
AGRIMOR Vol 4 No 2 (2019): AGRIMOR - April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.963 KB) | DOI: 10.32938/ag.v4i2.524

Abstract

This study aims to describe maize farming and analyzing the factors that affect maize production in Lorotolus Village, Wewiku District, Malaka Regency. The method used is descriptive qualitative analysis and Cobb-Douglas analysis using multiple linear regression. This research was conducted from February to July 2018 in Lorotolus Village. The results of the analysis showed that the factors significantly affected maize production in Lorotulus were the number of seeds and the number of labors. Other independent variables in this study did not significantly affect maize production in Lorotulus Village.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kacang Tanah di Desa Fafinesu Kecamatan Insana Fafinesu Kabupaten Timor Tengah Utara Maria Yosepha Fonisasi; Adeline Norawati Hutapea
AGRIMOR Vol 4 No 1 (2019): AGRIMOR - January 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.607 KB) | DOI: 10.32938/ag.v4i1.565

Abstract

This study aims: 1. To find out the description of peanut farming in Fafinesu Village, Insana Fafinesu District; 2. To find out the factors that affect peanut farming in Fafinesu Village, Insana District, Fafinesu. The research was conducted from July to October 2018. The sampling technique was carried out using saturated / census sampling techniques. The sample used in this study was 63 respondents. Data analysis methods in this study include: qualitative descriptive methods and Cobb-Douglass analysis. The stages of peanut farming conducted in Fafinesu Village include: Land preparation, seed preparation, weeding and land processing, planting, maintenance, harvesting and post-harvest. Inputs used are: land area, seeds, labor, education and farming experience. The results of the study stated that peanut farming in Fafinesu Village uses intercropping cropping patterns. Peanut production is influenced by 3 factors, namely land area, seeds and labor while factors that do not significantly affect peanut farming production are education and experience in farming.
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Sayuran Daun Oleh Rumah Makan di Kecamatan Kota Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara I Komang Adi Wirawan; Agustinus Nubatonis
AGRIMOR Vol 4 No 1 (2019): AGRIMOR - January 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.007 KB) | DOI: 10.32938/ag.v4i1.583

Abstract

This study aims to: (i) find out the description of demand for leaf vegetables by restaurants in Kefamenanu City District, Timor Tengah Utara Regency, (ii) to find out factors that greatly affected the demand for leaf vegetables by restaurants in Kefamenanu City District, Timor Tengah Utara Regency. The study was conducted from January to September 2017. Determination of the study area was determined purposive. The sampling method was done by incidental sampling method, where the meaning of sampling was based on the thought that, the entire population unit the same opportunity to be sample. The results showed that the factors that affected the demand for vegetables (cassava, mustard, celery) were expenditures on vegetables purchases while the other independent variables in this study had no significant effected on the demand for leafes vegetables by the restaurant.
Analisis Pendapatan Usaha Kudapan di Desa Humusu Wini Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara (Study Kasus Warung Restu Bunda) Ashari Ramadhan Pabate; Yosefina Marice Fallo
AGRIMOR Vol 4 No 2 (2019): AGRIMOR - April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.942 KB) | DOI: 10.32938/ag.v4i2.598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (i) mengetahui besarnya biaya operasional (ii) penerimaan dan (iii) pendapatan usaha gorengan Warung Restu Bunda di Desa Humusu Wini Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Humusu Wini Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara pada bulan maret 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerimaan usaha kuliner gorengan sebesar Rp 15.780.000 dari total biaya sebesar Rp 11.169.318. Sehingga pendapatan bersih per hari sebesar Rp 4.610.681. dari hasil perhitungan dapat diketahui selisi R/C rasio sebesar (1,41) usaha menguntungkan.
Analisis Produksi Dan Pendapatan Usahatani Padi Sawah Di Desa Manleten Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu Terezina Lopes; Yosefina Marice Fallo
AGRIMOR Vol 4 No 1 (2019): AGRIMOR - January 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.207 KB) | DOI: 10.32938/ag.v4i1.616

Abstract

This study aims: 1) To know the general description of wetland rice farming in Manleten Village, Tasifeto Timur District, Belu Regency; 2) Knowing the income of rice paddy farming in Manleten Village, Tasifeto Timur District, Belu Regency. This research has been carried out in Manleten Village, Tasifeto Timur Subdistrict, Belu Regency, from January to September 2018. The method used in this study is a survey method with the type of data used primary data and secondary data, to find out the first purpose descriptive analysis, while for knowing the income of lowland rice farming, namely the difference between revenue and all costs. The results of the study show that rice farming activities go through several stages: 1) nursery; 2) preparation and processing of paddy fields; 3) planting; 4) maintenance; 5) harvest; 6) post-harvest; and 7) marketing. The receipt of lowland rice farming in the village of Manleten ranged from Rp. 18,000,000 to Rp. 137,500,000 with an average of Rp. 57,889,063. The cost of producing paddy rice farming ranged from Rp. 495,470 to Rp. 24,757,700 with an average of Rp. 12,696. 538 the income of wetland rice farming also ranged from Rp 1,820,667 to Rp. 113,774,000 with an average of Rp. 45,192,524.
Dampak Program PUAP terhadap Pendapatan Petani Beras di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur Umbu Joka; Lukytawati Anggraeni; Anna Fariyanti
AGRIMOR Vol 4 No 1 (2019): AGRIMOR - January 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.502 KB) | DOI: 10.32938/ag.v4i1.624

Abstract

Rural Agribusiness Development Program (PUAP) is a breakthrough program from Ministry of Agriculture for poverty reduction and job creation, while reducing the development gap between regions and regional centers and sub-sectors. The purpose of this study is on the impact of the PUAP program on analyze the income of rice farmers direct benefit recipients community (BLM) PUAP. The PUAP Program impact on Farmers income were analyzed using t-test, farm income analysis and linear regression model. The analysis showed PUAP program significantly affect farmer’s income.
Aspek Kerentanan Usaha Ternak Sapi Perah di Kabupaten Malang Amam Amam; Pradiptya Ayu Harsita
AGRIMOR Vol 4 No 2 (2019): AGRIMOR - April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.182 KB) | DOI: 10.32938/ag.v4i2.663

Abstract

Vulnerability in dairy cattle farming business is a hazard condition (natural or artificial hazards) that can pose a risk of loss in dairy cattle farming business. This research aims to evaluate the impact of the vulnerability aspect of dairy cattle farming business on the farmer institutions and the development of dairy cattle farming business. The research was conducted at the Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tirtasari Kresna Gemilang, Malang District, East Java. Respondents are all farmers who are members of the KUB Tirtasari Kresna Gemilang, which is 174 people. Data was analyzed by the SEM (Structural Equation Model) method with the SmartPLS application. The results showed that the vulnerability aspects negatively affected on the farmer institutional and the development of dairy cattle farming business, and the farmer institutional positively effected on the development of dairy cattle farming business. The conclusion of this study is that livestock business development is influenced by vulnerability aspect and institutional aspects of dairy cattle farmers. Suggestions that must be considered by farmers and institutional dairy farmers are vulnerability aspects which include fluctuations in the selling price of fresh milk, government policies, group policies, and the morality of farmers in the group.

Page 8 of 20 | Total Record : 199